setelah berhasil membalas dendam, Tang Yan merasakan kelegaan di hatinya yang membuat kepribadian nya berubah riang dan sedikit konyol.
perjalanan Tang Yan kali ini akan dimulai dari dunia Cyber-kultivasi.
bagaimana ceritanya..? tunggu dan nantikan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARIYANTO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kegemparan dikalangan masyarakat
Kekacauan semakin meluas dan menjadi tidak terkendali. Beberapa pesawat mencoba untuk naik ke ketinggian yang lebih tinggi untuk menghindari serangan naga dari arah bawah, namun salah satunya tidak sengaja menabrak pesawat lain yang sedang turun dengan cepat.
BOOM!
Ledakan besar menyala dengan terang, bagian sayap pesawat itu tercabik dan jatuh ke bawah seperti bintang jatuh yang menyala dengan indah. Pesawat lain yang menyaksikan kejadian itu menjadi semakin tidak tenang, mereka menembak secara membabi buta ke segala arah, beberapa peluru tidak sengaja menyambar hologram iklan besar yang ada di langit, membuatnya meledak dengan percikan warna-warni yang indah namun juga penuh dengan kekhawatiran.
Di taman bawah gedung yang indah, seorang ibu menarik anaknya lebih dekat ke dadanya sambil mengangkat wajah ke atas dengan tatapan yang penuh dengan kebingungan dan ketakutan. "Ibu... apa yang sedang mereka tempur? Bukankah Cyber-Core selalu menyatakan bahwa mereka mampu melindungi kita dari segala bentuk bahaya yang ada di dunia ini? Mungkinkah itu termasuk hantu?" pertanyaan yang begitu polos, membuat sang ibu yang menggendongnya hampir tertawa geli.
Di sekitarnya, orang-orang mulai berkumpul untuk menonton pertempuran melawan "Hantu" tersebut. Sambil berbicara dengan suara yang penuh dengan rasa ingin tahu dan pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan.
"Siapakah mereka yang sedang dikejar dengan penuh semangat itu? Kapal mereka memiliki bentuk yang sangat berbeda dengan teknologi Cyber-Core yang biasa kita lihat setiap hari!" ujar seorang pria muda yang sedang merekam kejadian dengan perangkat komunikasi portabelnya. Beberapa orang yang terlambat melihat mobil terbang Tang Yan dan kawan-kawan, mulai mengelilinginya untuk melihat rekaman yang ada di layar perangkatnya. "Kita mendengar mereka menyebutnya Anomali Sektor 13, apakah ini nama dari sebuah kelompok yang baru muncul di dunia kita?"
Suara gumaman yang penuh dengan rasa ingin tahu mulai menyebar di antara kerumunan yang ada. "Jika bahkan kekuatan Cyber-Core pun mengalami kesulitan seperti ini, maka musuh yang mereka hadapi pasti bukanlah kekuatan yang bisa dianggap remeh," ujar seorang pekerja kantoran dengan wajah yang penuh dengan kekhawatiran. "Selama ini kita hanya mengetahui bahwa mereka melawan kejahatan yang biasa terjadi dan penyusup dengan tingkat ancaman rendah. Namun kali ini tampak sangat berbeda, mereka telah mengeluarkan pasukan terbaik yang mereka miliki!"
Di pasar tradisional yang terletak tepat di bawah jalur pertempuran, para pedagang dan pembeli berkumpul di bawah kanopi pasar yang memberikan perlindungan untuk melihat kejadian yang terjadi di langit. "Berhati-hatilah agar puing-puing dari pertempuran tidak jatuh di atas kepalamu!" teriak seorang pedagang buah sambil menutupi rak barang dagangannya dengan tergesa-gesa, namun matanya tetap terpaku pada langit yang sedang menjadi panggung dari pertempuran yang luar biasa. "Aku mendengar mereka mengatakan bahwa ada naga yang muncul, tapi kenapa saya tidak melihat apa-apa selain pesawat yang sedang menembak ke udara yang kosong. Apakah musuh yang mereka hadapi adalah sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang manusia? Mungkinkah benar-benar ada hantu?" memikirkan tentang hantu, bulu kuduk pria itu berdiri tegak. Membuatnya mempercepat pekerjaannya.
"Bukankah Cyber-Core memiliki teknologi paling canggih yang pernah ada di dunia Cyber-kultivasi kita?" tanya seorang ibu rumah tangga yang sedang memilih sayuran dengan hati-hati, tampak tidak khawatir pertempuran di langit akan melukainya."Jika mereka saja bisa terkejut dengan cara seperti ini, maka musuh yang mereka hadapi pasti berasal dari luar dunia yang kita kenal saat ini? Atau mungkin dari tempat yang belum pernah kita dengar sebelumnya?" ibu-ibu itu masih terus bergumam sambil memilih sayuran, ia tidak menyadari pemilik toko yang sedang menatapnya dengan marah.
Nenek tua yang menjual jamu tradisional di sudut pasar menggeleng-geleng kepalanya dengan perlahan sambil memegang kalung kayu kuno yang selalu ia kenakan. "Saya tidak mengetahui identitas mereka yang sedang melarikan diri, namun kapal kecil itu tidak menunjukkan niat untuk menyerang siapapun. Mereka hanya berusaha untuk kabur dari pengejaran. Bukankah Cyber-Core selalu menyatakan bahwa mereka hanya menangkap mereka yang dianggap berbahaya bagi masyarakat? Namun kini saya mulai merenungkan, apakah yang mereka sebut sebagai bahaya itu sebenarnya adalah sesuatu yang berbeda dari apa yang kita yakini?"
Di kawasan bisnis Sektor Atas yang tinggi dan megah, para eksekutif berkumpul di ruang konferensi dengan layar besar yang menampilkan siaran langsung kejadian yang terjadi di langit. "Ini adalah hal yang luar biasa! Sistem pertahanan terbaik yang kita miliki sedang terkejut oleh kekuatan yang tidak kita kenal sama sekali!" teriak seorang direktur dengan wajah yang penuh dengan kegelisahan. "Siapakah mereka sebenarnya? Dan apa yang menjadi tujuan mereka dalam datang ke dunia kita?"
"Kita harus segera mencari tahu identitas mereka dengan secepatnya!" jawab seorang analis keamanan dengan wajah yang penuh dengan ketegasan. "Selama ini kita fokus untuk mengembangkan teknologi cyber-kultivasi kita sendiri. Kita tidak pernah mendapatkan kabar tentang adanya kekuatan baru yang mampu mengalahkan sistem kita dengan cara yang begitu unik dan luar biasa seperti ini!"
Di rumah sakit kecil yang terletak di pinggiran kota, para dokter dan pasien juga sedang membicarakan kejadian itu dengan penuh rasa ingin tahu dan keterkejutan. "Dokter, apakah mungkin ada makhluk baru yang telah muncul dan mulai menghuni dunia kita?" tanya seorang pasien muda yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. "Ataukah mereka adalah pendatang dari dunia lain yang baru saja datang ke dunia Cyber-kultivasi kita?"
Seorang dokter yang sedang memeriksa alat medis dengan cermat hanya bisa mengangguk dengan perlahan. "Saya tidak memiliki jawaban yang pasti untuk pertanyaanmu, anak muda. Namun satu hal yang bisa saya pastikan. Dunia Cyber-kultivasi kita yang selama ini terasa aman dan terlindungi, kini mulai menunjukkan adanya celah besar yang belum pernah kita sadari sebelumnya. Jika musuh yang dihadapi oleh Cyber-Core mampu membuat mereka terkejut seperti ini, maka kita semua perlu bersiap menghadapi berbagai kemungkinan baru yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya..."
Langit Neo-Ark yang biasanya dipenuhi dengan warna-warni hologram dan cahaya kota yang indah kini terisi dengan percikan api dan puing-puing logam yang jatuh perlahan ke bawah. Bunyi ledakan bergema dengan kuat di antara gedung-gedung tinggi yang menjulang tinggi, sementara suara keraguan dan pertanyaan mendalam menyebar ke setiap sudut kota, semua orang menyaksikan bagaimana kekuatan baru yang belum dikenal mengubah pandangan mereka tentang dunia Cyber-kultivasi yang selama ini mereka yakini sebagai satu-satunya kebenaran. Hal ini juga menegaskan bahwa Cyber-kultivasi bukanlah satu-satunya dunia manusia!