NovelToon NovelToon
Hidup Kembali Untuk Anakku

Hidup Kembali Untuk Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Cinta Seiring Waktu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita / Reinkarnasi / Berbaikan
Popularitas:36.6k
Nilai: 5
Nama Author: waya520

Rose baru sadar, ternyata selama ini dia hanya dijadikan Aurora sebagai alat untuk menghancurkan kehidupan keluarga Marcus.

Dan Sophia, anak yang selama ini dia rawat dengan cinta ternyata bukan anak kandungnya, melainkan anak kakak iparnya, wanita itu sengaja menukar anak mereka agar anaknya mendapatkan warisan keluarga Vale karena Aurora sendiri tidak memiliki hak di keluarga Vale. Sementara anak kandungnya Noah, di buang di panti asuhan oleh wanita itu, dan sialnya dia suka menyiksa anak itu karena anaknya yang diadopsi oleh keluarga kakak kandungnya.

Di ambang kematiannya dia baru tahu semua kebenaran itu, dia berdoa kepada Tuhan, meminta kesempatan kedua agar dia bisa memperbaiki semua kesalahan yang dia lakukan dan juga mencari Noah anak kandungnya dan dia berjanji untuk meninggalkan Marcus dan merawat anaknya sendiri.

Apakah Rose berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolakan Noah

*Jangan Lupa like dan dukungan nya biar author semangat up🫣

...

"Sudah cuma itu saja?" tanya Marcus yang diangguki oleh Sophia, anak itu memegang tiga kotak besar sereal di pelukannya sedangkan Marcus memegang satu liter susu ditangannya.

Anak itu menjaga jarak dari papa nya, tapi Marcus tetap mendekat, Sophia menahan rasa gugupnya, ini pertama kalinya dia berbelanja dengan papa nya, dan entah kenapa dia senang. Padahal pria itu dulu jahat sekali dengannya.

"Totalnya dua ratus lima puluh ribu pak." ucap kasir minimarket itu. Marcus dengan santai membayarnya tidak lupa dia menambahkan dua batang coklat yang ada di depan kasir.

Selesai belanja, Marcus dengan santai mengemudikan mobilnya. Dia sengaja memelankan perjalanan mereka, hingga Sophia merasa sedikit mengantuk.

"Sophia." panggil pria itu lirih, anak itu menoleh ke kanan. "Apa?"

"Apa anak laki-laki yang bersamamu itu adikmu?" tanyanya penasaran. tapi yang mengejutkan Sophia mengangguk.

"Benarkah?"

Lagi-lagi Sophia mengangguk. Marcus diam, dia jadi tidak sabar mengambil hasil DNA di rumah sakit temannya.

"Papa senang?" tanya anak itu pelan. Marcus kembali menoleh ke arah anaknya, anehnya ekspresi Sophia terlihat seperti sedang sedih.

"Tentu, kamu punya adik tentunya papa senang karena papa punya dua anak." ucapnya menggebu-gebu tanpa menyadari bahwa Sophia merenung saat ini.

Dia hanya takut jika pria itu tahu dia bukan anaknya, apakah dia akan di buang?.

Sophia menggelengkan kepalanya, mencoba mengusir pemikiran buruknya. Dia tidak perduli jika pria itu akan membuangnya asalkan mama nya mau merawatnya.

Kenyataan pahit yang harus dia telan sendiri. dia anak kandung Tante Aurora. Pantas saja wanita itu baik sekali sampai sering mengajaknya jalan-jalan.

"Hari ini kita pulang ya ke rumah papa, ada hal penting yang akan papa umumkan." Sophia membuang wajahnya, dia enggan menanggapi ucapan pria itu.

Toh jika Marcus tahu dia bukan anaknya, pasti pria itu kembali jahat kepadanya.

.....

Rose menggeram marah. Matanya terpejam tapi kedua tangannya sudah mengepal kuat di sisi tubuhnya yang masih telanjang bulan.

"Marcus brengsek." umpatnya kesal, tubuhnya mati rasa dan pria itu sekarang tidak ada disini?, kemana dia?, setelah memperkosanya lalu pergi?. Definisi pria brengsek yang sesungguhnya. Setidaknya setelah membuatnya seperti ini, pria itu harus membantunya mandi dan bersih-bersih.

"Ma, kakak mana?" terdengar suara gaduh di luar. Dan keningnya mengerut saat anaknya itu bertanya tentang keberadaan Sophia?..

....

"Tante lihat kakak tidak tadi?" sekarang Noah bertanya pada Mia yang baru saja membuka matanya, bahkan nyawanya saja belum terkumpul.

"Hah?" tanya wanita itu yang terlihat seperti orang linglung.

Noah menghela nafas lelahnya, dia beranjak dari kasurnya kemudian berjalan menuju pintu kamar mamanya.

"Ma kakak mana?" tanyanya sambil sedikit teriak tapi hening. Noah menempelkan kupingnya di pintu kamar mama nya, sesekali dia mengetuk pintu itu berkali-kali.

Tapi nihil, mamanya tidak keluar.

Apa jangan-jangan. Mamanya pergi berdua dengan Sophia?.

Klek....

Anak itu menoleh ke kiri, melihat pintu depan terbuka lebar, munculah gadis yang sejak tadi dia cari.

"Kakak dari mana?" tanya Noah yang langsung menghampiri Sophia tapi anak itu langsung menghentikan langkahnya saat melihat keberadaan pria yang selama ini dia hindari.

"Pagi.". sapa Marcus yang ingin mencoba ramah pada anaknya. dia bersyukur memiliki anak laki-laki karena setidaknya dia punya calon penerus keluarga Vale.

Noah perlahan mundur ke belakang.

Grep....

Tubuhnya menabrak seseorang. Dia menoleh. ternyata Mia yang baru saja bangun tidur, wanita itu sesekali mengusap matanya.

"Mana Rose?" tanya Mia yang tidak menyadari tatapan Marcus berubah menjadi sendu karena melihat penolakan puteranya sendiri.

Noah terlihat tidak menyukainya dan Sophia juga melihatnya.

"Noah, ini papa mu." ucap gadis itu yang ditolak mentah-mentah oleh Noah.

"Tidak, aku tidak punya papa, aku hanya punya mama."

Kecewa. itulah yang dirasakan oleh Marcus. penolakan anak itu terasa Dejavu. Dia jadi mengingat kejadian di masa lalu, saat itu dia juga menolak kehadiran Sophia.

Sophia, nama bayi mungil yang baru lahir dua hari yang lalu. Dengan senyum merekah Rose menghampiri suaminya yang saat itu baru pulang bekerja. Wanita itu sebenarnya merasa kecewa karena saat dia melahirkan tidak ada seorangpun yang menjenguknya dan dia hanya di temani oleh pelayan.

Dia berpikir positif mungkin suaminya tengah sibuk mengurusi perusahaan.

Marcus melengos melewati Rose yang sedang menggendong Sophia. Tatapan wanita itu terlihat kecewa, bahkan pria itu tidak mau menoleh sedikitpun ke arah mereka.

"Marcus kau tidak mau melihat anakmu." ujar Rose yang nekat mengikuti langkah suaminya ke lantai dua, mengabaikan rasa sakit pasca melahirkan, dia tetap mengejar pria itu. Tapi....

"Cukup Rose!, aku lelah, iya aku tahu dia sudah lahir, tapi aku tidak akan pernah menganggapnya sebagai anakku karena itu hasil dari kesalahanmu sendiri."

Jleb....

Perkataan pria itu berhasil menghunus tepat di dalam hati Rose. Wanita itu mematung bahkan saat suaminya itu menutup pintu kamarnya, dia hanya bisa diam.

Kata-kata pria itu berhasil membuatnya terluka. Dia pandangi wajah polos Sophia, bayi yang katanya hasil dari kesalahannya sendiri. "Maafkan mama nak." dia merutuki kebodohannya yang menyebabkan anaknya yang tidak akan pernah mendapatkan kasih sayang ayahnya sendiri.

....

Klek...

Bersamaan dengan itu, pintu kamar Rose terbuka dan wanita itu keluar dengan langkah yang sedikit tertatih, Noah langsung menghampiri mama nya dan membantu wanita itu berjalan.

"Mama kenapa?" tanya anak itu khawatir, Sophia juga langsung menghampiri mamanya. Kedua anak itu terlihat sangat khawatir karena melihat mamanya yang seperti menahan rasa sakit.

Tatapan Rose terhenti pada suaminya dan juga Mia yang sedang bertatapan.

Ingatannya kembali pada semalam. Dimana pria itu menyentuhnya tanpa rasa jijik, tidak ada tatapan tajam, yang ada hanya tatapan lembut, lalu pengakuan pria itu yang katanya menyesal dan ingin memperbaiki hubungan mereka. Tapi....

"Maaf mengganggu." ucapnya pada Marcus yang matanya sudah membola sedangkan Mia mengerutkan keningnya tanpa dia tidak mengerti karena nyawanya masih belum terkumpul.

"Ayo kedalam anak-anak." ajak Rose yang menarik tangan kedua anaknya dan membawa mereka masuk ke dalam kamar.

"Rose tunggu!"

Blam.....

Pintu tertutup sempurna. Marcus tidak tinggal diam. pria itu terus mengetuk pintu itu dengan keras.

Di dalam. Rose menahan rasa sakitnya mati-matian, tidak ingin membuat kedua anaknya khawatir.

"Emh, Sophia kata Noah tadi tidak ada, memangnya kamu kemana nak?" tanya Rose yang kembali membaringkan tubuhnya di atas ranjang, diikuti oleh Noah yang sekarang memeluk tubuh mamanya, mengabaikan aroma aneh yang menusuk penciumannya.

"Pergi mencari sereal dengan papa." jawab anak itu yang membuat Rose terkejut.

"Apa!"

1
Wawasan Ilmu NgertiYuk
kakk sering up dong🙏
waya520: insyaallah kak doain ide nya lancar 😩
total 1 replies
Naya En-lish
/Rose/
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjuttt 💪
waya520: siyappp
total 1 replies
Wawasan Ilmu NgertiYuk
kak upny jgn lama2
waya520: lagi di usahakan🫡
total 1 replies
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjut kak
waya520: siapppp🫡
total 1 replies
Lili Inggrid
lanjut
Sila Lahi
semangat thor ♥️☺️
waya520: siappppp
total 1 replies
Sila Lahi
mengawali hidup rumah tangga baru ♥️♥️♥️
Sila Lahi
lanjut thor ♥️♥️♥️
Rossy Annabelle
next
Su Wanto
semoga up nya cepet😍😍😍
Sila Lahi
lanjut thor♥️♥️♥️
Sila Lahi
lanjut thor♥️♥️♥️
Sila Lahi
apakah aurora juga hidup lagi Thor lanjut semangat ♥️♥️♥️
Dewi hartika
up up semangat😁😁💪💪
Wawasan Ilmu NgertiYuk
seru
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjut kak
Sila Lahi
semangat thor 💪💪 upnya di tambahin ya ♥️♥️♥️
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjuttt dong
Musdalifa Ifa
saya berharap rose tidak gampang memaafkan/luluh dengan Markus 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!