NovelToon NovelToon
Rindu Purnama

Rindu Purnama

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Duda / Cintapertama
Popularitas:23.8k
Nilai: 5
Nama Author: Attalla Faza

Mentari Jingga atau yang biasa di panggil MJ, merupakan anak broken home yang mempunyai tekanan besar di hidupnya. Selepas ibunya meninggal, ayahnya menikah lagi dengan ibu dari mantan kekasihnya.

Hari-harinya bertambah buruk karena harus bertemu setiap hari dengan sang mantan yang telah ia lupakan mati-matian. Hingga pada akhirnya ia menjadi rajin melepas stress dengan berjalan-jalan di taman setiap malam.

Ia cukup akrab dengan beberapa penjual ditaman, berada ditengah-tengah mereka membuatnya lupa akan permasalahan hidup. Hingga pada akhirnya ia bertemu dengan Mas Purnama, seorang pedagang jagung bakar yang baru saja mangkal di area taman.

Mas Pur berusia 5 tahun diatas MJ, tapi dia bisa menjadi teman curhat yang menyenangkan. Mereka sering menghabiskan waktu berdua sambil memandangi langit malam itu.

Hingga setelah 3 bulan bersahabat, malam itu MJ tak pernah menemukan sosok Mas Pur lagi berdiri di tempat ia biasa berjualan. Kemana Mas Pur menghilang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Attalla Faza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejutan Baru Lagi

MJ sedang merenung di taman seperti biasa, berita tentang kedatangan Wak Lilis ke kontrakan ayah baru saja ia dengar lewat grup pemuda RT. Namanya juga lingkungan perumahan subsidi, sendok jatuh juga bisa terdengar. Semua dinding seakan punya telinga, jadi MJ tidak kesulitan untuk mendapatkan informasi terkait keadaan ayah meskipun tidak tinggal serumah.

" Di sini itu bukan cluster di mana privasi jadi yang utama, Je. Semua yang kita lakukan akan jadi bahan perhatian publik, apalagi tetangga kamu tuh aktif banget dalam menyebarkan berita" ujar Mas Pur

" Itu dia Mas, kadang aku malu sendiri kalau lihat grup RT dan pemuda. Sejak ayah nikah, kehidupan kita seolah jadi bahan konsumsi publik, memang sih banyak yang belain aku karena kasihan, tapi aku jadi nggak leluasa sebab semua yang aku lakukan jadi sorotan.

Sampai sekarang aja aku belum tau siapa yang nyebarin dua video amatir itu. Makin di pikirin makin otakku mumet, Mas" cerita MJ

" Tidak semua orang akan berada di pihak mu, Je. Diantara barisan orang-orang itu, pasti ada kompor yang membuat nyala api semakin berkobar. Entah apa tujuannya, tapi dia ingin suasana semakin panas sehingga gosip itu akan selalu update dan tak pernah padam.

Terlalu banyak yang memakai emosi dalam menyelesaikan masalah ini, Je. Ada terlalu banyak orang yang ikut campur hingga masalah semakin ruwet. Aku yakin hatimu ingin tenang, ingin menyudahi masalah ini dan melanjutkan hidupmu. Tapi itu tidak bisa karena bola apinya semakin besar" ujar Mas Pur

" Iya Mas, tapi aku juga tidak bisa diam saat hak ku di rampas. Apa salah jika aku memperjuangkan hak ku? Aku tidak bisa sendirian sebab yang aku lawan itu orang dewasa"

" Kamu memang perlu menuntut hak mu, karena anak perempuan mutlak menjadi tanggung jawab ayahnya hingga menikah nanti. Tapi jangan sampai mau di tunggangi segelintir orang, tidak semua orang tulus padamu"

MJ mencebikkan bibirnya sambil menatap bulan yang tertutup awan mendung, rasanya kondisi malam ini tak jauh beda dengan perasaannya saat ini.

" Jangan sembarang cerita sama orang-orang ya Je, jangan berdebat di tempat terbuka yang bisa di akses orang kapan saja, itu adalah kelengahan yang bisa dimanfaatkan orang.

Urusanmu hanya pada ayah kandungmu saja, selagi Damar tidak menyakitimu maka cukup kamu abaikan. Anggap saja ayahmu sedang pergi merantau lama untuk cari uang. Kamu harus perhatikan kondisi mentalmu karena itu yang paling utama" ujar Mas Pur

" Terus aku harus pura-pura nggak perduli sama keluarga baru ayah?"

" Anggap saja itu cara menjaga kewarasan mentalmu. Perjalanan mu masih panjang Je, kamu harus kuat sampai akhir. Belajar untuk menahan diri untuk tidak terlalu mengumbar apa yang kamu rasa, pengkhianatan itu biasanya datang dari orang yang paling dekat dengan kita" ujar Mas Pur

" Terus aku harus pendam sendiri, gitu? Yang ada aku bisa jad gila"

Hhahahahha!

Mas Pur malah tertawa lepas hingga membuat MJ kesal sendiri.

" Ya boleh aja cerita, tapi nggak semua orang harus tau "

" Terus aku harus cerita ke siapa?"

" Temanmu di sekolah kelihatannya tulus sama kamu, dia juga nggak ada akses buat menyebarkan ke lingkungan rumah. Boleh saja kamu mengeluarkan unek-unek dalam diri karena tidak baik memendam, tapi cari tau siapa yang kamu ajak cerita. Kamu sudah hampir 18 tahun, memang masih muda tapi kami punya pikiran yang sudah harus dewasa.

Beredarnya video tentang keluargamu adalah hal yang bisa di jadikan petunjuk, ada segelintir orang yang suka jika melihat tetangganya berkonflik. Bukan karena dia dendam atau ada masalah, tapi karena memang sudah jadi hoby aja" ujar Mas Pur

" iyaa aku tau"

" Lalu bagaimana dengan kakakmu? Dia nggak jadi ke sini?"

" Dia dibawa sama Kakek, karena tidak mungkin dilimpahkan ke aku dalam perawatannya. Kalau aku sekolah, siapa yang akan mengurusi Aa di rumah. Jadi Uwak dan Kakek memutuskan untuk membawa A Rama kesana, lagipula kakek juga tinggal sendirian " jawab MJ

" Itu lebih bagus Je, kamu tidak akan sanggup kalau ditambahi merawat orang sakit. Apalagi itu bukan sakit biasa"

" Iya Mas, tapi sesekali aku rajin jenguk Aa kalau libur sekolah"

" Rumah Kakek di mana?"

" Di Kabupaten Mas, kalau dari sini sekitar 1 jam naik motor "

Gerimis tipis yang turun membuat MJ menuntaskan sesi curhat malam itu. Ia pulang berjalan kaki karena tak ada tumpangan, tak apalah karena gerimis juga belum terlalu deras.

" Jeeee! Mampir sini!" teriak Mas Eko dari warung Bu Oyoh yang sedang ramai

MJ cuma melambaikan tangan sambil memberikan kode jika langit sedang hujan,

" Aku pulang aja Mas, jaketku basah kena ujan" teriak MJ

" Oke oke!"

Teringatnya apa kata Mas Pur, ia tidak tau siapa biang kerok yang menyebarkan berbagai video aib. Jadi mulai sekarang ia tidak boleh terpancing mengeluarkan statement apapun. MJ tau semuanya baik, yang ia tidak tau adalah siapa musuh dalam selimut yang tega menyebarkan ke grup sekolah.

******

Berbulan-bulan berlalu hingga tak terasa ini adalah hari terakhir ia melakukan ujian akhir, karena untuk selanjutnya ia akan di suguhi libur panjang ala ala kelas yang mau lulusan.

MJ juga mulai melakukan berbagai tes penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri di berbagai jalur, mulai dari SNBP (jalur prestasi tanpa tes tertulis), SNBT (jalur tes berbasis komputer atau UTBK), dan Jalur Mandiri yang dikelola PTN masing-masing.

Ia mempergunakan uang ibu untuk wara wiri ke sana sini tanpa sepengetahuan siapapun. Ayah tidak akan curiga selama ia belum terdaftar di PTN manapun.

Selama 2 bulan ini, ia tak pernah mau tau berita tentang Bu Nia dan Damar. Sebab menurut cerita Joshua, Damar langsung di panggil ke ruang BK setelah video ia mencaci maki MJ tersebar. Sejak saat itu Damar menjadi orang paling penyendiri di sekolah.

" Emjeeee! Sini makan dulu!" teriak Bu Nawang yang baru saja pulang dari kampung halamannya di Jawa

MJ tersenyum lalu masuk ke rumah Bu Nawang untuk makan siang. Terlihat di meja ada banyak aneka oleh-oleh yang ia bawa dari kesini, semua sudah dipisah-pisah untuk tetangga dekat.

" Ini buat kamu ya Je, sedikit-sedikit ngerasain oleh-oleh dari Jawa" ujar Bu Nawang

" Terima kasih bu" sahut MJ seraya menyuapkan makanan ke mulutnya

" Ayahmu masih sering ke rumah nggak Je?"

MJ mengangguk lalu bangkit untuk mencuci piring bekas ia makan. Ia sudah menganggap rumah ini seperti rumahnya sendiri, jadi ia tak sungkan beberes bekas makan yang ada di wastafel.

" Setiap hari dia selalu menjenguk walau cuma sebentar. Uang mingguan juga aman, tapi aku larang dia bawa-bawa masakan istrinya lagi sebab nggak akan aku makan" jawabnya sambil cuci piring

" Ya biarlah Je, yang penting dia masih mau tanggung jawab kasih uang makan ke anaknya. Urusanmu hanya sebatas pada Pak Abdul saja, nggak usah kepo sama kehidupan yang lain sebab cuma nambahin beban aja"

MJ berhenti sebentar, ucapan Bu Nawang persis sama seperti ucapan Mas Pur. Ia semakin yakin jika Bu Nawang adalah orang yang bisa ia percaya, toh buktinya masalah yang warisan ibu pun tidak bocor kemana-mana.

Gadis itu duduk di sofa setelah menyelesaikan pekerjaannya. Bu Nawang masuk ke kamar dan kembali dengan buku warna hitam di tangannya.

" Neng, ibu cuma mau bilang kalau kemungkinan ibu akan pulang ke Madiun selamanya. Bapak dan ibuku sudah sepuh, jadi sudah sepatutnya aku merawat mereka di sana. Rumah ini tetap di isi sama Sultan dan Gevan, tapi ibu dan bapak akan tinggal di Madiun"

" Buuuuu...." MJ langsung memegangi tangan Bu Nawang karena terkejut, wajahnya merah seolah mendung tengah bergelayut di hidupnya

" Maaf ya Neng, kalau ibu nggak bisa menemanimu sampai kamu sukses dan meraih cita-cita. Tapi kondisinya sangat mendesak karena ini soal orang tua.

Saudara ibu tinggal 3, yang dua sudah sakitan dan yang satu ada di Malaysia ikut anaknya, jadi cuma ibu yang paling mungkin untuk pulang ke Madiun. Ibu juga berat meninggalkanmu, Gevan dan Sulthan, tapi ibu yakin kalian sudah cukup besar untuk di lepas.

Kalau ada apa-apa, cerita saja sama Sulthan ya. Gevan kan pulang kalau dia mau aja, maklum dia kost di Jakarta. Ingat Je, jangan cerita pada sembarang orang tentang apa yang kamu rasakan, terutama sama si Aep. Dia memang baik, tapi dia juga suka huru hara " ujar Bu Nawang

Deg!

Terjawab sudah siapa orang yang suka menggoreng konflik keluarganya, ternyata Bu Nawang sudah kasih kisi-kisi yang cukup jelas.

" Kamu masih ingat kan apa pesan ibu buat kamu? Walupun dalam kondisi darurat sekalipun, jangan pakai uang itu buat kepentingan orang lain meski untuk kakakmu sendiri.

Ibu tau dia sedang sakit parah, tapi di dalam uang itu tidak ada hak sepeserpun atas Rama. Almarhum hanya ingin kamu yang menikmatinya"

" Tapi kenapa Bu? Aa Rama kan anak ibuku juga "

Bu Nawang menghela nafas panjang, ia lalu menyerahkan buku warna hitam kepada MJ.

" Buku ini yang akan menjawab semua pertanyaan kamu, maaf jika ibu baru kasih buku harian almarhum padamu, ibu menunggu waktu yang pas sampai kamu dewasa.

Sebentar lagi kamu kuliah, jadi sudah saatnya kamu tau apa yang tertulis di buku ini. Bacalah sendirian, jangan sampai orang lain baca termasuk Rania. Ini adalah catatan hidup yang Ibumu di mana seluruh rahasia ada di dalamnya. Kalau kamu masih bingung setelah baca buku ini, kamu boleh tanyakan kepadaku. Aku di sini sampai 2 minggu ke depan, aku harap kamu kuat menghadapi masa depan setelah membacanya "

Ya Allah, kejutan apa lagi ini?

1
Evi Lusiana
mngkin damar sombong krn dluny ayahny kerjaan ny enak,kebawa saat udh hidup susah
Evi Lusiana
salut sm bu nawang org yg jujur,dan bnr² menjaga amanah dr ibuny tari
Evi Lusiana
kocak si MJ,ramah sm smua org
ɴᴏᴠɪ
ya ampun semoga Gilang bisa jadi penyelamat hidup MJ ya, karena mereka berdua kan sodara kandung
Mahraffa🥰
mending drobohkn tuh rumah drpda jadi mslh
Evi Lusiana
semoga mb nia emng org baik dn bs jd ibu smbung yg baik buat tari
rina pujiastuti
karya kak atta emang the best,,,semua idenya luar biasa,fresh dan diluar dugaan😄semua karyanya aku ikuti semua dan tidak membosankan,,,dan karya kak atta itu punya ciri khasnya sendiri💖 semangat untuk selalu berkarya kakakku🩷💓
Attalla Faza: love you bebz akuuu💖💕
total 1 replies
An_ Nas ywa
Kak aku mengikutimu dr Platform sebelah. disini bebas kan kak klo mau Upload lebih dr 1 🤭🤭🤭
An_ Nas ywa: Sejak Kaka Upload nya gk ky' dulu, Aku skrg malas daftar d ViP (platform sebelah). Aku males mau kenalan ama Author baru. ujung² nya d tengah Jalan aku tinggal 🤭
total 4 replies
Vips_momsky
semoga Gilang bisa menjaga MJ...ga heran kalau Gilang tahu, dia kan kerja di bagian pengamanan gt...
Nur Hasanah
kabur ikut bu Nawang je,, susul bu Nawang, dia udh sprti ibu'mu sndiri,,
Farida Dewi
Alhamdulillah ms Gilang tau klo MJ adeknya,,,smoga ms Gilang slalu ada dipihak mj
Attalla Faza
Sebenarnya udah lama pengen nulis cerita sedih kayak gini, tapi entah kenapa ngga bisa saya realisasikan di paltform Oren. Di sana emang di settle untuk komedi dan konflik ringan aja.
mungkin di platform ini saya bisa menulis dengan tema yang beda dari sebelah.
Jadi para reader sekalian, kalau mau cerita happy dan ringan bisa mampir di tetangga ya.😍
Fatma Wati: lah ini aku baca komen kok ada ali 🤔ta ingat ingat di karya yg lain gak ada tokoh ali nya dah perasaan
total 15 replies
ina indrawati
sudahlah....kacauuuuu ini keluarga....tak bisa ber word word akoeh.....🤦
kairiez_84
smoga mas gilang mau bantu mj ampe tintas krn dah tau sesama nasab dan bales dah tuh keluarga zalim. pergi aja mj..
Attalla Faza: sabar jan emosi bebz🤣
total 1 replies
gina altira
what?? Jadi Gilang udah tahu klo mereka adalah adik kakak satu nasab. Udah MJ mending menjauh,, klo deket bener kata Gilang lama" kmu yg dijual atas nama balas budi.
Attalla Faza: udah, kan dia agen mata-mata 🤣
total 1 replies
diah larasati
kasian pak Abdul dan MJ. pergi aja je bener kata mas gilang kamu ga aman klo masih disitu. kamu bukan bagian keluarga. takutnya kamu dijual. kanker itu pengobatan mahal.. selamat kan diri dan mental kamu je. buat pak Abdul berjuang lah sendiri. karena ada keluarga baru dan calon anak iyg bukan urusan MJ.. mas gilang ayo bantu adikmu buat pergi.. selamatkan MJ mas gilang
Esti Trianawati
Keluarga macam apa mereka...kasihan mj sm bu sintia kerja kerasnya selama ini malah dinikmati sm orang2 serakah.
ambu akoh
untuk sekarang lebih baik mj menjauh dulu buat nyelamatin mentalnya.....hiduplah dgn baik buktikan bahwa kamu mampu tanpa mereka💪💪
Attalla Faza: Iya ambu😄
total 1 replies
Mahrani Pulungan
selalu keren
Queen Woo
pasti rasanya nano2 y Je...gmn2 itu jg sodara seayah yg gk pernah d ketemukan sebelumnya...😪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!