NovelToon NovelToon
Hiraeth

Hiraeth

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:26.3k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di sebuah mansion megah di perbukitan Bel-Air, nama Leonor Kaia hanyalah sebuah bisikan yang memudar, sebuah kesalahan statistik dalam silsilah keluarga Gonzales yang terobsesi dengan Anak Laki-laki.

"Kau lihat dia, Leonor?" suara dingin itu menghentikan langkah Leonor di bordes tangga.
Sang Ayah, David Gonzales berdiri di sana, menyesap wiskinya. Pria itu adalah pengusaha terkaya nomor empat di Los Angeles, namun di mata Leonor, dia hanyalah pria tua yang jiwanya telah membusuk oleh patriarki.

"Ethan adalah masa depan perusahaan. Dia adalah apa yang seharusnya kau jadikan cermin."

David Gonzales tidak pernah memanggilnya putriku. Baginya, Leonor adalah pengingat akan kegagalan kedua. Setelah istri pertamanya hanya memberikan seorang anak perempuan, David mengira menikahi "gadis miskin yang dia pungut" begitu istilah kejam keluarga besarnya, akan memberinya keberuntungan berbeda. Namun, Leonor lahir. Seorang bayi perempuan dengan mata yang terlalu mirip ibunya, lembut, namun tajam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#33

Meskipun berita kehamilan 14 minggu itu telah mengguncang fondasi mansion Martinez dengan kebahagiaan, Julian dan Edgar sepakat untuk satu hal, Kerahasiaan adalah perlindungan. Julian, dengan insting singa bisnisnya, khawatir jika musuh-musuh politik atau bahkan David Gonzales tahu soal ini sebelum kondisi Leonor benar-benar stabil, mereka akan melakukan sesuatu yang membahayakan.

"Biarkan dia istirahat di rumah, Edgar. Jangan biarkan dia ke kampus dulu," tegas Julian pagi itu. "Fasilitas medis terbaik akan ada di sini. Dan untukmu, tetaplah bersikap normal di kampus. Jangan sampai ada yang curiga."

Edgar mengangguk mantap. Namun, normal versi Edgar Martinez adalah sesuatu yang sangat berbeda dari definisi orang biasa.

Keesokan harinya, Edgar melangkah masuk ke area kantin kampus dengan langkah yang begitu ringan, seolah-olah ia sedang berjalan di atas awan. Wajahnya yang biasa dingin dan angkuh kini bersinar terang, dengan senyum lebar yang tidak pernah luntur sejak ia memarkirkan mobilnya.

Di meja favorit para pewaris, Clark, Jackson, dan Ethan sudah duduk dengan ekspresi bosan. Mereka sudah menyiapkan mental untuk mendengarkan dongeng Daddy dari Edgar yang biasanya hanya mereka anggap sebagai gangguan jiwa ringan akibat terlalu banyak melihat grafik saham.

Tiba-tiba, Edgar berdiri di atas kursi kantin, mengangkat tangannya tinggi-tinggi.

"PERHATIAN SEMUANYA!" seru Edgar, suaranya menggelegar ke seluruh penjuru kantin. "Hari ini, semua makanan dan minuman di kantin ini, aku yang bayar! Makanlah sepuas kalian sampai kenyang!"

Sorak-sorai mahasiswa pecah seketika. Ratusan orang berebut memesan makanan paling mahal. Clark menarik ujung jaket Edgar agar pria itu turun dari kursi.

"Ed! Kau gila? Apa ada hari bahagia? Apa saham mu baru saja naik seribu persen?" tanya Clark dengan kening berkerut.

Edgar duduk kembali dengan gaya bos namun matanya berbinar haru. "Saham? Ah, lupakan angka-angka membosankan itu. Hari ini aku mentraktir semua orang karena anakku di rumah baru saja memberikan sinyal kuat kalau dia sangat menyayangi Daddy-nya! Dan istriku... oh, dia adalah malaikat paling cantik yang pernah Tuhan ciptakan. Aku terlalu bahagia, teman-teman!"

Jackson memutar bola matanya, menyandarkan punggungnya ke kursi. "Lagi? Lagi-lagi soal anak dan istri imajinasi itu? Edgar, kami sudah bosan. Kau sudah mengulang narasi ini selama tiga bulan. Kapan kau akan berhenti berhalusinasi?"

"Ini bukan halusinasi, Jack!" Edgar memukul meja dengan pelan tapi penuh penekanan. "Dia nyata! Dia sedang beristirahat di ranjang besarku sekarang, menggunakan daster sutra, dan dia sangat menggemaskan saat sedang merajuk minta buah-buahan."

Ethan Gonzales, yang sejak tadi hanya terdiam sambil mengunyah sandwich-nya, merasa telinganya panas. Sebagai adik kandung Leonor, meski ia belum tahu bahwa kakaknya adalah istri yang dimaksud Edgar, ia merasa tingkat kegilaan Edgar sudah mencapai level darurat medis.

Ethan mendekatkan wajahnya ke arah Edgar, berbisik dengan nada yang sangat serius dan penuh selidik.

"Edgar," panggil Ethan pelan. "Jawab aku dengan jujur sebagai sesama pria. Kau selalu bicara soal anak, istri, dan malam-malam romantis. Apa kau... apa kau benar-benar sudah tidak perjaka? Atau kau hanya membaca novel roman picisan lalu berhalusinasi?"

Suasana di meja itu mendadak hening. Clark dan Jackson menahan napas, menunggu jawaban sang Pangeran Martinez yang biasanya sangat menjaga privasi soal urusan ranjang.

Edgar menatap Ethan dengan wajah paling polos yang pernah ada di dunia, seolah-olah pertanyaan itu adalah pertanyaan paling remeh tentang cuaca.

"Tentu saja aku sudah tidak perjaka, Ethan. Bagaimana bisa ada sinyal dari anakku kalau aku masih perjaka?" Edgar menjawab tanpa dosa, suaranya cukup terdengar oleh meja sebelah. "Lagipula, bagaimana aku bisa Tahan kalau setiap malam istriku terus Menggempur ku setiap malam? Dia sangat menuntut, kau tahu? Aku bahkan harus belajar menahan hasrat agar tidak memberikan guncangan yang terlalu hebat seperti kata ayahku."

Puffft!

Clark menyemburkan kopinya tepat ke wajah Jackson. Tawa Jackson meledak hingga ia terjatuh dari kursi. Mahasiswa di meja sekitar mulai berbisik-bisik, menatap Edgar seolah-olah pria itu baru saja mengaku sebagai alien.

"Gempur setiap malam?!" Clark berteriak di antara tawanya. "Edgar! Kau benar-benar butuh obat dari rumah sakit jiwa! Siapa wanita yang sanggup menggempur pria sekaku kau setiap malam?!"

Ethan menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan, merasa malu luar biasa karena telah bertanya. "Cukup. Aku menyesal bertanya. Edgar, kau benar-benar sakit. Aku akan menelpon rumah sakit jiwa terdekat untuk memesankan satu kamar VVIP untukmu."

Edgar hanya tertawa melihat reaksi teman-temannya. Ia tidak peduli dianggap gila, dianggap delusi, atau dianggap butuh obat syaraf. Baginya, kenyataan bahwa Leonor sedang mengandung buah cintanya di mansion adalah kemenangan yang tak tertandingi oleh apa pun.

"Tertawalah sepuas kalian," ucap Edgar sambil bangkit berdiri, merapikan jaketnya. "Aku harus pergi sekarang. Aku harus membelikan stroberi organik dan beberapa jenis vitamin. Istriku tidak suka jika aku terlambat pulang."

"Sampaikan salam untuk istri bayanganmu itu ya, Ed!" seru Jackson sambil masih terpingkal.

Edgar hanya melambai tanpa menoleh. Ia berjalan menuju parkiran dengan senyum yang semakin lebar. Di dalam hatinya, ia membayangkan bagaimana reaksi Ethan, Clark, dan seluruh kampus jika suatu hari nanti ia membawa Leonor yang sedang perutnya membuncit nyata ke kantin ini.

"Biarkan saja mereka menganggap ku gila," gumam Edgar sambil masuk ke mobilnya. "Setidaknya orang gila ini punya bidadari yang menunggunya di rumah."

Saat mobilnya melaju meninggalkan kampus, Edgar segera meraih ponselnya, melakukan panggilan video yang langsung diangkat oleh Leonor yang sedang bersandar cantik di ranjang mansion.

"Halo, Sayang? Apa si kecil merindukan Daddy-nya? Daddy baru saja mentraktir satu kampus karena terlalu bahagia memiliki kalian."

Leonor di seberang sana hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah suaminya. "Kau benar-benar membuat malu namamu sendiri di kampus, Edgar."

"Tidak apa-apa, Leo. Biar mereka pikir aku gila saham, yang penting aku gila karena mencintaimu."

Malam itu, Edgar kembali ke mansion dengan tangan penuh oleh-oleh, siap untuk digempur oleh permintaan-permintaan manja sang istri yang kini benar-benar membawa kehidupan nyata di dalam rahimnya. Dan bagi Edgar, kegilaan ini adalah surga yang tidak akan pernah ia tukar dengan apa pun.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
Endang Sulistia
mampir
Triana Oktafiani
Ga bisa berkata2 lagi, semua karyamu luarrrrr biasa 👍
ros 🍂: Ma'aciww, Terharu kak😍
total 1 replies
Dian Erawati
👍👍👍❤️
Dian Erawati
👍👍👍💞
Dian Erawati
👍👍👍/Heart/
Amiera Syaqilla
artistik💕🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!