NovelToon NovelToon
Karena Sistem Ke Hidupanku Berubah

Karena Sistem Ke Hidupanku Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Misteri / Sistem
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aprilia

Radit hanyalah pecundang yang hidup dalam bayang-bayang pengkhianatan, sampai sebuah Sistem Misterius memberikan kunci menuju takdir yang gelap. Mengambil identitas sebagai sang Topeng Putih, ia merayap dari titik terendah menuju puncak tertinggi dunia bawah. Kekuasaan dan darah menjadi makanannya sehari-hari, hingga kehadiran Rania menyuntikkan kembali setitik cahaya di hatinya.
​Namun, dunia tak membiarkannya bahagia. Tragedi berdarah di kampus menghancurkan dunianya dan merenggut Rania. Saat air mata berubah menjadi api, Radit melepas kemanusiaannya untuk meratakan dunia dengan dendam. Kini, setelah badai pembalasan mereda, Radit melangkah pergi meninggalkan singgasana berdarahnya. Ia memulai pencarian terakhir: menemukan kembali kepingan cintanya yang hilang, meski ia harus melawan takdir itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aprilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Ia menatap Cakrawala Timur.

" Kirim pesan. " Ujar nya dingin , seakan berbicara pada angin." Keluarga Megantara."

   Di bayangan gedung beberapa eksekutif bayangan PT. ADITYA PUTRA berlutut. Satu lutut.

    " Wilayah timur. " Lanjut Radit. " Bukan papan permainan kalian."

    " Aku tidak akan menyerang lebih dulu .". Kata nya pelan . " Tapi jika satu mata lagi di kirim..."

Sorot mata nya mengeras .

   " .... Aku akan datang sendiri."

      Topeng putih berkilau sesaat, lalu aura di sekitar nya kembali hampa.

     Jauh di pusat kediaman keluarga Megantara, sebuah lentera jiwa tiba - tiba padam. Para tetua terdiam.

    " Utusan yang memata - matai hilang. " Gumam seseorang.

      Keheningan berubah menjadi ketegangan .

" Topeng putih." Ucap tetua tertinggi dengan suara berat. " Ia bukan hanya sekedar Master."

    Dan pada saat itu wilayah Timur mulai menyadari satu hal....

      Aula inti keluarga Megantara terletak jauh di bawah tanah , terlindungi oleh lapisan formasi kuno. Api lentera jiwa berjajar di dinding... Masing - masing mewakili utusan penting keluarga.

    Malam itu, satu lentera padam... Keheningan menelan aula. Para tetua duduk melingkar di meja batu hitam . Wajah mereka di selimuti bayangan, hanya sorot mata yang memantul kan api.

    " Utusan timur." Ucap tetua ke dua dengan suara rendah. " Jiwa nya musnah . Bukan di bunuh secara fisik."

    " Pemusnahan jiwa ?" Tetua ke tiga menyipit kan mata. " Teknik itu membutuh kan kontrol ranah yang jauh di atas master biasa.

Tetua pertama , pemimpin keluarga , mengetuk tongkat nya sekali .

" Laporan lengkap."

Seorang penanggung jawab intelejen maju satu langkah. " Jejak energi di lokasi hilang, hampir sempurna. Tidak ada residu teknik, tidak ada fluktuasi aura besar. Hanya satu hal..."

" Apa ?" Tanya tetua pertama.

" Tekanan ruang sesaat.". Jawab nya. " Seolah jarak di lipat. "

Ruangan kembali sunyi.

" Grandmaster. " Gumam seseorang.

Tetua ke dua menggeleng pelan. " Bahkan Grandmaster belum tentu bisa sebersih itu."

Tatapan para tetua tertuju ke lentera yang padam.

" Nama topeng putih kembali muncul." Lanjut tetua ketiga. " Orang yang sama. Yang mengganggu keseimbangan Barat, mendiri kan PT. AR ADITYA PUTRA. Dan kini menginjak timur."

Tetua pertama menutup mata sejenak.

" Berapa usia nya ?"

" Tidak di ketahui." Jawab petugas intelijen. " Namun gaya bertarung nya... Dingin , singkat dan penuh perhitungan."

Tetua ke empat mengepal kan tangan. " Jika kita diam, keluarga kelas dua akan mengira jika kita takut."

" Jika kita bergerak ceroboh .". Potong tetua ke dua. " Kita akan kehilangan lebih dari sekadar muka."

Tongkat tetua pertama kembali menghantam lantai.

" Cukup !!"

Semua suara Ter henti.

" Keluarga Megantara bertahan bukan karena kekuatan semata." Ucap nya berat. " Melain kan karena kesabaran."

Ia menatap petugas intelijen.

" Henti kan pengiriman mata mata ke PT . AR ADITYA PUTRA ."

Beberapa tetua terkejut.

" Sebagai ganti nya." Lanjut nya. " Kirim pengamat tidak langsung. Pantau pergerakan bisnis, bukan orang nya."

Tetua ke tiga mengangguk pelan. " Dan topeng putih ?"

" Kita perlakukan dia sebagai Variabel tingkat bencana ."

Jawab tetua pertama. " Tidak di singgung, tidak di provokasi."

Ia berhenti sejenak.

" Untuk sementara ."

Salah satu tetua muda bertanya ragu. " Bagai mana jika dia bergerak lebih jauh ke wilayah kita ?"

Sorot mata tetua pertama mengeras.

" Maka kita akan memutuskan ,apakah kita akan menjadikan nya sekutu, atau musuh yang harus di hancur kan dengan seluruh fondasi keluarga."

Api lentera bergetar. Di benak setiap tetua, satu kesadaran muncul bersamaan ... Jika topeng putih adalah seorang Grandmaster awal atau lebih . Maka satu kesalahan saja bisa mengakhiri ratusan tahun kejayaan keluarga Megantara.

Rapat berakhir tanpa teriakan. Namun ketegangan yang tertinggal... Jauh lebih mematikan.

Pagi itu, universitas kembali di penuhi suara kehidupan. Mahasiswa berdesakan di gerbang, beberapa orang terburu - buru mengejar kelas pagi, sebagian lain berhenti membeli kopi di kios kecil dekat taman. Tak ada yang tahu di antara mereka baru saja kembali seseorang yang membuat keluarga kelas satu wilayah timur mengadakan rapat darurat.

Radit melangkah masuk ke area kampus. Pakaian kasual, ransel sederhana, wajah tenang tanpa topeng. Ia berjalan menyusuri koridor fakultas seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa.

Di kepala nya , tak ada gema pertarungan , tak ada darah. Tak ada rasa bersalah. Semua sudah ia letak kan rapi di satu sudut pikiran nya tempat yang hanya ia buka sat di perlukan.

" Radit !"

Suara ceria itu datang dari samping . Rania melambai kan tangan sambil berjalan cepat mendekat.

" Kau menghilang dua hari. Aku kira kau sakit."

" Tidak, hanya ada urusan keluarga." Jawab Radit singkat.

Namun kali ini nada suara nya lembut. Mereka berjalan bersama menuju kelas. Di sela langkah, Rania menatap nya sekilas. Seolah memastikan sesuatu.

" Kau baik-baik saja kan ?" Tanya nya pelan.

Radit berhenti sebentar. Untuk sesaat bayangan lentera jiwa yang padam terlintas di benak nya. Namun wajah nya tenang tetap tenang.

" Baik. ". Ujar nya. " Lebih baik dari sebelum nya."

Rania tersenyum percaya. Di ruang kuliah, Radit kembali duduk di bangku yang sama. Dosen mulai menjelas kan teori dengan penuh semangat. Mahasiswa lain sibuk mencatat, ada yang mengeluh pelan.

Semua terasa... Normal. Saat diskusi kelompok, salah satu mahasiswa bersuara keras.

" Eh Radit, pendapat mu apa ?"

Semua menoleh , dulu Radit akan memilih diam . Sekarang, ia akan berbicara.

" Pendekatan nya terlalu berisiko.". Kata nya tenang. " Jika ingin stabil, gunakan jalur jangka panjang."

Kelas terdiam sejenak.

" Masuk akal." Gumam seseorang.

Rania menatap nya dengan senyum kecil .

Istirahat siang mereka duduk di kantin kampus. Radit memesan makanan sederhana. Duduk berhadapan dengan Rania, mendengar kan cerita nya tentang tugas, tentang dosen yang cerewet, tentang rencana masa depan yang biasa namun hangat. Untuk pertama kali nya Radit benar - benar hadir.

Sore itu hujan turun tiba-tiba. Langit di sekitar kawasan kampus menggelap lebih cepat dari biasa nyam mahasiswa berlarian mencari tempat berteduh, sementara jalan kecil di belakang perpustakaan mulai sepi.

Radit baru saja berpisah dengan Rania, ketika langkah nya terhenti. Bukan karena suara, Melain kan karena ketidakwajaran.

Di ujung gang sempit yang menuju kawasan lama kota, ia merasakan fluktuasi, energi yang di tekan kasar... Ceroboh terburu-buru , dan penuh niat membunuh.

Kejaran , batin nya. Tangis tertahan terdengar, Radit melangkah masuk ke gang itu tanpa suara.

Di sana... Seorang anak laki-laki berusia sekitar enam belas tahun tersandung dan jatuh. Pakaian nya basah, napas nya terengah. Di leher nya tergantung liontin hijau tua dengan ukiran daun, simbol yang sangat di kenal di dunia bayangan.

Keluarga Candra, keluarga kelas satu bagian barat.

" Jangan lari lagi." Terdengar suara dingin dari belakang.

Tiga pria berpakaian hitam muncul dari balik bayangan. Di lengan mereka terukir simbol burung elang perak.

Organisasi Falcon. Pemburu bayaran. Spesialis penculikan dan penghilangan target berdarah bangsawan.

" Serahkan benda itu. ". Ujar salah satu dari mereka. " Kami hanya butuh warisan mu."

1
marsellhayon
cerita yg menarik..sayangnya bukan seperti membaca novel tapi membaca skenario film yg belum layak jadi Box office.
alurnya lambat,terlalu Datar dan tidak jelas disetiap babnya.
tidak ada ruang disetiap bab yg membuat pembaca berimajinasi.
yg patut ditunggu apakah akhir dari skenario film ini happy end atau malah sad end.
SadGirl🔥: heheh iya maaf ya kak🙏🥲 dan trimakssih sudah mampir🙏😇
total 1 replies
✧ 𝒩ℴ𝓃𝒶̀_𝒮𝓎𝒶𝒶 ✧
Mampir nih ka🙏/Smile/

Ku baca pelan" , Jdi radit emng g mudah.. 😥😭
SadGirl🔥: trimakasih ya kak sudah mampir🙏🥰

iya kak bnyak banget cobaan nya:(
total 1 replies
Ali
thor lu bikin novel asli apa plagiat sih...???
SadGirl🔥: asli kak, cmn aku suka simpan di draf catatan jdi kalo mau up tinggal di salin, agar gk trlaku bnyak merevisi...
total 1 replies
Irfan Maulana
kirain bakal ada balas dendam nya Thor?
Irfan Maulana
semangat terus ya Thor, semangat up nya, kalo boleh saran jangan bolong² ya up nya 🙏😇
Cantika Melani
Yah Radit kehilangan cinta sejati nya:(
SadGirl🔥: yahh jangan sedih dong🥲
total 1 replies
Irfan Maulana
Thor ??? kenapa Rania harus mati Thor??😭😭😭kasihan Radit😭
SadGirl🔥: yahh jangan sedih dong:🥲
total 1 replies
Irfan Maulana
Gaskenn thorr🤭💪
SadGirl🔥: huhu... siap kak💪😅
total 1 replies
Aprilia Agista
🤭semangat thor💪
Aprilia Agista
mantap💪🤗
Agustin Efira
Ceritanya bagus💪saya ijin kasih bintang 5 ya Thor ! semangat terus buat ceritanya 💪🤗
Agustin Efira
semangat terus thor💪😍
Agustin Efira
bagus kak cerita nya, cuman agak di revisi lagi banyak yang typo nya hehehe🙏😍 semangat terus thor💪
Irfan Maulana
ayoo Radit semangat💪
Cantika Melani
komen pertama dapat apa nih kak whehehe🤭
SadGirl🔥: dapet sesuatu hehe🙏😇
total 1 replies
Cantika Melani
enak ya jadi Radit bisa kaya mendadak:((
SadGirl🔥: hehe iya kak... 😇
total 1 replies
Bamilayang Lahei
bagus gas
SadGirl🔥: trimaksih sudah mampir kak🙏😇
total 1 replies
only siskaa
cmngtt KK jgn lupa mampir di karya aku jg ya
SadGirl🔥: siap kakak , trimakasih sudah mampir ya🙏😇
total 1 replies
Irfan Maulana
Seru Thor cerita nya🔥
Cantika Melani
Cerita nya bagus kak ...
Cantika Melani: kalo boleh saran kak. Radit harus segera membuka topeng nya agar orang yang merendah kan Radit waktu dulu kena mental ehhee, semngat thor💪
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!