NovelToon NovelToon
Surga Untuk Suami Ku

Surga Untuk Suami Ku

Status: tamat
Genre:Romantis / Spiritual / Pembunuhan / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Titin

Edi Sudrajat takpercaya ketika, Erico Atmaja melamar putrinya menjadi istrinya

Syakila gadis 20 tahun yang memilih mengabdikan ilmunya di pesantren, dengan yakin menerima lamaran lelaki 31 tahun menjadi pendamping hidupnya.

Lelaki yang di kenal dingin dan kaku itu, ternyata begitu lemah lembut memperlakukan kila sebagai istrinya, tentu saja itu membawa kebahagiaan pada rumah tangga mereka.

Di depan Kila Rico adalah sosok lemah lembut penuh cinta, sifat itu berbanding terbalik saat dengan anak buahnya dia terkenal dingin dan tanpa ampun, tapi itu dulu..

Mengenal Kila membuat perubahan pada Rico,sedikit demi sedikit, isteri yang penuh kelembutan itu berhasil melunakkan kekerasan hatinya.

Konflik mulai datang, ketika orang di masa lalu Erico mulai muncul satu persatu, membongkar perbuatan sadisnya di masa lalu, hal itu memaksa Erico melakukan banyak pengorbanan, bahkan dia nyaris kehilangan orang yang begitu berharga di dalam hidupnya.

Hal itu malah merubah jalan hidupnya seratus delapan puluh derajat.

Silahkan menikmati kelanjutannya happy reading.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 19

Kila sangat bersemanagat hari ini, ini pertama kalinya dia kembali mengajar setelah lama pakum .

Anak anak pun tampak antusias menyambutnya, cuaca yang begitu terik membakar kulit tak di hiraukan oleh mereka, mereka berlarian menyambut kedatangan guru mereka.

"Assalamualaikum" sapa Kila pada muridnya.

"Wa'waalaikumsalam Umi" jawab mereka serempak.

"Umi ada anak baru, tapi dia gak pakai baju panjang mi" ujar salah seorang anak,tampa menunggu mereka maduk kekelas. Anak itu tampak menujukkan jari mungilnya pada anak lainya yang memang tak memakai baju panjang, tapi memakai selendang yang di selempangkan menutupi rambut pendeknya.

"Namanya gak punya" Bela anak itu dengan nada ketus, seraya menatap tak senang kearah anak yang mengadukannya.

"Anak baru siapa namanya" tanya Kila lemah lembut.

"Ayu, Umi" jawabnya malu-malu.

"Ayu, kalau gak ada gak apa pakai aja yang ada, tapi rok atau celana harus yang panjang ya, baik laki-laki maupun perempuan tidak boleh memperlihatkan aurat" jelas Kila.

"Umi memangnya laki-laki juga ada auratnya" tanya salah seorang dari muridnya.

"Tentu, aurat laki-laki dari pusar sampai di bawah lutut" jelas Kila.

"Ya udah, kita masuk kelas ya" seru Kila seraya beranjak menuju kelas tempat dia mengajar yang di ikuti oleh langkah anak-anak didiknya.

Kila memulai dengan mengajarkan do'a , seperti do'a istinja, masuk Wc, keluar rumah dan lainnya.

baru kemudian mengaji.

Anak-anak ini sangat tekun belajar, semangat mereka begitu besar dan mereka sangat cerdas tentunya.

Kila hanya meluangkan waktu dua jam untuk mengajar, sebab anak-anak itu juga punya tugas dari kedua orang tua mereka.

Selesai mengajar Kila pun pamit pulang dengan umi, sebab pesan Rico mengharuskan Kila langsung pulang sehabis mengajar.

**

Sementara Erico hari ini ada pertemuan dengan para pemegang saham salah satu anak perusahaannya yang ada di paris. Pertemuan yang di adakan di sebuah hotel bintang lima di kota paris itu di hadiri beberapa orang yang begitu dia kenal, salah satunya Nona Dita.

Setelah melakukan pertemuan penting itu, sebagian dari mereka melanjutkan dengan perayaan minum-minum di lounge yang ada di hotel itu.

Dwi Ardita atau biasa di sapa Nona Dita, malam ini menujukan pesonanya di antara tamu yang di dominasi kaum Adam, andai Erico belum mengenalnya sudah pasti decak kagum terlontar juga dari bibirnya.

Rico yang memang sudah melupakan Dita, dia hanya bersikap biasa saja saat harus bertemu dengan Dita, tapi tidak begitu dengan Dita, dia yang tak rela dengan keputusan Erico yang memutuskan hubungan secara sepihak masih selalu berusaha kembali mendekati Erico.

Tapi setelah Erico memutuskan menikahi Syakila, hal itu membangkitkan amarah Dita. dia sungguh tak rela Erico menikah dengan orang lain dan bukan dirinya.

Dita berjalan dengan gestur mengoda, yang begitu gemulai, gaun hitam panjang dengan taburan batu putih yang berkilauan pada belahan dada, yang nyaris memperlihatkan gunung kembar yang bertengger di dada mulusnya, membuat mata lelaki yang melihatnya berpikir ingin memilikinya.

Senyum mengembang di bibir merahnya, keindahan yang mustahil untuk di pungkiri, keindahan yang membangkitkan hasrat kelelakian siapapun yang melihatnya.

"Erico.." tegur Dita seraya memainkan gelas kecil berisi munuman beralkohol berkadar rendah dengan jari lentiknya. mata indahnya menyusuri setiap jengkal wajah yang selalu menggangu ketenangan hatinya.

Rico menoleh menatap si pemilik suara yang sudah beranjak begitu dekat dengan tubuh kekarnya, membuat beberapa teman bicaranya melangkah menjauh, seakan memberi ruang untuk mereka.

"Dita apa kabarmu" sapa Rico, berusa untuk tenang dengan tingkah Dita.

Dita merapatkan tubuh seksinya, kemudian jari lentiknya bergerak menyentuh pinggang Rico, dengan setengah berbisik dia menjawab pertanyaan Rico.

"Tentu saja merindukanmu" bisik nya setengah mendesah dengan bibir nyaris menyentuh daun telinga Erico.

Dengan perlahan Erico melepas jari Dita yang menempel di pinggangnya, dengan tatapan lembut dan senyum yang tak pernah dia lihat seumur hidup saat dia masih menjadi kekasih Erico.

"Sudah lama berpisah, tapi tak ada yang berubah darimu" ujarnya lembut, membuat binar bahagia di mata Dita, dia masih mengingat ku batin Dita.

"Benarkah" ujar Dita sumringah.

"Benar, kapan aku pernah berbohong!, tapi satu hal yang seharusnya kau pahami" ujar Erico masih dengan tatapan lembut nya.

"Katakanlah" desah Dita tepat di telinga Erico.

"Seleraku sudah bukan sekelas dirimu Nona Dita, aku kira kau bisa sedikit memaklumi perubahan seleraku ku" Ujar Rico juga dengan berbisik, kemudian beranjak menjauhi Dita yang diam termangu dengan hati yang terbakar amarah.

Erico menemui sekertarisnya menyampaikan sesuatu kemudian kembali bergabung dengan yang lain, berpesta minuman.

Dita mengamati Rico yang sudah mulai kehilangan kesadarannya karena alkohol, kini Erico tampak bangkit berpamitan pada teman minumnya, tubuh kekarnya beberapa kali terlihat terhuyung kehilangan keseimbangan, melihat itu Dita tak mau kehilangan kesempatan berharganya, dia menghampiri Rico memapahnya menuju pintu lift.

Dita dan Erico sudah berdiri di depan lift, saat pintu lift terbuka Dita hendak membawa Erico masul lift, tapi urung dia lakukan saat sepasang tangan kekar menarik tubuh Erico dari gandengan tangannya, tampak beberapa orang menyertainya, Dita menduga ini pasti orangnya Erico.

"Maaf Nona kami terpaksa membawa tuan Rico kembali kekamar Hotelnya" ujar salah seorang diantara mereka.

"Maaf kau siapa" tanya Dita seolah tak paham mereka siapa.

"Saya sektaris tuan Erico, perkenalkan saya Bramantio" ujarnya sopan dengan mengulurkan tangan pada Dita.

Dita tak merespon,dia sedang berpikir keras bagaimana caranya berkompromi dengan orang-orangnya Erico ini.

"Bram bisakah kita bekerja sama, biarkan Erico malam ini bermalam di kamarku, aku yakin dia pasti setuju, aku akan memberimu hadiah yang setimpal kalau kau mau" bujuk Dita.

"Maaf Nona, Tuan Erico juga memberi saya imbalan yang lumayan besar, bila saya berhasil menjaukan tuan dari Nona Dita, saya kira Nona sudah dapat menebak keputusan apa yang akan saya ambil" jelas Bramantio tegas , lalu memberi kode pada orangnya agar mengantar Erico kekamarnya.

Dita menggeram kesal, ingin rasanya dia melubangi kepala Bram dengan peluru, kesempatan yang sudah lama di tunggupun hilang begitu saja. Dita menyalahkan dirinya sendiri harusnya dia juga membawa orangnya ikut bersamanya,bila itu dia lakukan mungkin akan membuahkan hasil.

"Mungkin malam ini kau bisa lolos, tapi aku tidak jamin, lain kali kau mampu lolos dariku" gumanya dengan senyum licik.

Di kamar hotel yang terbilang sangat mewah, tampak sosok bertubuh kekar sedang tertidur dengan nyamannya, beberapa kali pengingat waktu berbunyi membangunkanya, tapi hanya mampu membuatnya mengeliat lalu kembali pulas.

Kali ini Bram yang terpaksa turuntangan membangunkannya.

"Tuan" panggilnya di tepi ranjang.

"Hemm" balas Rico hanya dengan gumaman.

"Ada pertemuan penting satu jam lagi tuan, saya harap tuan segera bersiap" ujar Bram mengingatkan.

"Baiklah bram" Sahut Rico, mata elangnya sudah terbuka penuh.

"Terimakasih kau sudah menyelamatkan ku malam ini Bram" ujar Rico dengan ekspresi datar.

"Sama-sama tuan" ujar Bram dengan senyum.

"Tuan ada ada sesuatu yang ingin saya sampaikan" ujar Bram, mengehentikan gerakan Rico yang hendak kekamar mandi.

"Apa" ujarnya dengan wajah menegang.

"Tuan seharian kemarin belum menghubungi nyonya" ujar Bram mengingatkan.

"Shit !!!" umpat Erico panik.

"Kenapa baru kau ingatkan!!," bentaknya emosi.

"Biasa tuan menelpon nyonya di pagi hari, tapi pagi ini tuan masih dalam pengarug alkohol mana mungkin bisa menghubungi nyonya" ujar beram memberi penjelasan, Bram benar dia tak mungkin menghubungi Kila dalam keadaan mabuk, itu sama saja menyakiti hatinya, lebih baik bari Erico menerima amarah istrinya dari pada melihatnya sakit hati.

"Siapkan semua berkas" ujar Rico seraya bergegas kekamar mandi.

Di dalam mobil yang sedang melaju ketempat pertemuan penting yang sudah ada di jadwal perjalanan bisnisnya, Erico berkali kali menghubungi Istrinya, tapi tak ada jawaban.

Berulang kali dia menghubungi istrinya tapi tak juga ada respon, Erico sudah sampai di tempat yang di janjikan, dia terpaksa menonaktifkan hp nya agar tak menggangu jalannya miting.

Pertemuan yang menghabiskan waktu sekitar satu jam itu akhirnya selesai juga. mengingat tadi dia tak berhasil menghubungi Kila kini dia kembali menghubungi istrinya itu. tapi kali ini sama sekali tak menyambung handphone Kila sudah tak Aktif.

"Apa yang terjadi kenapa hp nya tidak aktip" ujar Rico panik.

"Batre nyonya habis itu tuan" ujar Bram yang duduk di sampingnya.

"Darimana kau tau" tanya Rico.

"Hanya dugaanku tuan" ujar Bram, yang di balas helaan nafas jengkel dari Rico.

"Kenapa tuan tidak menelpon Nana saja tuan" usul Bram yang di sambut sentu Erico.

Tak menunggu lama Erico menghubungi Nana.

"Na!, dimana nyonya"

"Di ruang ibadah tuan" sahut Nana di tengah kantuk nya.

"Oo ya sudah, lanjutkan lah tidurmu" ujar Rico lalu mengakhiri panggilannya.

"Siapkan pertemuan kedua Bram" perintah Rico.

"Baik tuan"

Bram menyiapkan berkas untuk pertemuan kedua mereka, itulah yang dilakukan Rico agar bisa pulang secepatnya dia rela menukar waktu istrahatnya denagan pertemua penting.

Itu dia lakuka Demi Syakila, wanita yang telah dia cintai belum lama ini.

.

.

Happy reading🥰

kalua sudah mampir jangan pelit kasih like ya 🙏🙏, setidaknya untuk mengapresiasi jerih payah author yang tak seberapa ini, di tambah dengan memberi vote juga baleh😀🥰

1
Srianriani Jaya
ini slah 1 novel terfavorit ku SDH prnh baca dl dan bbrp buln sy cari LG akhirx ketemu 😍
Srianriani Jaya: kedua istri 17 tahun terfavorit SDH sering mengulang2 bacax😍
total 2 replies
Isn't Aurora!!💫
aku nyari nyari novel ini seminggu kemarin ini dan alhamdulillah ketemu, walau udah di baca berulang kali di tahun kemarin tapi masih rindu sama Rico dan Shakila🤧
Ari Sawitri: sama kak aku malah br ketemu skrg dan langsung di subscribe biar ga ilang. dulu pernah baca di hp lama soalnya 🤭😄
total 2 replies
07anjelia
Luar biasa
Inisial EY
mampir kak
sherly
pakai kaca mata hitam mau makan malam, beneran nih apa typo
sherly
pacaran halal yaa Rico...
sherly
Rico oh Rico ternyata dirimu baik juga
sherly
kirain mas kawinnya apa gt eh ternyata si Rico hanya kasi mas kawin 21 gram
sherly
garang betul istri pak Edi nih lah...
Rahma Lia
Luar biasa
sherly
menarik
sherly
hsb baca akeno dan grascia aku mampir kesini... awal yg bagus
Uty Shity Sara
Luar biasa
duoNaNa
😭😭😭😊
Seri Puti
Kecewa
Seri Puti
Buruk
FUZEIN
Hebat jawapan kila
FUZEIN
Aku datang lagi ceritamu
Titin: Selamat membaca semoga suka ceritanya
total 1 replies
Atik Kiswati
tamat beneran nih....si abang kan blm dpt jodoh.....
Hr sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!