Lin Yexue adalah pembunuh terbaik dari zaman modern, karena di khianati oleh wakil pimpinan organisasi dia tewas dan bereinkarnasi ke tubuh seorang gadis yang dipaksa menyamar menjadi pria . Akibatnya dia terkenal sebagai Tuan Muda ke Enam yang Gay karena kegemarannya mengejar pria-pria tampan.
Sayang sekali pria yang dikejarnya malah memukulinya hingga tewas. Ia meminta Lin Yexue dari zaman modern menggantikannya membalas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widisiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.18
Setelah kelas selesai Lin Yexue dan Pang Xiaofu kembali ke asrama. Karena perutnya terasa lapar , Lin Yexue segera pergi kedapur untuk memasak. Sambil memasak Lin Yexue menggerutu dalam hati, jika tiap hari waktunya banyak dihabiskan untuk memasak kapan dia akan berkultivasi.
" Jangan khawatir, kau bisa berkultivasi sambil makan ." Kata Xuan Tong mendengar isi hatinya.
" Hah. Berkultivasi sambil makan ? Apa maksudmu? Bagaimana caranya ?" Tanya Lin Yexue heran.
" Makanlah sesuatu yang mengandung energi spiritual. Ada yang namanya tumbuhan spiritual. Meski tumbuhan tidak bisa berkultivasi , tumbuhan bisa menyerap energi spiritual disekitar mereka dan menyimpannya didalam batang, daun dan akar mereka." Jelas Xuan Tong.
Mendengar penjelasan Xuan Tong mengingatkan Lin Yexue pada proses Fotosintesis dimana tumbuhan menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi oksigen.
" Benarkah? Kenapa tidak ada orang yang menerapkannya ? Atau hanya aku yang tidak pernah mendengar?" tanya Lin Yexue ragu.
" Itu karena energi spiritual disini terlalu kecil jadi tumbuhan disini hanya tumbuhan biasa karena tidak bisa menyerapnya. Jadi memakan tumbuhan disini tidak ada gunanya." Ujar Xuan Tong meremehkan.
" Lalu apa gunanya kau memberitahuku ?!" Lin Yexue berteriak kesal .
" Kau bodoh sekali, meski didunia ini tidak ada tumbuhan spiritual tapi di dalam mutiara jiwa banyak tumbuhan spiritual." Xuan Tong sedikit kesal diteriaki Lin Yexue.
" APA ?! " mendengar kata-kata Xuan Tong , Lin Yexue bergegas kembali kekamarnya mengunci diri dan masuk ke mutiara jiwa.
" Xuan Tong , apa maksudmu tadi ?" tanya Lin Yexue dengan bersemangat.
" Rasakan energi spiritual disini." Xuan Tong berkata sambil melayang di udara perlahan.
Lin Yexue memejamkan matanya dan merasakannya. Ia membuka matanya dan berseru gembira " Begitu kaya energi spiritual."
" Hmmmm.." Xuan Tong mendengus puas.
" Jadi tumbuhan disini semua adalah tumbuhan spiritual? ".Tanya Lin Yexue takjub.
" Tentu saja, ayo ikutlah denganku ." Ujar Xuan Tong sambil melayang pergi.
Lin Yexue mengikuti Xuan Tong ke area lain , begitu sampai Lin Yexue melihat hamparan ladang sayuran yang tumbuh subur dan beberapa ayam dan bebek.
Lin Yexue terkejut melihat ada ayam dan bebek di dalam alam Mutiara Jiwa.
" Wah bagaimana ayam dan bebek ini bisa ada disini? "
" Mereka hanya binatang tingkat rendah yang tak pernah bisa jadi binatang spiritual. Mereka terus berkembang biak, agar tak membuat alam ini penuh aku harus membersihkan mereka secara berkala." Ujar Xuan Tong.
" Didunia luar aku tidak pernah melihatnya, kenapa disini bisa ada ?" Lin Yexue makin heran.
" Aku juga tidak tahu entah darimana pemilik sebelumnya membawanya. Meski mereka tidak bisa menjadi binatang spiritual tapi tubuh mereka tetap mengandung energi spiritual karena sudah lama tinggal disini." Xuan Tong menjelaskan.
Lin Yexue juga melihat bumbu-bumbu masakan yang familiar baginyam Ada Cabe, Lada dan Jintan " Pemilik sebelumnya tidak pergi merampok ke Bumi kan ?"
" Entahlah,.pokoknya dia sangat rakus. Jika kau menginginkan sesuatu cukup pikirkan dalam hati dan akan langsung muncul ." selesai mengatakan itu Xuan Tong langsung.menghilang .
Lin Yexue merasakan kesedihan dari nada suara Xuan Tong sebelum menghilang. Sepertinya dia sedih mengingat kenangan bersama tuannya dulu.
Lin Yexue memperhatikan bahan-bahan bumbu yang tersedia dengan senyum puas. Kelak ia bisa membuat berbagai makanan lezat dan juga berkultivasi. Setelah puas melihat-lihat, Lin Yexue segera keluar dari Mutiara Jiwa.
Tepat saat dia keluar terdengar ketukan keras di pintu yang terdengar tergesa - gesa.
" Yexue , apa kau ada didalam? " Terdengar suara Pang Xiaofu dari luar. Setelah seharian bersama saat disekolah, Pang Xiaofu yang sudah mulai merasa akrab dengan Lin Yexue mulai memanggilnya dengan akrab.
Lin Yexue segera membukakan pintu dan melihat sosok Pang Xiaofu di depan pintu kamarnya.
" Ada apa ? " tanyanya heran.
" Ternyata kau ada didalam, cepat cari kakakmu." ujar Pang Xiaofu dengan nada cemas.
" Ada apa?.Kenapa aku harus mencari kakakku? " Lin Yexue tak mengerti.
" Itu... Tadi.. saat aku dari perpustakaan aku mendengar Situ Qingya ingin menantangmu." ujar Pang Xiaofu dengan terengah-engah.
" Menantangku? " Lin Yexue mengerutkan keningnya.
"Ya, dia tidak terima sampah sepertimu ada dikelas A, jadi dia ingin menantangmu san mengalahkanmu untuk mengusirmu."
" Baiklah, terima kasih sudah memberitahuku." Ujar Lin Yexue tenang.
" Cepat cari kakakmu, jangan sampai hal buruk terjadi." ujar Pang Xiaofu cemas.
" Aku tidak perlu meminta bantuan kakakku, aku bisa mengatasinya sendiri. " Lin Yexue tetap diam tak bergeming.
Melihat Lin Yexue begitu acuh tak acuh , Pang Xiaofu makin cemas. " Yexue jangan meremehkan Situ Qingya, keluarganya adalah keluarga terbesar di kerajaan Huanglong. Bahkan kakekmu masih akan sulit melawannya. Dengan keluarga Situ dibelakangnya , Situ Qingya pasti akan berani menantangmu."
" Apakah dia sangat kuat ?" tanya Lin Yexue
" Dia baru berusia lima belas tahun tapi dia sudah berhasil menjadi Pelayan roh tingkat lima."
" Apa sangat kuat?" Lin Yexue masih belum mengerti gambaran kekuatan kultivasi meski sudah membaca tingkatan kultivasi di buku.
" Itu cukup kuat untuk orang seusiamu. Karena itu cepatlah pergi cari kakakmu untuk memintanya melindungimu." desak Pang Xiaofu lagi.
" Meski hari ini aku bisa menghindarinya , tapi lain kali dia pasti masih akan mencari masalah denganku. Oya bukannya berkelahi dilarang di Akademi ? "
" Boleh asalkan berkelahi di Arena tantangan. Banyak murid di Akademi yang menyelesaikan dendam pribadi mereka di Arena tantangan."
" Oh...."
" Jika sudah di arena tantangan tak seorangpun bisa membantumu lagi. Jadi sebelum itu cepat cari kakakmu atau ayo cepat bersembunyi selagi bisa." Pang Xiaofu mengingatkan lagi.
" Bersembunyi? Kata bersembunyi tidak ada dalam kamusku." Lin Yexue berkata acuh tak acuh sambil melipat kedua tangannya.
" Tapi Yexue...."
Luo Wenyan keluar dari kamarnya dan melihat mereka yang berdebat.
" Ada apa ? " tanyanya
" Situ Qingyang ingin menantang Lin Yexue, aku sudah menyuruhnya pergi mencari kakaknya tapi dia tidak mau pergi. " Sahut Pang Xiaofu gelisah.
" Situ Qingyan selalu membuat masalah lagi." Luo Wenyan terdengar tidak menyukai Situ Qingyan.
" Xiaofu terima kasih sudah mengingatkanku, tapi sekarang sudah terlambat." Lin Yexue menunjuk ke arah gerbang asrama mereka.
Pang Xiaofu menoleh dan melihat Situ Qingyan dan beberapa teman sekelasnya sudah datang.
" Lin Yexue , tadi aku lihat Pang Xiaofu bergegas pulang untuk memperingatkanmu, aku kira kau sudah lari ketakutan dan bersembunyi. Tidak kusangka kau masih disini .. berani sekali." Situ Qingyan langsung memprovokasi Lin Yexue saat melihatnya
" Kenapa aku harus melarikan diri hanya karena orang sepertimu? " Cibir Lin Yexue sinis.
" Kau!!. Beraninya kau !!." Situ Qingyan selalu dimanja dan dipuja-puja oleh orang disekitarnya. Belum pernah ada yang berani meremehkannya, ia tidak percaya sekarang sampah seperti Lin Yexue berani meremehkannya. Amarahnya memuncak.
" Aku tidak akan membuang-buang energiku. Lin Yexue aku menantangmu !!. Jika kau kalah kau harus angkat kaki dan keluar dari akademi ! Jangan pernah menginjakkan kakimu disini lagi." Teriak Situ Qingyan dengan arogan.
" Itu kalau aku kalah , bagaimana jika aku menang ? " tanya Lin Yexue santai sambil menunduk melihat kukunya .
Saat itu Ye Canghai keluar dari kamarnya, ia melirik sebentar lalu pergi dengan acuh tak acuh.
Jiang Yuchen juga keluar dari kamarnya , ia melihat ke arah Situ Qingyan sambil mengerutkan kening..".Jangan membuat keributan disini..Pergi dan berdebat diluar!!. Siapapun yang membuat keributan dan menggangguku belajar Keluar !.
Lin Yexue memperhatikan Ye Canghai yang menjauh dan mendengar kata-kata keras Jiang Yuchen merasa mereka berdua cukup mirip.