NovelToon NovelToon
Simpanan Majikan Ku

Simpanan Majikan Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Selingkuh / Cinta Terlarang / Mengubah Takdir
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ajani Wuhhgy

Hidup ku hancur setelah di jual oleh ayahku pada seorang pria tua yang tidak aku kenal. Nama ku Alexsa Camellia usia ku masih cukup belia, 18 tahun. Di mana harusnya aku masih menginjak bangku sekolah dan bermain dengan teman teman sebaya ku. Namun mimpi buruk itu datang saat ibu ku meninggal dan aku harus bertemu dengan orang yang sudah menelantarkan ku sejak kecil, kedatangan nya bukan untuk menolong ku tapi mengingat kan pertukaran diriku dengan sejumlah uang.

Malam itu aku bertemu dengan seorang pria yang menolong ku saat aku berusaha kabur dari kejaran nya, pria itu memukul habis pria tua tidak tahu diri itu dan membawa ku pergi dari sana. Aku merasa aman tapi perasaan ku tetap waspada karena aku tidak mengenal pria itu, bisa saja dia lebih jahat dari ayah ku sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ajani Wuhhgy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Arkhana

Sam beberapa kali menghubungi nomor Alexsa namun gadis itu enggan untuk mengangkat nya.

" Maafin Alexsa kak, Alexsa nggak bisa terus seperti ini kalian sudah mau menjadi orang tua dan Alexsa tidak akan merusak kebahagiaan maklum kecil yang belum hadir kedunia ini. " Ucap Alexsa berjalan menyusuri jalanan.

Tin Tin

Nampak cahaya motor menyilaukan mata Alexsa membuat gadis itu berhenti.

" Alexsa.. " Sapa pria itu yang sedang membuka helm nya.

" Loh kak Arkhana, kakak dari mana?. " Ucap Alexsa terkejut.

" Aku dari cafe tadi ketemu sama Seno. Kamu sendiri dari mana malam malam jalan kaki lagi tempat sepi kalau ada orang jahat bagaimana?. "

" Alexsa dari rumah sakit kak.. "

" Kamu sakit Alexsa.. " Arkhana langung mendekati Alexsa menyentuh kening gadis itu dan langsung membuat nya tertawa pelan.

" Bukan Alexsa yang sakit, tapi bu Natasya. "

" Syukur lah jika bukan kamu, Natasya pulang dan dia sakit?. "

" Iya bu Natasya pendarahan dan Alexsa dengar dari bu Laras kalau sebentar lagi mereka akan jadi orang tua seutuhnya. " Ucapan Alexsa membuat Arkhana terdiam seperti ada sesuatu di bagian dalam dirinya yang tidak terima.

" Kak Arkhana.. "

" haaa.. iya kenapa?. "

" Kok malah bengong, kak Arkhana mau jenguk buk Natasya di rumah sakit sekarang?. " Arkhana menggeleng pelan.

" Enggak, aku mau pulang. Ayo bareng aja kamu juga mau pulang kan?. " Alexsa mengangguk kemudian naik ke atas motor Arkhana sembari memakai helm pria itu.

Arkhana menjalan kan motornya pelan menembus jalanan yang kini terlihat ramai, beberapa muda mudi yang sedang bercanda gurau dan beberapa pedagang yang mangkal di dekat taman itu.

Di sana sepasang mata hitam menatap tajam ke arah Arkhana dan Alexsa yang sedang berhenti di depan penjual bakso, Alexsa yang turun dan Arkhana yang melepaskan helm dari kepala Alexsa membuat jantung Sam berdetak kencang ada rasa cemburu di dada nya.

" Jadi kamu sedang bersama Arkha Alexsa, pantas jika kamu tidak mengangkat panggilan ku dari tadi. Apa kamu tidak tahu jika aku khawatir aku merindukan mu Alexsa.. " Batin Sam berkecamuk.

" Pak, bakso ya 2 yah. " Ucap Arkhana pada pedagang bakso itu.

" Siap mas. " Alexsa duduk bersebelahan dengan Arkhana seperti sepasang kekasih. Mungkin ada beberapa orang yang akan melihat Alexsa sebagai simpanan Arkhana karena jarak usai mereka yang cukup jauh itu.

Setelah pesanan Natasya siap Sam langsung masuk kedalam mobil nya meninggalkan para pedagang dan juga gadis yang diam diam dia cintai sedang berdua dengan adiknya.

" Aku cemburu, apa benar jika aku mencintaimu Alexsa?. Lalu bagaimana dengan hubungan ku dengan Natasya jika hatiku saja sudah tidak utuh milik nya?. " Seru Sam yang semakin bingung dengan ke runyaman hidup mereka.

Sam merasa bimbang di satu sisi dia bahagia dengan kehadiran malaikat kecil dalam hidup nya yang dia nanti selama 5 tahun lebih, namun di sisi lain dia membawa seorang gadis polos kedalam hidup nya. Dia membawa nya terlalu dalam hingga benar-benar masuk kedalam hatinya dan tersimpan rapat di dalam dirinya.

Rasa cinta itu benar-benar tumbuh sendiri seiring waktu dan kebersamaan mereka, meski Sam tahu hubungan mereka terlarang dan jarak usia mereka juga jauh bagaimana bisa dia melakukan itu semua pada gadis belia yang dia lindungi. Apa bedanya dirinya dengan ayahnya yang hendak menjual nya pada pria bau tanah itu.

Sam melajukan mobilnya kembali kerumah sakit

Sedangkan di tempat lain Alexsa nampak santai melupakan sejenak hubungan rumit nya dengan Sam, duduk bercanda gurau sembari menikmati semangkok bakso pesanan mereka.

" Minggu depan aku mau ke Surabaya, kamu mau ikut?. " Ucap Arkhana sembari menyendokan sepotong bakso ke dalam mulut nya.

Alexsa diam memikirkan tawaran Arkhana

" Apa aku ikut kak Arkhana saja ke Surabaya, di sana aku bisa melupakan sejenak fikiran fikiran ku dan beban itu. Lagian kak Sam pasti sibuk mengurus istrinya dan aku juga harus memikirkan keputusan yang matang untuk semua ini. " Batin Alexsa.

Sam menjentikkan jarinya di depan wajah cantik Alexsa membuat gadis itu langsung tersadar dan tersenyum melihat Arkhana yang menatapnya sembari menunggu jawaban gadis itu.

" Bagimana?. "

" Apa tidak akan jadi masalah jika Alexsa ikut kak Arkhana, di rumah pasti bu Laras butuh seseorang untuk membantu nya dan bik Dariyem pasti kewalahan mengurus pekerjaan rumah kak?. "

" Aku udah ngomong sama mami sebelum aku ngomong sama kamu, jadi gak khawatir tentang banyak hal." Arkhana nampak tersenyum lebar mengatakan hal itu pada Alexsa yang diam tak percaya jika pria itu selangkah lebih maju dari nya.

" Kak Arkhana ini emang kok yah.. " Alexsa mencubit pelan lengan Arkhana dan mereka tertawa pelan seperti sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta. Beberapa pasang mata menatap iri dan kagum melihat mereka yang begitu serasi dan cocok.

Mereka pasti mengira jika mereka adalah sepasang kekasih.

" Aku masih menunggu jawaban mu Alexsa, tentang hubungan kita. "

" Alexsa masih belum bisa jawab kak, tapi secepatnya Alexsa akan jawab itu kok. "

Setelah selesai makan Alexsa dan Arkhana kembali ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah Wijaya. Mata gadis itu memandang langit yang tiba-tiba menghitam seperti perasaan nya saat ini.

" Kayaknya mau hujan deh.. " Seru Arkhana.

" Iyaa, mendung banget kak. " Ucap Alexsa tanpa menatap Arkhana. Matanya masih sibuk di menatap pepohonan yang bergerak oleh angin.

" Alexsa, boleh aku bertanya sesuatu?. " Alexsa menatap Arkhana yang diam.

" Bertanya soal apa kak?. "

" Apa... apaa kamu tidak memiliki perasaan pada kak Sam?. "

Jleb

Ucapan Arkhana seperti belatih yang menancap di dadanya secara mendadak. Mulut nya kelu tidak bisa berkata-kata, pria itu menatap Alexsa sekilas yang diam membeku.

" Alexsa, aku hanya bertanya bukan menuduh mu kenapa ekpresi mu jadi seperti itu ha.. " Arkhana yang terkejut melihat ekpresi Alexsa menjadi bingung dan juga ragu kemudian memilih memecahkan nya dengan gelak tawa nya.

" Aku percaya jika kak Sam adalah pria yang setia dan dia tidak akan melukai hati istrinya, dia begitu tahu bagaimana sakit nya di khianati. " Alexsa menatap Arkhana yang lurus menatap jalanan yang mulai basah.

" Apa dia tahu tentang hubungan ku dengan kak Sam, tapi apa yang di katakan kak Arkhana benar jika kak Sam tidak akan menyakiti istrinya dan sudah bisa di pastikan jika aku akan terbuang begitu saja. Aku harus sadar diri tentang siapa aku.. " Batin Alexsa.

1
si kecil nikkey
dahlah ruwett..rumitt...Alexa juga GK jelas...kau menanam angin Alexa takutnya menuai badai bukan angin sepoi sepoi😄
Ajani Wuhhgy: angin badai ini kak🤣
total 1 replies
Ajani Wuhhgy
Terima kasih komen nya kakak
si kecil nikkey
setres sendirian aja sam, jng buat orang lain celaka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!