NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:53.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

"Dia cinta pertamaku, dan aku ingin berjuang untuk mendapatkannya"

Irena, gadis berkacamata yang sebelumnya bahkan tidak mempunya teman pria, namun tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pria tampan bernama Andreas. Pertama kali merasakan jatuh cinta, membuat dia antusias untuk bisa mendapatkan hati pria itu. Meski tidak jarang perjuangannya sama sekali tidak dihargai oleh Andreas. Bahkan pria itu seolah tidak menganggap kehadirannya.

"Sebaiknya kau berhenti berjuang dengan perasaanmu itu, karena aku tidak akan pernah membalas perasaanmu, semuanya hanya sia-sia"

Berbagai macam penolakan Irena bisa pahami, dia tidak menyerah begitu saja. Namun, ketika Andreas sendiri yang mengatakan jika dia tidak akan pernah mencintainya, karena ada perempuan lain yang dicintainya. Maka saat itu semua harapan runtuh tanpa jejak, semua perjuangan sia-sia. Dan Irena mulai mundur, mengasingkan diri dan mencoba melupakan cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Pernah Mengganggunya!

Irena sedang mengambil salad buah dan satu kue kering. Memakannya sambil berdiri, makanan manis adalah kesukaannya sejak dulu, jadi ketika bertemu dengan aneka kue seperti ini membuat Irena betah di dekat stand makanan.

"Enak banget sumpah"

Irena mengambil lagi kue kering itu, kali ini mengambil yang rasa cokelat. Memakannya dalam satu gigitan, tidak peduli dengan orang lain yang mungkin melihatnya. Dia hanya menikmati makanan kesukaannya ini.

"Hai, Irena"

Irena langsung menoleh, menatap pria yang berdiri di sampingnya. Irena mundur satu langkah, masih mengingat wajah pria di depannya meski sudah bertahun-tahun tidak pernah bertemu lagi. Mendadak wajahnya jadi tegang dan tangannya mengepal erat di sisi tubuhnya. Irena tahu jika pria di depannya adalah salah satu teman Davin dan Andreas yang sifatnya sama seperti Davin dulu. Seorang pemain wanita.

Bayu terkekeh melihat reaksi Irena yang berlebihan seperti itu. Sampai membuatnya berpikir, memangnya dia semenakutkan itu sampai wajah Irena begitu tegang hanya karena bertemu dengannya.

"Tidak perlu takut, aku tidak akan melakukan apapun padamu. Hanya datang menyapa saja" ucap Bayu, dia mengambil satu kue dari stand dan memakannya. "Kau suka kue ini? Rasanya terlalu manis"

Irena mulai menenangkan dirinya sendiri, melihat Bayu yang benar-benar tidak melakukan apapun padanya. Meski masih memasang jarak aman dari pria itu.

"Untuk yang tidak suka manis, mungkin iya. Tapi untuk aku, itu enak"

Bayu tersenyum, dia menoleh dan menatap Irena. "Kau suka makanan manis ya? Pantas saja wajahmu juga begitu manis"

Bukannya tersipu dengan rayuan Bayu barusan, Irena malah menunduk takut. Jika yang merayunya adalah pria seperti Bayu, mana mungkin dia bisa tersipu, yang ada malah takut.

"Haha.. Tenang saja, aku tidak akan melakukan apapun padamu. Meski aku adalah pria yang berengsek, tapi aku tidak akan pernah mengambil wanita yang dicintai temanku sendiri"

Irena langsung mendongak, menatap Bayu dengan bingung. Namun dia tidak berani bertanya lebih lanjut atas ucapan Bayu, takut jika hanya hatinya saja yang terlalu tinggi berharap.

"Aku hanya ingin mengenalmu saja, sebagai teman. Bolehkan?" ucap Bayu sambil mengulurkan tangannya.

Irena menatap tangan kekar itu, beberapa saat cukup ragu untuk menerima uluran tangan dari pria di depannya. Tapi merasa tidak enak juga jika benar niat Bayu hanya untuk berteman saja. Akhirnya Irena menerima uluran tangan Bayu.

"I-iya Tuan"

"Kau panggil Davin dan Andreas dengan sebutan Kak, kenapa aku Tuan?"

Irena tersenyum bingung dengan menggaruk keningnya yang tidak gatal. "Em, baiklah Kak Bayu"

"Itu lebih baik, cantik" Cup... Bayu mengecup punggung tangan Irena, membuatnya terkejut. Namun lirikan mata Bayu tertuju pada pria yang sedang berjalan terburu-buru menghampiri mereka saat ini.

"Kak lepas" Irena mulai takut, dia mencoba menarik tangannya dari genggaman Bayu. Tapi pria itu memegang tangannya dengan erat. "Kak Bayu, lepasin!"

"Lepaskan!" teriakan itu membuat Irena terkejut, dia menoleh dan melihat Andreas yang berjalan ke arahnya. Melepaskan paksa tangan Bayu yang memegang tangan Irena. Menatap nyalang pada Bayu yang terlihat santai. "Sudah aku peringatkan padamu, jangan pernah mengganggunya!"

Andreas menarik Irena pergi dari sana, membuat gadis itu terkejut. Sekilas menoleh pada Bayu yang tersenyum dan melambaikan tangan padanya. Membuat Irena mengerutkan keningnya bingung dengan sikap pria itu. Irena berjalan sedikit terseok-seok karena sepatu hak tingginya dan juga Andreas yang menarik tangannya dengan ritme jalannya yang cepat.

Andreas bahkan melewati Natasha yang berdiri disana, seolah tidak melihatnya. Tangan Natasha mengepal erat di sisi tubuhnya. Melihat adegan ini di depannya secara langsung membuat dia yakin jika ucapan Bayu malam itu adalah benar, jika Andreas memang sudah dekat dengan perempuan lain.

"Aku tidak akan biarkan siapapun mengambilmu dariku, Andreas!"

*

Andreas membawa Irena ke sebuah lorong yang sepi. Hanya ada beberapa pelayan dan pegawai cattering yang berlalu lalang untuk mengantar makanan. Irena menatap Andreas dengan bingung, sedikit kaget karena ulah Andreas.

"Ada apa Kak?"

Andreas menyudutkan tubuh Irena di dinding, mengukungnya dengan tatapan dalam. "Kau tidak boleh dekat-dekat dengan Bayu. Kau sendiri tahu bagaimana Bayu sebenarnya"

Irena mengerutkan keningnya, menatap Adreas dengan bingung. "Aku tidak dekat-dekat dengan Kak Bayu. Dia yang datang menghampiri aku. Dan menurut aku, tidak papa hanya bertegur sapa. Memangnya kenapa?"

Tangan Andreas mengepal kuat, meninju dinding tepat di samping wajah Irena. Membuat gadis itu memejamkan mata penuh rasa takut. Tatapan Andreas yang begitu tajam dan dingin.

"Kau tidak mengerti, jika aku larang kau dekat dengannya, kau harus menurut!" Suaranya rendah, namun penuh penekanan.

Irena memberanikan diri menatap bola mata cokelat itu. Sejenak dia tenggelam dalam bola mata setajam elang itu. "Memangnya kenapa? Mau aku dekat dengan siapapun, itu urusan aku, Kak. Tidak perlu ikut campur tentang kehidupanku. Jangan membuat aku terus berharap!"

Irena menyingkirkan tangan Andreas yang mengukung tubuhnya, berjalan pergi dari sana. Napasnya memburu, dadanya begitu sesak saat melihat sikap Andreas saat ini. Irena benar-benar tidak mengerti kenapa pria itu bersikap seperti ini, sementara dia sendiri yang sudah membuat Irena menyerah dengan cintanya.

"Kenapa juga dia harus bersikap seolah peduli padaku sekarang, sementara dulu saja dia tidak pernah peduli akan kehadiranku"

Irena mengusap kasar air mata yang mengalir begitu saja. Berjalan tanpa memperhatikan jalanan yang di lewatinya, sampai akhirnya dia menabrak seseorang dengan tidak sengaja. Irena mendongak dan mengusap sudut matanya.

"Dia membuatmu menangis lagi? Dia memang benar-benar tidak peka atau bagaimana sih" ketus Bayu yang tidak sengaja melihat Irena berjalan sendirian tanpa Andreas yang tadi membawanya pergi. Dan dia bermaksud menghampirinya, hingga Irena menabraknya tanpa sengaja.

"Ti-tidak papa Kak, mungkin hanya salah paham saja"

"Ikut aku" Bayu menarik tangan Irena dan membawanya keluar gedung. Memilih bangku Taman diluar Gedung yang lebih nyaman untuk menenangkan diri. "Dia itu hanya tidak peka atau belum sadar akan perasaannya sendiri. Aku tahu jika yang dia inginkan adalah kamu"

Seketika Irena menoleh pada Bayu yang duduk disampingnya. Angin malam menerpa wajahnya hingga rambutnya sedikit berantakan. Irena menyalipkan rambut ke belakang telinga.

"Maksud Kakak apa?"

"Andreas itu tidak menyadari perasaannya sendiri"

"Tapi tunangannya sudah kembali, Kak. Jadi tidak mungkin Kak Andreas mempunyai perasaan padaku. Lagian, dulu juga dia bilang jika cintanya hanya untuk satu wanita saja. Mungkin itu adalah tunangannya"

Bayu menatap Irena dengan lekat, membuat Irena sedikit gugup. "Kau yakin jika itu adalah benar tunangannya? Kecelakaan pesawat yang seperti apa bisa membuatnya selamat?"

Hah?

Bersambung

1
Kar Genjreng
ahirnya TAMAT terimakasih Kak Author sebenarnya terahir ini sibuk jadi baru baca nya maaf ya Kak Author biasanya cuma baca sendiri begitu berahir ada temannya 😁👍,,itu Malvin kenapa kejam haduhhh mabok bacanya
Erna Riyanto
Akhirnya happy ending cerita Andreas...Bara,,Davin,,,Andreas,,,sdh selesai.mksih Thor...ditunggu cerita tiga teman Davin yg lainnya
Nita.P: ceritanya marvin udah rilis, judul Penjara Pernikahan Tuan Marvin. habis ini baru nyusul Bayu dan Byan.
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya happy ending, terima kasih kakak Author, ceritanya bagus, keren dan menghibur semoga kakak Author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya, aamiin...🙏❤️💪💪💪
Nita.P: makasih.. jangan lupa mampir di cerita Marvin juga ya
total 1 replies
AlmiraAzniAdzkia🥰🌺
hemm,,,tamat andreas,,blum ikhlas sih sebenernya di tmatin,,,🤭😍
Kar Genjreng
biar kamu gerik bng
Uba Muhammad Al-varo
benar kata Andreas.......Irena, kalau lelaki yang sudah bersuami itu selingkuh dan menghalalkan segala cara demi nafsu syahwatnya yaitu lelaki bodoh juga lelaki sialan, kalau diibaratkan kotoran yang menjijikan melebihi kotoran yang dikeluarkan binatang 👿👿👿
Kar Genjreng
siap komandan akan kesana bila sudah siap dan ada waktu Ok tenang cuma Malvin itu group mana apa sahabat mereka berempat kah belum di jawab dari kemarin
Nita.P: iya, dia masuk di grup five boy crazzy😭
total 1 replies
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
Kar Genjreng
bukankah yang di group boy itu hanya 4 ya ,,Davin,,barra,,bayu,,, Andreas ,,,ko ada Malvin,
Nita.P: Marvin kan yang baru pulang dari luar negeri. ada loh di cerita Davin udah aku sematkan
total 1 replies
Kar Genjreng
👍 sudah mampir' tapi baru baca dikit tapi lebih miris ya ,,😭😭
Uba Muhammad Al-varo
wahai para suami di seluruh Indonesia, semoga kalian semua nya bisa lebih mencintai, menghormati, menyayangi,memuliakan istri mu, lihatlah perjuangan istri mu dari mengandung, melahirkan, merawat dll anak2mu jangan sampai kau suami menyesal di kehidupan setelah kematian mu,ingat ajab akhirat lebih pedih,maaf🙏🙏🙏
congrats Irena, Andreas
Nita.P: mampir di cerita Marvin jangan lupa hey kalian😭
total 2 replies
Uba Muhammad Al-varo
coba kalau semua suami seperti Andreas gimana beratnya perjuangan istrinya melahirkan anak suami nya, nggak ada iya suami yang berselingkuh dan menyakiti istrinya lahir dan batin 🤔🤔🤔
Kar Genjreng
😂 Andreas gembeng,,,banget Irena kalau lahiran jangan teriak sakit,,,masalahnya ketika bikin. teriaknya enak enak lagi lagi
begitu melahirkan bilang sakit terus dan terus ahhh malu donggg ,,,
Kar Genjreng
ga ada katanya ngilang tu coba cek dan R chek Thor
Kar Genjreng
ga ada pemberitahuan maka itu tidak tau diriku sayannggg
Uba Muhammad Al-varo
semoga proses kelahirannya Irena dan debay nya diberikan kelancaran, kemudahan dan keselamatan.....🙏💪💪💪💪💪
Kar Genjreng
semangat Irena nah lahiran Normal lebih menyenangkan dari pada cecar Karni kalau normal sakitnya hanya sekitar satu mingguan saja tetapi kalau operasi bisa lama katanya ,,,👍 semoga sukses leburan nya dan selalu berdoa agar di mudahkan
Kar Genjreng
betul sekali Andreas kesederhanaan yang di miliki oleh keluarga istri mu sangat menyenangkan bahkan kadang bikin iri karena kesederhanaan nya membuat betah kebaikan nya bikin selalu ingin pulang
Kar Genjreng
naysila sekarang nginap ya di hotel prodeo
seumur hidup mah itu apa Lo tanam sekarang saat Lo memetik buahnya ,,, dulu
namanya kejahatan yang Lo petik juga sesuatu yang menyakitkan
Kar Genjreng
Andreas punya tempat untuk pulang dan
selalu di nanti kedatangan di rumah ada yang menunggu setiap saat,,,bahagialah selalu ya 👍❤️❤️🌹🌹 lopeyuuu ya Thor juga bernafas sudahan tinggal menunggu anak anak Andreas ,,, semoga punya banyak Anak minimal 4 hahaha kaya Davin juga mau punya Anak banyak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!