NovelToon NovelToon
Azizah Love Note (S2)

Azizah Love Note (S2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:904.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: INRA KHAIRUNNISA JEOMI YUSUF

Sequel dari Menikahi Mr. Rajendra
_________________________________

"Mencintaimu adalah luka paling hebat dalam hidupku, yang dimana hadirnya tidak bisa aku hindari."
-Azizah Ghaffara Dananjaya-

Zizi harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya yaitu melihat secara langsung laki-laki yang ia cintai menyatakan perasaannya pada wanita lain. Apalagi saat mengetahui wanita itu adalah sahabatnya sendiri.

Namun, disaat Zizi ingin memulai kehidupan barunya dengan laki-laki yang dijodohkan oleh orang tuanya. Tristan malah menyadari perasaannya terhadap Zizi.

"Aku terlambat menyadari siapa yang sebenarnya diinginkan oleh hatiku," ucap Tristan dengan frustasi.

Permainan takdir apa yang akan dihadapi oleh Zizi kedepannya ? Dan siapa yang akhirnya akan menjadi pendamping hidup Zizi ?

Jangan lupa ikuti ceritanya ya 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INRA KHAIRUNNISA JEOMI YUSUF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semua Yang Terjadi Adalah Yang Terbaik

...~ Hubungan asmara itu seperti kaca. Terkadang lebih baik meninggalkan nya dalam keadaan pecah. Dari pada menyakiti dirimu sendiri dengan cara menyatukan mereka kembali ~...

...D. Love...

Happy Reading !!!

Sebuah awan terlihat sangat indah di langit sana. Namun tidak dengan suasana hati seorang gadis yang baru saja menerima kenyataan bahwa ia harus belajar melupakan laki-laki yang telah ia cintai selama 7 tahun lamanya.

“Assalamualaikum,” ucap Zizi memberikan salam ketika menginjak rumah mertua dari sahabatnya. Dengan sebuah senyuman gadis itu masuk menghampiri Nana yang saat ini tampak sedang menggendong seoarang bayi mungil.

Nana mendongak tak lupa dengan senyumannya. “Waalaikumsalam,” jawabnya.

“Lo kesini sendiri ?” Zizi menganggukkan kepalanya. Terhitung sudah tiga minggu lebih sejak hari kelahiran Keel, Zizi tidak pernah lagi bertemu dengan keponakan kecilnya yang tampan itu. Rasa rindu nya telah membeludak hingga mengharuskan ia untuk pergi mengunjungi bayi itu dirumahnya.

“Uhh, ya ampun… Aunty, Zi kangen banget sama kamu, tau ngak !” Seru Zizi merasa gemas sendiri melihat putra dari sahabatnya.

“Keel juga kangen sama aunty, Zi,” jawab Nana menirukan suara anak kecil. “Aunty kemana aja sih ? Kok ngak pernah temuin Keel lagi !” Sambung Nana.

“Iya, aunty Zi soalnya sibuk banget dirumah sakit jadi ngak sempat temuin Keel deh. Maafin ya,” ucap Zizi.

“Okee, aunty. Keel maafin aunty kok, tenang aja,” Zizi dan Nana tertawa setelah memperagakan percakapannya dengan baby Keel.

Namun sejurus kemudian, wajah Zizi kembali murung tak kala mengingat perjodohannya. Sungguh ia benar-benar bingung bagaimana harus bersikap saat ini. Haruskah ia menolak disaat pertunangannya tinggal menghitung hari saja.

“Lo kenapa ? Kok murung gitu ?” Nana yang memperhatikan wajah Zizi tiba-tiba berubahpun memutuskan untuk bertanya.

Zizi terdiam menatap sahabatnya dengan tatapan yang bisa diartikan. Akankah ini waktu yang tepat untuk menceritakan segalanya ? Karena sungguh, ia tidak sanggup lagi menghadapinya sendiri.

Nana yang melihat mata sahabatnya mulai berkaca-kaca pun segera meletakkan bayinya diatas tempat tidur. Kemudian memeluk Zizi mencoba memberikan ketenangan. “Lo ada masalah ya ? Cerita sama gue, jangan bersikap sok tegar pahadal sebenarnya lo rapuh,” tebak Nana kemudian.

“Hiks… Hiks… Gue ngak tau harus mulai cerita dari mana,” Zizi tidak bisa lagi membendung air matanya. Dengan derasnya butiran bening itu mengalir dari pelupuk matanya. Nana mengusap lembut punggung sahabatnya.

“Lo cerita pelan-pelan aja, gue siap jadi menjadi pendengar buat lo,” jawab Nana sembari melepaskan pelukannya.

Zizi menunduk, “Tiga hari lagi, gue bakal tunangan sama kak Kavin. Orang tua gue dan orang tunya sepakat untuk menjodohkan kami.” Setelah mengumpulkan keberaniannya, kalimat itu akhirnya lolos juga dari mulut Zizi.

Nana menautkan kedua alisnya, “Bagus dong… Kalian kan memang pacaran. Bukankah seharus nya lo bahagia bakal tunangan sama kekasih lo sendiri ?” Tanya Nana merasa bingung.

“Tapi semuanya bohong,” jawab Zizi disusul dengan gelengan kepala.

“Maksudnya ?”

“Semua nya bohong, Na. Gue sama kak Kavin hanya pura-pura pacaran. Tidak ada cinta diantara kami,” jawab Zizi yang semakin membuat ibu satu anak itu bertambah bingung.

“Pura-pura ? Tapi kenapa ?” Tanya Nana.

Tangisan Zizi kembali pecah. “Karena gue mencintai Tristan dan gue cemburu melihat nya bersama adik sepupu gue,” ungkap Zizi dalam tangisnya.

Sungguh, kali ini Nana benar-benar dibuat kaget dengan pernyataan dari sahabatnya ini. Apakah ini juga menjadi alasan kerenganggan hubungan Zizi dan Tristan selama ini ? pikir Nana.

“L..Lo serius ? Sejak kapan ?” Tanya Nana kaget.

“Sejak pertama kali kita menginjak dunia perkuliahan.” jawab Zizi.

“Apa Tristan tau sama perasaan lo terhadapnya ?” Tanya Nana lagi.

Zizi menggelengkan kepalanya yang diikuti dengan tangisnya. “Gue takut merusak hubungan persahabatan kita jika dia tau tentang perasaan gue,” seru Zizi.

Nana mencoba memahami setiap ucapan yang ia dengar dari mulut sahabatnya ini. “Tunggu dulu deh, gue mau dengar bagaimana dan sejak kapan lo jatuh cinta sama Tristan,” ucap Nana.

Zizi mulai menceritakan semuanya pada Nana. Tentang sejak kapan dan bagaimana bisa ia jatuh cinta pada laki-laki yang notabennya adalah sahabatnya sendiri. Nana yang mendengarpun ikut merasa iba terhadap sahabatnya.

Ia tidak menyangka bahwa masalah yang sedang dihadapi oleh sahabatnya serumit ini. Terbesit rasa bersalah dihatinya, kemana saja dirinya selama ini ? Kenapa ia baru tau semuanya disaat sahabatnya telah terluka terlalu dalam.

Padahal, gadis disampingnya selalu ada untuknya ketika ia dalam masalah. Nana ingat, bagaimana Zizi menangis ketika penghiatan terbesar diberikan oleh suaminya dulu. Bagaimana pengorbanan Zizi yang meninggalkan pekerjaannya hanya untuk membawa dirinya pergi.

Lalu, disaat sahabatnya dalam masalah. Ia malah menutup mata dan menutup telinganya. Sungguh, kali ini Nana merasa menjadi sahabat yang paling jahat.

Apalagi, tanpa ia sadari ia masuk dalam katalog orang yang ikut membuat hati sahabatnya terluka. Meski tanpa sengaja, tapi tetap saja. Karena Tristan pernah mencintainya dan itu membuat Zizi terluka.

“Hiks… Hiks… Kenapa baru cerita sekarang ? Lo pendam semuanya sendiri selama ini. Dan gue merasa ngak berguna jadi sahabat lo. Lebih parah nya lagi, gue termasuk dalam salah satu orang yang membuat lo terluka meski tanpa gue sengaja.” Nana langsung memeluk sahabat terbaiknya itu. Tangisan nya pun pecah seketika. Merasa seperti orang jahat ? Tentu saja.

Keduanya pun menangis bersama saat itu. Menyalurkan dan membagi setiap luka. Setidaknya saat ini, hati gadis itu sedikit lega karena telah berbagi luka dengan sahabatnya itu. Kedepannya ? Entahlah, yang pasti ia akan berusaha melupakan dia.

Dia yang dimaksud tentu saja adalah, Tristan.

“Maafin gue.” Nana benar-benar merasa bersalah karena menjadi bagian orang pernah dicintai oleh Tristan.

Zizi menggelengkan kepalanya. “Lo ngak salah, jadi ngak usah minta atau merasa bersalah. Karena, gue tau lo ngak bermaksud menjadi bagian dari itu semua,” jawab Zizi.

“Jadi Tristan ngak tau apa-apa tentang perasaan lo ?” Tanya Nana lagi.

Lagi-lagi Zizi menggeleng. “Kenapa ngak kasih tau ?”

Zizi tersenyum miris mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh sahabatnya. “Percuma aja kasih tau, Na. Karena memang dia ngak pernah melirik gue sama sekali. Dia hanya anggap gue sebagai sahabatnya, ngak lebih. Dan gue berusaha menerima nya mulai sekarang.”

Ternyata bukan hanya dia yang memiliki masalah dalam hidup. Ada orang lain yang kisahnya tak jauh lebih memilukan dari kisahnya. Pikir Nana.

Nana menghapus sisa-sisa air mata yang tersisa diwajah cantik sahabatnya. Mengenggam kedua tangan Zizi. Kemudian tersenyum seolah mentransferkan energy kekuatan pada gadis yang berada di dekatnya saat ini.

“Jadi lo mau gimana ? Memperjuangkan cinta lo atau memilih mengalah dengan menjadi kan Kavindra sebagai pengganti ?”

Helaan nafas pun terdengar. “Gue memilih mengalah karena percuma jika memperjuangkan orang yang sama sekali tidak menginginkan kehadiran gue,” ucap Zizi. Zizi tertunduk dengan hati yang terasa sesak. “Mungkin belajar menerima kehadiran orang lain adalah jalan yang terbaik saat ini,” tambahnya.

Genggaman tangan itu semakin dieratkan oleh, Nana. “Gue dukung apapun keputusun lo. Gue cuma berharap semoga Allah memberikan yang terbaik buat lo,” ujar Nana. “Dan yakinlah satu hal, bahwa semua yang terjadi saat ini adalah yang terbaik buat lo,” sambung Nana.

“Tapi janji dulu satu hal, bahwa lo akan membagi semua duka dan bahagia lo sama gue. Jangan menjadi sok kuat dengan menyimpannya sendirian. Karena gue ngak mau lo hadapin itu semua sendirian,” Tegas nana dengan mengangkat jari kelingkingnya meminta Zizi untuk berjanji.

Zizi mengangguk. “Janji,” balas Zizi yang juga mengaitkan jari kelingking nya pada jari Nana. Mereka berdua berpelukan untuk terakhir kalinya sebelum baby Keel merusak momen mereka dengan suara tangisan yang sangat kencang.

To Be Continue…

Hallo Gengs !!!

Hari ini author update lagi, yap.

Selamat menikmati kisah perjalanan cintanya dokter Zizi.

Jangan lupa tinggalin jejak dengan cara Vote, Like dan Koment.

Terima kasih.

Btw, jangan ada yang baper yak karena ini bukan akhir dari ceritanya. Perjalanan kisah cintanya dokter Zizi masih sangat panjang.

Bonus Pict …

Baby Keel

Aunty Zi

Mommy Nana

08.11.2020

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Yeni Wahyu Widiasih
bagus
kavena ayunda
sakit bgt tau thorr moga akirnya nemu bahagia biar tristan nyeselllll
Hamsul Al Faruq
nggak ada ceritanya thooor bukan aku
Hamsul Al Faruq
kenapa tidak bisa buka novel bukan aku
auzi
kok gak ad ya sya cri crta ya bukan aku
Fatmawatiiska Fatmawatiiska
aku baru mampir tor,tapi udah tamat yg episode 1 ,zayyan Ama Nana🤗👍
Irma Yanti
Mama Jihan mau gak jd Mamaq 😭😭😭😭
Sepasang Sepatu🌱🐛🐍🦛
akhirnya Kavin dan Tiara
Que Siie Pesegk
uda baca novel ini 3 kali tpi gag prna bosen
ajiu jiu
selesai jga 🥺🥺🥺🥺
Juniar Tomawonge
thor mentari dari bumi sakti udah gak lanjut lagii Yaa?
Chacha
Baru baca sinopsisnya aja udah bikin 😢😢 lanjut thor 🥰🥰
Nova Yuliati
seru
Nova Yuliati
buat cerita anak2 mereka kak....siapa tau ada yg berjodoh pasti lmakin seru.....👍👍👍
Nova Yuliati
akhirnya.....👏👏👏
Chacha
Terimakasih banyak " suka banget " sama ceritanya trs mudah"an lanjut k cerita anak"nya 🥰🥰😘😘
ilalang
Terima kasih Thor .. ditunggu karya yang lainnya.... semangat
Ibroatul Hasanah
ternyata Tristan
Vicka Kesu
Terima kasih thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!