AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 16
Afi berjalan gontai , sedikit membenar kan letak piama tidur nya yang dua kancing nya terbuka, karena tadi Afi banyak bergerak, saat tidur mencari posisi tidur ternyaman nya.
Afi berjalan keluar kamar. Menuruni tangga dengan pelan l, mata nya fokus dengan ruangan kerja Abi yang lampunya masih menyala menghela nafas berat sebelum membuka handle pintu.
"Mas Abi"

Abi menoleh dengan tampang datar nya .menatap istri nya yang kini berjalan menunduk menghampiri nya l, Abi menghela nafas sebelum akhir nya menepuk pahanya, mengisyarat kan agar Afi duduk di paha nya, tanpa bantahan sedikit pun afi duduk di pangkuan Abi.
"Maaf" Afi mengerucut kan bibir nya kepala nya ia sandarkan di dada bidang Abi.
Abi mengangguk. Mengecup kening Afi sekilas sebelum akhir nya melanjut kan pekerjaan nya.
Abi melirik ponsel nya sebentar untuk melihat jam berapa sekarang, ternyata sudah empat jam lebih ia meninggal kan Afi di kamar.
"Tidur"
Abi mengusap Surai Afi lembut. tangan kirinya ia gunakan untuk mendekap tubuh mungil Afi agar wanita itu tak jatuh.
"Mas Abi juga"
Tangan Afi terulur mengusap jakun Abi yang naik turun, Abi menunduk menatap Afi yang masih asik bermain dengan jakun nya.
"Tidur sayang kerjaan aku masih banyak"
"Kerjaan mulu ihh" cibir Afi yang masih di dengar Abi.
Abi tak menggubris ucapan Afi, dia lebih memilih menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat, agar ia bisa bebas memeluk Afi sampai tertidur.
Hanya butuh lima belas menit Abi menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan nya. merasa tak ada pergerakan lagi dari gadis nya, Abi menunduk mendapati istri nya sudah tertidur pulas di pangkuan nya. Senyum nya mengembang mendapati wajah polos Afi.
Abi mendekat kan wajah nya, mengecup pipi afi berkali-kali, tangan nya mengusap lembut punggung Afi agar gadis itu tak terganggu.
"Maaf sayang" lirih Abi berucap.
Apakah Abi salah memberikan semua cinta nya untuk Afi, hingga tak tersisa untuk mencintai dirinya sendiri.
🍁🍁🍁
Abi menatap Afi dari bawah, posisinya yang tiduran beralas kan paha Afi, membuat nya leluasa memandang wajah Afi dari bawah.
Usapan di rambut nya membuat nya nyaman, tapi bukan itu yang membuat fokus nya dari tadi, pipi Afi, pipi yang seperti bakpau yang dari tadi mengundang atensi nya.
Mata nya tak bisa berbohong, jika kini gadis itu sedang menyimpan kesedihan.
Afi memang sedari tadi matanya fokus pada layar televisi, tapi tidak dengan pikiran nya yang berkelana kemana mana.
"Afi"
Afi menunduk. Tersenyum kecil ketika tau jika Abi menuntut dirinya untuk bercerita,
"Aku nggak apa-apa"
Abi menggeleng "Bukan itu yang mas mau dengar"
Abi menggeser tubuh nya sedikit, memberikan ruang agar afi bisa merebahkan tubuh nya.untung abi membeli sofa dengan ukuran yang lumayan besar. Cukup untuk dua orang, terlebih Afi yang badan nya mungil.
"Afi minta maaf mas Abi" lirih Afi yang meras bersalah karna belumbisa menjadi istri yang seutuh nya untuk Abi,
"Maaf untuk ?" tanya Abi yang tak paham dengan maksud istrinya itu.
"Maaf Afi belum bisa menuhin kewajiban Afi sebagai istri nya mas Abi" kata Afi lesu
Abi mengelus Surai indah istrinya, sesekali laki-laki itu juga mengecup nya, Abi tidak pernah menyalah kan istri nya yang belum bisa memenuhi kewajiban nya.
Abi faham kalo istri nya itu masih bimbang dengan perasaan nya masih banyak lagi ketakutan gadis itu, untuk memulai hubungan yang lebih serius.
"Mas ngerti, dan mas juga tidak menuntut hak mas sekarang sayang," kata Abi menatap mata istri nya.
"Jangan dengar kan omongan Oma, Oma masih belum terlalu kenal dengan kamu, maka nya Oma seketus itu" lanjut Abi memberi istri nya pengertian
"Afi minta maaf mas hik" Isak tangis Abi, gadis itu tau kalau Abi mengata kan itu hanya untuk menenang kan nya saja
tidak ada laki laki yang kuat menahan hasrat nya ketika tinggal berdua seatap dengan seorang wanita.
BERSAMBUNG....