Karya pertama ku. jangan ada plagiat di antara kita❌❌❌
Apa jadinya, jika sang putri mafia, bertransmigrasi ke dalam sebuah novel cinta remaja. Menjadi tokoh figuran sebagai sahabat sang Antagonis wanita.
Yang akan mati di bunuh oleh sang Antagonis pria.
Sang antagonis pria, yang di gambar kan sangat terobsesi dengan sang protagonis wanita.
Dia yang akan membunuh sang antagonis wanita beserta kedua sahabat nya.
Namun sang Antagonis pria pun mendapat kan akhir yang buruk.
Mampu kah sang penjelajah waktu ini, merubah alur novel asli?
Atau, dia akan mati sama seperti di novel yang pernah ia baca?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menghibur jenny.
Pesta itu tetap berlangsung meski suasana nya begitu berantakan.
dan segera di akhiri.
Di dalam perjalanan pulang Amelia memperhatikan raut wajah Ardiansyah yang datar.
"eh malaikat maut......?
loe gak sakit hati lihat pujaan hati loe menyatakan mencintai laki laki lain.
"Bukan urusan elo....
jawab Ardiansyah datar.
"bilang aja elo cemburu, kasihan deh di tinggal majikan.
ledek Amelia dengan nada bicara yang buat buat.
"diam" kalau kesabaran gue habis elo bisa aja celaka.
ancam Ardiansyah.
"wah..... takut....beleh di coba?
aku pun penasaran siapa yang akan celaka duluan.
tantang Amelia.
...----------------...
Pagi itu tak seperti biasanya jenni terlihat lesu ia berjalan menyusuri koridor sekolah.
suara bisik bisik terdengar begitu hebohnya.
Tentu saja ke jadian kemarin benar benar mengguncang se isi sekolah.
Namun jenny hanya abai dengan pandangan dan cemoohan dari semua murid.
Amelia datang membubarkan para siswa siswi itu yang semakin keterlaluan mencemooh jenny.
"bolos aja gak sih......?
ajak Amelia menyesatkan.
"boleh,
jawab jenny lirih toh ia juga sedang tidak ingin bertemu dengan axelio apalagi su jalang itu
Mereka berdua secara diam diam menyelinap ke belakang sekolah untuk memanjat tembok sekolah.
Saat mereka tengah berusaha naik tiba tiba saja Aurora datang entah dari mana.
"apa yang kalian lakukan?
tanya Aurora penasaran.
"Hus....
jenny dan Amelia segera memberikan isyarat pada Aurora agar diam.
Aurora segera mengangguk angguk kan kepala nya,tanda mengerti.
Mereka berdua tengah lolos melompati pagar dengan sempurna.
Sedangkan Aurora ia tengah berhasil memanjat tembok nya namun takut untuk meloncat turun.
"hua.....tinggi sekali.....rora takut jatuh.....
daddy mommy tolongin rora.....rora nyangkut di tembok.
seru Aurora dramatis.
Karena suara gaduh Aurora mengundang perhatian guru pengawas.
"Siapa di sana?
Triak guru pengawas itu.
Mendengar suara sang guru membuat Aurora panik.
tak hanya Aurora yang panik jenny dan Amelia pun tak kalah panik nya.
Dengan segera Amelia meloncat untuk meraih tangan Aurora dan menarik nya turu.
Bruk......
Aurora jatuh menghantam tubuh jenny dan Amelia.
"anjir berat ogeb......buruan berdiri......
triak jenny pada Aurora yang malah anteng di atas tubuh mereka.
"hi... hi... hi.....rora pikir kalian lagi cosplay jadi kasur sih....
seru Aurora cekikikan.
Tiba tiba sebuah kepala nongol dari atas tembok yang baru saja mereka naikin .
"ngapain kalian? mau bolos ya......
tegur sang guru penjaga
karena mereka sudah ketahuan,jadi langsung saja ketiga nya lari terbirit-birit tanpa menoleh lagi kebelakang.
Setelah lumayan jauh akhirnya mereka bertiga berjalan bersama tanpa arah.
"Mau kemana kita?
Tanya jenny
"gak tau juga.....
jawab Amelia.
"ih ...kalau kelian gak tau mau kemana kenapa ajak rora ikut bolos sih.....
protes Aurora sambil menghentak hentakkan kaki layak nya anak kecil yang tidak di izinkan makan permen.
"siapa juga yang ngajakin elo,elo sendiri yang tiba-tiba ngikutin kita.
Triak Amelia dan jenni bersamaan.
"kita ketaman bermain aja yuk......ajak Amelia.
"ogah.....gue bukan anak sd.
tolak jenny mentah mentah
"ayuk.....ayuk rora mau ih....
triak Aurora antusias.
"Gua lagi gak mud.....gue balik aja deh....
kata jenny datar.
Amelia melirik ke arah Aurora memberi isyarat untuk memaksa jenny ikut mereka.
dan untungnya kali ini Aurora mengerti dengan kode yang Amelia kirim kan.
Dengan bersamaan mereka berdua segera menarik tangan jenny dan berlari bersama lalu menaiki taxi menuju sebuah taman bermain.
Mereka menghabiskan waktu seharian ini di taman bermain tujuan nya agar jenny bisa sedikit melupakan kesedihannya.
Mereka mencoba berbagai wahana dari bianglala, Bombom car, rollercoaster dan dll.
Mereka keluar dari taman bermain itu hari sudah gelap.
Mereka bertiga berjalan kembali menuju sebuah alun alun kota.
"Ngapain kita ke sini......
tanya jenny bingung?
Amelia hanya tersenyum misterius sedangkan Aurora benar benar tidak tau apa apa.
Akhirnya Amelia mengajak mereka masuk ke sebuah warung pecel lele yang berada di sana.
Jenny dan Aurora mereka saling celingukan memerhatikan suasana di dalam warung tersebut.
Ada beberapa meja dan kursi dan ada juga beberapa karpet.
"mell..... seriusan elo ngajakin kita makan di sini?
tanya jenny ragu dan Aurora pun ikut mengangguk kan kepala nya.
"serius dong di jamin kalian pasti puas jawab Amelia asal.
pasalnya Amelia sendiri sebenarnya tidak pernah makan makanan yang kurang higenis.
apalagi di tempat terbuka yang sangat rentan akan bahaya serangan dari musuh yang tiba-tiba.
Mana buku menu nya mell?
tanya Aurora polos.
"Neng... eneng ini mau beli apa?
tanya sang abang penjual .
Di sini ada apa aja pak......?
tanya Amelia
"Ada ikan goreng,ikan bakar,cumi asam pedas, kepiting dll.
Eneng mau pesan yang mana.
"Semua nya aja deh bang,nasi nya tiga posisi ya...
kata Amelia.
Mereka memilih duduk lesehan di karpet.
tak berselang lama pesen mereka pun datang memenuhi karpet.
Awal nya mereka bertiga sedikit ragu,tapi karena rasa lapar yang mereka rasakan.
Mereka memakan juga makanan tersebut.
"emmmm......gila .....enak banget......ini
lebih enak dari pada yang ada di restoran.
triak Aurora heboh dan terus mencoba semua makanan yang ada dengan mata yang ber binar binar.
Jennifer tidak banyak bicara tapi mampu menghabiskan satu porsi nasi dan beberapa menu yang ada, meski kepedesan sampai wajah nya yang putih berubah menjadi merah seperti kepiting rebus.
Amelia sendiri pun tercengang dengan rasanya sungguh sangat nikmat.
kehidupan seperti ini lah impian nya se dari dulu.
bisa hidup bebas layak nya orang normal pada umumnya, tanpa takut dengan para mafia yang mengintai nyawanya.
Bebas mencoba segala nya.
Halo para raider tercinta hari ini author punya tantangan.
Kalau like di episode ini mencapai 15 like author kasih double up kusus hari ini.