NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gus Azkar

Istri Kecil Gus Azkar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Perjodohan
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

Aroma melati yang merebak di gedung itu terasa mencekik paru-paru Rina. Harusnya, hari ini menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya. Namun, di balik riasan bold dan kebaya putih mewah yang melekat di tubuhnya, ada hati yang sedang hancur berkeping-keping.

​Di sampingnya, duduk Gus Azkar. Pria itu tampak tenang, nyaris tanpa cela. Dua bulan lalu, saat Azkar datang melamar ke rumahnya, Rina tak punya kuasa untuk menolak keinginan orang tuanya. Azkar adalah menantu idaman—seorang ustadz muda yang dihormati, santun, dan memiliki garis keturunan pemuka agama yang terpandang.
​Tapi bagi Rina, Azkar adalah orang asing yang memisahkan dunianya dengan Bian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 15

Di tengah hamparan putih yang sunyi itu, sosok cahaya tersebut semakin menyilaukan, hampir menyentuh ujung jemari Rina. Namun, tepat saat Rina akan menyerahkan dirinya pada ketenangan abadi, sebuah tangan lain yang terasa hangat dan sangat akrab menepuk bahunya dari belakang.

Rina menoleh. Matanya membelalak. "Kakek?"

Itu adalah kakeknya, sosok yang paling menyayanginya semasa hidup, yang selalu menjadi tempatnya mengadu saat ia merasa dunia terlalu jahat padanya. Kakek tersenyum sangat teduh, namun tatapannya penuh peringatan.

"Bangunlah, Nak," ucap Kakek dengan suara yang berat namun menenangkan. "Di sini bukan tempatmu. Waktumu masih panjang di sana."

Sosok cahaya putih di depan Rina segera menyahut, suaranya terdengar mendesak. "Jangan dengarkan dia, Rina. Lihatlah ke belakang, apa yang tersisa untukmu? Hanya tekanan, perjodohan, dan air mata. Ikutlah bersamaku, aku akan memberikan kebebasan yang kamu impikan."

Rina kembali bimbang. Ia menatap cahaya itu, lalu menatap Kakeknya. "Tapi Kek... Rina capek. Di sana Rina nggak bisa jadi diri sendiri. Rina dipaksa dewasa, Rina dipaksa menikah..."

Kakek menggeleng pelan, lalu menunjuk ke sebuah titik di kegelapan belakang Rina. Tiba-tiba, muncul bayangan Gus Azkar yang sedang menangis tersedu-sedu sambil memegang mushaf Al-Qur'an di samping ranjangnya, juga Ila yang terus memanggil namanya.

"Lihat pria itu, Rina," tunjuk Kakek pada Gus Azkar. "Dia sedang belajar mencintaimu dengan cara yang benar. Dia menyesal. Dan lihat sahabat kecilmu, dia butuh kamu untuk membimbingnya. Jangan menyerah hanya karena jalannya sedang mendaki, Nak."

Cahaya putih itu semakin mendekat, mencoba menarik paksa tangan Rina. "Ikut aku! Sekarang!"

Kakek dengan tegas mendorong pundak Rina menjauh dari cahaya itu. "Pergilah! Belajarlah untuk mencintai dirimu sendiri di sana. Katakan pada mereka apa yang kamu mau, jangan hanya diam. Kembali, Rina! Bangun!"

Bersamaan dengan dorongan kuat dari sang kakek, Rina merasa seperti terjatuh dari ketinggian ribuan meter.

Di Ruang ICU

BIP! BIP! BIP!

Garis lurus di monitor jantung itu tiba-tiba melompat. Sebuah gelombang kehidupan kembali muncul.

"Detak jantungnya kembali!" teriak salah satu perawat.

Dokter segera mengecek pupil mata Rina. Tepat pada saat itu, dada Rina naik turun dengan kencang, ia menghirup oksigen dengan rakus seolah baru saja muncul dari dalam air yang menenggelamkannya.

"ya.. allah..." gumam Rina sangat tipis di balik masker oksigennya.

Di luar, Gus Azkar yang mendengar suara gaduh mesin yang kembali normal langsung tersungkur sujud di lantai koridor. "Alhamdulillah... Ya Allah, terima kasih..." tangisnya pecah, namun kali ini adalah tangisan syukur.

Rina belum sepenuhnya sadar, namun ia tidak lagi berjalan menuju cahaya. Ia telah memilih untuk kembali, meski ia tahu dunia yang ia hadapi masih sama—namun kali ini, ada harapan bahwa Gus Azkar benar-benar akan menjadi pelindungnya, bukan lagi penjaranya.

____________________________________________________

Rina telah kembali dari ambang kematian!

____________________________________________________

Suasana di alam bawah sadar Rina berubah menjadi tarik-menarik yang hebat. Sosok cahaya itu tidak mau menyerah; ia mencengkeram lengan Rina dengan kuat, seolah tidak rela membiarkan satu jiwa yang terluka ini kembali ke dunia yang penuh penderitaan.

"Ikutlah! Di sana kamu hanya akan disakiti lagi!" seru cahaya itu dengan tarikan yang semakin kencang.

Bersamaan dengan itu, di ruang ICU, suasana menjadi sangat kacau. Monitor yang tadi sempat menunjukkan detak jantung, kini kembali melemah. Garisnya hampir lurus sempurna (asystole).

1
angel
egois sekali azkra ini kenapa pemeran ceweknya gak dikasih sekolah sih😔😔
Rina Casper: nanti ke atas bab di sekolahin kok😇
total 1 replies
angel
cerita nya lumayan bagus untuk halaman pertama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!