NovelToon NovelToon
Ignorance Of Love

Ignorance Of Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Sudah Terbit
Popularitas:6.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mys05

Karna takut terseret masalah. Jeny membawa pemuda mabuk itu bersamanya.

"Lucu sekali Tuan, setelah kau menguasai tempat tidurku, sekarang kau bertingkah seperti aku telah melecehkanmu." ucapku dengan garang.

Sumpah demi apapun, wajahnya itu sangat terlihat bodoh, ia melirik ke arah tubuhnya yang saat itu tidak mengenakan pakaian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mys05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17

Sepanjang jalan perjalanan, Aku dan Jeny hanya saling terdiam, wajah Jeny terus saja terlihat murung, ia bahkan tidak menatapku sama sekali. Aku berpikir keras, dipikaranku selalu terngiang-ngiang gumamannya. Dia menangis karna aku mengatakan hal itu. Sesekali aku melirik ke arahnya, hingga mobil yang ku kemudikan terhenti di parkiran apartemennya.

Author Pov

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Jeny sudah berada diruang Rektor, hal itu ia lakukan untuk memberikan penjelasan pada Rektor, dan juga membersihkan nama baiknya.

"Pak, sebenarnya aku..."

"Kau tidak perlu menjelaskan apapun."

Jeny menelan salivanya, matanya menggenang. Ia sangat yakin pasti Rektor tersebut juga tidak akan mempercayainya kali ini. "Tunggu Pak, ini semua tidak seperti apa yang bapak pikirkan."

Rektor itu tersenyum tipis menatap ke arah Jeny.

"Tunanganmu sudah menjelaskan hal ini, kau tidak perlu khawatir, nama baikmu sudah aku bersihkan. Dapat aku pastikan tidak akan ada yang berani mengganggumu lagi."

Hal itu berhasil membuat Jeny tercengang, apalagi setelah ia mendengar kata tunangan.

"Tunangan?"

"Ya. Kenapa kau tidak mengatakan hal ini? Kau tahu? Ayah dari tunanganmu adalah penyalur terbesar di kampus ini."

Wajah Jeny masih terlihat kebingungan dan datar.

“Aku masih ada urusan, kau boleh kembali ke kelas sekarang."

Gadis itu berlalu, ia masih tidak percaya dengan semua ini, hanya dalam semalam saja citranya bisa berubah menjadi kembali baik, ia berjalan, dari sudut lain Demy berlari menghampirinya.

"Jeny maafkan aku."

Jeny mengangguk, ia tersenyum tipis menanggapi pernyataan maaf Demy tersebut.

"Kenapa kau tidak bilang? Aku melihat Tunanganmu datang pagi-pagi sekali, menemui pak Rektor."

“Tunangan? Siapa dia?"

Demy terkekeh, menurutnya Jeny masih ingin menyembunyikan hal ini padanya.

"Siapa lagi? Tentu saja Lucas. Dia mengatakan segalanya, kenapa kau masih berpura-pura bodoh saja?"

Jeny terkejut, dahinya mengerut, matanya membulat, gadis itu berlalu begitu saja meninggalkan Demy. Tujuannya sekarang adalah menemui Lucas, meminta penjelasan dari apa yang sudah ia katakan pada Rektor

Jeny pov.

Aku datang menemui Lucas, Akan tetapi pemuda itu tidak ada di mansionnya, cukup lama aku menunggu, karna saat itu Hans yang menghubungi Lucas, jika aku telah datang dan ingin menemuinya. Pria jangkung itu datang, ia melangkah kearahku dengan santai, aku menatapnya secara intens, dalam otakku tersimpan begitu banyak pertanyaan.

"Apa Maksud dari semua ini?"

"Apa kau sedang membicarakan tentang nama baikmu di kampus?" Lucas menghampiriku, ia memangkas jarak diantara kami.

"Lalu untuk apalagi aku datang?"

Lucas tersenyum tipis, Astaga raut wajahnya masih sangat trlihat santai seolah tidak tahu apapun. Aku terus menatapnya degan tajam, tanpa mengedip sekalipun.

"Tenanglah, kita akan melakukan sandiwara ini bersama, agar mereka tidak menilai buruk dirimu."

Deg...

Aku terkejut, lagi-lagi ucapannya berhasil meghancurkan perasaanku, bukn ini jawaban yang aku inginkan, bagaimana ia bisa dengan mudah mengatakan jika hal ini adalah sandiwara.

"A-apa? Sandiwara?"

Lucas terkekeh, entah apa yang ada dalam pikirannya, pemuda ini benar-benar terus saja mempermainkan perasaanku.

"Apa kau pikir aku serius? Kau berlebihan, mana mungkin aku akan benar-benar menikahimu."

Perasaan sakit ini semakin kuat, bodoh, benar yang Lucas katakan, mana mungkin ia tertarik pada seorang gadis sepertiku. Setiap kali mendengar pernyataan ini aku selalu tidak bisa menahan air mataku, dadaku seketika terasa sangat sesak.

"Terima kasih."

Aku memutar balikan tubuhku, mencoba menyembunyikan wajahku, air mataku mengalir, dan aku langsung berlalu begitu saja dari hadapannya.

"Tunggu, kau mau kemana?"

Aku tidak menggubris teriakan Lucas, setiap kali bersamanya perasaan ini semakin tidak karuan, apa ini karna aku yang terlalu berharap? Aku bahkan tidak sengaja menabrak Hans, saat aku keluar dari mansion tersebut. Sepertinya ia melihat aku menangis, aku tidak perduli, aku benar-benar sangat kecewa mendengar jawaban tersebut dari Lucas. Aku berjalan, harapanku saat itu adalah Lucas mengejarku, tapi tidak, bahkan sampai aku langkahku terhenti di apartemen, ia tidak mengejarku, atau bahkan menghubungiku.

Ternyata ini, kedekatanku selama ini dengan Lucs hanya sampai di sandiwara saja, bodoh, aku terlalu mengharapkannya, ia tidak akn pernah tertarik padaku, aku harus menjaga jarak dengannya, untuk mengurangi perasaan ini. Semakin lama jika terus seperti ini, tentu hanya akan berdampak buruk pada diriku, dan hanya ia saja yang mendapat keuntungan Malam itu, aku mengatur suhu air, melepaskan satu persatu pakaianku, dan berbaring diatas busa-busa bathtub, aku mengerjap, mencoba melupakan segala sesuatu yang pernah aku lakukan dengan Lucas, jika aku mengingat hal itu, air mataku begitu dengan mudah mengalir.

1
Rahmad
2023
Kiki Nurdiansyah
lah ko jalan ceritanya maju mundur bikin bingung
🌻Ruby Kejora
Karyanya bagus
Sukses bwt kk
hennry fajariyanto
membingungkan ceritsnya
Endang Susilawati Polly
👍
Yourdailyfreak
Halo kak, aku baru baca karyamu 2 bab ini. Bab pertamanya jelas dan menarik. namun, untuk saran dan perbaikan saja, di Bab 2 ini kamu menjelaskan Pak Rektor sebagai apa ya? Krn setahuku, kalau di kampus, kita nggak berhubungan langsung dengan rektor, even kita mahasiswa pindahan atau pun baru. Karena biasanya klo mahasiswa baru atau pindahan, urusannya dengan kepala program studi dan dosen pembimbing kelas (dosen wali). Rektor sebagai pemimpin kampus dan jabatannya diatas, jd nggak mengurusi mahasiswa seperti ini. Ini justru seperti kepala sekolah, kalau di kampus nggak seperti ini. Saran saja ya, mungkin bisa cari tahu lagi tentang kegiatan dan kehidupan kampus agar jalan ceritanya relevan. Good job untuk tulisannya. semoga berkenan 😁
raraprnc
jni alur nya gmn si anj? klo emg lgi flashback ya diksh ketrngn!
こんにちは
rendahan 😏
zha syalfa
btw ini tadi gmana ya?? Jeny balik negara asal setelah kejadian lanjutan dari club atau acara pertunangan ya?
zha syalfa
lha kok balik lagi yaa
Muhammad Daffa Artha Rifky
baca yg ke 3 kalinyaaa 😂😂
Rani Wardanan
menjijikan
Rani Wardanan
kok ku geram ya sama ni ceritanya.. sama kyak jalang aja kelakuan jenny.. gak punya harga diri aja..
Putri Kedua
keuntungan mlm itu maksdnya
Eve Gloria
sukaaaa
Iin Moechdy
ini mah si demmy ga bisa di jadin sahabat soalnya mulut nya ember.. mending di jadiin temen biasa aja
jin kiprit
ceritanya bener2 menguras air mata & emosi..
kalo ada versi cetaknya ,mau dong 🥰😘
Heny Fifin
jenny terlalu cengeng
Lisa Aulia
apakah mungkin rasa itu telah ada Lucas.....ah entahlah...dia juga bingung dng hati nya....
Lisa Aulia
lanjut....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!