NovelToon NovelToon
PENGKHIANATAN!

PENGKHIANATAN!

Status: tamat
Genre:Selingkuh
Popularitas:11.3M
Nilai: 4.6
Nama Author: Hnislstiwti.

"Apa kurang dari ku, Mas? Kamu dengan tega nya berselingkuh dengan Winda" teriak Mora dengan penuh air mata.

"Kau tidak kurang apapun, sayang" lirih Aron dengan menatap manik mata Mora dengan sendu.

"Kau yang membawa ku kemari , kau yang berjanji akan memberi ku banyak kebahagian, tapi apa Mas? Kau mengkhianati ku dengan teman ku sendiri" tegas Mora.

"Pergilah dan ceraikan aku secepat nya" ucap Mora dengan penuh ketegasan.

DEG.

Aron langsung saja menatap Mora dengan tidak percaya. Wanita yang sangat di cintai nya kini tersakiti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Satu persatu undangan pun hadir ke Ballroom Hotel tersebut.

Mereka dari kalangan bisnis Tuan Darma, Nyonya Hesti dan jugan Wildan.

Mora hanya mengundang beberapa Dokter yang pernah turut membantu dalam penyembuhan nya dulu.

Mereka semua berdecak kagum melihat dekorasi yang ada disana, bahkan mereka tercengang bahwa ini adalah pesta pernikahan bukan pesta pertunangan.

"Hari, dimana Wildan?" tanya Tuan Darm yang sudah siap dengan setelan jas nya.

"Itu dia sedang berjalan ke arah sini" jawab Hari dengan menunjuk ke arah Wildan yang sedang berjalan dengan gagah nya.

Lalu mereka langsung duduk di tempat yang sudah tersedia, bahkan penghulu pun sudah ada disana.

"Bisa kita mulai?" tanya penghulu tersebut.

"Bisa, Pak" jawab Wildan dan Tuan Darma.

Lalu mereka pun memulai acara ijab qobul nya dengan khidmat dan penuh kebahagia.

Wildan menjabat Tuan Darma untuk melakukan ijab qobul.

Hingga pada akhir nya, hari itu juga kata sah terdengar dari semua orang yang ada disana.

'Sah'

"Alhamdulilah" ucap penghulu dengan tersenyum bahagia.

Prang.

Terdengar suara keributan di belakang, Hari dan Frans langsung saja kesana untuk mencari tahu.

Sedangkan Roy, ia tetap berada di depan bersama dengan Tuan Darma dan Wildan.

Mereka mengabaikan keributan tersebut dan menjadi hening kembali saat melihat Mora yang datang bersama dengan Ibu dan Mama nya.

"Cantik" gumam Wildan tersenyum lebar saat melihat Mora yang datang ke sana.

Mora lalu di dudukan di samping Wildan, setelah itu ia menandatangani beberapa berkas dari penghulu.

"Ya Tuhan, cantik sekali"

"Serasi sekali mereka ini"

Masih banyak lagi ucapan dan bisik-bisik yang terdengar disana, bahkan Mora selalu saja menundukan wajah nya karena tersenyum malu.

Lalu Wildan dan Mora berjalan ke arah pelaminan yang sudah tersedia disana.

"Hati-hati" ucap Wildan dengan memegang tangan Mora saat Mora akan tergilincir akibat gaunnya yang sangat berat.

"Terimakasih, Mas" balas Mora lembut.

Wildan dengan lembut menggandeng Mora untuk duduk di kursi yang ada disana.

Dari arah belakang, Aron melihat semua nya dengan tatapan penuh emosi dan juga geram.

Ia bahkan mengepalkan tangannya saat lagi dan lagi Wildan merangkul tubuh indah Mora.

"Sialan, aku kira mereka hanya akan bertunangan tetapi nyata nya malah menikah" ucap Aron dengan emosi.

"Aku akan merebut nya kembali" gumam Aron dengan yakin.

Sedangkan Winda, ia menatap Aron dengan nanar. Benar dugaannya selama ini bahwa Suami nya masih sangat mencintai Mora.

Ting.

Ponsel Winda berbunyi tanda ada pesan chat masuk, lalu Winda langsung saja membuka nya karena takut Putri nya kenapa-napa.

Tetapi setelah ia melihat nya, ia seketika menjadi emosi dan sangat geram dengan kelakuan Suami nya.

"Ayo pulang" ucap Winda dengan penuh amarah.

Aron langsung mengernyitkan dahi nya, ia tidak mau pulang dulu karena ia belum puas menatap wajah indah nan cantik Mora.

"Apa sih, baru juga sampai" kesal Aron dengan menghempaskan tangan Winda.

"Mau pulang atau aku akan buat kekacauan disini" ancam Winda.

"Ayo" ucap Aron dengan kasar menyeret tangan Winda agar pergi dari sana.

Pertengkaran tersebut tak luput dari penglihatan Hari dan Roy.

Mereka tersenyum kecil melihat Aron dan Winda berantem.

"Itu baru saja permulaan dari Tuan dan Nona muda" gumam Roy dengan tersenyum mengerikan.

*

Sedangkan di atas pelaminan, Mora dan Wildan sedang sibuk menerima ucapan dari para tamu.

Bahkan Mora wajah nya sangat pucat, karena kelelahan.

"Lelah?" tanya Wildan lembut.

"Hemmm, aku ingin duduk dulu" pinta Mora dengan menghela nafas kasar.

"Duduklah, biar aku ambilkan air minum dulu" ucap Wildan dengan membantu Mora duduk.

"Terimakasih, Mas" balas Mora lembut.

Wildan menganggukan kepala dan mengusap lembut kepala Mora.

Wildan lalu beranjak dari atas pelaminan, ia menghampiri stand makanan dan minuman.

"Nak, kembalilah ke atas. Ini biar Ibu saja yang membawa nya" ucap Ibu panti mengambil nampan yang ada di tangan Wildan.

"Tidak usah Bu, Ibu ajak anak-anak makan saja ya" tolak Wildan halus.

Lalu Wildan pergi dari sana sebelum Ibu panti meminta nya kembali.

"Ayo makan dulu, kamu pasti belum makan kan sejak tadi" ucap Wildan mulai menyuapi Mora.

"Biar aku saja, Mas" balas Mora dengan menunduk malu.

Wildan memberikan piring tersebut tanpa mendebat nya, lalu ia membiarkan Mora makan terlebih dulu.

Wildan mengulum senyum saat melihat Mora yang nampak malu-malu saat makan.

***

Sedangkan di kediaman Aron, terjadi perdebatan yang cukup besar antara Aron dan Winda.

"Mas, kamu ini kenapa masih terus saja mengharapkan Mora yang jelas-jelas sudah menikah dengan pria lain" teriak Winda dengan penuh emosi.

"Tapi itu tidak akan lama, aku akan kembali merebut nya" bentak Aron dengan kesal.

"Semua nya gara-gara kamu, jika kamu tidak menggoda ku pasti aku dan Mora baik-baik saja" teriak Aron

"Oh jadi ini semua salah ku, kau sendiri bahkan menikmati semua nya bahkan kita mendapatkan Cinta di tengah-tengah kita" balas Winda dengan lantang.

"Dengarkan ini Mas, sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskan mu apalagi merelakan mu bersama dengan wanita mur*han itu" bentak Winda kembali.

Dengan kasar Winda membantingkan pas yang ada di dekat nya. Lalu ia naik ke lantai dua dan masuk ke dalam kamar nya yang ada Putri nya, Cinta.

"Aaarrggghhhh" teriak Aron dengan frustasi.

Aron duduk dengan kasar di atas sofa yang ada di ruang tamu, ia memejamkan mata nya sebentar agar emosi nya cepat reda.

Lalu Aron mengambil ponsel nya, dan ia menelpon Dava sang Asisten.

"Halo Tuan" ucap Dava

"Cari tahu tentang Winda 2 tahun ke belakang dan sekarang" perintah Aron dengan tegas.

Tanpa mendengarkan balasan dari Dava, Aron langsung menutup panggilannya dan memasukan kembali ponsel nya ke saku.

Aron lalu bangkit dari duduk nya, ia lalu berjalan ke arah ruang kerja nya.

Berkali-kali Aron menghela nafas agar semua nya stabil kembali.

"Winda benar-benar gila" gumam Aron dengan menahan emosi.

Sedangkan di kamar, Winda langsung saja memeluk Cinta dengan hangat.

Ia bahkan sampai menangis karena ketakutan kalau Aron benar-benar pergi dari sisi nya.

"Aku tidak akan membiarkan itu terjadi, lihat saja aku akan bu*uh kau Mora" gumam Winda dengan kilatan amarah.

"Aku akan pertemukan mu dengan anak mu yang sudah di neraka itu" gumam nya lagi dengan tersenyum smirk.

Winda lalu memejamkan mata untuk meredakan emosi nya, ia tidur dengan memeluk tubuh Putri nya yang sedang terlelap juga.

.

.

1
Ummu Umar
nyimak
Rafinsa
Luar biasa
Yati Syahira
terbalaskan mora
Yati Syahira
lakor diselingkuhin good semangat aron selingkuhnya
Yati Syahira
iblis yg ke nerwka jalng ama anaknya dulu bukan mora semoga setrws dan bangkrut aron
Yati Syahira
aron lgi halu mau rujuk ama mora
Yati Syahira
balas 2 iblis itu
Yati Syahira
orang gila yg selingkuh dirinya nyalain mora mggak sabar jalang dan aron itu anxur
Royhan
Luar biasa
Julia Juliawati
dasar bego kau yg selingkuh oon
Julia Juliawati
dasar g pny otak anaknya yg dr mora meninggal dia g sedih
Julia Juliawati
dasar kadal buntung. spa jg yg mau trs bersama pengkhianatan busuk
Julia Juliawati
harusnya si ulet busuk pun kehilangan baby mya
Julia Juliawati
buat pasangan pengkhianatan miskin biar tau rasa mrk
Awanda Sari
suami durjana istri lagi hamil e selingkuh
Ruzita Ismail
Luar biasa
Sinta Derefa
penghianatan yg benar2 kejam..
semoga Mora sudah mentiap kan mental baja ya Thor.
Sinta Derefa
keren cerita nya singkat dan padat,nggak bertele2 lansung aja pertemuan anak dan orang tua kandung,
Sinta Derefa
emm Mora,di khianati suami di pertemukan dgn orang tua kandung.
Sinta Derefa
kayak nya Mora sudah merasakan firasat bahwa dia telah d khianati.
karna biasa nya insting seorang istri itu kuat..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!