NovelToon NovelToon
Kembar Genius Milik Tuan Kenzo

Kembar Genius Milik Tuan Kenzo

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:486.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Enam tahun lalu, Kenzo Roman De Luca kehilangan seorang wanita yang tak pernah berhasil ia lupakan. Yang tak pernah ia ketahui, wanita itu pergi membawa dua kehidupan yang tumbuh menjadi anak-anak genius.

Takdir mempertemukan mereka kembali.
Namun, sebelum Kenzo mengetahui kebenarannya, seorang bocah laki-laki yang tak sengaja bertemu dengannya dengan berani menawari sesuatu padanya.

"Asal Anda siap menikah dengan Mommy kami. Maka saya siap bekerja sama dengan Anda," ujar Mateo enteng.

Kenzo terpaku, dia tak tahu anak yang sedang memohon kepadanya itu adalah putranya sendiri. Akankah, Kenzo setuju atau justru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

[Iya, Tuan,] sahut Digo dari seberang telepon.

Ponsel masih menempel di daun telinga Kenzo. Dengan langkah panjang dan tergesa, ia keluar dari ruangannya menuju lobi gedung.

"Anak-anak Tara adalah anakku." Kalimat itu meluncur begitu saja dari bibirnya, penuh keyakinan.

Digo terdiam beberapa saat sebelum akhirnya bertanya, [Tuan, bagaimana Anda bisa seyakin itu? Bukankah hasil tes DNA baru akan keluar tiga hari lagi?]

Kenzo menghentikan langkahnya sesaat. Tatapannya mengeras, mengingat wajah Mateo dan Alisya yang baru saja dilihatnya.

"Aku tidak membutuhkan hasil tes untuk meyakini mereka. Aku bisa merasakannya, mereka memang anakku, Digo!"

Tanpa memberi kesempatan Digo menyela, Kenzo kembali melangkah.

"Kirimkan alamat tempat tinggal Tara sekarang juga. Dia sudah meninggalkan gedung sekuritas bersama kedua anaknya. Aku tidak akan membiarkan mereka menghilang lagi."

[Baik, Tuan. Saya akan segera mengirimkan lokasi lengkapnya.]

Sambungan telepon berakhir, beberapa detik kemudian, ponsel Kenzo bergetar. Sebuah pesan dari Digo berisi alamat apartemen Tara muncul di layar. Tatapan Kenzo berubah semakin tajam. Kali ini, apa pun yang terjadi, ia akan menemui Tara dan memastikan sendiri bahwa Mateo dan Alisya benar-benar adalah darah dagingnya.

Di dalam mobil, kedua bocah itu menatap Tara dengan raut wajah penasaran dan rasa ingin tahu yang besar.

"Mommy, apa yang teljadi?" tanya Alisya, bocah perempuan itu terlihat begitu penasaran. Berbeda dengan Mateo yang duduk bersedekap sembari menyadarkan tubuh pada kursi mobil ibunya.

"Mommy," panggil Alisya lagi.

"Kenapa kalian berdua melakukan itu? Kenapa bisa membuat penawaran seperti itu?" tanya Tara, dia melirik putranya dari spion depan. Namun, Tara dapat melihat jika Mateo enggan menjawab pertanyaannya itu.

"Mommy, tau kalian ingin sekali punya Daddy. Tapi nggak gitu caranya, itu nggak dibenarkan, itu kalian udah ganggu sembarang orang," lanjut Tara.

"Maaf, Mommy." Ucap Mateo akhirnya. Tara menghela napas, memang tak bisa memarahi anak-anaknya itu meskipun yang dia lakukan salah. Tetapi, Tara akan berusaha mengajari sang anak kalau apa yang terjadi barusan tidak diperbolehkan untuk mereka lakukan.

Mobil Tara memasuki area parkir apartemen. Begitu mesin dimatikan, ia segera turun, diikuti Mateo dan Alisya yang berjalan di sisi kanan dan kirinya.

"Ayo masuk," ajak Tara sambil menggenggam tangan kedua anaknya.

Mereka bertiga menaiki lift hingga tiba di lantai tempat unit apartemen berada. Setelah pintu terbuka, Tara langsung meletakkan tas kerja di atas meja dekat ruang tamu.

Suara bel apartemen mendadak memecah keheningan, Tara mengernyit.

"Siapa yang datang di jam segini?" gumamnya pelan.

Mateo dan Alisya saling berpandangan. Keduanya sama-sama mengangkat bahu, sama sekali tidak tahu siapa tamu yang datang.

"Kalian ganti pakaian dulu, ya. Biar Mommy yang liat siapa di luar," ujar Tara lembut.

"Iya, Mommy," jawab mereka kompak sebelum berlari menuju kamar.

Sementara itu, Tara melangkah perlahan menuju pintu. Entah mengapa, jantungnya berdetak lebih cepat. Tara berdiri sejenak, lalu mengintip melalui lubang kecil di pintu. Seketika napasnya tercekat, kedua matanya membelalak lebar.

'Tuan Kenzo...' Nama itu nyaris lolos dari bibirnya.

Di balik pintu apartemen, Kenzo Roman De Luca berdiri tegak dengan tatapan tajam yang lurus mengarah ke pintu unitnya. Wajah pria itu terlihat tenang, tetapi sorot matanya menyimpan tekad yang tidak bisa diabaikan.

Tara spontan mundur selangkah, jantungnya berdegup semakin kencang.

"Bagaimana dia bisa tau aku tinggal di sini?" gumamnya panik.

Tara, berusaha tak menggubris dan tak ingin membuka pintunya. Namun, bunyi bel apartemen sangat mengganggu dirinya dan bahkan mungkin tetangga yang tinggal di lantai yang sama.

"Nona Tara, saya tau Anda di dalam. Tolong buka pintunya, kita perlu bicara."

Tara semakin gelisah saat mendengar suara Kenzo yang terus memintanya untuk membuka pintu, tetapi Tara belum ingin bertemu dengan pria itu. Tara belum siap menjelaskan semuanya, apa lagi harus membahas tentang masa lalu. Selain dirinya, ada Mateo dan Alisya di apartemen.

"Mommy, kenapa? Siapa yang datang?" tanya Mateo yang baru saja ganti baju bersama adiknya. Belum sempat Tara menjawab, Mateo sudah lebih dulu berjalan ke arah pintu apartemen.

"Jangan," ucap Tara pelan, tetapi pintu itu sudah berhasil dibuka oleh Mateo. Saat melihat Kenzo yang berdiri di depan pintu, Tara memejamkan matanya dan mencoba memalingkan wajahnya segera.

"Anda? Sedang apa Anda di sini?" tanya Mateo, dia melihat di sekitar lantai itu, hanya ada Kenzo, berarti pria itu datang dengan sendiri.

"Boleh saya masuk?" tanya Kenzo.

"Ng..."

"Silakan," sahut Mateo segera memotong ucapan Tara, Kenzo langsung melangkah masuk ke dalam apartemen itu. Tara kesal, tetapi tak bisa berbuat apapun, semua itu terjadi karena anaknya.

Kenzo melihat seisi apartemen itu. Tidak mewah, tetapi cukup hangat, terlihat baru ditempat beberapa hari. Ada foto Alisya dan Mateo, ada foto Tara juga di sana.

"Bisa Anda jelaskan maksud dan tujuan Anda datang ke sini?" tanya Mateo berdiri di samping Kenzo dengan memasukkan kedua tangan ke dalam celananya. Kenzo menoleh, dan menatap bocah yang berusia lima tahun yang kini berdiri di depannya, lebih tepatnya bocah itu adalah anaknya sendiri.

"Kalau saya mengajak kalian pindah, apa kamu akan setuju?" pertanyaan itu membuat Tara terkejut, kalau Kenzo hanya membawa kedua anaknya tentu saja dia tidak akan setuju. Dia akan menentangnya meskipun keduanya akan menempuh jalur hukum, Tara sudah siap.

"Saya punya satu syarat," ucap Mateo singkat, Tara menatap anaknya dengan tak percaya. Mateo, selalu bisa menghadapi apapun dengan tenang.

"Masih punya syarat lagi?" tanya Kenzo tak percaya, Mateo hanya mengangguk dan kedua bahu terangkat.

"Apa syaratnya?" Kenzo sudah bersiap untuk mendengar apa syarat yang Mateo ajukan pada dirinya.

"Nikahi Mommy kami," ucap Mateo tegas, Tara membulatkan matanya tak percaya. Anak itu lagi-lagi dengan rencananya, padahal dia baru saja meminta maaf padanya.

"Mateo," bisik Tara pelan, wajahnya memerah karena malu, atau bahkan terlalu malu di hadapan Kenzo. Anaknya begitu terang-terangan melakukan permintaan itu, baginya Kenzo adalah pria asing.

1
reza indrayana
Sebenarnya apa yang terjadi pada masa lalu ... 🤔🤔
reza indrayana
makin penasaran niichh...
reza indrayana
mantaapp.. akhirnya Tara ketemu dengan Kenzo setelah 6 Th... 🥰🥰q👍🏻👍👍🏻🩵🩷🤍🩷🩵😘😘😘
reza indrayana
😍😍😍 Benar - benar Bicah genius yang tengil... 👍🏻👍👍🏻🩷🤍🩷😘😘😘
reza indrayana
🥰🥰🥰 aliran darahmu duo boCil beracun tuch Ken... 😍😍😍
reza indrayana
pertemuan yang darurat nichh ..
semoga Alisya tidak apa- apa..
reza indrayana
Baru baca jdi ketinggalan niichh...
seru kaya'nya... 🩵🩷🩵😘😘
Senja Susanti
hilang lagi setelah up 1 part kemarin lalu
Aisyah Alfatih: hari ini insyaallah up ya kkaka 🙏
total 1 replies
Nyagus Gunawan
tolong perbaiki lg kata2'y... kata engga di ganti dgn tidak...
Aisyah Alfatih: dari kata2 tidak AQ ganti jadi nggak 🙂‍↔️
total 1 replies
Lucyana H
ikut sedih thor,denger si Mateo cerita tentang mommynya🥺🥲😭
Cicih Sophiana
ada apa dgn Alex ayah nya Kenso...
Esther
Turut berduka cita thor🙏
Terima kasih sudah update mskipun masih suasana berduka
Misaza Sumiati
seperti cerita Alex ayahnya Kenzo sejarah terulang kembali punya anak kembar yg blm di ketahui
Talnis Marsy
innalilahi wa innailaihi rojiun..
yang tabah KK
neny
innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un,,smg kak othor di berikan ketabahan, kesabaran,dan keikhlasan dalam menghadapi nya,, aamiin yra🤲
Nisa Via
pembaca di bikin greget penasaran 😂😂
Rahmat
benda apa sih hais udah serius kok di gantung thor✌️😂
piercing
akhirnya kamu kembali🌚
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
apakah saingan alex yang dulu?
Ita rahmawati
janji apa dn dg siapa janjinya 🤔
penasaran ih,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!