Seorang gadis cantik bernama Freya Oktavia. gadis cantik yang memiliki sifat tidak bisa diam, usil, Kepo. Tiba-tiba jiwanya bertransmigrasi menjadi pemeran figuran, seorang istri pertama mafia dingin, kejam dan berkuasa bernama kay leroy. Sang figuran dinikahi kay leroy, karena kesalahan informasi. Kay leroy yang mencinta kekasihnya bernama ivana pemeran utama wanita, akhirnya menikahinya dan menjadikannya istri kedua. pernikahan keduanya membuat kay seakan-akan tidak perduli kepada istri pertamanya, yang tak lain seorang figuran bernama freya.
Bagaimana kah kisah freya, menggantikan jiwa figuran istri pertama yang memiliki nama sama, wajah yang sama dengannya, memiliki sifat pendiam dan suka berpakaian norak. Penasaran kan teman-teman ayo baca novel ku😁😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Freya Melawan Keluarga Ivana
Mobil alex berhenti tepat di depan gerbang mansion milik keluarga gemala, karena di mansion itulah freya asli sering dihukum keluarga gemala. Sedangkan sang suami kay tidak pernah tau apa-apa, Karena di mata-nya hanya ada ivana.
Alex menatap freya dengan tatapan seolah mengunci freya dalam dekapannya selamanya. Tangannya menggenggam jemari freya begitu erat, seakan-akan jika dia melonggarkan-nya sedikit saja, kegelapan di dalam mansion itu, akan langsung menelan nyawa belahan jiwanya.
Mata-nya yang tajam dan gelap berkilat oleh proteksi yang posesif. Alex tahu benar di balik tembok dingin itu, ancaman telah mengintai, saat dia berbalik pergi meninggalkan freya sang kekasih. "Ingat, jika ada apa-apa hubungi aku, tetapi jika kamu tidak menghubungiku, maka aku akan menerobos masuk ke mansion itu dan melenyapkan semuanya dalam waktu sekejap." bisik-nya dengan suara rendah penuh penekanan.
Freya hanya menganggukkan kepalanya. karena dia tahu alex sangat khawatir dengan dirinya. Sedangkan bella yang berada di belakang kursi penumpang menatap mereka berdua dengan senyuman tipis. Dia yakin alex akan melindungi freya dari jauh dengan para pengawal bayangan yang dikirimnya. Bella bersyukur freya bisa mendapatkan seorang pria yang sangat menyayanginya.
Alex mengecup bibir freya dan keningnya dengan posesif. Ada amarah dan ketakutan yang berada di dadanya. Dia benci harus membiarkan wanitanya masuk ke dalam sarang serigala tanpa dirinya sebagai perisai.
"Kak, aku keluar ya? tolong buka kuncinya." Ucapnya dengan nada lembut.
Alex akhirnya membiarkan freya keluar. "Ingat sayang, apa yang aku katakan." Ucapnya kembali dengan nada mutlak.
"Iya kak." Jawabnya langsung keluar begitu juga dengan bella. Freya dan bella melangkah masuk ke dalam mansion gemala.
Alex mencengkram kemudi hingga buku jarinya memutih, matanya terus terpaku kepada punggung kekasihnya yang mulai berjalan menuju pintu besar mansion itu. Baginya mansion itu adalah bangunan yang penuh ular yang siap mematuk. Dia tahu di balik dinding marmer itu, rencana jahat sedang di susun untuk melukai freya, wanita yang dia sangat cinta.
Alex segera meraih ponselnya. Tatapan posesif yang tadi dia tunjukkan kepada kekasihnya, kini berubah menjadi dingin dan mematikan, dia menghubungi asisten pribadinya.
"Hallo, boss?" Sapa leon.
"Aktifkan unit bayangan sekarang." perintahnya dengan suara dingin penuh otoritas. "Perintahkan mereka masuk ke mansion gemala, lindungi kekasih ku, pastikan tidak ada sehelai rambut pun yang jatuh. Jika ada yang berani menyentuhnya, habisi mereka sebelum mereka berkedip, sekarang leon." Dia menutup telponnya dengan rahang yang mengeras.
Sedangkan freya masuk kedalam mansion dengan gaya santai dan tenang, bella melihat wajah tenang dan santai freya. Ada rasa lega di hatinya, dan dia juga yakin alex kekasih freya yang dia tahu penguasa pengendali ribuan nyawa akan melindungi freya.
Freya dan bella sampai di ruang tamu, di ruang tamu duduk tiga orang yang memandang sinis freya, tetapi salah satunya lehernya terlihat memerah. Tanda merah yang sengaja dia perlihatkan untuk freya.
Seorang wanita paruh baya tetapi masih cantik dan terlihat sombong menatap freya sinis. "Wah, benar katamu nak. Dia telah berubah. Dia pasti berencana untuk menggoda kay. Sungguh jalang." Ucapnya dengan nada sinis dan pedas.
Ivana tersenyum penuh kemenangan. "Benarkan mami, sekarang berikan dia pelajaran." Jawabnya dengan nada tenang.
Freya menatap mereka dengan santai, tenang namun dingin. Tangannya disilangkan di dadanya.
Mereka bertiga yang melihatnya terlihat murka. "Freya, kamu pasti tahu kesalahan mu hingga di panggil ke mansion ini? Dan kamu pasti tahu, hukuman yang akan kamu dapat." Ucap seorang pria paruh baya, namun masih terlihat masih gagah.
Tiba-tiba dua orang pengawal datang membawa cambukan. Freya hanya menatap datar mereka. Sedangkan bella menggigit kukunya, takut terjadi apa-apa dengan freya.
"Memangnya apa kesalahan ku tuan morgan? lalu nyonya bertha, yang kamu sebut jalang bukannya anak mu sendiri yang sebenarnya jalang bukan aku, kalian tahu itu." Jawabnya dengan nada santai namun dingin.
Deg..
Morgan menatap marah ke arah freya. "Ternyata benar katamu ivana, dia sudah berani membangkang kepada keluarga yang membesarkannya." Ucapnya dengan nada sinis.
Freya tersenyum sinis. "Membesarkan, kalian jangan asal berbicara, kalian lah yang di besarkan dengan harta milikku. Dan satu hal tuan morgan, aku akan mengambil warisan yang di wariskan kepada ku, semuanya termasuk perusahaan yang sekarang kamu kelola dengan buruk." Ucapnya dengan nada dingin.
"Hahaha, kamu ingin mengambil alih perusahaan, gadis bodoh dan tidak tahu apa-apa. Kamu tidak akan bisa mengelolanya. karena kamu hanya gadis bodoh. Dan satu hal, aku tidak akan memberikannya, harta itu milik kami." Jawabnya dengan nada dingin.
"Kita lihat saja nanti tuan morgan." Jawaban dengan nada dingin.
Semalam sebelum tidur freya mencari tahu tentang freya gemala, dan morgan adalah asisten pribadi mendiang daddy-nya yang dipercaya ternyata berkhianat, dan tewasnya kedua orang tua freya juga ada sangkut pautnya dengan mereka, dan ternyata harta kekayaan yang dimiliki morgan adalah milik freya gemala, dan pastinya freya akan mengambil kembali milik freya gemala asli.
"Pengawal tangkap dan cambuk dia." perintahnya dengan nada dingin.
Dua pria berbadan besar melangkah maju dengan seringai meremehkan, salah satu memegang cambuk kulit panjang, yang mereka sentakan ke lantai, hingga menimbulkan suara cetar di telinga.
Mereka berdua mengepung freya.
"Freya." Panggil bella dengan perasaan khawatir.
"Bella, percayalah dengan ku." Jawab freya dengan santai.
"Menyerah lah, manis." Ucap salah satu dari mereka yang sedang memegang cambuk dan mengayunkan cambuk ke udara.
Salah satu orang pengawal yang memegang cambuk mengayunkan cambukan nya tepat ke arah freya. Freya dengan gerakan tak kasat mata, menunduk rendah. Membiarkan cambuk itu hanya membelah angin di atas kepalanya. Freya melesat maju, dengan gerakan gesit dia memutar tubuhnya. Memberikan tendangan memutar yang telak menghantam rahangnya.
Pengawal satunya mendekat, Freya memberikan serangan pukulan cepat, sama seperti pengawal pertama, dia memutar tubuhnya dan menendangnya ketika pengawal itu kehilangan keseimbangan akibat serangan freya.
Mereka berdua terjatuh terkapar.
Deg..
Bella, Ivana, dan kedua orang tuanya terkejut, karena freya bisa ilmu bela diri. "Pengawal." panggil morgan kembali. Salah satu orang pengawal datang. "Bawa lima orang pengawal dan serang dia." Perintahnya kembali dengan nada dingin.
Lima orang pengawal datang dan mengepung freya.
Wus!.. Suara desingan angin membelah kesunyian, sebuah bayangan hitam meluncur turun dari langit-langit yang tinggi.
Bruk!..
Salah satu pengawal terlempar menghantam dinding hingga pingsan seketika. Di depan freya berdiri seorang pakaian serba hitam. Gerakannya sunyi dan presisi wajahnya tertutup masker. Auranya membuat semuanya membeku di tempat kecuali freya.
"Siapa kamu?" Tanya morgan dengan suara parau karena takut.
Sang pengawal bayangan tidak menjawab, dia hanya menunjukkan lencana bergambar lambang kekuasaan alex.
Morgan yang tahu itu adalah lencana dari pria yang sangat di kenal dunia, sebagai sosok kejam, dingin dan sangat protektif. Lencana itu jarang muncul di permukaan, namun ditakuti oleh siapapun yang memahami peta kekuasaan tertinggi.
Morgan langsung diam membeku bergetar karena ketakutan.
makasih thor udah up 2
ditunggu undangan married nya ya alex & freya /Chuckle/
si kay(maaf kalau salah nama) bakal tau kapan ya' kalau udah cerai sama fl Badas kita. jadi berkhayal taunya pas diajak married sama alex seru tuh, si kay malah dateng ke pesta pernikahan nya bareng si cabe (kan katanya kalau ada acara pesta atau apa yang diajak si cabe) 🤭
nah ini aku selama ini kalo baca tuh susah inget nama, gara gara re read aku berusaha hafalin nih namanya
ini typo ga sih kak? harusnya alex, jadinya axel. lumayan banyak typo nama axel nya kak, ada apa dengan axel? 🤭🙏