"Jika dunia membuangmu, ingatlah ada satu orang yang akan menghancurkan dunia demi menjemputmu kembali."
Bagi Kyrania Ruella, masa kecil di desa Sukamaju adalah satu-satunya memori indah yang tersisa. Di sana ada Herjuno Allegra, bocah dekil pembawa ketapel yang selalu melindunginya dari nyamuk hingga anak-anak nakal. Namun, takdir memisahkan mereka secara paksa saat Kyra diseret kembali ke kota oleh ayahnya yang serakah. Hidup Kyra bak di neraka. Menjadi istri dari Nathan Sagara, pria kaya yang patriarki dan pelit, Kyra diperlakukan lebih rendah dari pelayan. Ia terjebak dalam pernikahan hampa, bahkan nyaris dijual oleh suaminya sendiri demi menutupi hutang keluarga.
Di saat Kyra nyaris menyerah pada hidupnya, Juno kembali. Namun, ia bukan lagi bocah desa pembawa ketapel. Ia kini adalah Herjuno Allegra, pewaris tunggal kerajaan bisnis raksasa yang dingin, berkuasa, dan sangat protektif.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tamu dari Masa Lalu
Ketenangan di penthouse Juno terusik sore itu. Kenzo berdiri di depan lobi apartemen dengan napas memburu. Ia berhasil melacak keberadaan Kyra setelah tanpa sengaja mendengar percakapan kerabatnya—seorang perawat yang bekerja untuk dokter pribadi Juno. Kerabatnya itu bercerita tentang seorang wanita cantik bernama Kyrania yang dirawat secara privat oleh sang dokter di sebuah penthouse mewah milik pimpinan Allegra Group.
"Saya kakaknya. Saya perlu bicara dengan adik saya sekarang!" bentak Kenzo pada petugas keamanan di lobi.
Setelah perdebatan panjang dan verifikasi dari atas, Kenzo akhirnya diizinkan naik. Di dalam lift, jantung Kenzo berdegup kencang. Ia mengira Kyra hanya menjadi simpanan pria kaya untuk melarikan diri dari Nathan. Ia ingin menyeret Kyra pulang agar urusan keluarga mereka dengan Nathan tidak semakin kacau.
Ting!
Pintu lift terbuka langsung ke ruang tamu luas. Kenzo melangkah keluar dan langsung terpana. Kemewahan di sini jauh melampaui rumah ayahnya, bahkan jauh lebih berkelas daripada apartemen Nathan Sagara.
"Kyra! Keluar kamu!" teriak Kenzo.
Kyra muncul dari arah studio lukis. Ia masih mengenakan kemeja putih Juno, namun wajahnya tampak jauh lebih segar dan tenang. Di belakangnya, Juno melangkah santai dengan tangan di saku celana, menatap Kenzo dengan pandangan dingin yang mengintimidasi.
"Kak Kenzo?" Kyra mematung.
Kenzo menghampiri Kyra dan langsung mencengkeram lengannya. "Apa-apaan kamu, Ra?! Kamu kabur dari rumah suamimu dan malah bersembunyi di sini? Kamu tahu gara-gara kamu, perusahaan Mas Nathan hancur dan Ayah terancam dipenjara?!"
"Lepaskan dia, Kenzo," suara bariton Juno terdengar rendah namun mematikan.
Kenzo menoleh, menatap Juno dengan sinis. "Oh, jadi ini pria itu? Jadi kamu menjual dirimu pada Allegra hanya untuk lari dari tanggung jawab?" Kenzo tertawa mengejek. "Dengar ya, Tuan Allegra. Adik saya ini istri orang. Jangan mencampuri urusan keluarga kami kalau tidak mau reputasi Anda hancur."
Juno melangkah maju, membuat Kenzo mundur selangkah karena aura otoritas yang begitu kuat. "Urusan keluarga kalian sudah selesai sejak ayahmu menjual Kyra pada Nathan. Dan soal reputasi... sepertinya kamu harus lebih khawatir pada reputasi ayahmu yang sebentar lagi akan menjadi narapidana."
Kenzo tertegun. Ia meneliti wajah pria di depannya. Nama 'Allegra' adalah nama besar yang tidak diragukan lagi di dunia bisnis internasional. Ia tahu keluarga Allegra adalah klan konglomerat yang berbasis di Inggris dengan gurita bisnis di seluruh dunia. Namun, ada sesuatu yang aneh.
"Siapa sebenarnya kamu? Kenapa kamu begitu membela Kyra?" tanya Kenzo, suaranya mulai bergetar.
Juno menyeringai, ia merangkul pinggang Kyra dengan posesif. "Kamu benar-benar tidak ingat? Atau kehidupan di kota sudah membuat otakmu tumpul?"
Juno melepaskan kancing lengan kemejanya, memperlihatkan sebuah bekas luka kecil di tangannya akibat terkena duri pohon kersen belasan tahun lalu.
"Dulu, ada seorang anak desa yang selalu kamu ejek dekil. Anak desa yang kamu pikir tidak punya masa depan sehingga kamu tidak keberatan saat ayahmu membuang adikmu bersamanya di desa," Juno menatap Kenzo tepat di mata. "Namaku Herjuno. Anak desa yang dulu kalian remehkan, dan sekarang adalah orang yang memegang seluruh nasib perusahaan kalian di tanganku."
Mata Kenzo membelalak. Tubuhnya mendadak lemas. "Juno? Herjuno si anak desa itu? Tidak mungkin... Allegra itu keluarga bangsawan di Inggris..."
"Kakekku adalah Allegra asli Inggris, Kenzo. Ayahku hanya memilih hidup sederhana di desa Sukamaju untuk menjauh dari konflik keluarga besar sebelum akhirnya ia dipanggil kembali untuk memimpin kerajaan bisnis itu," jelas Juno dingin. "Kalian membuang berlian demi mengejar emas palsu seperti Nathan Sagara. Dan sekarang, berlian itu kembali ke tempat yang seharusnya."
Kenzo terduduk di sofa, wajahnya pucat pasi. Ia menyadari kesalahan fatal keluarganya. Mereka bukan hanya berhadapan dengan pria kaya, mereka berhadapan dengan Herjuno—pria yang memiliki dendam masa lalu sekaligus cinta mati pada Kyra.
"Ra... tolong bilang pada dia... jangan hancurkan Ayah..." Kenzo memohon dengan suara parau, harga dirinya runtuh seketika.
Kyra menatap kakaknya dengan tatapan datar. "Dulu saat aku memohon agar tidak dipisahkan darimu, apa Kakak menolongku? Saat aku dipaksa menikah dengan Nathan, apa Kakak membelaku? Tidak, Kak. Kakak justru membantunya mengemas koperku."
Kyra menggenggam tangan Juno erat. "Aku bukan lagi koin tukar kalian, Kak Kenzo. Silakan pergi. Dan sampaikan pada Ayah, urusanku dengan kalian sudah selesai."
Juno memberi kode pada Bram untuk mengawal Kenzo keluar. "Bawa dia keluar. Dan pastikan dia tahu, jika ada satu lagi anggota keluarga Sagara atau keluarganya yang mendekati Kyra, aku tidak akan segan mengirim mereka semua ke balik jeruji malam ini juga."
😍😍😍
didunia nyata ada gak sihh cowok kayak juno 🤭🤭🤭
kasihan kyra udah terlalu banyak menderita apalagi lg hamil skrng 🥹🙏
cintanya ugal-ugalan bet daahh....
baguslah.... buang eek ayam dapet berlian nih si Kyra.. /Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
daripada sama cowok pelit/Bye-Bye/