Riana... ia sempat berpikir Apakah ada dirinya di dunia lain tapi ia tidak tahu? Pertanyaan itu terus melanda di pikiran Riana. namun...
Brakk! ia tertabrak oleh mobil laju karena Ada seseorang yang mendorongnya.. dan...
Apa yang terjadi dengan riana? selamat? mati? atau semacamnya? Ayo lihatt!
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon penulis tapi ending sesuai mood, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
'Kekuatan terlarang'
Riana Sedikit Terkejut akan kedatangan mereka berdua di belakangnya, Tapi Tiba tiba ada suara gedoran pintu
"Nona!?? nona baik-baik saja!?" teriak irina dengan sedikit panik
Riana terdiam, melihat mereka berdua dari kaca. Akhirnya Ia tersenyum canggung "Ah, Tidak apa apa. Aku kaget karena ada satu jerawat di Pipiku" Ucapnya sambil menggaruk Pipinya dengan canggung
"Satu jerawat?.. K-kalau begitu Aku akan membeli sesuatu Untuk jerawat!" Ucap irina
"Y-ya, Pergilah" Riana Pun menghela nafas "Syukurlah" gumam nya
"dasar bodoh, sudah tau ada Pelayanmu. Kenapa Ter-"
Riana Menutup mulut Cursed dengan Jari telunjuknya "Kalian yang seharusnya ku bodoh"
Cursed sedikit tersentak "Hey!?"
"Ah.. Maaf telah mengagetkan mu, kita hanya semangat bertemu Tuan baru" Ucap sun sambil tersenyum
Cursed pun terkejut akan Pernyataan sun "Sejak kapan Kita semangat!?" Ucap Cursed sambil menyentakkan tangan riana
Riana menghela nafas Panjang, Memegang wastafel "Jangan banyak bicara, Kenapa kalian disini?"
Sun pun tersenyum canggung "Hanya Ingin bertemu dengan tuan baru kita"
"Kalau mau bertemu jangan mengagetkan Orang, Jika aku ada penyakit Serangan jantung Nanti aku cepat mati" ucap riana dengan malas sambil melihat Dirinya di kaca
riana menatap Mereka berdua Yang Sedang diam "Pergilah, Suatu saat aku akan memanggil kalian jika Perlu"
Cursed dan Sun pun saling melirik lalu mengangguk dan pergi, menghilang.
tiba tiba Irina Mengetuk pintu "Nona? saya sudah membawa Obat untuk jerawat"
Riana pun Mengangguk "Ya, buka lah pintunya"
.
.
.
*DISISI LAI**N*
.
SRASHHHH
Duarrrr
"Ugh.. Sial.. Ada apa ini?"
Ia melihat Kekuatannya yang semakin membesar serta kekuatan itu mulai berubah ubah warna takaruan
"Apa.. Apa yang terjadi?.. Tidak .. Tidak..."
Orang itu mengambil buku sihirnya dan mencari sebuah Lembaran Kekuatan Terlarang
Dan ketika orang itu Mendapatkannya, Ia terkejut melihat Kedua lambang kekuatan terlarang Yang menyala. Tanda itu berarti Kedua kekuatan itu Aktif
"Tidak... siapa yang.. Berhasil mengaktifkan kekuatan itu?"
"Padahal.. kaisar sudah Menyegelnya.. Tidak mungkin ada yang bisa.."
Bukk
"Aku harus memberitahu kaisar.."
.
"Cari Orang yang mengaktifkan nya di seluruh kekaisaran ini"
"Baik, Yang mulia baginda"
.
.
.
Disisi lain, Riana sedang menyisir rambutnya sendiri sambil menatap Dirinya di kaca rias
setelah menyisir rambutnya ia menaruh sisirnya dan Pergi keluar dari kamar, ketika Ia membuka pintu. Ia sedikit terkejut akan kedatangan Julian
Ia mengernyit kan Dahinya lalu menghela nafas "Ada apa?"
"ehm... Apa kakak ada Rencana untuk pergi?" Tanya julian dengan sedikit gugup
Riana pun terdiam, matanya sedikit melebar Ketika mendengar panggilan Nya. Ia pun kembali tersenyum kecil "sepertinya, Karena aku ada niatan untuk jalan jalan di desa"
Julian pun mengangguk, Sambil memainkan jari jari tangannya "Bisakah ... Aku menemani kakak?"
Riana Pun sedikit ternganga, lalu kembali tersenyum lagi "Boleh, Ayo" riana
"Ah.. Terima kasih"
Mereka pun sampai di desa, Riana Memperhatikan Suasana desa sambil menghirup Udara disana
"Kakak mau... Beli apa? Biar aku yang memandu, Kan kakak belum tahu jalan desa" Ucap julian sambil Menutupi dirinya dengan Jubah Hitamnya
"Iya ya, Aku belum tahu Jalannya" Riana berpikir sejenak sambil memperhatikan toko toko, Namun Perutnya mulai meraskaan lapar "Bagaimana kita ke.. Toko.. Kue?" ucap Rena, ia tahu abad begini belum ada yang namanya rastaurant, hanya ada toko kue
"Ah.. Toko kue ya? ayo, akan ku tunjukkan Toko kue yang terenak" Ucap julian sambil memandu
"okey?"
Mereka pun sampai di toko kue, riana duduk di tempat Dekat jendela sedangkan julian memesan kue untuk riana
Riana duduk dengan anggun, Lalu melihat Luar lewat jendela. ia tidak sengaja tersenyum karena Melihat Dimana Desa ini sangat damai
Tiba tiba ia mendengar Sebuah percakapan seseorang Yang Sedang duduk di belakang nya
"Katanya kekuatan Yang di Segel Kaisar di kabarkan telah aktif tahu?"
"Iyakah? Wah.. Kekuatan yang katanya Di gunakan Duchess Verios 14 tahun lalu yang hampir menghancurkan sebagian benua ini?"
Riana terkejut akan Panggilan 'Duchess Verios' Yang pasti itu adalah ibunya yang masih dikurung di bawah tanah
"Ya, Kedua kekuatannya terlepas dari segel Kaisar"
"Apakah kedua kekuatan nya Kembali ke Duchess verios lagi?"
"Katanya sih.. Setelah Mereka Menyelidiki, Kedua kekuatan itu sudah tidak ada di dalam tubuh Duchess verios"
"Nama Kedua kekuatan nya apa?"
"Hmm... Diingat-ingat sih.. Cursed dan sun"
Riana semakin Terkejut, matanya mulai sedikit melebar karena nama kekuatan itu mirip Nama Dua makhluk yang Tadi pagi Mengagetkannya
"nanti setelah mereka
Riana semakin terkejut akan ancaman kaisar dengan orang yang memegang kekuatan itu tapi Perlahan lahan, Setelah riana berpikir Ia pun merenung. Apakah kedua kekuatannya milik ibunya? apakah Ibunya hampir menghancurkan sebagian benua? pertanyaan pertanyaan itu semakin banyak namun dibdalam pikirannya Adalah pertanyaan 'Apa ibu baik baik saja?'
Julian pun datang dan duduk di seberang riana, melihat riana yang sedang serius akan pikirannya. Akhirnya ia menghela nafas "jangan terlalu membebani Pikiran kakak"
Riana pun sedikit tersentak akan suara yang tiba tiba, Ia pun menatap julian yang sudah ada di depannya "Ah.. Maafkan aku"
Julian pun kebingungan Lalu akhirnya diam
Setelah Mereka makan bersama, mereka keluar dari toko kue itu, lalu Pergi ke berbagai toko yang riana Sebutkan. Karena riana Ingin mencoba Mengubah pikirannya menjadi tenang untuk Berbagai Situasi nanti
Sore pun tiba, Dan mereka berjalan Kembali untuk pulang. Mereka pun berjalan Di sebuah gang sepi, ketika riana berjalan Ia terpaku melihat poster dengan Judul 'Bantu Kami untuk mencari Penjahat yang Memiliki kekuatan Terlarang! jika Menemukan nya, segera lapor ke istana!'
Riana Terdiam melihat poster itu lalu Bergumam dengan telepati nya "Hey, kalian bisa mendengar ku?"
Sun pun muncul dan Cursed "Ya bisa" ucap sun
"Ehm .. Apakah tidak apa apa Jika Kalian datang? Apakah Pihak istana tidak Mengetahui kalian?" tanya riana sambil berjalan Yang dipandu oleh julian
"Tentu, Mereka tidak bisa Melacak kita dengan kekuatan mereka ataupun kekuatan Terbesar mereka" Ucap sun sambil tersenyum
"Kenapa kau memanggil kami?" tanya cursed
"Bisakah kalian menyamar menjadi.. Kekuatan yang lain? Seperti kekuatan penyembuh?" ucap riana dengan telepati nya
"Hm? Tentu saja kami bisa, kau mau kita menjadi Kekuatan penyembuh? kekuatan air? Kekuatan api? Atau kekuatan tingkat rendah lainnya?" tanya Sun dengan semangat
"Penyembuh saja, bisa tidak?" ucap riana
"Bisa!"
Riana pun tersenyum "Baiklah, Ubahlah. Biar kalian berdua tidak ketahuan"
Mereka berdua pun Menghilang, Dan menjadi Kekuatan penyembuh.
Tiba tiba Julian yang ada di depannya Berhenti
Riana terdiam, Ikut berhenti. Ia Kebingungan lalu memperhatikan Sekelilingnya ternyata Mereka berdua ada di tengah hutan
riana Menghela nafas, menyadari sesuatu "Julian? Apa ini tidak salah jalan?"
Julian hanya diam
Riana semakin penasaran, ia pun perlahan mendekat "Julian?"
"Jangan, Riana!" Ucap sun dalam telepati
Riana terdiam, matanya sedikit melebar "Tunggu? Apa?" Tanya riana dalam telepati
.....
Riana terkejut tiba tiba Julian Menyerangnya dengan sebuah pedang
"Apa yang-"