NovelToon NovelToon
Kakak Ipar Ketagihan

Kakak Ipar Ketagihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Romantis / Cinta setelah menikah
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

Tiga tahun sudah Lisa menikahi kakak iparnya tanpa ikatan cinta. Berbanding terbalik dengan Galih Almarhum suaminya yang begitu tampan, humoris dan begitu perhatian. Sikap Angga justru kebalikannya. Dia lelaki yang abai, tak banyak bicara dan kaku. Lisa bak menikah dengan robot. Tak ada yang menarik dalam pernikahan kedua lisa ini. Lisa hampir gila, hingga mengajukan perceraian pada mantan kakak iparnya itu. Angga menolak, lelaki itu berubah. Akankah Lisa tetap bertahan atau kembali meminta berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

Seharian Lisa mengikuti Angga, mulai dari bertemu klien asing, mengecek langsung keadaan mall miliknya. Bayangkan saja Perusahaan Angga memiliki lebih dari lima Mall yang tersebar di beberapa kota. Angga bahkan mendatangi semua mall Itu satu persatu.

Al hasil kaki Lisa jadi tambah lemas, rasanya dia hampir tidak bisa berjalan.

Angga melakukan itu bukan tanpa sengaja, dia kesal melihat Dion memberikan makanan dan bunga untuk Lisa tepat di depan matanya. Awalnya Angga melihat Dion menjauh, namun beberapa detik kemudian, Dion berbalik, dia bahkan mengungkapkan isi hatinya di depan banyak karyawan. Angga yang kesal langsung menarik tangan Lisa menjauh.

Seharian ini dia tidak membiarkan Lisa kembali ke kantor, dia tidak ingin Lisa bertemu dengan lelaki itu.

"Mas apa kita belum bisa pulang? Jika memang mau mensurvei satu persatu, harusnya mas bilang dulu, jadi kita bisa membawa baju ganti, atau paling tidak aku bisa membawa sepatu yang lebih nyaman" protes Lisa yang sudah kelelahan mengikuti Angga.

"Kamu mengatur ku? kamu lupa siapa CEO nya di sini?"

lagi-lagi Lisa mendelik kesal, selalu saja menggunakan jabatan dan tak mau di salahkan.

"Kita makan dulu ya pak? Saya lapar"

"Baiklah"

keduanya melangkah ke arah yang berbeda, Lisa ke kiri dan Angga ke kanan.

"Mau kemana kamu? Restonya ada di lantai atas"

Lisa punya langganan mie ayam legend di sekitar Mall ini, mumpung sudah ada di sini, jadi dia tidak akan membuang kesempatan untuk mencicipinya.

"Mas kalau mau ke Resto ke resto aja, aku mau ke bawah, masakan kaki lima lebih nikmat"

"Tapi_"

Lisa menatap jam di lengannya, ini sudah bukan jam kerja lagi, jadi Angga tidak berhak mengatur dirinya, apalagi memakai alasan kalau dialah 'CEO' nya.

"Lihat sudah jam lima lebih satu menit, sudah bukan jam kerja, jadi Mas Angga bisa makan sendiri"

Lisa langsung berjalan meninggalkan Angga, Angga bingung jadinya.

Dia ingin makan di atas,tapi dia tidak mau sendirian, apalagi Angga masih was-was takut kalau Dion sampai datang ke sini dan mengikuti Lisa. Jadi mau tak mau Angga mengikuti Lisa keluar dari area Mall.

"Mau kemana dia?" Gerutu Angga saat dia mulai melewati jalan yang agak rusak, tempat yang menurutnya kumuh sekali.

"Mana ada makanan di tempat kotor seperti ini?" Batin Angga.

Lisa tahu Angga mengikutinya, dia tersenyum geli melihat Angga yang berjalan begitu pelan. Tadi memang habis hujan, maklum jalan agak tergenang air.

Lisa yang usil sengaja mempercepat langkahnya.

"Lisa tunggu!"

Lisa hanya senyum-senyum sendiri, sambil terus berjalan cepat. Angga terpaksa ikut berjalan cepat dia tidak ingin kehilangan jejak Lisa, celananya sampai kotor terkena cipratan air yang dia injak.

"Sial!"

Angga akhirnya pasrah saja saat sepatu dan celananya basah. Dia tak lagi berjinjit saat berjalan. Setelah berjalan agak jauh mereka pun sampai di tempat yang di tuju.

"Tara. Kita sudah sampai" Ucap Lisa begitu senang.Warung Mie ayam itu begitu ramai pengunjung, bahkan Angga tidak yakin bisa dapat tempat duduk atau tidak.

Jadi dia menarik tangan Lisa, merayu wanita itu agar mau makan di tempat lain.

"Kursinya sudah full, kita tidak bisa duduk. Lebih baik cari tempat lain saja"

"Mas Angga tenang saja, kita bisa duduk di bawah, ada tikarnya kog"

"Apa! Di bawah?"

"Mas Angga di sini dulu, aku pesan mie ayamnya dulu, Mas Angga mau pakai ceker nggak? Atau mau nambah bakso?"

"Terserah kamu saja"

Jawab Angga asal, melihat kondisi si sekelilingnya saja Angga tak yakin bisa makan di tempat seperti ini.

Lisa meminta tikar dari penjual mie, dia menggelar tikar itu di tepi jalan. Angga menatap ragu, dia tidak yakin bisa duduk di tikar itu.

"Aku tidak bisa duduk di sini" Ujar Angga yang ingin pergi saja dari tempat itu.

"E e e mau kemana? Mie nya sudah di pesan Mas"

"Kamu tidak lihat ini di tepi jalan? Ini pasti kotor, bagaimana kalau ada debu yang masuk ke mie nya?"

"kalau begitu Mas Angga duduk di sebelah sana saja, aku yang dekat jalan"

Lisa menarik tangan Angga agar Angga segera duduk, Angga mengambil sapu tangannya dan mengelap tikar itu sebelum duduk di sana.

"Padahal aku kemarin sudah membooking restoran mewah, kenapa jadi makan di pinggir jalan seperti ini?" gerutu Angga dengan nada yang begitu pelan.

Namun Lisa masih bisa mendengar itu.

"Jadi Mas Angga booking resto itu buat kita? Bukan untuk Bu Gina?" Tanya Lisa memastikan. Dia kemarin marah besar karena dia mengira Angga enak-enakan makan di restoran mewah,sedangkan dia di suruh menunggu lama di depan kantor. Itu sama sekali tidak adil bukan?

Tapi Lisa tidak menyangka jika restoran yang di booking suaminya ternyata untuk dirinya.

"Memang untuk siapa lagi? Istri ku cuma kamu"

Lagi-lagi hati Lisa menghangat, dia merasakan Angga mulai berubah. Apa dia harus membatalkan perpisahan itu? Tapi dia tidak mau gegabah, dia akan melihat seberapa besar Angga ingin mempertahankan hubungan ini. Jujur saja, tadi saat Dion menyatakan cinta padanya,Lisa sempat bingung ingin menjawab apa, dia tidak tega menolak Dion di depan banyak orang, dia juga tidak bisa menerima Dion saat dia masih jadi istri orang, meski pernikahan mereka tidak pernah di akui. Tapi melihat Angga yang langsung membawanya pergi, Lisa sedikit lega bisa menghindar dari situasi itu.

Apalagi Angga juga rela mengikutinya ke tempat yang tidak Angga sukai, itu sudah sangat membuat hati Lisa tersentuh.

"Kenapa menatap ku seperti itu? Lihatlah mie ayam kesukaan kamu sudah datang, cepat di makan"

"A.. baiklah"

Lisa mengaduk mienya pelan,dia memakan mie itu dengan begitu nikmat. Namun Angga nampak ragu, ini pertama kali dalam hidupnya makan mie di jalanan seperti ini.

"Mas juga makan"

Angga mengagguk dan mulai memakan Mie itu, awalnya dia agak takut, namun saat mie itu masuk lidah, mata Angga langsung berbinar, ternyata makanan pinggir jalan tak mengerikan seperti yang dia bayangkan.

"Gimana? Enak kan?"

Angga mengagguk cepat, dia kini nampak begitu menikmati hidangan itu.

Lisa tersenyum melihat betapa lahapnya Angga, mulutnya sampai belepotan karena begitu menikmatinya mie ayamnya.

Lisa mengambilkan tisu dan secara refleks mengelap mulut Angga.

Angga terkejut, matanya menatap ke arah Lisa yang juga tengah menatapnya. Keduanya terpaku untuk beberapa saat.

Hingga Mie ayam kedua pesanan mereka datang. Lisa segera menurunkan tangannya dengan canggung. Angga juga sama canggungnya.

Tak jauh dari tempat mereka makan, Bu Nada terkikik geli melihat tingkah anak dan menantunya.

"Mereka malu-malu kucing seperti anak remaja saja, padahal kalau di ranjang ganas seperti harimau" gumam Bu Nada yang diam-diam mengikuti mereka.

"Iya Bu, tapi mereka kelihatan menggemaskan" Sahut Bik Sumi. Keduanya nampak seperti detektif emak-emak yang memakai baju serba hitam.

1
D_wiwied
jangan terlalu lama bikin Lisa trs salah paham thor, bikin dia akhirnya tau kesungguhan dan besarnya cinta Angga ke dia selama ini
Ibah Ibah: Siap 💪
Setelah ini akan ada badai sebelum datang pelangi.
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
iya Thor gpp
gws ya🙏
Ibah Ibah: iya makasih
total 1 replies
Ibah Ibah
Maaf Hari ini Up sedikit, Author masuk RS
mungkin besok tidak up dulu 🙏🙏
D_wiwied: gws kk 🙏 cepat sembuh ya
total 1 replies
🔵❀ ⃟⃟ˢᵏ『⃟𝐉𝕱𝖊𝖗𝖔𝖟𝖎𝐀⃝🥀➢
cepat sembuh ya thor🙏
Ibah Ibah: Terima Kasih Amin 🥰
total 1 replies
Soraya
knp lisa gak jujur aja sama orang tua nya Angga minta cerai
Soraya
mampir thor
Ibah Ibah: Terima kasih kakak
total 1 replies
Piyah
dialognya kurang ku baca koran
dayu emonk
Luar biasa
Ibah Ibah
Ceritanya ringan, kisah cinta nya bikin penasaran
Ibah Ibah
biar pada penasaran 🤭🤭
Ayusha
cerita nya bagus kak, tapi kok judulnya bikin su'udzon 🤭
Ibah Ibah: 🤭🤭🤭 ceritanya masih aman kak 😄😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!