NovelToon NovelToon
Dewa Level Nol

Dewa Level Nol

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Kultivasi Modern / Action
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mukaram Umamit

Berawal dari utang panci 1.500 koin emas, Feng—murid "sampah" Level Nol tanpa sihir—justru memutarbalikkan tatanan tiga alam semesta!

Bersenjatakan Sistem Dewa Asal Mula yang menukar kalori makanan menjadi kekuatan fisik pembelah surga, serta ditemani Buntel, naga buncit yang menjadikan pedang pusaka dan zirah dewa sebagai camilan renyah, Feng memulai perjalanan kultivasi paling brutal.

Dari meratakan Balai Penegak Hukum sekte, mengacaukan turnamen elit demi akses kantin gratis, merampok gudang senjata di Alam Dewa, hingga akhirnya meninju Sang Pencipta Kosmos di ujung semesta. Semuanya membuktikan satu hukum mutlak: Sihir paling sakti sekalipun akan hancur lebur di hadapan tamparan sandal jepit orang yang sedang kelaparan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mukaram Umamit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PANEN BESAR: JANTUNG BESI DAN SATE BABI

Kepala Aula Misi terpaku di tempatnya, menatap punggung Feng yang mulai menjauh meninggalkan meja administrasi. Ruangan yang tadinya dipenuhi suara bisik-bisik kini benar-benar sunyi, menyisakan gema langkah kaki Feng yang terdengar sangat santai namun sarat akan ancaman.

"Bocah itu... dia benar-benar tidak punya rasa takut atau memang otaknya sudah menguap?" gumam Tetua Bai sambil menyeka keringat dingin di dahinya menggunakan ujung jubah.

"Tetua Bai," panggil Kepala Aula tanpa mengalihkan pandangan. "Segera cairkan dua ribu koin emas itu. Jangan sampai dia punya alasan untuk membongkar meja ini sebelum dia sampai ke Balai Penegak Hukum."

Sementara itu, Feng berjalan keluar dari Aula Misi dengan wajah yang jauh lebih cerah. Di tangannya kini tertenteng tiga kantong besar berisi koin emas murni hasil jerih payahnya dan "sumbangan" paksa dari Kapten Rano.

"Sistem, hitung total saldo kita sekarang," batin Feng sambil menepuk-nepuk saku jubahnya yang terasa berat.

SISTEM MERESPON DENGAN CEPAT: TOTAL SALDO SAAT INI ADALAH TIGA RIBU DELAPAN RATUS KOIN EMAS. UTANG PADA KEDAI NAGA EMAS SEBESAR SERIBU LIMA RATUS KOIN EMAS DAPAT DILUNASI SEKARANG. SISA WAKTU HIDUP: SEMBILAN JAM.

"Simpan dulu uangnya. Sebelum bayar utang, saya harus mengisi bahan bakar," ucap Feng sambil melirik ke arah halaman Paviliun Teratai Hitam yang mulai terlihat di puncak bukit. "Buntel, kamu dengar itu? Pesta daging dimulai sekarang!"

"Kyuk! Kyuk!" Buntel melompat-lompat di bahu Feng, sayap kecilnya mengepak bersemangat. Aroma daging babi besi yang dibawa Feng benar-benar membuat naga kecil itu kehilangan ketenangannya.

Setibanya di depan paviliun, Feng tidak langsung masuk. Dia menyeret jasad Raja Babi Besi yang tadi dia simpan di kantong spasial ke tengah halaman. Garang dan dua anak buahnya yang tadi sedang menyapu daun kering langsung menjatuhkan sapu mereka dan sujud di tanah.

"Selamat datang kembali, Maha Guru Feng! Kami sudah membersihkan setiap sudut halaman ini!" teriak Garang dengan suara gemetar.

"Bagus, Garang. Sekarang lupakan soal sapu," perintah Feng sambil mengeluarkan pisau bedah tumpulnya. "Cari kayu bakar yang paling banyak. Kita akan memasak sate paling keras di Benua Pedang ini."

"Tapi Kakak Senior... kulit babi ini bahkan tidak bisa ditembus pedang baja!" tanya Garang heran saat melihat Feng mulai mengiris daging dengan santai.

"Pedang baja memang tidak bisa, tapi tangan saya bisa," jawab Feng singkat.

Dengan kekuatan fisik murni, Feng merobek lapisan zirah logam babi itu layaknya mengupas kulit kacang. Dia memotong daging kemerahan yang padat di dalamnya menjadi balok-balok kecil. Namun, masalah muncul saat api mulai dinyalakan. Kayu bakar biasa sama sekali tidak mampu membuat daging babi besi itu panas, apalagi matang.

"Sistem, daging ini lebih mirip ban bekas daripada makanan. Keras sekali," keluh Feng sambil menatap sate-satenya yang masih dingin di atas bara api.

SISTEM MEMBERIKAN SARAN: DAGING MONSTER TINGKAT EMPAT MEMBUTUHKAN SUHU EKSTREM UNTUK MEMECAHKAN SERAT SPIRITUALNYA. GUNAKAN API ASAL MULA DARI BAYI NAGA UNTUK PROSES PEMBAKARAN.

Feng menoleh ke arah Buntel yang sedang asyik mengunyah sisa taring babi. "Buntel, sini. Semburkan api sedikit ke daging ini. Jangan terlalu besar, nanti hangus jadi arang."

Buntel mendekat, menghirup napas dalam-dalam, lalu menyemburkan lidah api berwarna perak ke arah panggangan.

Wuzzz!

Seketika, aroma yang luar biasa harum dan gurih meledak di udara. Lemak babi yang kaya akan energi spiritual mulai meleleh, mengeluarkan bunyi mendesis yang menggoda selera. Warna dagingnya berubah menjadi cokelat keemasan yang sangat cantik.

"Wah! Bau apa ini?! Kenapa baunya membuat Tenaga Dalamku bergejolak?" seru salah seorang anak buah Garang sambil menelan ludah.

"Ini namanya nutrisi, Mas. Sini, mumpung saya sedang baik hati, kalian boleh ikut makan," tawar Feng sambil menyodorkan beberapa tusuk sate raksasa.

Mereka berempat, ditambah Buntel yang melahap sate beserta tusuk besinya, berpesta di tengah halaman Paviliun Teratai Hitam yang angker. Setiap gigitan daging babi besi itu mengirimkan gelombang panas ke seluruh tubuh Feng, mengisi kembali cadangan kalorinya yang sempat tiris.

SISTEM MEMBERIKAN NOTIFIKASI PEMULIHAN: ASUPAN NUTRISI TINGKAT TINGGI DITERIMA. WAKTU HIDUP BERTAMBAH: EMPAT PULUH JAM... ENAM PULUH JAM... TOTAL SISA WAKTU HIDUP: TIGA HARI.

"Nah, kalau begini kan enak. Saya bisa tidur tenang malam ini," gumam Feng sambil bersandar di tiang beranda paviliun yang rapuh.

Namun, pesta itu mendadak terhenti saat aura dingin yang sangat tajam menusuk dari arah gerbang. Sesosok pria berjubah hitam kelam dengan bordiran emas di kerahnya berdiri di sana. Di tangannya terdapat gulungan perkamen berwarna hitam dengan segel lilin merah berbentuk tengkorak.

Ini bukan lagi eksekutor biasa seperti Kapten Rano. Ini adalah Utusan Balai Penegak Hukum tingkat pusat.

"Feng! Hentikan pesta menjijikkan ini!" teriak utusan itu dengan suara yang diresapi Qi, membuat Garang dan kawan-kawannya langsung jatuh tersungkur memegangi telinga. "Atas perintah Kepala Balai Penegak Hukum, kau resmi ditangkap atas tuduhan pemberontakan, pencurian aset, dan penyerangan terhadap petugas sekte!"

Feng tidak beranjak. Dia masih asyik mengunyah potongan daging terakhir di mulutnya, lalu menelan gumpalan sate itu dengan perlahan.

"Mas Utusan," sapa Feng dengan nada malas. "Mau sate tidak? Masih ada sisa dua tusuk. Lumayan buat menambah tenaga sebelum Mas saya tampar sampai pingsan."

"Kurang ajar! Kau berani melawan hukum sekte?!" utusan itu mencabut pedang pendeknya yang memancarkan cahaya ungu beracun. "Menyerahlah sekarang atau aku akan meratakan paviliun ini bersama semua pengikut sampahnya!"

Feng perlahan berdiri. Dia menepuk-nepuk debu dan lemak di jubahnya, lalu menatap Buntel yang kini matanya berubah menjadi perak berkilau—tanda bahwa naga itu baru saja mengalami lonjakan energi setelah memakan daging Raja Babi.

"Buntel, sepertinya ada tamu yang mau membakar rumah baru kita," ucap Feng sambil tersenyum tipis yang sangat mengerikan. "Ayo, kita berikan dia sedikit salam hangat sebelum kita berangkat ke gedung Balai Penegak Hukum untuk menagih ganti rugi."

Utusan itu menerjang maju, namun langkahnya terhenti saat Buntel mengepakkan sayapnya dan mengeluarkan geraman yang membuat udara di sekitar paviliun mendadak membara hebat. Tubuh naga buncit itu mulai diselimuti cahaya perak yang intens, menandakan evolusi fisiknya baru saja dipicu oleh energi babi besi yang dia lahap.

"K-Kekuatan apa ini?!" jerit sang utusan saat melihat tanah di bawah kakinya mulai meleleh menjadi magma karena suhu yang tiba-tiba naik ribuan derajat.

Feng melangkah maju selangkah, menatap langsung ke mata sang utusan yang kini dipenuhi ketakutan. "Mas, saya sudah bilang kan tadi... jangan ganggu jam makan siang saya.".

1
Fatur Fatur
cepat bantai sosok berjubah hitam itu thor bikin racun itu tidak mempan pada mcnya
M. Zayden: siap bosku😊
total 3 replies
strivee
smphnjs
Gege
kereen...sangat apik dan epic
M. Zayden: maksi bosku masukannya, saya minta maaf kalau jalan cerita sudah berubah lagi karna saya ada perbaiki ulang🙏
total 1 replies
strivee
bahasa alien
M. Zayden: di skip kak
total 1 replies
Gege
gasss teruus thorr
Gege
apik dan epic
M. Zayden: mkasi bosku😊😊🙏
total 1 replies
Gege
kereen sangat apik dan epic...gasss 10k kata tiap update...
M. Zayden: siap bosku di usahakan karna saya juga kerja bosku
total 1 replies
Gege
mantab thor. gaya bahasanya enak ..
M. Zayden: makasih bosku masukannya 🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!