NovelToon NovelToon
Scandal Hubungan Rahasia

Scandal Hubungan Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Trauma masa lalu / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Kesalahan yang terjadi pada dua manusia yang saling mencintai. Hubungan keduanya yang sudah tidak direstui. Mungkin karena tidak memiliki status sosial yang setara. Alina hanya gadis biasa yang duduk di bangku SMA dan menggunakan beasiswa dan sementara Fathan anak seorang pengusaha kaya raya dan juga seorang ibu yang bekerja dalam dunia entertainment.
Fathan dan Alina terjebak dalam hubungan gairah yang akhirnya menjadi skandal dan siapa yang dirugikan dalam hal itu.
Alina harus menerima nasibnya yang masih duduk di bangku SMA dan mengandung akibat kesalahan fatal yang dia lakukan bersama dengan kakak kelasnya yang juga menjadi pacarnya.
Karena hubungan yang tidak direstui itu yang ternyata membawa Fathan pergi dari Alina.
Bagaimana Alina menjalani kehidupannya dengan janin yang ada di dalam kandungannya.
Lalu apakah mereka dipertemukan kembali?
Jangan lupa untuk mengikuti cerita Saya dari awal sampai akhir dan follow akun Instagram saya .
ainunnharahap12.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19 Pergi.

Alina diantarkan oleh salah satu pelayan wanita yang mana Alina terus saja mengikuti pelayan wanita tersebut dengan jari-jarinya saling memencet dan kepalanya bahkan terus saja menunduk sampai akhirnya langkahnya terhenti.

Alina mengangkat kepala dan ternyata bukan di pertemukan dengan Fathan dan melainkan dengan Margin orang yang sangat dia hindari dan membuat Alina bertambah panik.

"Tante Margin, lalu Kak Fathan di mana?" batinya dengan penuh tanya.

"Tinggalkan kami!" titah Margin kepada pelayan tersebut yang membuat pelayan itu menganggukkan kepala dan langsung pergi.

Dengan kakinya disilang yang kedua tangannya dilipat di dada menatap Alina dari bawah sampai atas yang membuat Alina semakin panik. Seperti biasa tatapan Margin selalu memperlihatkan dengan jelas bahwa dia sangat tidak menyukai Alina, meremehkan Alina dan seolah najis melihat wajah itu.

"Kamu ternyata punya nyali juga datang ke rumah saya," ucap Margin dengan sinis.

"Bagaimana Alina? apa kamu menyukai rumah saya dan itu yang membuat kamu tetap bertahan berhubungan dengan Fathan?" tanyanya.

"Huhhhh! terkadang orang-orang miskin memang memiliki mimpi yang terlalu tinggi, tetapi kembali lagi mereka tidak pernah sadar diri," lanjutnya.

"Untuk apa kamu datang?" tanya Margin.

"Kamu ingin mengambil uang yang kemarin kamu tolak?" tanya Margin dengan tersenyum miring yang terlihat menatap Alina dengan sinis.

"Tidak Tante! seperti apa yang saya katakan, saya sama sekali tidak butuh uang Tante, tujuan saya datang ke rumah ini untuk bertemu dengan Kak Fathan," ucap Alina yang berusaha untuk tenang dan jujur apa adanya.

Cih.

Margin yang merespon dengan mendengus kasar yang terlihat mengejek Alina. Margin bahkan berdiri dari tempat duduknya melangkah mengelilingi Alina dengan tangannya yang masih dilipat di dada. Mata wanita sinis itu terus saja menatap dirinya.

"Kau mengatakan apa?"

"Ingin bertemu dengan Fathan?"

"Untuk apa hah! Untuk meminta pertanggungjawaban?"

Alina kaget mendengar kata-kata itu sampai menatap Margin dengan sangat serius. Alina juga terlihat kesulitan menelan ludah.

"Sudah mulai panik dengan keadaan hah!"

"Alina, Alina, saya sudah mengatakan sejak awal kepada kamu, jangan pernah main-main dengan anak saya. Jadi apa yang terjadi pada kamu adalah resiko atas kebodohan kamu!" tegas Margin.

"Apa maksud Tante?" tanya Alina.

"Saya bukan anak kecil yang tidak tahu apa-apa. Jangan berpura-pura lugu. Kamu terlihat sangat polos, culun, cupu dan ternyata kamu lebih pemain daripada wanita yang terlihat dari luarnya liar," ucap Margin.

"Saya sudah mengingatkan kamu berkali-kali dan kamu tidak mendengarkan saya yang padahal saya mengingatkan kamu untuk kebaikan kamu. Kamu disuruh untuk fokus belajar dengan menikmati fasilitas di sekolah yang mewah dan memanfaatkan beasiswa yang diberikan Yayasan kepada kamu. Tetapi kamu malah mengunakan untuk berpacaran dengan anak pemiliknya. Kamu sangat tidak tahu diri!" umpat Margin yang mengeluarkan semua kekesalannya kepada Alina.

Alina hanya diam saja menerima ucapan yang sangat menyakitkan itu yang sudah sangat terbiasa mendapatkan hinaan seperti itu.

"Lalu sekarang apa yang kamu inginkan hah!"

"Kamu sedang menghayal menjadi seorang putri yang mana seorang pangeran akan mendampingi kamu selamanya. Kamu mulai datang ke rumah ini dan Ingin melihat tempat tinggal kamu berikutnya. Kamu bermimpi akan berada di rumah ini. Alina kamu hanya rakyat jelata yang bermimpi terlalu tinggi. Apa kamu pikir anak saya pantas dengan kamu hah!" lanjutnya yang tidak mengontrol kata-katanya.

"Jadi apapun yang terjadi pada kamu jangan pernah meminta pertanggungjawaban anak saya dan lupakan semuanya!" tegas Margin yang pasti tidak ingin mengambil resiko apapun.

Dari semua yang dikatakan Margin sudah jelas-jelas iya sepertinya tahu apa yang terjadi antara Alina dan Fathan.

"Tapi baiklah! untuk mengurus masalah ini saya rasa bukanlah hal yang sulit dan juga tidak akan membuat saya miskin," ucap Margin yang mengambil tasnya dan terlihat mengambil cek, kemudian meletakkan di atas meja.

"Saya rasa uang itu cukup untuk menyelesaikan semuanya. Kamu harus berterima kasih kepada saya, jika saya masih menyelamatkan kamu. Jadi selesaikan sendiri dan lanjutkan pendidikan kamu tanpa berkaitan dengan Fathan atau membawa dia ke dalam masalah ini. Saya tidak ingin media mengetahui semua!" tegas Margin dengan penuh penekanan.

"Kamu jangan khawatir saya akan membicarakan pada pihak sekolah untuk memberikan kamu cuti tanpa memotong masa absen kamu di sekolah selama 1 bulan untuk mengurus semua ini dan tidak menyisakan apapun!" tegas Margin.

"Tante maaf. Sepertinya Tante salah paham, saya datang kemari bukan untuk berurusan dengan uang ataupun untuk meminta pertanggungjawaban seperti apa yang Tante katakan. Saya hanya ingin menemui Kak Fathan," ucap Alina yang baru bersuara.

"Hah! Kamu ingin menemui dia? Kamu ingin berharap apa dari dia hah! Gara-gara kamu anak saya mengalami trauma di masa lalu dan dia harus dirawat di rumah sakit berhari-hari dan kamu masih berani mengatakan ingin menemui dia. Kamu hanya ingin membuat dia semakin menderita!" tegas Santi.

"Saya tidak tahu jika kejadian itu akan menyebabkan hal yang fatal. Saya bener-bener minta maaf dan izinkan saya untuk bertemu dengan Kak Fathan," ucap Margin.

"Bukan saya yang tidak mengizinkan kamu untuk bertemu dengan Fathan. Tetapi Fathan yang tidak ingin bertemu dengan kamu lagi," jawab Santi.

"Apa maksud Tante?" tanya Alina dengan jantungnya yang berdebar dengan kencang.

"Fathan sudah sembuh dan baik-baik saja. Kamu mungkin heran kenapa dia tidak masuk sekolah. Karena Fathan sudah tidak bersekolah di sana lagi. Fathan memilih untuk pindah ke Luar Negeri," ucap Margin yang sangat mengejutkan Alina yang tidak percaya dengan kata-kata Margin.

"Ke Luar Negri," sahut Alina.

"Benar. Bukankah saya sudah mengatakan kepada kamu jangan pernah bermain-main dengan anak saya. Kamu yang akan dirugikan dan lihatlah dia mencampakkan kamu bukan. Jadi jangan berharap apapun dan kamu dengarkan saja solusi yang saya berikan. Karena saya masih memiliki sedikit hati yang tidak lepas dari tanggung jawab!" tegas Margin.

"Itu tidak mungkin Tante!" Alina geleng-geleng kepala yang tidak percaya dengan semua perkataan dari Margin.

Margin yang terlihat mengambil amplop berwarna putih dan berikan kepada Alina.

"Itu yang dia titipkan kepada saya dan selain itu dia hanya mengatakan bahwa kamu jangan pernah lagi mencoba-coba untuk mencari tahu tentang keberadaannya," ucap Margin.

Dengan tangan bergetar Alina mengambil amplop tersebut yang berisi surat. Margin menyunggingkan senyum melihat Alina yang sekarang tampak sedih yang perlahan membuka amplop tersebut yang rasanya sangat tidak mungkin jika Fathan akan meninggalkannya dan padahal pria itu baru saja berjanji padanya.

"Apa surat itu masih kurang jelas dan kamu masih tetap ingin harapkan dia?"

"Kamu tidak pantas untuknya dan mulai sekarang jangan pernah muncul di hadapan saya dan apalagi mengganggu putra saya! Saya tidak akan main-main kali ini," ucap Margin memberikan ancaman.

"Farand tidak mungkin pergi," ucap Alina yang masih tidak percaya ada matanya sudah berkaca-kaca.

"Kamu mengatakan tidak mungkin? Apa yang tidak mungkin dia lakukan hah! Kamu pikir, kamu sudah sangat spesial. Berapa kali saya harus mengatakan kepada kamu bahwa kamu tidak pantas untuk anak saya dan sebaiknya sekarang kamu pergi dari rumah ini!" tegas Margin dengan suaranya sedikit keras mengusir Alina.

Bersambung.....

1
mbok Darmi
semoga Keenan saat study tour ngga kecelakaan sehingga membutuhkan donor darah yg akan membongkar rahasia Keenan anak fathan kalau sampai ini terjadi kasihan jerih payahnya alina selama ini sia2
Lee Mba Young
Alina yg kasian, dan Fathan lelaki yg tidak bisa di andalkan jika jd suami.
semoga ada keajaiban, ada lelaki yg punya kuasa melebihi mergin, biar bisa melindungi Alina dan kluarganya.
seorang Fathan bisa nya apa, cm menang aktor terkenal tp gk bisa ngapa ngapain. bhkan dia di bawah kendali ibunya. lelaki yg sdh di bawah kendali ibunya alias anak mama gk bisa di jadikan suami, kl jd suami makan hati tiap hari. apa apa mama apa apa mama 😂😂
Myra Myra
kasihan Alin hidup dlm ketakutan oleh family fathan
mbok Darmi
nah gitu fathan jadi cowo hrs tegas mosok hidup selalu diatur sama ibumu sampai jodoh juga diatur memang kamu robot, bodoh bgt jadi artis terkenal hidup menderita dibawah kekangan ibunya
Lee Mba Young
Fathan Fathan, km bisa apa laki gk punya kuasa ae lo mau cari tau ttng Alina, kl mau cari tau tinggal cari tau, kayak pak president cm omong omong tok gk ada aksi.
pdhl kl dia lelaki sejati tinggal cari tau kelar semua masalah.
eh tapi Fathan kn gk punya kuasa deng anak lelaki yg di setir ibunya 🤣. pake rok pink saja lah Fathan gk guna juga sebagai lelaki.
Lee Mba Young
Alina sdh tau dng Fathan nyonya.. kl nikah dng Fathan hidup nya akn mnderita krn apa dia anak mama, hidup di ketek mak nya. nurut kt mak nya kayak kambing congek.
Alina lbih baik dpt laki yg teges mandiri dan sempurna lbih dr Fathan biar nyaho tu mak Lampir.
semoga nnti Fathan nikah dng yg lain gk bisa punya anak 🤣🤣😅
Lee Mba Young
Alina sprtinya masih lemah.. baik kalem boleh tp jng mau di tindas lagi. tunjukkan kl km sdh punya taring.
mbok Darmi
ngapain takut alina tunjukkan siapa kamu ngga butuh yg nama tathan buat hidup kamu jgn jadi wanita lemah alina yg dulu sudah mati yg ada sekarang alina pekerja keras demi anak dan keluarga nya jgn sampai kamu tunjukkan wajah panik dan ketakutan mu dan jgn mengulangi kebodohan mu yg dulu
mbok Darmi
ini orang gimana kalau dibuat stroke tiba2 hobby marah2 tiap hari seakan akan dia yg paling berkuasa ini juga enak goblok banget ngga bisa nolak selalu nurut mau sampai kapan Fathan tolol bin goblok ibumu sdh bukan lagi manusia tapi monster tunggu saja b gitu stroke lumpuh ngga bisa ngomong baru tau rasa
mbok Darmi
mau sampai kpn kalian bagaikan tom and jerry sudahi saja pertengkaran kalian berdua memang tdk berjodoh jadi ngga perlu dipaksakan ingat ibumu fathan sampai matipun ngga ikhlas punya menantu selevel alina yg miskin jadi kamu yg hrs mengalah jgn cari ribut terus sama alina biarkan dia bahagia sdh cukup penderitaan yg kamu berikan selama ini
Iren Nursathi
semoga ada jalan keluar secepatnya thor terus berdoa dan ikhtiar karena keajaiban itu memang ada kalau alloh berkehendak Aamiiin
mbok Darmi
fathan kamu yg oon bin goblok kamu dikadalin sama ibumu alina pergi dari hidupmu juga diusir sama ibumu jgn menyalahkan alina dia sdh cukup menderita
Adinda
semoga fathan tau kalau sudah punya anak dari Alina
THV
kak maaf kok namanya ada karin,rain,sama Melvin jadi bingung pas bacanya
mbok Darmi
la loe siapa nya alina bro kok kesel jgn ngadi2 jadi orang alina sama siapa saja bukan urusan loe, urusin aja pekerjaan yg kamu banggakan dan idamkan jd artis terkenal dan sdh terwujud jd no kepo dgn kehidupan alina
mbok Darmi
gimana fathan rasanya dilupakan kenangan kalian jgn salahkan alina semua ada sebab ada akibat itu perbuatan ibumu yg bikin alina sekarang sukses dua belajar dari pengalaman direndahkan dan dihina orang dan dia tdk ingin anaknya merasakan hal yg sama
Nurdiana Muis
alur ceritanya aku suka dan penyusunan katanya bagus jadi enak bacanya, semangat terus ... aku tunggu bab selanjutnya 😘😘
mbok Darmi
awas alina jgn terjebak lagi dgn fathan cukup kesalahan mu yg dulu saja sampai menghasilkan keenan, lupakan masa lalu hadapi masa sekarang kamu sdh keren sejauh ini berdiri diatas kaki mu sendiri, ingat satu saja keluarga fathan tdk menyukai kamu yg dari keluarga miskin jd jgn coba2 membuka luka lama
mbok Darmi
viral kan saja video pertemuan ini saat andre maki2 biar lsg ancur itu karier nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!