NovelToon NovelToon
MENGULANG LUKA

MENGULANG LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:37.9k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Valencia Florence mengira penderitaannya telah usai setelah palu hakim meresmikan perceraiannya dengan Julian Edgar. Namun, sebuah fenomena misterius justru melempar jiwanya melakukan time travel kembali ke tiga tahun lalu—tepat di tahun kedua pernikahan mereka yang dingin.

Kembali menjadi Nyonya Edgar berarti Valencia harus mengulang fajar pernikahan tanpa cinta. Dia kembali menghadapi Julian, suami sedingin es yang menguburnya dalam kemewahan finansial dan fasilitas jet pribadi, namun memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan rumah. Valencia sadar diri, dia hanyalah pengantin pengganti untuk mendiang saudara kembarnya, Gracia Florence, yang tewas menjelang pernikahan. Di kesempatan kedua ini, Valencia bersumpah tidak akan lagi mengemis cinta yang tidak pernah ada. Dia akan menjalani sisa waktu pernikahan ini dengan caranya sendiri, bersiap untuk pergi sebelum hatinya hancur untuk kedua kalinya.

#by_Parkha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGULANG LUKA Bab 17: Diagnosa Akhir dan Bayangan Penyesalan

...MENGULANG LUKA...

...Bab 17: Diagnosa Akhir dan Bayangan Penyesalan...

Mobil sedan hitam itu akhirnya memelankan laju dan berhenti tepat di area parkir VIP Rumah Sakit Medika. Meskipun atmosfer di dalam kabin masih dibalut ketegangan yang teramat pekat pasca ledakan emosi Valencia beberapa saat lalu, ketegasan kaku dari Julian membuat Valencia tidak memiliki banyak pilihan. Wanita itu menghela napas panjang, merapikan kemeja satin putihnya, lalu melangkah turun mengekor langkah lebar pria bertubuh 190 sentimeter itu masuk ke dalam gedung bernuansa putih steril yang beraroma antiseptik menyengat.

Di dalam ruang konsultasi dokter spesialis saraf yang serba mewah dan privat, Julian berdiri menjulang tepat di samping meja periksa. Kedua tangannya terbenam dalam di saku celana jas abu-abu gelapnya. Wajahnya dipasang sedingin dan sekaku mungkin, berusaha keras menyembunyikan rasa canggung serta sisa-sisa ceceran panik yang sempat menguasai dadanya di dalam mobil tadi. Sementara itu, Valencia duduk tenang di kursi pasien. Punggungnya ditegakkan lurus, menatap papan periksa dan lembaran hasil pemindaian di meja dengan raut wajah jenuh yang dipaksakan.

Dokter paruh baya berambut perak itu mengamati hasil pemindaian CT Scan terbaru di layar monitor resolusi tinggi beberapa saat. Jemarinya mengetuk meja kayu mahoni perlahan sebelum memutar kursinya untuk menghadap sepasang suami istri berkedudukan tinggi di hadapannya.

"Secara keseluruhan, kondisi Nyonya Valencia sudah sangat stabil dan pulih dengan amat baik," ujar sang dokter spesialis sembari menyunggingkan senyum menenangkan. Dia menggeser lembaran cetak grafis ke arah mereka. "Hasil pemindaian struktur tempurung dan jaringan lunak menunjukkan tidak ada pendarahan baru, retakan, ataupun pembengkakan di area otak. Gejala pusing yang sesekali muncul atau perubahan fluktuasi emosi yang dirasakan belakangan ini adalah hal yang sangat wajar dalam fase pemulihan pasca trauma fisik."

Julian menegakkan posisinya, dadanya membusung kaku sembari keningnya berkerut dalam. "Sarafnya? Apakah tidak ada jaringan yang terganggu, rusak, atau tertekan?"

Dokter itu terkekeh pelan, mengira pertanyaan bertubi-tubi dengan nada bariton yang ketus dari Julian adalah bentuk kecemasan luar biasa dari seorang suami yang teramat protektif terhadap sang istri.

"Sama sekali tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Tuan Edgar," jawab dokter itu mantap. "Benturan akibat kecelakaan lalu lintas dua minggu lalu memang sempat menyebabkan pasien menderita gegar otak ringan. Itulah mengapa secara medis, seorang pasien pasca trauma kepala bisa mengalami amnesia parsial, perubahan respons emosional, atau perubahan persepsi kepribadian sementara sebagai bentuk mekanisme pertahanan alami tubuh untuk melindungi diri dari trauma mendalam. Namun, secara fungsi organ dan medis murni, otak Nyonya Valencia seratus persen normal, Sehat, dan bekerja sangat optimal."

Kalimat 'gegar otak ringan' dan 'mekanisme pertahanan diri' yang meluncur mulus dari mulut sang dokter seketika menghantam kesadaran rasional Julian seperti sebuah pukulan kasat mata yang teramat telak.

Pria itu membeku total di tempatnya berdiri. Sepasang manik mata elangnya terpaku lurus pada lembaran hasil medis di meja. Seketika, memori Julian melesat cepat berputar balik ke kejadian dua minggu lalu.

Malam itu, sebuah pesan singkat masuk ke ponsel pribadinya saat dia berada di tengah perjamuan bisnis penting di Paris. Pesan singkat dari Valencia yang mengabarkan bahwa wanita itu baru saja mengalami kecelakaan mobil. Namun, di malam yang sama, dengan dinginnya ego dan rasa percaya diri yang melangit, Julian mengabaikan notifikasi tersebut begitu saja. Pria itu menepisnya dengan dugaan picik, menganggap kabar kecelakaan itu hanyalah trik murahan dan drama konyol buatan Valencia untuk menarik perhatiannya agar dia sudi pulang ke Indonesia lebih cepat.

Ternyata, istrinya tidak sedang berbohong. Valencia benar-benar menghantam kerasnya kenyataan kecelakaan fisik yang serius hingga menderita benturan kepala dan gegar otak. Dan di saat wanita itu membusuk sendirian dalam rasa sakit, ketakutan, serta dinginnya ruang perawatan rumah sakit dua minggu lalu, Julian bahkan tidak sudi membalas pesan tersebut walau hanya dengan satu kata.

Keheningan yang menyiksa merayap di antara mereka. Julian melirik perlahan ke arah samping bawah, menatap puncak kepala Valencia. Wanita itu masih duduk di posisinya, perlahan memutar kepala dan menyunggingkan sebuah senyum tipis yang sarat akan sarkasme serta kegetiran yang pekat ke arah Julian. Sepasang mata jernih Valencia yang kini sedingin es seolah sedang berbicara tanpa perlu bersuara: Lihat? Otakku tidak bermasalah. Anda saja yang sejak awal tidak pernah sudi peduli.

"Bagaimana, Tuan Edgar?" suara Valencia memecah keheningan ruangan yang mencekik itu. Nada bicaranya terdengar begitu halus, tenang, namun memiliki ketajaman mematikan yang menghujam tepat di dada Julian. "Apakah penjelasan medis dari dokter spesialis ini sudah cukup membuktikan bahwa otak saya tidak bermasalah atau gila? Atau Anda masih belum puas dan ingin merujuk saya ke rumah sakit jiwa sekarang?"

Julian mengatupkan rahangnya teramat rapat hingga urat-urat di sepanjang rahang dan lehernya menegang keras. Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup seorang Julian Edgar yang selalu memegang kendali dan tak pernah salah, rasa bersalah serta penyesalan yang teramat pekat menyengat dadanya hingga terasa sesak dan menyakitkan. Pria bertubuh 190 sentimeter itu berdiri kaku di sana, mendadak kehilangan semua kata-kata dominan dan keangkuhan yang biasanya dengan sangat mudah meluncur dari bibirnya.

1
Susi Yanti
saya pengen jambak yulian yg bodoh,nggak mau berterus terang sm istrinya,siapa tau istri lebih pinter cari solusi....
Susi Yanti
rasain....siapa suruh yulian berani bohongi istri,maka pelakor yg akan menang....
Susi Yanti
ayo yulian ,berterus teranglah,meski ada penolakan,setidaknya bebanmu berkurang dan berdamailah dgn istrimu.
Shuttttttttttt
up up upup up
Susi Yanti
bangun thor....
ingat, lucas lg mantengin layar hp,nunggu balasan pesan dr vale
Park ha: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Susi Yanti
yulian jg knp nggak terus terang tentang niat busuk lucas dlm skandal london sih
Susi Yanti
Vale kok ceroboh sih,udh ngerti lucas punya tujuan tersembunyi spt yg sdhbdiingatkannyulian
Shuttttttttttt
makin seruh deh
Shuttttttttttt
up up up iup u0 up ip up
Shuttttttttttt
up up up up up
Shuttttttttttt
memang kmu bodoh huh😗😝 mau2 aja di bodohin sama muka polos, tpi di maafin sih wkwkw... untung kmu gercep yaaa meskipun 2 minggu gk tenang wkwkw 🤣🤣
Susi Yanti
ngambek aja Vale biar yulian kalang kabut,pumpung lg nyesek
Park ha: suruh valen kabur aja ya
🤭🤭🤭
total 1 replies
falea sezi
🤣 q kirim bunga thor tp cpet kebongkar ahhh jangan lama 🤭
falea sezi
cpet donk kebongkar🤣 g sabar liat reaksi istrinya biar istri nya pergi jauhhh🤭 sebel liat laki goblok yg mulai kayaknya tertarik ma jalang sella 🤭 jangan munafik lu julian
falea sezi: 🤣🤣 iya sebel bgt liat Julian thor yg oon kebangetan
total 2 replies
falea sezi
🤣🤣 cpet kebongkar sampah kayak Julian cocok ama sella yg jg sampah lacur
falea sezi
klo kebongkar lu bakal di tinggal istri🤣 cwok bego abis ne nyesel lu g jujur ma istri sebaik baiknya nyimpen bangkai pasti bau jg pada akirnya😒
falea sezi
cpet kebongkar biar valen pergi jauh🤣 seru liat Julian bego nyesel dengan kegoblogan dia🤣
Park ha: ya ampun kak..gk kasian sama julian :") aku ampe libur gk update2 gara2 setres kepikiran takut julian ketauan wkwkkw
total 1 replies
Park ha
/Shy//Shy//Shy/ aku juga setres kak mikirin mereka
Shuttttttttttt
anjjirrr laaah, aku ikutan stressz cok😭🥺 juliaaan kmu hrus cepat bertindak dan hrus jujur ke vale smuanya
Shuttttttttttt
semangat yaaa kak, aku jga skit hati baca dua chapter ini, soalnya julian sma vale di ganggu mulu sma mntan temen si vale🥲 smoga kaka cpt balik dan bisa up chapter bnyak²🫂😍❤️👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!