NovelToon NovelToon
Berniat Menceraikan Suami, Malah Hamil Anak Dosenku

Berniat Menceraikan Suami, Malah Hamil Anak Dosenku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Dosen / Nikah Kontrak
Popularitas:15.4k
Nilai: 5
Nama Author: isd

Niat mau bercerai setelah selesai Kkn, eh pas Kkn mereka malah buat dede bayi. Apakah mereka akan jadi bercerai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isd, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tenggelam

Sementara itu di dalam kamar, suasana berubah menjadi t3gang dan penuh emosi yang sulit dikendalikan.

Napas Keira ter3ngah-3ngah, d4danya naik turun saat Arsen terus menunduk di dekat l3hernya, memberikan ciuman yang semakin dalam dan tidak lagi sekadar lembut.

Kedua tangan Keira tert4han, dic3ngkeram kuat oleh Arsen, membuatnya sulit bergerak.

"Lep4s..." ucap Keira dengan suara bergetar, mencoba menahan campuran antara panik dan perasaan yang tidak ia mengerti.

Namun Arsen tidak langsung menurut. Tatapannya sudah berbeda. Ada sesuatu yang lebih li4r, yang selama ini ia tahan. Napasnya tidak beraturan, seolah ia sendiri sedang berperang dengan dirinya.

Alih-alih berhenti, Arsen kembali mendekat, seakan tidak ingin memberi jarak sedikit pun. Keira menoleh cepat ke arah jendela yang masih terbuka. Sinar matahari masuk terang-terangan, membuat semuanya terlihat jelas.

"Jendelanya masih terbuka..." gumam Keira panik dalam hati. "Gimana kalau ada yang lihat..."

Kegelisahan itu semakin terasa. Di luar sana, orang-orang masih beraktivitas. Semua terasa terlalu berisiko.

"Arsen.... berhenti..." ucapnya lagi, kali ini lebih tegas, meski suaranya masih tertahan. Namun Arsen seperti tidak peduli pada sekitar. Fokusnya hanya pada Keira. Seolah dunia di luar kamar itu tidak ada.

Tiba-tiba

Brak.

Jendela yang tadi terbuka tertutup dengan sendirinya. Keira langsung tersentak. Matanya membesar.

"Siapa yang nutup itu?" ucapnya refleks, suaranya penuh kaget. Jantungnya berdegup kencang, kali ini bukan karena Arsen. Tapi karena sesuatu yang tidak ia pahami.

Sementara di luar kamar-

Pak Salim berdiri tidak jauh dari jendela itu, tangannya baru saja menarik penutup dengan santai. Ia terkekeh pelan, menggelengkan kepala.

"Hampir saja lupa..." gumamnya dengan senyum penuh arti.

Lalu ia berjalan menjauh, seolah tidak terjadi apa-apa.

"Aa-Ahhh!!" Keira mend3sah, ketika tangan Arsen m3r4mbat ke b4lik b4ju nya dan menemukan bongk4han bulat yang tak lain aset nya.

"Aku gak t4han lagi!" bisik Arsen dengan nafas berat. Keira hendak marah, ketika d4d4 nya dir3mas begitu saja, Keira syok.

"Sshhh.. ahhh!! Jangan dir3m4ss!!"

Arsen menutup mulut Keira dengan blbir nya, agar Jangan sampai Keira berteriak. Tatapan Keira marah, karena merasa Arsen sudah tidak menepati janjinya.

Buah d4d4 itu terlihat jelas, ketika Arsen menyib4kan baju itu ke atas.

Arsen mengh!s4p titik kecil yang membuat Keira men3gang dan malu.

"Ahhh!!!..." Keira mencengrkam bantal, karena rasa yang sulit di jelaskan, ketika Arsen bermain di d4d4 nya.

Tiba-tiba suasana desa yang semula tenang berubah menjadi panik. Teriakan terdengar dari arah sungai.

"Tolong! Ada yang tengg3lam!"

Beberapa warga langsung berlari, begitu juga mahasiswa KKN yang berada tidak jauh dari sana.

"Siapa?!" teriak seseorang.

"Itu... temannya Kevin!" jawab yang lain dengan suara gemetar.

Kabar itu menyebar dengan cepat.

Pak Salim yang sedang berada di halaman langsung kaget begitu mendengarnya. Wajahnya berubah serius tanpa senyum seperti biasanya.

"Astaga..." gumamnya pelan.

Tanpa membuang waktu, ia langsung bergegas menuju kamar tempat Arsen berada.

Tok tok tok!

"Pak Arsen! " panggilnya cukup keras. "Maaf, ada hal penting!"

Di dalam kamar-

Arsen langsung tersadar. Tangannya berhenti. Napasnya masih berat, tapi kesadarannya kembali sepenuhnya. Ia menoleh ke arah pintu, lalu ke arah Keira.

Dalam sepersekian detik, semua yang tadi terasa panas... berubah jadi tegang. Keira yang masih di kasur langsung menampar pipi Arsen.

Plak!

Keras.

Tanpa berkata apa-apa, ia menarik selimut dan memb4likkan tubuhnya, menangis diam-diam di baliknya.

Arsen terdiam. Menatapnya beberapa detik. Ada sesuatu di matanya-penyesalan... atau mungkin kebingungan.

Tok tok tok!

"Pak Arsen! Cepat!" suara Pak Salim terdengar lagi, kali ini lebih mendesak. Arsen langsung bangkit.

Ia meraih bajunya, memakainya dengan cepat tanpa banyak bicara, lalu membuka pintu.

"Ada apa, Pak?" tanyanya singkat.

Pak Salim menatapnya serius. "Ada yang tenggelam. Cepat!"

Ekspresi Arsen langsung berubah. Tanpa banyak tanya, ia langsung berlari. Situasi darurat itu langsung menghapus semua yang terjadi beberapa menit lalu.

Di dalam kamar, Keira perlahan bangkit. Tangannya gemetar saat merapikan bajunya kembali. Air matanya tidak berhenti mengalir. Dadanya sesak.

Bukan karena takut- Tapi karena perasaan yang campur aduk.

"Udah gila..." gumamnya pelan.

Ia memeluk dirinya sendiri.

"Dia mau menceraikan aku... bilang aku gak cocok... gak pantas buat dia..."

Suaranya bergetar. "Tapi ini apa..." lanjutnya lirih.

Tangannya menyentuh bibirnya sendiri, lalu menurunkannya perlahan.

"Dia meny3ntuh aku... seakan-akan..."

Keira menggeleng cepat, mencoba mengusir pikirannya sendiri.

"Untung, dia belum merenggut nya."

Keira mengambil kain bersih dan lalu mengusap wajah nya yang berkeringat.

D4d4 nya terasa perih karena Arsen.

..

Arsen dan beberapa mahasiswa sudah berada di tepi sungai, suasana berubah menjadi panik dan penuh teriakan.

Arus sungai yang terlihat tenang dari jauh ternyata cukup deras, membuat semua orang semakin cemas.

"Cepat cari!" teriak salah satu warga.

Beberapa orang langsung turun ke air, mencoba menyisir bagian sungai yang lebih dalam. Arsen tanpa ragu ikut turun, bajunya basah seketika, tapi ia tidak peduli.

"Dafa!!!" teriak mereka bersamaan, suara mereka menggema di sekitar aliran sungai.

Kevin yang berdiri di tepi terlihat emosi. Wajahnya tegang, matanya tajam menatap Arsen.

"Ini semua karena Pak Arsen!" ucapnya lantang, suaranya penuh emosi. "Pak Arsen yang minta kita berslhin sungai ini!"

Beberapa mahasiswa langsung saling pandang, suasana semakin tidak nyaman.

Arsen mendengar itu. Jelas. Tapi ia tidak membalas. Tidak berdebat.

Ia hanya diam sejenak, lalu kembali fokus menyisir sungai, seolah menahan semua yang ada di dalam dirinya.

Wajahnya serius, rahangnya mengeras. Air sungai yang dingin tidak sebanding dengan tekanan yang ia rasakan saat itu.

"Dafa!!" teriak Arsen kali ini, suaranya lebih keras, lebih dalam.

Ia menyelam sebentar, mencoba meraba ke dasar, lalu muncul kembali dengan napas berat.

Waktu terasa berjalan lambat. Setiap detik terasa menegangkan.

..

Sementara itu-

Keira yang baru saja keluar dari kamar berlari menyusul ke arah keramaian setelah mendengar teriakan panik dari kejauhan.

Jantungnya berdegup kencang.

"Ada apa?" tanyanya begitu sampai, napasnya masih terengah.

Rina langsung menoleh dengan wajah pucat.

"Kau ke mana saja?" ucapnya cepat. "Dafa tenggelam!"

Keira langsung terdiam.

"Apa?" suaranya melemah.

Ia menoleh ke arah sungai.

Melihat Arsen di sana, baju nya basah dan terlihat fokus mencari Dafa. Wajahnya yang tadi dipenuhi emosi kini berubah menjadi tegang dan fokus.

Tanpa sadar, langkah Keira maju sedikit. Matanya mengikuti setiap gerakan Arsen.

Ada rasa takut yang tiba-tiba muncul, gimana kalau Arsen tenggelam. Walaupun begitu, Arsen tetap lah masih suami sah nya.

"Ya Tuhan..." gumam Keira pelan, tangannya saling menggenggam.

Di tengah kekacauan itu, semua orang menahan napas.

Berharap, Dafa masih bisa ditemukan.

"Ini kes4lahan pak Arsen! Ini kesalahan pak Arsen!"

Kata kata kevin terngiang ngiang di telinga nya Arsen.

....

Like

Komen

Vote

Love you all

1
Praja Nasution
lanjut trus thor!
Hosniyah Niyah
mantap lanjutkan Thor, cerita x bagus ❤❤❤💞💞💞🥰🥰🥰👌👌👌👍👍👍
Praja Nasution
Arsen ini 😭😭
Praja Nasution
❤❤❤
Praja Nasution
Kasihan kmu Kevin❤
Praja Nasution
Itu mahasiswa nya gak ada yang curiga sama sikap Arsen ke Keira kah? 😭
Praja Nasution
gengsi + gengsi, kpn jadi pasangan akur itu? 🤣
Praja Nasution
sengaja banget sih kamu Keira buat Arsen cemburu🤣
Praja Nasution
barang apa ya itu🤣🤣
Praja Nasution
cuek² gitu, ternyata Arsen perhatian yaaw🤭
Praja Nasution
bagus thor
Feronika Sari
pls update lgsung 5 eps kaa huhu seru bgt
isd: nanti author usahain ya, tapi kayaknya paling banyak 3 eps aja ya 😭😭
total 1 replies
Praja Nasution
lanjut terus ya thor
Praja Nasution
❤💪❤
Praja Nasution
❤❤❤
Praja Nasution
💪💪💪
Praja Nasution
bagus ❤
Feronika Sari
kaa sering up dong huhu galau nunggunya
isd: tiap hari author bakalan up kok, tenang aja jangan galau, intinya stay aja beb, dan jan lupa dukung author terus ya, Love you all❤😭
total 1 replies
Praja Nasution
😍😍❤
Praja Nasution
❤😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!