NovelToon NovelToon
Lupa Bahwa Kau Milikku

Lupa Bahwa Kau Milikku

Status: tamat
Genre:CEO / Perjodohan / Tamat
Popularitas:121.3k
Nilai: 5
Nama Author: Wahyuni Shalina

Menikah tanpa kehadiran suami bukanlah impian Sheena. Ia terpaksa menandatangani dokumen pernikahan di catatan sipil hanya didampingi oleh ibu mertuanya, sementara Mark Smith—sang suami—lebih memilih merayakan kelulusan S2-nya di Universitas of Oxford tanpa sedikit pun memberi kabar.

Tiga bulan penuh pengabaian membuat hati Sheena mendingin. Saat Mark pulang dengan aura black flag yang kaku dan dingin, Sheena dipaksa pindah ke mansion pribadi pria itu. Mark bersikap seolah Sheena hanyalah orang asing yang menumpang hidup, karena hatinya masih tertahan pada sosok gadis kecil di halte bus bertahun-tahun lalu—satu-satunya orang yang membolehkannya menangis.

Mark tidak sadar, sapu tangan yang ia simpan bagai nyawa adalah milik wanita yang kini ia abaikan di rumahnya sendiri. Saat kebenaran terungkap, apakah Sheena masih mau menunggu pria yang sudah membuang waktunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyuni Shalina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Asing

...–Dinginnya Lantai Makati–...

Seminggu di Calapan terasa seperti mimpi musim panas yang singkat. Begitu roda mobil Rolls-Royce itu menyentuh aspal Makati dan gerbang hitam mansion terbuka, kehangatan itu menguap seketika. Seolah-olah ada garis pembatas tak kasat mata yang kembali terbentang saat mereka melintasi pintu masuk.

Tahun sudah berganti. Resolusi tahun baru Mark tetap sama: membesarkan Smith Group. Sedangkan Sheena kembali terjebak dengan tumpukan jurnal medis yang lebih tebal dari sebelumnya.

Mark turun dari mobil dengan wajah yang kembali kaku, tanpa ekspresi. Ia tidak lagi memanggil Sheena "Babi Kecil". Ia kembali menjadi Tuan Smith yang tidak tersentuh.

"Rei sudah menungguku di kantor. Aku mungkin tidak akan pulang untuk makan malam," ucap Mark dingin sambil merapikan jam tangan mahalnya. Ia bahkan tidak menoleh pada Sheena yang sedang menurunkan tas ranselnya sendiri.

Sheena, yang sudah kembali memakai mode "gadis kutu buku yang sibuk", hanya mengangguk tanpa minat. "Baguslah. Aku juga harus ke perpustakaan kampus sampai malam. Jangan lupa kunci pintu kalau kau pulang duluan."

Mereka berpapasan di lobi seperti dua orang asing yang kebetulan menyewa kamar di hotel yang sama. Tidak ada lagi tarikan di piring saat sarapan, tidak ada lagi tatapan sayu di pinggir pantai. Semuanya kembali ke pengaturan pabrik: Dingin, Kaku, dan Asing.

Di Kampus Makati. Sheena duduk di pojok perpustakaan yang paling sunyi. Rambutnya yang kemarin terurai cantik di pantai, kini kembali digelung asal-asalan dengan pensil sebagai penyangganya. Ia menatap mikroskop dengan mata sleepy eyes-nya yang lelah.

"Sheena! Gimana liburanmu di Calapan? Ketemu cogan nggak?" Bisik Mika yang tiba-tiba muncul di sampingnya.

Sheena menghela napas, bayangan tubuh dan wajah tampan Mark yang bikin dia salting di pinggir pantai mendadak lewat di pikirannya. "Tidak ada. Isinya cuma pohon kelapa dan tiang listrik yang membosankan," jawab Sheena datar.

"Masa sih? Padahal gosipnya CEO Smith Group itu juga pulang ke Calapan lo. Kamu nggak lihat dia?"

"Tidak minat melihat," potong Sheena ketus.

Sementara itu, di kantor Smith Group yang super modern, Mark sedang memimpin rapat awal tahun. Di depannya ada Celine yang sedang mempresentasikan proyek kolaborasi galeri baru. Celine berdandan sangat cantik, menggunakan parfum mahal yang menyengat, berusaha menarik perhatian Mark.

Namun, fokus Mark pecah. Ia menatap pulpen di tangannya, tapi pikirannya melayang ke wajah Sheena tanpa kacamata di bawah matahari terbenam Calapan. Ia merindukan suara cempreng yang memanggilnya "Hei kau, Tiang Gapura", tapi ego besarnya membisikkan bahwa itu hanyalah perasaan sesaat karena suasana kampung halaman.

"Mark? Bagaimana menurutmu?" Tanya Celine dengan senyum manis.

Mark tersentak. Ia kembali memasang wajah datarnya. "Proyeknya cukup bagus. Atur jadwal dengan Rei untuk detailnya."

"Hanya itu? Kita tidak mau merayakannya dengan makan malam?" Pancing Celine.

"Aku sibuk," jawab Mark singkat.

Sore itu, Mark pulang ke rumah lebih awal dari biasanya. Suasana rumah sangat sepi. Ia melewati sayap kiri dan melihat lampu kamar Sheena masih padam. Gadis itu belum pulang.

Mark masuk ke ruang kerjanya, melempar jasnya ke sofa—sofa tempat Sheena sering tidur karena menunggunya pulang. Ia duduk di sana, menatap kegelapan. Ia merogoh saku jasnya, mencari sapu tangan SK4.

"Makati memang jauh lebih dingin daripada Calapan," gumam Mark pada dirinya sendiri.

Ia merasa aneh. Di Calapan, ia merasa seperti manusia. Di Makati, ia kembali menjadi mesin bisnis. Dan yang paling membuatnya frustrasi adalah, ia mulai merasa kesepian di rumahnya sendiri jika tidak mendengar suara pedas Sheena yang mengomel di dapur.

1
Edel1215
Saran thor: umur mark 34 tahunan, kalo 24 tu berasa masih mudah bgt, org umum kalo tamat kuliah itu 21 atau 22. Jd berasa bocah sm bocah
W.s • Bae: no sayang, ini sudah segala perhitungan. usia 24 itu lulusan S2. sesuai perhitungan angka usia^^😍
total 1 replies
Fajar Mulia Fitri Maharani
keren cerita nya thor😍
Witha.tarti
Telat ...untuk membaca ini...
Dara Fitriani
seru ceritanya
Inarrr Ulfah
monyat gak tuh🤣🤣🤣
destiana
keren🥰🥰
destiana
aaaaaaaaaa🤗🤗🤗 keren banget ceritanya Thor😘😘😘
W.s • Bae: makasih ya kak 😍
total 1 replies
Sri Menanti
mantap thorrrr... 🥰🥰😍keren karya mu.
W.s • Bae: makasih ya kak 😍
total 1 replies
Ira Nadira
astga nagaaaaaaaa bagus bgt thorrrr😍😍😍 aku padamu pokoknya mah😍
W.s • Bae: makasih ya kak 😍
total 1 replies
Ira Nadira
baper bgt kalo punya laki model gini nih🤭, kira2 ada g yah di dunia nyata😁
Ira Nadira
mampus lu rasain😒
Ira Nadira
tp di awal td ada kata2 kalo si mathiass tau Senna pemilik sapu tangan itu kan??
Ira Nadira
yahhh pecah perawan dah😁
Ira Nadira
duh thorrrr🤣kan gw yg salting ihhh malu ahh🤭
bagus, ceritanya ringan dan manis. gak ada konflik. tapi panjangkan lah lain kali ceritanya hahah🤣
Ira Nadira
wahhh salut sama si othorrr keren bgt penulisannya😍😍 hampir g ada typo samsek😍😍
Ira Nadira
astaga astagaaaaaaaa😍😍😍 manis bgt sih akhhh🤣🤣
Ira Nadira
dari awal bab g pernah komen karna saking serunya😍😍
W.s • Bae: makasih ya kak😍
total 1 replies
Naufal hanifah
keren /Good//Good//Good/
Sari Purnama
Hmm..saya suka saya suka saya sukaaaaaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!