NovelToon NovelToon
Setelah Tunangan Dan Kakakku Mengkhianatiku

Setelah Tunangan Dan Kakakku Mengkhianatiku

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / Janda / Selingkuh / Pernikahan Kilat / Pelakor / Wanita Karir
Popularitas:67.5k
Nilai: 5
Nama Author: AgviRa

Dikhianati tunangan dan kakak kandung, bagaimana rasanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AgviRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

Hari telah berganti. David yang bahagia karena istrinya saat ini tengah mengandung, meminta Jonathan untuk membuat pengumuman kalau hari ini semua karyawan akan mendapat bonus masing-masing 3 juta rupiah, tidak peduli itu bawahan atau atasan semua sama rata dan untuk hari ini mereka bekerja setengah hari.

Para karyawan bersorak gembira setelah mendengar hal itu.

"Ya Allah, bos kita baik banget."

"Iya, ini semua berkat Ayu. Kita harus bersyukur dan berterima kasih kepadanya." Ucap Desi bersyukur karena sahabatnya itu dia kecipratan rejeki.

"Semoga Ayu dan bayinya selalu sehat ya." Ucap salah satu karyawan.

"Bos kita kan belum lama disini, apa gak top markotop itu Ayy bisa langsung dapetin hati si bos. Sekarang kita semua kena dampak positif. Eh, Des. Bukannya Desi itu sahabat kamu?" Salah satu teman yang lain bertanya kepada Desi.

"Iya, dia memang sahabat aku, sahabat terbaik aku. Aku bahagia mendengar kabar membahagiakan ini. Kalian tau gak kalau pak David itu jadi bucin banget."

"Iya, tatapannya begitu dingin dan tegas. Makanya itu, Ayu ini ketiban rejeki nomplok gak sih?"

"Betul."

"Udah yuk, kita selesaikan pekerjaan kita. Sebentar lagi kita kan pulang." Ucap Desi.

Mereka berdua pun mengangguk dan kembali melanjutkan pekerjaan mereka yang sempat tertunda.

*****

Randi yang saat ini tengah sibuk bermain gamenya mendadak terganggu oleh suara bel pintu.

"Yak yak, ah, hajar, yak, yes gue menang."

Ting Tong!

Randi menoleh kearah pintu.

"Ah, siapa sih ganggu aja. Gak tau gue lagi asik main game." Gerutu Randi.

Randi gegas beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke arah pintu. Dengan kesalnya dia tak melihat siapa yang bertamu dari layar pintu dan membukanya begitu saja.

Ketika pintu terbuka, seketika tubuh Randi tegang. Keringatnya mendadak bercucuran.

"Selamat siang, dengan saudara Randi?" Tanya laki-laki yang mengenakan seragam polisi.

Yah, mereka adalah polisi yang akan menangkap Randi.

"I-iya, say-a sen-diri. A-ada apa ya, pak?"

"Begini pak Randi. Kita berdua membawa surat penangkapan untuk, Anda. Silahkan ikut saya ke kantor polisi."

"Tap-i apa salah saya, pak? Saya tak ber-salah."

"Ikut saja dulu, pak. Nanti bisa Anda jelaskan kalau sudah sampai di kantor."

Kedua polisi tersebut langsung menangkap Randi. Randi mencoba memberontak namun tak dihiraukan kedua polisi tersebut.

"Pak, lepaskan saya. Saya tidak bersalah."

"Tolong kerjasamanya, pak Randi. Kalau tidak kita akan memaksa Anda dengan kasar."

Randi pun menurut karena tak mau jika nanti malah membahayakan dirinya. Apalagi dia takut kalau sampai-sampai dia mau kabur malah kena tembak.

*Hii, aku gak mau pincang atau mati.* Randi bergidik ngeri kala membayangkan hal itu.

Mereka bertiga pun menuju ke kantor polisi.

David sudah menyerahkan semua hal kepada Jonathan dan pengacaranya. Sedang David sendiri akan fokus mengurus istrinya.

*****

Di sebuah Mall, terlihat seorang perempuan dan laki-laki sedang sibuk memilih pakaian. Yah, dia Dina dengan kekasih barunya.

"Sayang, bagus yang ini atau yang ini? Aku bingung nih." Ucap Dina.

"Kedua bagus jika kamu pakai sayang. Pilih aja dua-duanya." Jawab Tofan.

"Yakin nih dua-duanya gak papa?"

"Iya, asal nanti kamu berikan servis terbaik kamu, aku akan memberikan apapun yang kamu mau. Kalau hanya kedua pakaian ini sih, hal kecil buatku." Jawab Tofan.

Dina pun tersenyum senang.

"Tenang aja sayang, setelah ini aku akan memberikan servis terbaikku untukmu. Aku jamin kamu akan merasa puas, dan nanti kamu akan memintanya lagi dan lagi. Apalagi lingerie ini begitu menggoda warnanya." Bisik Dina dengan PDnya.

Tofan pun mengulas senyum. Sebenarnya Tofan memiliki rahasia besar yang tak diketahui Dina.

"Aku tahu sayang. Karena itulah aku hanya menginginkanmu bukan wanita lain." Balas Tofan dengan berbisik di telinga Dina.

"Ih, sayang, geli. Pengen cepat-cepat mendes4h deh." Jawab Dina yang sudah tak tahu malu itu.

"Nanti, sayang. Kamu puas-puaskan mendesah. Sekarang ayo bayar pakaian kamu ini."

"Baiklah." Jawab Dina dengan mengangguk.

Mereka berdua pun membayar lingerie tersebut ke kasir.

Setelah apa yang diinginkan sudah didapat. Mereka langsung meninggalkan Mall dan menuju ke sebuah Hotel.

Tofan memesan kamar dan mereka langsung tancap gas ke kamar yang sudah mereka pesan.

Sampainya di kamar. Tofan langsung menggendong Dina. Dina yang diperlakukan seperti itu merasa senang. Tofan membawa Dina mendekati ranjang dan menurunkannya.

"Sayang, cobalah lingerie yang kamu beli tadi. Aku tak sabar ingin melihatmu mengenakannya." Ucap Tofan.

"Hm, sepertinya ada yang sudah tak sabar nih. Oke sayang, sebentar ya. Aku ganti dulu." Jawab Dina.

"Pakailah yang warna merah sayang."

Dina mengangguk dan mengambil lingerie yang dia beli tadi. Gegas dia menuju toilet untuk berganti.

Aneh ya, orang mau ehem aja gantinya pakai ke toilet segala? Emang bisa dibilang surprise kah? Ah entahlah.

Lima menit kemudian Dina keluar sudah dengan mengenakan lingerie merah. Dina mendekati Tofan yang sedang membelakangi dirinya.

"Sayang" Panggil Dina.

Tofan pun berbalik badan dan melihat Dina.

"Wow, sayang, kamu begitu S3XY." Ucap Tofan.

Tofan pun mendekati Dina. Tofan memutari Dina dan posisinya berada di belakang Dina. Tofan menyibakkan rambut Dina dan menc1um leher Dina. Dina merasa bulu kudunya merinding. Hawa panas mulai menjalari tubuhnya.

"Emh,"

Suara yang di hasilkan Dina membuat Tofan mengulas senyumnya.

Tofan memeluk Dina dari belakang. Tangannya meraba perut menuju ke atas dan berhenti di bukit kembar Dina. Tofan meraba-rabanya dan dengan gemas dia mer3masnya.

"Ahhh"

Mendengar suara Dina yang begitu sexy, Tofan menjadi tak bisa menahan hasr4tnya. Dia m3ncumbu leher Dina dan tangannya tak tinggal diam berusaha memilin put1ng hingga mer3mas-rem4snya lagi.

"Mari kita saling m3mu4skan sayang." Bisik Tofan di telinga Dina.

Dina membalikkan badannya dan mengalungkan tangannya di leher Tofan.

"Ayo sayang, aku sudah tak tahan." Jawab Dina.

Dengan buasnya Tofan meraup bi bir Dina. Dina pun tak tinggal diam, dia pun membalas Tofan dengan sama-sama buasnya. Mereka saling bertukar saliva.

Satu persatu Tofan membuka pakaiannya. Tofan menggiring Dina menuju ke ranjang. B0kong Dina telah menyentuh kasur. Dengan cekatan Dina membalik posisi dan mendorong Tofan ke kasur empuk itu. Tofan pun terbaring di sana. Dina yang sudah tak dapat menahan gejolak langsung naik menaiki tubuh Tofan.

"Sayang, aku sudah tak tahan." Ucap Dina.

Dina langsung m3ncumbu1 Tofan. Dirasa Tofan sudah benar-benar terangs4ng Dina melepas lingerie nya. Pemandangan indah pun terekspos.

"Sayang, apa kamu mau ini?" Tanya Dina dengan merem4s buah dad4nya.

Tofan mengangguk.

"Sshh, ahh, sayang, 3mut dong." Ucap Dina dengan Tofan yang masih bermain di bukit kemb4rnya.

Tofan melihat ekspresi Dina yang begitu menggoda apalagi dengan apa yang dilakukan Dina seketika merubah posisi membanting tubuh Dina dan sekarang Tofan lah yang menindih Dina.

Dan yah, mereka pun berakhir berperang dan panen keringat segede jagung.

1
Desy Ratnasari
karya yg bagus gk bnyk typo cerita simple GK muter-muter mudah di simak
AgviRa: Terima kasih, kak. Jangan lupa baca novel saya yang lain ya. 😊🙏
AgviRa: Terima kasih, kak. Jangan lupa baca novel saya yang lain ya. 😊🙏
total 2 replies
Suparmin N
Luar biasa
AgviRa: Terima kasih.😊🙏
total 1 replies
niktut ugis
ih si ayu kenapa dia tepok tangannya bukan pas mereka masih main kan jd seru tuch paniknya
AgviRa: Wah, nanti ganggu dong, Kak.😅
total 1 replies
Desmeri epy Epy
lanjut thor
Desmeri epy Epy
lanjut
AgviRa: Ok Kakak
total 1 replies
Ma Em
Doni punya istri si Dina kelakuannya sama orang tua tdk ada sopan2nya sama mertua berani Dina lawan dasar menantu kurang ajar .
Ma Em: Bagusnya si Dina smack down aja 🤭😄
AgviRa: Iya, Kak. bagusnya diapakan itu, Kak?
total 2 replies
Yuni Ngsih
Thooooor kok dipotong update dulu kamu mah ska lama nyambungnya ....yaccccch sedih deh ....teruskan Thor😠😠😠👍👍👍💪💪💪
AgviRa: Hehe, sebenarnya ceritanya sebentar lagi akan tamat. Sabar ya, Kak. 🙏
total 1 replies
Yuni Ngsih
selamat ayu & David smg SaMaWa....🤲🤲🤲🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Yuni Ngsih
huuuuuh dasar perempuan gatel hati " tu ulat keketnya sangat berani ,cepet tinggalkan Rumah ,langsung pindah ke Rumah David azah biar tidak di ganggu ....😡😡😡💪💪💪
Yuni Ngsih
Thooooor baru nongol bikin aku marah ,greget& kezel Thor tentang ceritra ini 😠😠😠
AgviRa: Waduh! Kenapa, Kak? Apa salah saya?😭😭
total 1 replies
Galuh Setya
Luar biasa
AgviRa: Terima kasih, Kak. Semoga suka ya.🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!