NovelToon NovelToon
Miranda Istri Yang Diabaikan

Miranda Istri Yang Diabaikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Nikah Kontrak
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: santi damayanti

Miranda menikah selama 2 tahun berbakti pada suami
membantu suami keluar dari kebangkrutan
sayang sekali setelah sukses suaminya selingkuh
bagaimana kehidupan miranda selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi damayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MIA 20

Anton menatap Miranda tajam, lalu berkata, “Miranda, Rizki malam ini akan menceraikanmu.”

Miranda mendongak menatap tajam pada Anton, kemudian pada Rizki, lalu beralih pada Nadia.

Nadia tampak tersenyum sinis padanya, kemudian Miranda melihat ke arah Saras. Saras tampak netral, namun Miranda tahu ada raut kecewa pada wajahnya.

“Ok,” jawab Miranda. “Boleh tahu apa alasannya?” tanya Miranda.

Anton mengeluarkan barang dari kantongnya lalu menaruhnya di atas meja.

“Kamu tahu dengan benda ini?” ucap Anton dengan nada dingin. Tatapannya tajam pada Miranda. Dia memberi intimidasi pada Miranda, tapi sayang Miranda terlihat tenang.

“Oh, karena ini saya akan diceraikan,” jawab Miranda.

“Ini kesalahan fatal, Miranda,” bentak Rizki. “Apa maksud kamu memasang CCTV di setiap ruangan rumah ini, ha?”

“Ya, kamu memalukan sekali, Miranda. Kenapa kamu memasang CCTV di kamarku?” ketus Saras.

“Ini kesalahan besar bagi keluarga Sanjaya. Kamu sudah berusaha memata-matai kami. Sekarang jawab pertanyaanku, apa maksud kamu memasang CCTV ini?” ucap Anton dengan nada keras.

Miranda terlihat tenang. Dia bahkan menyilangkan kakinya.

“Sebelum aku menjawab, dari mana kalian tahu aku memasang CCTV?” tanya Miranda.

“Dariku,” ucap Nadia.

Miranda mendongak pada Nadia. Kali ini wajah Nadia tampak seperti memberi intimidasi, namun sayang bagi Miranda, Nadia adalah amatiran. Dan Miranda lagi-lagi ingat pesan Nabil, “jangan pernah tertipu oleh penampilan,” dan kali ini dia mendapatkannya pada Nadia.

“Kamu sudah enak hidup di keluarga Sanjaya, di pekerjaan dengan gaji besar, difasilitasi dengan kehidupan mewah, dan aku sangat tidak bersyukur malah mau mencelakai keluarga ini, Miranda,” ucap Nadia dengan nada menuduh.

“Oh, aku kira kamu ini wanita baik, ternyata kamu wanita licik, ambisius, dan munafik,” ucap Miranda tajam.

“Miranda!” bentak Anton.

“Apapun alasan kamu,” ujar Anton, “menyadap privasi keluarga Sanjaya adalah pelanggaran besar. Kami tidak akan mengadukan kamu ke polisi dengan syarat kamu menerima perceraian dari Rizki dan pergi malam ini juga,” ucap Anton tegas.

“Setelah aku membantu kalian bertemu dan mengarahkan Pak Karman investasi di perusahaan kalian, kalian mau menyingkirkanku begitu,” ucap Miranda. “Kalian sungguh munafik.”

“Ini tidak ada hubungannya dengan Pak Karman Wijaya, Miranda. Ini murni kesalahan kamu. Kamu sudah melakukan penyadapan tanpa izin. Kalau kamu tidak mau bercerai dengan Rizki, maka kami akan mempermasalahkan ini ke pengadilan,” ucap Anton tegas.

Rizki menatap Miranda penuh kebencian. Dia benci Miranda yang melawan. Dia lebih suka Miranda dua tahun yang lalu, Miranda yang patuh dan taat pada suami.

“Ok, aku juga memang mau bercerai. Jangan kira aku mau bertahan dengan pria tukang selingkuh. Sedetik pun aku tidak mau,” ucap Miranda.

“Terus saja kamu menuduhku selingkuh,” ucap Rizki kesal. “Kalau aku selingkuh, tunjukkan buktinya.”

Miranda melihat Rizki sekilas, kemudian menyunggingkan senyum. “Hilton 305,” jawab Miranda.

Seketika wajah Rizki membeku dan dia bergumam, “Hilton 305,” lalu pikirannya teringat kejadian beberapa hari yang lalu. Mata Rizki membulat. Dalam hati dia berkata, “dari mana dia tahu aku selingkuh di Hotel Hilton?”

“Mas Rizki, apa benar kamu selingkuh?” tanya Nadia.

“Nadia,” ucap Anton, “jangan percaya Miranda. Ayah sangat berharap Rizki punya istri seperti kamu, dan kamu sudah sepakat dan mau menjadi istri Rizki. Miranda ini memang manipulatif.”

Miranda berpikir, “rupanya Nadia ingin jadi istri Rizki. Ah, andai dia tahu kalau Rizki suka bermain perempuan, dia pasti menyesal. Ah, bodoh amat. Lagian aku juga menyesal telah berprasangka baik pada kamu, Nadia.”

Saras juga tampak tak rela mendengar hal itu. Tangannya mengepal erat. Berbagai cara sudah dia lakukan untuk mendekati Rizki, tapi kali ini pamannya malah memberikan Rizki pada orang lain. Sedangkan Raka seolah tak peduli, sedari tadi dia hanya menghisap rokok dan menghembuskannya.

“Kamu jangan terus menuduh anakku selingkuh, Miranda. Kamu itu salah, dan salahnya berat, jadi lebih baik kamu sekarang tandatangani ini,” ucap Anton sambil memberi kode pada dua pria kekar.

Salah satu pria kekar memberikan sebuah kertas pada Anton dan Anton menaruhnya di atas meja.

“Bacalah dan tandatangani,” perintah Anton. Dia menyewa dua bodyguard takut Miranda marah dan memukuli semua orang.

Miranda mengambil kertas itu, membacanya dengan tenang. Kertas itu berisi sebuah pernyataan kalau Miranda bersedia bercerai tanpa menuntut apa pun.

Miranda menyeringai lalu mengangkat kertas itu di depan Anton dan menyobeknya. Mata semua orang terbelalak. Anton bernapas sesak.

“Kenapa kamu merobeknya?” tanya Anton marah.

“Aku mau bercerai, tapi syarat dari aku, bukan dari kalian,” ucap Miranda dengan tenang.

“Brak!” meja dipukul Anton.

“Kurang ajar kamu, ha. Memangnya siapa kamu, ha. Aku tahu kamu itu dibuang oleh keluarga Sukmana. Seharusnya kamu bersyukur Rizki mau menikahi kamu. Kamu selama dua tahun ini hidup dengan nyaman, tapi apa yang kamu lakukan pada kami. Kamu terlalu cemburu sama Rizki dan kamu memasang CCTV. Ini penghinaan bagi kami. Kalau tidak ada keluarga Sanjaya, kamu itu bukan siapa-siapa, Miranda,” ucap Anton dengan nafas tersengal

Miranda tidak terlihat gentar sama sekali. Dia malah sesekali mengorek kupingnya, seolah perkataan Anton ini tidak berguna baginya

“Aku akan bercerai, tapi balikan modalku ketika keluarga Sanjaya terpuruk sebanyak tiga miliar, dan bayarkan dividen sahamku selama dua tahun sebanyak lima miliar, jadi total delapan miliar, baru aku akan berpisah dengan cara baik-baik,” ucap Miranda dengan tenang.

“Omong kosong kamu, Miranda,” ucap Anton kesal. “Tidak mungkin kamu punya uang tiga miliar. Kamu saja dibuang oleh keluarga Sukmana. Aku tahu Joni tidak pernah memberi kamu uang, kan. Dan apa itu dividen lima miliar, semuanya tidak akan aku penuhi,” ucap Anton marah.

Miranda menyeringai sinis. “Makanya kamu itu jangan bisanya main golf terus dan main sama ayam kampus. Sesekali lihatlah perusahaan, jangan hanya terima hasilnya saja,” ucap Miranda.

Dia memandang Anton yang sepertinya jantungnya akan kambuh dan sempat-sempatnya Miranda berpikir, “apakah mereka sudah menyediakan ambulans.”

“Kalau Anda tidak percaya sama saya, tanyakan pada anak kesayangan Anda. Semuanya uang yang saya pinjamkan ada akta notarisnya, termasuk saham saya sebanyak empat persen,” ucap Miranda.

Anton melihat ke arah Rizki. “Benar apa yang dikatakan oleh Miranda?” tanya Anton.

Rizki tersenyum menyeringai. “Benar, Yah,” jawab Rizki tenang.

“Tapi aku tahu uang itu bukan dari hasil yang benar, jadi kalau dia ngotot ingin uang itu, kita tinggal lapor ke polisi dan dia pasti akan masuk penjara dengan pasal penipuan,” ucap Rizki percaya diri.

Perasaan Anton sedikit lega mendengarnya. Dia bangga pada anaknya sudah bisa mengendalikan situasi.

“Jika uangku hasil dari usaha yang tidak benar, seharusnya aku sekarang tidak ada di sini, aku ada di penjara. Dan aku ingatkan sama kamu, aku memberi pinjaman dengan transfer, bukan uang tunai. Kalau itu uang dari hasil yang tidak sah, seharusnya PPATK sudah memeriksaku,” Miranda meminum air, entah air siapa, Miranda tak peduli, “dan jika uang itu dari hasil yang tidak benar, maka uang itu jadi milik negara, bukan milik kalian, dan perusahaan kalian akan dinonaktifkan sementara sampai perkara ini selesai.”

Semua tercengang dan kaget kenapa Miranda bisa menerangkan sedetail itu.

1
partini
beguna lah banyak video itu
partini
wow bisa bela diri teryata Very good 👍👍👍👍
partini
OMG mau eksekusi
Ma Em
Miranda makanya kamu hrs pintar dan cerdas jgn mau di manfaatkan .
partini
good story
partini
OMG kadal semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!