NovelToon NovelToon
Yogyakarta, I Am In Love

Yogyakarta, I Am In Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Romansa-Teen school
Popularitas:70k
Nilai: 4.9
Nama Author: oh_pid21

Antara bertahan dengan perasaan atau melepaskan, ia gamang.

Perasaan terkadang hanya perlu diyakini, biar semesta yang mempertemukannya kembali.

Meski hidup bukan hanya perihal cinta, tapi menetapkan hati membutuhkan rasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oh_pid21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 20

***

Jefan terdiam kaku setelah mendapat telepon dari seseorang,

“mas, ada apa?” Alisa mendekati Jefan.

“Alisa, mas Jefan harus segera kembali ke Solo sekarang?” Jefan mengatakan dengan serius pada Alisa.

“Tapi ini sudah malam mas, ada apa sebenarnya?” Alisa kekeh tidak mengizinkan Jefan menempuh perjalanan malam.

“ Bapak masuk Rumah Sakit, Alisa. Aku harus segera pulang. Lain kali mas kesini lagi, jaga dirimu baik-baik Alisa” ucap Jefan menyentuh bahu Alisa.

Ia segera bergegas pergi menaiki motor yang terparkir.

Alisa pandangi lelaki itu yang pergi sebelum ia menjawab, setidaknya kepergiannya kali ini ia berpamitan, bukan yang diam-diam lantas menghilang.

“Semoga selamat sampai tujuan mas, dan kembalilah kesini lagi” ia tersenyum sedang lelaki itu sudah tidak terlihat lagi.

Senin tepat pukul dua belas, Alisa berjalan menuju kantin Hotel. Dipesannya makananan untuk makan siang. Rio dan Sasi sudah lebih dulu tiba dikantin, mereka sudah memakan setengah dari makanannya.

“Alisa! sebelah sini,” teriak Sasi mengangkat tangan tanda memanggil Alisa.

Alisa tersenyum melihat kedua temannya itu. Ia berjalan menuju keduanya, Rio yang lahap makan

“ Alisa, pacarmu boleh juga ya,?” ucap Rio sembari penuh makanan dimulutnya.

“Uhukk!” Alisa tersedak mendengar pertanyaan Rio.

“Rio! Kan aku sudah bilang waktu itu, dia bukan pacarku. Dia temanku!” jelas Alisa sedikit geram.

“Ah sudahlah Alisa, tapi wajahmu mengatakan jika lelaki kemarin itu istimewa bagimu” Rio masih kekeh menggoda Alisa.

“Sok tau” balas Alisa pada teman lelaki yang memiliki tubuh berisi.

“Sudahlah, kalian ini. Alisa maaf ini ya, tadi Rio memang menceritakan lelaki yang kemarin sabtu menjemputmu. Dan sepertinya jika mendengar cerita dari Rio, lelaki itu bukan yang tempo hari menjemputmu didepan hotel. Maaf ya Alisa, aku pernah melihatmu dengan lelaki yang sedikit kumal gituuu” ucap Sasi yang sibuk dengan makanannya.

“Oh itu, itu Danu Sas” ujar Alisa.

“Woooooo Alisa memang keren, dua lelaki sekaligus menjadi pacarnya” Rio menggoda.

“Hey Rio, mereka bukan pacarku” Alisa memukul bahu Rio yang tertawa.

Sasi hanya ikut tertawa mendengar ucapa Rio.

“Jadi, kamu memilih yang mana Lisa?” lanjut Sasi berkedip manja menatap Rio.

“Kalian ini, begini ya teman-teman, mereka itu hanya temanku. Mereka orang dan teman yang baik sama seperti kalian.” Alisa meyakinkan.

“Ooooh begituu” jawab kompak kedua teman yang memang sengaja menggodanya.

“Isssht kalian ini membuat aku tidak nyaman” gerutu Alisa tanpa melihat wajah mereka.

“Tidak nyaman itu karena kamu sedang berbohong Alisa,” Sasi melanjutkan kalimat Alisa.

Ia terdiam mendengar perkataan Sasi, sedang perempuan yang tepat dihadapannya beranjak pergi.

Rio yang sedari tadi hanya focus pada makanannya melirik kedua temannya,

“ benar kata Sasi” tambah Rio.

Rio pun pergi mengikuti langkah Sasi,

“hey kalian kenapa aku ditinggal sendiri,” panggil Alisa.

“Nikmati makan siangmu dan renungkan Alisa” ucap Rio tanpa melihatnya yang berjalan melambaikan tangan.

“Mereka ini, kenapa jadi seserius ini, ah sudahlah aku makan dulu saja” gerutu Alisa.

Pikir Sasi, jangan menjalin hubungan dengan lawan jenis terlalu dekat, percaya atau tidak jika bukan kamu yang tenggelam didalam hatinya maka dia yang tenggelam didalam hatimu.

Alisa menyelesaikan makan siangnya sendiri, tanpa ditemani salah satu dari teman-temannya, tega memang. Ia tidak terlalu memikirkan ucapan Sasi tadi, ia segera kembali kedalam ruangan karena waktu istirahat telah selesai.

Sasi yang berada dimeja kerjanya tepat disebelah Alisa, sedang focus melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda pagi tadi,

“Alisa, hati-hati dengan hubungan pertemananmu” ucap Sasi yang masih menatap layar komputernya.

“Sasi, tapi memang tidak ada apa-apa dengan mereka” Alisa mencoba menutupi.

“kamu bohong Alisa, jangan jadi perempuan jahat Alisa, karena kecewa tidak begitu menyenangkan. Andai kata, kamu menyukai salah satu dari mereka, lantas yang satu lagi bagaimana perasaannya menurutmu?” kali ini Sasi menatap Alisa serius.

“Aku pernah ada diposisi seperti itu, dan itu menyakitkan Alisa” lanjut Sasi.

Alisa memikirkan ucapan Sasi kali ini, Sasi benar ia memang sudah terjebak perasaan antara Jefan dan Danu. Tapi sekarang, Danu sedang amnesia ia tidak bisa mengingat tentang Alisa.

***

Anita berpamitan pada Alisa, ia hendak pindah ke kost dekat tempat ia bekerja. Seperti kebaikan Anita dulu yang selalu menemaninya, ia pun mengantar Anita pada tempat tinggal baru.

Kali ini, tempatnya masih baru aroma cat masih tercium, keadaan ruangan masih sangat rapi dan bersih.

“Wah An, ini tempatnya nyaman sekali, rapi dan bersih” Alisa menyapu tatapannya keseluruh ruangan.

Ia memeriksa setiap sudut ruangan.

“Semoga betah disini ya An” ucap Alisa.

“Iya Alisa” Anita meletakkan tas disudut ruangan.

Sore itu pukul lima lewat lima belas menit, Alisa kembali keperumahan tempat ia tinggal. Ia rebahkan tubuh lelahnya, ponselnya bergetar didalam tas, ia segera mengangkat getaran ponselnya.

“Alisa, baik-baik saja kan?” suara terdengar dari ponsel.

“Baik mas, bapak bagaimana mas keadaannya?” tanya Alisa pada Jefan.

“Sudah membaik lis, oh ya maaf, mungkin akan butuh waktu lama aku tidak akan menemuimu karena aku harus membantu mengurus persiapan pernikahan mbak Nia” ucap Jefan menjelaskan pada Alisa.

“Oh iya, tidak apa-apa mas, semoga dilancarkan segalanya ya?” balas Alisa.

“Terima kasih Alisa, nanti mas Jefan ke Yogya ketika menjemputmu.” Ujar Jefan.

“Menjemput?” tanya Alisa heran.

“Iya Alisa, nanti tepat hari pernikahan mbak Nia kamu datang ya, mas yang Jemput kamu. sekalian ingin mengenalkanmu pada keluargaku” ucap Jefan serius.

“Haaaaa???” Alisa diam dengan ucapan Jefan.

“Kenapa? Kamu belum siap?” seolah Jefan mengerti Alisa kaget dengan ucapannya.

“Ta-tapi mas…” Alisa terbata-bata.

“Tanpa tapi tapi ya gadis Sumatera, aku serius” Tegas lelaki manis itu.

“Sudah ya, mas Jefan hanya ingin memberitahumu saja tentang ini. Jangan rindukan aku!” lagi-lagi Jefan terkekeh dengan ucapannya sendiri.

Alisa tidak bisa lagi membohongi perasaannya, ia tidak ingin melepaskan Jefan. Nama jefan sudah terbenam didalam hatinya, ia bisa memaafkan kesalahan lelaki itu yang lalu. Setelah pertemuan terakhir mereka, ia seperti jatuh cinta kembali pada sosok Jefan.

Ucapan Jefan seperti vitamin bagi Alisa, hari-hari Alisa penuh keceriaan bahkan terlihat dari raut wajahnya yang ramah dan murah senyum itu.

Disela-sela jam kerja, Adit mengirim pesan pada Alisa,

“mbak, mas Danu sudah mengingat mbak Alisa sekarang, kami senang akhirnya mas Danu bisa sembuh” tulis Adit.

“Tadi, bapak menanyakan tentang mbak Alisa, dan mas Danu sudah menceritakan tentang mbak Alisa pada kami, tentang mas Danu yang menyukai mbak Alisa juga salah satunya hehehe” lanjut Adit disertai emot tersenyum.

“Sekarang bagaimana?” gumam Alisa bingung.

Ia juga tidak bisa berpura-pura tidak peka pada sikap Danu, ia senderkan tubuhnya pada kursi, ia menutup wajah dengan kedua tangannya ia tampak bingung.

“Kenapa lis?” Sasi mengagetkan dengan menepuk pundak Alisa.

“Kamu benar Sasi,” mimik wajah Alisa bingung,

“Tentang apa?” Sasi penasaran.

“Tentang ucapanmu tempo hari” ucap Alisa menyanggah pipi kanannya.

“Jadi terjadi sungguhan diantara kalian bertiga?” Sasi menarik kursi miliknya dan duduk mendekati Alisa.

Bersambung…

1
Ira
Ijin Promo kak. Kalau berkenan mampir juga di karya ku yang berjudul Menyukai Adik Ibu Ku Terimakasih 🥰🙃
Adinda
Lanjut Thor
👍👍👍👍👍
Adinda
😱😱 teman sosmed
Adinda
Keren ⭐⭐⭐⭐⭐⭐
#Radella_3to3
Permaisuri Yang Tercampakan mampir meninggalkan like + rate 5 bintang. Terus semangat kak!!. Jangan lupa feedback ya kak, di tunggu kehadiran nya.
GHINA R
jempol hadir, mampir ya👍🥰
liana suhardini
mana ini up nya kok ga berlanjutan..ak kangen
Ida Rosse
koq ga pernah up lg thor...kan blm beres...
Narti Utomo
ada apa dengan mu Author knp lamaaaa GK update????
Narti Utomo
kenapa lama GK up Thor...??..
Rostina Lamba
aemangatttg
Rostina Lamba
semangattt
Rostina Lamba
haii dah mampirrr
nurhasanah
sehat kah thor? udah lama ga up... aku tunggu up nya thor semangat & trus b'karya...
Evie Agoestyn
lama ga up kak 😕
Conny Radiansyah
ada maunya itu Sa....
Conny Radiansyah
pasti menghindar..males banget ketemu.
Aisyah Siti
mampir akh...
Hania
l like kk
lanjut

salam dari MAHABBAH RINDU
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!