NovelToon NovelToon
Terjerat Gairah Kakak Ipar

Terjerat Gairah Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Aliansi Pernikahan / Romansa / Tamat
Popularitas:10.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: santi.santi

BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN!!!❌❌❌

Nessa Ananta atau biasa di panggil Eca, gadis yang menempuh pendidikan di luar kota akhirnya kembali ke Ibu kota setelah sebelumnya bekerja menjadi sekretaris di sebuah perusahaan.
Tapi apa jadinya jika kembalinya ke rumah Kakaknya justru mendapat kebencian tak beralasan dari Kakak iparnya.

Lalu bagaimana kisah hidup Eca selanjutnya ketika Kakaknya sendiri meminta Eca untuk menikah dengan suaminya karena menginginkan kehadiran seorang anak, padahal Kakak iparnya begitu membencinya?

Kenapa Eca tak bisa menolak permintaan Kakaknya padahal yang Eca tau Nola adalah Kakak kandungnya?

Lalu apa penyebab Kakak iparnya itu begitu membencinya padahal mereka tak pernah dekat karena Eca selama ini ada di luar kota??

Apa yang terjadi sebenarnya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berakhir

Kesepuluh jari Eca saling bertautan di atas pangkuannya. Terkadang Eca juga menekuk jarinya sampai berbunyi karena terlalu gugup saat ini.

Dia juga terus melihat ke sekelilingnya dengan tak tenang karena menunggu kedatangan Efan. Dia memang sudah memantapkan hatinya untuk mengakhiri hubungannya dengan pria baik itu.

Eca sebenarnya juga tidak ingin mengakhiri hubungannya dengan Efan, dia masih sayang, dia terlalu cinta, tapi dia tak mau menjadi wanita egois.

Eca sudah mengembangkan senyumnya saat melihat kedatangan Efan dari kejauhan. Eca melambaikan tangannya karena Efan tampak tak melihat keberadaannya.

"Maaf telat karena ada masalah dikit, kamu udah dari tadi?" Tanya Efan karena dia merasa terlambat lebih dari lima belas menit dari waktu yang janjikan Eca.

"Nggak papa kok. Ayo duduk" Eca sudah memesankan minuman kesukaan Efan di mejanya.

"Kamu mau bilang apa sih sayang, kok nggak di kantor aja tadi? Ada yang penting ya?" Efan meraih tangan Eca yang kini sudah berada di atas meja.

Rasanya masih sama, getaran di hati Eca masih terasa begitu kuat saat Efan menggenggam tangannya. Rasanya juga tidak akan rela jika Eca di beri pilihan untuk melepaskan Efan atau tidak.

Eca menundukkan kepala untuk menyembunyikan air matanya yang sudah memenuhi pelupuk matanya.

"Efan, maaf. Sepertinya hubungan kita cukup sampai di sini. Aku nggak bisa melanjutkan hubungan kita lagi" Eca tak berani menatap Efan.

"Apa maksud kamu sayang? Jangan bercanda deh, nggak lucu tau nggak. Udah ah, aku laper kita makan aja ya?"

"Tapi aku serius Efan!" Eca mengangkat kepalanya.

Wajah Eca yang berlinang air mata membuat Efan membeku. Dia ingin sekali untuk tidak mempercayai ucapan Eca. Tapi wajah basah Eca, membuat Efan sadar jika apa yang di katakan Eca bukanlah candaan belaka.

"Coba jelaskan apa masalahnya sampai kamu bisa bicara kaya gitu sayang? Kenapa kamu mau mengakhiri hubungan kita? Apa salahku?" Efan menatap Eca dengan nanar. Jantungnya tentu saja berdetak dengan begitu cepat saat ini.

"Kamu nggak salah apa-apa Fan. Tapi ini memang murni keputusan ku untuk berpisah. Kamu laki-laki yang baik, pasti akan dapat wanita yang baik juga nantinya" Eca mencoba untuk menahan tangisannya agar tidak mengeluarkan suara meski dadanya sudah terlalu sesak.

"Itu bukan jawaban sayang. Yang mau aku dengar adalah alasan kenapa kamu mau putus sama aku padahal kita nggak ada masalah apa-apa!"

Eca hanya diam. Haruskah dia mengatakan alasan yang sesungguhnya pada Efan. Tapi apa dia sanggup?

"Kalau kamu cuma diam kaya gini, aku anggap kamu cuma bercanda!" Tegas Efan walau sebenarnya hatinya begitu kesal dan marah. Siapa yang tak marah jika kekasihnya itu meminta putus darinya secara tiba-tiba.

"Fan, aku mohon!"

"Kalau begitu katakan apa alasanmu! Beri tahu aku biar semuanya jelas!" Tekan Efan dengan suara yang agak meninggi tapi tidak sampai mengundang perhatian orang-orang di sekitarnya.

"Aku sudah menikah Fan!! Apa itu alasan yang cukup jelas buat kamu?"

Akhirnya rahasia besar yang Eca simpan dari Efan keluar juga.

"Bohong!!" Efan sampai tertawa mendengarnya. Meski begitu, tawanya itu seperti mengandung luka. Efan yakin jika Eca berbohong tapi hatinya mengingkari perasaannya sendiri.

"Jangan banyak bercanda sayang. Cepat katakan yang sebenarnya!"

"Tapi memang itu kenyataannya Fan. Aku sudah menikah. Aku sudah menjadi istri orang sejak dua hari yang lalu!!" Tegas Eca kemudian diiringi dengan isakkan kecil dari bibirnya.

"Maafkan aku Efan. Hiks..hiks.." Eca menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

"Nggak mungkin, ini nggak mungkin kan sayang. Katanya kamu cinta sama aku. Tapi kenapa kamu justru menikah dengan orang lain. Jadi selama ini kamu mempermainkan ku?"

Eca menggeleng masih dengan tangisannya. Dia jelas mencintai Efan. Sampai detik ini pun pria itu yang masih ada di dalam hatinya.

"Terus menapa Ca, kenapa kamu tega? Siapa laki-laki yang berhasil menarik perhatianmu sampai kamu menghancurkan hatiku?"

Efan bersandar dengan lemas ke belakang. Rasanya sungguh nelangsa saat ini. Dia di tinggal menikah oleh kekasihnya sendiri.

"Semua nggak seperti yang kamu pikirkan Fan. Tidak ada laki-laki manapun yang berhasil menarik perhatian ku kecuali kamu"

"Maka dari itu katakan semuanya Ca!! Biar aku tau apa yang terjadi sebenarnya"

"Jadi dua hari yang lalu saat aku nggak masuk kerja, sebenarnya aku bukan sakit, tapi..." Eca tak sanggup melanjutkan kata-katanya.

"Kamu menikah?"

Anggukan kepala dari Eca membuat Efan langsung meraup wajahnya. Ingin sekali dia membalikan meja di hadapannya itu tapi masih bisa ia tahan. Rahangnya hanya mengeras di tampah kepalan tangannya yang kini terlihat begitu kuat.

"Siapa dia? Siapa laki-laki itu?" Efan masih bisa terlihat tenang di hadapan Eca yang kini terus menangis.

Efan sendiri heran kenapa Eca justru menangis seperti itu di hadapannya. Di sini Eca yang salah karena meninggalkannya menikah dengan pria lain tapi kenapa Eca justru terlihat kesakitan sendiri di depan Efan.

"Dia" Eca sempat berhenti sejenak.

"Mas Bara" Lirihnya sambil menunduk.

"Apa?? Jangan bercanda Eca!!" Kali ini suara Efan sempat membuat orang-orang menoleh ke arahnya.

"Apa menurutmu aku terlihat bercanda Fan?" Eca menatap manik mata Efan.

"Tapi gimana bisa, kamu menikah sama Kakak Ipar kamu sendiri padahal Kakak mu masih ada. Kamu nggak tau hukumnya?"

"Apa kamu pikir aku sebodoh itu? Apa kamu pikir aku dengan senang hati menjalani pernikahan ini?"

"Lalu apa alasannya Eca! Jangan berbelit-belit!!"

Eca memejamkan matanya sekejap sebelum mulai menceritakan semuanya pada Efan.

Pria dua puluh delapan tahun itu terlihat bersandar ke belakang dengan lemas setelah mengetahui semuanya.

"Tapi kenapa kamu nggak bilang dari awal Ca? Aku bisa bantu kamu cari jalan keluar. Kamu nggak harus menikah sama Pak Bara hanya demi balas budi sama orang tua Kakak kamu. Untuk petunjuk keberadaan orang tua kamu juga kita bisa cari tau sendiri. Pasti ada jalannya asal kamu mau berusaha. Bukan gegabah seperti ini" Efan benar-benar kecewa dengan Eca. Tapi dia masih bisa memahami posisi Eca saat ini.

"Maaf Fan. Aku juga nggak bisa berpikir panjang waktu itu. Mungkin juga ini sudah takdirku karena nyatanya Tuhan tidak membatalkan pernikahan kami dengan caranya sendiri, berarti ini sudah jalannya"

"Bukan kaya gini jadinya kalau kamu cerita sama aku dari awal Ca!!" Geram Efan.

"Terus aku harus gimana Fan? Di saat Mbak Ola mengatakan aku bukan anak kandung orang tuaku , di saat aku sedang terguncang karena kenyataan itu, dia menagih pasal balas budi yang harus aku lakukan. Mbak Ola juga bilang punya petunjuk tentang orang tua kandungku. Tentu saja saat itu aku nggak bisa berpikir jernih!"

Keduanya saling diam untuk beberapa saat guna meredakan emosi masing-masing.

"Sekali lagi aku minta maaf karena sudah menyakiti mu Fan" Eca kembali bersuara.

"Apa kita harus berakhir seperti ini? Apa kamu nggak mau melanjutkan hubungan kita? Aku siap menunggumu Ca!" Efan masih menatap Eca dengan begitu dalam.

"Jangan Fan, carilah wanita lain di luar sana yang bisa membahagiakan mu"

"Tapi aku mencintaimu Ca"

"Aku pun sama. Aku juga mencintaimu tapi takdir tidak menginginkan kita bersama"

"Persetan dengan takdir, kamu hanya perlu bersamanya satu tahun kan? Aku akan menunggumu!" Efan begitu keras kepala.

"Jangan membelenggu dirimu sendiri dengan ketidakpastian Fan. Carilah kebahagiaan mu sendiri di luar sana. Sekali lagi aku minta maaf sudah menyakitimu. Aku pergi Fan"

Tangis Eca kembali pecah setelah berhasil menyingkir dari cafe itu. Sungguh kejam dirinya yang menyakiti pria sebaik Efan terlalu dalam.

Eca duduk di bangku yang tak jauh dari cafe sambil menepuk-nepuk dadanya yang terasa begitu sakit

"Maafkan aku Efan. Aku mencintaimu makanya aku memilih melepas mu"

1
Marina Tarigan
haha walaupunkamu kepikiran mengenai pemberian Pak bos wajar2 juga cuma salahnya kamu kedean langsung mengatakan pd temanmu jamu ngotot dan keras kepala mknya jadi malu dan akhirnya kamu disinfir satu kantor ya
Marina Tarigan
semoga eca tdk marah deh
Marina Tarigan
sirat Bara setelah mengalami perselingkuha Nola yg menyakitkan baginya dia txk suka siapapun yg terkait dgn Eca mknya coklat dsri jepang utk idtrinya dikasih sn indy jugs kalunh dari Efan pun tetus dia kasih sm indy karena taju orang serba kekurangan tahu 2 dindy salah paham hingga pecicolan siapapun di pihak cindy pasti besar kepala
Marina Tarigan
jgn terus ngasih2 apalagi pak bara nanti cindy nganggao lain padahal pak Bara sdh menyelidiki Cinfy yg sangat prihztin karena serba lekurangan apapun hingga bantu
Marina Tarigan
bara jumpa bara umar jadi heru bara jumpa salah terus untung kita tanggap
Marina Tarigan
singkirkan pengacau rmh tgga kalian jauh2 atau suruh polisi penjarakan karena Nita terus2an ingin merampasmu dari Nola lagi pula heru sdh tahu perangai Nita dari orang suruhan kan jfn kasih celah kalau dia mau bunuh diri itu urusan dia serahkan sm polisi
Marina Tarigan
pak Heru tdk tahu ya Nita menemui lola di restonya dan membongkar semua masa lalu lola dan mengatakan txk layak jadi istri kamu pak mjnya dia pergi dp tersiksa tak usah punya suami
Marina Tarigan
suruh orang lain mwnjaga Nita Heru itu hanya usaha Nita utk menjerat kamu dan sesudah sembuh biarkan dia masuk penjara utk mempertanggung jawab perbuatannya kalau kamu kasih ruang pasti menghancurkan rmh tggmu
Marina Tarigan
jaga hatimu Indy jgn salah sangka Bara memang baik dan suka menolong
Marina Tarigan
aduhai wanita gatal lagi muncul
Marina Tarigan
lanjut
Marina Tarigan
gitu dong jelaskan semua mulut manusia tdk ada rem utk buat kesimpulan sendiri hanya dengar2an saja terus buat kesimpulan
Marina Tarigan
aduh Nola rupaya nasipmu sepepprti belatung ya gatal dan perih punya suami yg sangat mencintaimu punya segala idola banyak wanita kok kau abaikan laki2 diduakan merasakan sangat terhina kamu kejar totomg yg tua kamu tinggalkan laki2 tampan yg perkasa takdirmu membaws kehancuranmu sendiri kawan
Marina Tarigan
sayang bukan seperti yg kamu pikikan begitu Nola ia ah nikah saja sm kakek itu jadi pelakor kan sfh lebih 5 thn kamu dibacok opa2 itu sdh seperti suamimu kan selama ini
Marina Tarigan
jgn marah dek itu terjadi karena ulahmu nikmati saja kamu giling cabe kan pedad nya di kau dulu
Marina Tarigan
jijik tingkahny seperti anjing
Marina Tarigan
gitu dong hancurkan lola egois itu Bara mencintaimu dan siarkan psrnikahan kalian dgn meriah terus siarkan kelakuan perselingkuhan lola dan bukti lola tdk mau punya anak dgn buti suntik KB dar dr yg terlibat
Marina Tarigan
suka2 nya pak bos ya kalau to de poin gak seru tapi kenyataan mana ada begitu kecuali kakak meninggal ada anak yg masih kecil bisa saja ditekan menikah demi anak tapi tindakanmu itu Nola nilai 100 kamu yg memaksa eca sm bara menikah sekarang menghina suami dan eca itu ciri2 orang gatal semua kelakuanmu mengantam kamu sampai hancur
Marina Tarigan
lanjut seduka hati
Marina Tarigan
berikan yg terbaik utk eca dan Bara dua2nya tersakiti eca menyakiti Efan. Bara disakiti dan diselingkuhi pelacur tak yahu diri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!