NovelToon NovelToon
ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

ANAK YANG DIABAIKAN: DOKTER HEBAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Dokter Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:858.5k
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.

Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.

Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.

Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Malam ini Bianca sedang termenung sendirian di dalam kamarnya. Pikirannya tiba-tiba terusik dengan informasi dari Asisten Fara, tentang para gangster yang telah membuat kekacauan di Barack Mal.

Ternyata para gangster itu adalah orang-orang yang sering memeras para pedagang kecil di pasar dan juga menjadi buronan polisi atas kasus penculikan anak-anak.

Bianca baru tahu ternyata Dylan adalah orang yang sudah melaporkan mereka ke polisi. Tapi mereka telah berhasil melarikan diri, karena itu mereka sengaja mengincar Dylan untuk balas dendam.

Hal tersebut membuatnya merasa dilema. Mengingat dia yang telah meminta pertanggungjawaban dari Dylan untuk membayar 500 juta atas kerugian yang didapatkan oleh Barack Mal gara-gara ulah para gangster itu.

"Ada apa denganku? Sejak kapan aku peduli pada orang lain?" gumamnya di dalam hati.

Biasanya dia selalu tegas dan tidak ragu dalam mengambil keputusan. Namun baru kali ini dia merasa dilema, harus tetap menuntut ganti rugi ataukah membatalkan tuntutannya pada tukang galon itu?

Jika mendengar tentang kasus penculikan, membuatnya teringat kembali dengan Raka. Dia tidak bisa hidup dengan tenang sebelum tahu keberadaan anak laki-laki itu. Selalu dihantui perasaan bersalah padanya.

Tok...

Tok...

Tok...

Bianca dikejutkan dengan suara ketukan pintu.

Lalu terdengar suara seorang pelayan dari luar kamar. "Permisi, Nona. Saya disuruh oleh Tuan Antonio untuk menyampaikan pesan. Tuan meminta Anda untuk menemuinya di ruang kerja."

Bianca pun menghela napas panjang. "Oke, nanti aku kesana."

Tanpa berpikir panjang, Bianca segera keluar dari kamar, lalu masuk ke dalam lift menuju lantai dasar.

Setelah berada di lantai dasar, Bianca segera menemui ayahnya di ruang kerja. Dia duduk di sofa, berhadapan dengan ayahnya.

"Untuk apa Papa memanggilku?" tanya Bianca dengan ekspresinya yang datar.

Antonio menjawab dengan tegas, "Papa ingin kamu segera menikah dengan Pram."

Bianca langsung menolak, "Aku sudah bilang sama Papa. Aku gak mau dijodohkan dengan dia."

Antonio tidak terima dengan penolakan putrinya. "Kenapa, Bianca? Pram itu adalah anak dari sahabat Papa. Papa sudah lama mengenal keluarganya. Mereka keluarga baik-baik."

Bianca menjawab dengan tegas, "Aku sudah dewasa, Pa. Aku bisa menentukan hidupku sendiri."

Antonio masih bersikukuh. "Papa sudah menua, Papa khawatir jika setelah Papa meninggal tidak ada yang melindungi kamu. Kamu membutuhkan sosok laki-laki yang selalu ada didekatmu dan melindungimu setiap waktu. Dan Papa rasa Pram adalah orang yang tepat."

Bianca menghela napas dalam-dalam. Sebenarnya dia tidak tertarik untuk menikah. Tapi dia terpaksa harus mengatakannya, "Aku bisa mencari pasangan sendiri, Pa."

Antonio nampak tidak percaya. "Jangan membohongi Papa, Bianca. Papa tahu kamu tidak pernah dekat dengan pria manapun. Sudah ada banyak pengusaha mendekatimu, tapi kamu selalu mengabaikan mereka."

Bianca terpaksa berbohong, yang penting ayahnya diam. "Nanti aku akan membuktikan pada Papa. Aku akan membawa calon suami pilihanku ke hadapan Papa."

Antonio merasa curiga jika putrinya itu sedang berbohong, karena itu dia merasa tertantang. "Kalau begitu Papa ingin kamu secepatnya memperkenalkan calon suamimu itu pada Papa. Papa berikan waktu satu minggu. Jika tidak, kamu tidak boleh menolak lagi, harus menikah dengan Pram."

Bianca terbelalak. Dia telah terjebak dengan ucapannya sendiri. Mana mungkin dia bisa mencari calon suami dalam waktu satu minggu.

1
Kᵝ⃟ᴸ𝐙⃝🦜𒈒⃟ʟʙᴄ 🍆
Aku menantikan kehancuran bobby dan pram🔥
💥💚 Sany ❤💕
Ayolah Dylan..., saling terbuka biar gak salah paham terus, jangan kalian buka baju aja yang lancar tapi gak tau perasaan satu sama lain.
Cici Risna Yulianti
ceritanya luar biasa kerennn
Rita
goodlah g kecolongan
Rita
gasssssdd
Rita
jiahhh 🤣🤣🤣🤣
Rita
heh kocak ngintip sbntr 🫣sbntrnya smpe slsai yach
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
saling terbuka dunk dylan dan nabila, biar bisa menghadapi masalah sama-sama, thor pleasee🙏
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
👍👍👍👍👍
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍😍😍😍💪💪💪💪💪
Sri Nurjannah
Niken wanita yg gak tau diri iihh😡
Sri Nurjannah
pede bngt kmu Niken🤪
Dylan udah ada Bianca yg seperti bidadari mix sumala wkwk
Sri Nurjannah
menyesal tuh Niken 😡
Sri Nurjannah
bagussss Bianca 🥰
mati kutu kau Pram🤪
Sri Nurjannah
udah di Kobul Bianca
yg jdi suami mu itu adalah Raka😍
Eva Tigan
aku rasa sudah saatnya dylan jujur terhadap Bianca
Sri Nurjannah
tukang galon jg manusia tampan pak Antonio🤪🤣
Sri Nurjannah
wkwk licik jg kmu Dylan
mengambil kesempatan dengan baik😁
Shafa 💫💫
wkwkk teruskan dyl😆
Dwi Winarni Wina: iya kakak...
total 5 replies
Sri Nurjannah
ya ampun Dylan "setelah aku pikir_pikir panjang umur itu sangat tidak enak."wkwk
enteng banget jawab nya 🤣
kmren ktanya takut mati muda.🤪🤪😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!