NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Bian

Cinta Untuk Bian

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Twdyaaa

Realitanya,kita tidak pernah tahu bagaimana jalan menuju takdir itu sendiri

yang membuat kita menerka-nerka dimana kaki ini akan menapak esok hari.


'Tuhan tidak pernah salah dan tidak pula terlambat dalam menetapkan suatu takdir kepada hamba-Nya'


'Kamu tahu sayang?aku bertaruh dengan diriku sendiri bahwa suatu saat hatimu yang sempit itu akan menjadikanku tempat pulang yang paling nyaman untuk kamu singgahi'.~ Elvita



'pernikahan ini hanya sementara,Sampai Kakak pertamaku melahirkan anak pertamanya mari mengurus surat perceraian'~Bian


Pernikahan yang awal nya berdasarkan kesepakatan itu akhirnya mengungkap tabir lama kedua keluarga yang hampir diambang kehancuran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twdyaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

makan malam bersama keluarga

Fitri melangkahkan kaki dengan cepat saat memasuki rumah megah dari kakak laki-laki nya Arga Brawijaya dan mengabaikan suaminya yang menyusul berjalan dibelakangnya.

Dia sedang tergesa-gesa saat mendengar Arga mengundang wanita ular yang sangat dia benci dimasa lalu.

"kamu tidak sedang gila kak?mengundang winda di pertemuan keluarga inti kita?" pekik Fitri saat sudah berhadapan dengan Arga diruang pribadinya.

mendengar itu Arga paham sekali kenapa adiknya menjadi sangat marah,bukan rahasia lagi jika sedari awal Fitri sudah membenci Winda dan beberapakali memperingatinya untuk hati-hati pada wanita itu.

"sayang..."

Ilham yang baru saja sampai terlihat sedikit kelelahan mengejar langkah istrinya yang begitu cepat,dia berusaha menenangkan Fitri agar tidak berlebihan dalam melampiaskan amarahnya.

dia tahu bagaimana seramnya amarah wanita yang dia cintai ini!

"aku tidak bisa memberitahukan alasan spesifik nya untuk saat ini,tapi percayalah aku mengundangnya bukan tanpa sebab" jelas Arga

"aku harap itu benar" Fitri memilih meredam emosinya.

dia hanya tidak ingin wanita ular itu memanfaatkan keadaan seperti dimasa lalu.

"Percayalah pada kakakmu,sayang" ucap Ilham pada Fitri.

"aku bukan laki-laki yang mudah dimanipulasi seperti di masa lalu lagi Fitri,semua orang berhak untuk berubah bukan?"

mendengar ucapan Arga tentu saja Fitri percaya,tapi entah mengapa firasat nya menjadi sangat tidak enak.

"sudahlah membahas nya hanya akan membuatku stress dan wajahku semakin mengeriput" oceh Fitri yang membuat Arga dan Ilham tertawa

"aku dengar Kamu memaksa Khanza untuk mengenalkan calon suaminya?jangan terlalu keras padanya kak!"

Fitri tidak pernah setuju jika kakaknya terlalu mengatur perihal pasangan anak-anak nya.

"ayolah Fitri,aku hanya ingin Khanza sudah memiliki suami sebelum laki-laki tua ini tiada"jawab Arga.

"isss...jangan berkata seperti itu,kita tidak setua itu kak!" pekik Fitri yang langsung mendapat tawa dari kedua laki-laki yang sayang dia sayangi.

ohh dia sedang tidak ingin mengingat betapa tua nya mereka saat ini.

 Fitri lantas memilih keluar menemui Aisyah yang tengah menyiapkan makan malam di dapur bersama beberapa pelayan.

"sayang...kenapa kamu repot-repot menyiapkan semuanya!biarlah para pelayan yang melakukan tugasnya"

Fitri pikir dia hanya tidak ingin Aisyah kelelahan akibat banyak bergerak.Dia tidak yakin luka akibat kecelakaan tempo hari benar-benar sembuh.

Aisyah menoleh kearah bibi Fitri yang datang dari arah belakangnya,dia tersenyum menyambut Fitri lantas berkata

"Aku hanya bosan dikamar Bi,dokter juga sudah mengizinkanku untuk bebas bergerak...tidak perlu khawatir"

Aisyah melanjutkan kegiatannya.

sedari dulu dia tidak pernah absen untuk menyiapkan semuanya sendiri,meskipun kini hidupnya berlimpah harta dia tidak ingin bersikap layaknya ratu yang hanya duduk manis menunggu pelayan datang dengan nampan berisi makanan.

Selain itu,dia juga sangat suka memasak!

melihat itu Fitri dengan sigap membantu Aisyah.

ini yang membuat keluarga nya sangat menyukai Aisyah,gadis yang beberapa tahun lalu datang dengan senyum tulus ini mampu membuat semua orang kagum dengan sifat nya.

ditengah kegiatannya,dari arah depan terdengar Bian dan Elvita yang baru saja datang dengan tatapan seolah-olah baru saja memenangkan jackpot.

"assalamualaikum..."

ahhh...Fitri dan Aisyah tersenyum saat melihat kedua orang dihadapan mereka ini begitu romantis saat berjalan mendekat.

entahlah

saat beberapa hari yang lalu kedua nya terlihat begitu canggung dan kaku,tapi kali ini berbeda!

rona kebahagiaan jelas terlihat dari wajah kedua pasangan tersebut.

Dia jelas tahu bagaimana pernikahan kedua nya berjalan sedari awal,tanpa sadar Fitri mengeluarkan senyum penuh kemenangan.

lihat?Bian jelas akan luluh pada Elvita!

ehem

"aku rasa baru saja ada yang menghabiskan malam yang begitu menggairahkan,oh tidak bukankah ini masih sore? !" goda Fitri

Bian hanya diam tanpa ekspresi mendengar ucapan Fitri,lain hal nya dengan Elvita yang langsung salah tingkah dan dengan cepat melepaskan tangannya yang sejak tadi digandeng oleh Bian.

Dia lantas menyalami Fitri dan Aisyah,dan terlihat Bian melangkahkan kaki entah menuju kemana.

"kalian memasak nya sendiri...?" tanya Elvita berusaha mengalihkan pembicaraan sebab tidak ingin terlalu lama membiarkan Fitri menggoda dirinya.

"Hanya sekedar membantu para pelayan,Kemarilah aku dan bibi Fitri akan membuat makanan kesukaan daddy" ajak Aisyah yang langsung mendapat anggukan dari Elvita.

ketiga nya melanjutkan kegiatan memasak sambil melemparkan beberapa candaan kepada Elvita yang sedari tadi bersikap salah tingkah.

......................

setelah semuanya selesai dan meja makan sudah penuh dengan berbagai makanan yang siap disajikan.

Terlihat semua orang sudah berkumpul dan duduk di kursi makan nya masing-masing.

Bian dengan cepat menarik kursi Elvita dan menyuruh gadis itu agar duduk disamping dirinya.

jelas saja perlakuan Bian yang begitu hangat pada Elvita membuat semua orang senang.

"Khanza berkata akan datang terlambat" ucap Fitri membuka obrolan.

Arga pikir apakah gadis itu sedang berusaha menghindari pertemuan sebab diminta membawa calon suaminya?

Ketika beberapa kali perbincangan terjadi,asisten Arga datang membisikan sesuatu.

"Bawa dia masuk" ucapan Arga langsung mendapat anggukan dari Aldi.

laki-laki itu terlihat keluar dan tak lama kemudian dia masuk kembali dan mempersilahkan Winda untuk masuk dan duduk disalah satu kursi meja makan.

"ahhh... aku rasa para menantu belum mengenalku" ucap Winda yang membuat Aisyah dan Elvita saling melirik.

kecuali kedua wanita itu,semua orang jelas jengah melihat Winda yang bersikap seolah-olah melupakan kejadian dimasa lalu.

sebenarnya nenek Halima menolak keras saat tahu Arga mengundang wanita ini,tapi apalah daya laki-laki keras kepala itu berkata ingin membuka tabir lama dengan rencana nya untuk mengundang Winda.

"aku pikir kamu tidak banyak berubah,Winda!" sindir Halima

mendengar perkataan itu sontak Winda menoleh ke arah Halimah,wanita yang dari dulu berusaha mengusir dan menentang dirinya.

"apa kabar aunty Halima,aku begitu merindukanmu..."

mendengar itu jelas saja Halima ingin muntah.seharusnya Tina menantu kesayangannya lah yang memanggilnya dengan sebutan itu.

dia jelas tidak sudih,tapi mengingat bagaimana hubungan rumit mereka dimasa lalu jelas saja dia tidak bisa menolak.

Winda adalah adik tiri yang begitu Tina sayangi di masa lalu,meskipun terlahir dari orang tua yang berbeda tidak membuat keluarga Salim membeda-bedakan perlakuan terhadap anak-anak nya.

bahkan dimasa lalu dia sempat tertipu dengan sifat wanita licik ini!

"kamu tidak membawa putra mu?" tanya Arga spontan.

"kamu pasti sudah bertemu dengannya,bukan?

Winda tidak menjawab melainkan kembali bertanya dengan tersenyum.

"Dia sedang ada pertemuan mendadak,jadi tidak bisa datang" lanjut Winda

jelas saja dia tidak akan mengajak Anthony untuk masuk ke keluarga ini untuk sementara waktu.

belum sempat Arga bertanya lagi tiba-tiba saja dari arah depan Aldi mempersilahkan seseorang untuk masuk.

"maaf aku terlambat datang...." ucap Anthony

jelas saja Winda terkejut setengah mati melihat Anthony yang sudah berdiri tak jauh darinya.

bagaimana bisa?

Dia bahkan tidak pernah membahas perihal ajakan makan malam dikediaman Brawijaya dengan Anthony.

kecuali jika seseorang sengaja mengundang putranya secara pribadi!

"Tidak apa-apa nak!silahkan duduk kami sudah menunggu kedatanganmu!" ucap Arga.

"kak Anthony..."

Elvita jelas terkejut melihat Anthony yang tiba-tiba datang dan disambut hangat oleh Arga.

lain dengan Bian dan Anthony yang bersikap biasa saja seolah sudah mengetahui hubungan yang terlibat diantara mereka.

"ini Anthony,sepupu kalian anak dari Bibi Winda" Arga mengenalkan Anthony secara singkat pada semua orang.

"senang melihatmu nak" ucap Halima.

Entah mengapa dia seperti melihat sosok yang dia rindukan untuk waktu yang begitu lama pada diri Anthony.

dia begitu mirip dengan seseorang yang sudah lama dibuang oleh keluarga Brawijaya.pikirnya

"bukankah kamu memiliki pertemuan penting dengan klien?" ucapan Winda penuh penekanan yang membuat Anthony paham dan tersenyum.

"aku sudah membicarakannya pada paman tadi,dia bilang tidak masalah jika aku mengundurkan pertemuannya mom" jawab Anthony.

mendengar itu jelas saja Arga mengerutkan kening nya.

"Paman...?" tanya Arga

tidak!

yang ditakutkan Winda jelas saja tidak boleh terjadi!dia belum mengatakan pada Anthony agar tidak mengungkapkan identitas Nadiem pada siapapun!.

"ahhh itu,orang yang merawat ku sedari kecil paman....

......................

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

*maaf jika ada typo atau kesalahan dalam penulisan kata

1
Widya Ekaputri
buruan dibaca guyss author bakalan rajin update!!
Momoi'Zi
ih, aku suka loh sama alur cerita kamu, dan aku agak hate sama suaminya Helen, sok dingin banget 😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!