NovelToon NovelToon
Om Duda Yang Perjaka

Om Duda Yang Perjaka

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Tamat
Popularitas:11.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

"Kau tidak bisa pergi dariku, mana mungkin aku melepasmu setelah aku bisa merasakan hasratku bangkit, kau tidak bisa hanya datang karena ingin merasakan kepuasan! Selena Agatha." Lirih Bentley Leister.

Selena Bianca Agatha seorang mahasiswi cantik berumur (22 tahun) ia terkejut tat kala orang yang begitu ia kenal dan sudah beristri menanyakan hal dewasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya baik dia maupun pria tersebut.

Di samping itu keanehan terjadi pada pria tampan berkuasa yaitu Bentley Max Leister (32 tahun) dimana hasrat bercintanya malah membara ketika bertemu dengan adik dari sahabatnya sendiri yang seharusnya ia rasakan bersama sang istri.

Lantas bagaimana hubungan Bentley dan Selena ke depannya? dan apakah Ben mampu menahan gejolak pada dirinya yang ia anggap bermasalah?

SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
.
Note: Cerita yang disajikan masih banyak kekurangan dan kesalahan, mohon dimaklumi. Ambil sisi positifnya, buang sisi negatifnya.^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34

Bentley yang mendengar itu terdiam ia rupanya korban, bibirnya gemetar karena tak menyangka jika dahulu ternyata seperti itu. Pantas saja mamanya sampai terisak.

Melihat putranya terdiam membisu, Monica merasa semakin bersalah dipeluknya Ben dengan erat, Monica menciumi kepalanya. "Maaf, maafkan mama Ben jika saja malam itu mama tak marah papamu tak akan sampai bersumpah seperti itu."

"Mama tak tahu jika sumpahnya itu akan jadi kenyataan, namun jangan khawatir mama sudah menyangkalnya. Keturunanmu kelak tidak akan mengalami itu mama yakin do'a seorang ibu dapat lebih dari ayah." Lanjut Monica, ia tidak mungkin berlarut dalam kesedihan seorang ibu harus selalu menyayangi anaknya dalam kondisi apapun.

"Jangan salahkan dirimu ma hanya saja aku merasa masih tak sudi memiliki seorang ayah seperti papa!." Dingin Bentley, mendengar kasusnya dulu saja ia murka karena Fredrick telah meninggalkan Monica, dan sekarang ditambah kelainannya itu ulah sumpah serapah nya.

Monica menghela nafas panjang. "Mari lupakan, sekarang bagaimana caranya agar kamu dapat sampai bertemu dengan jodohmu Ben."

"Terdengar menggelikan tapi sepertinya kau harus mengeceknya diberbagai wanita, mama akan mengatur itu!." Lanjut Monica antusias harus menemukan jodoh Ben dari sekarang pastinya akan memakan banyak waktu.

Bentley menggelengkan kepala. "Tak perlu ma.."

Monica mengerutkan kening. "Tak perlu apanya! lihat umurmu Ben sesamamu saja Ricky sudah punya anak satu mau sampai kapan lagi?."

"Nanti mama akan mengumpulkan banyak anak gadis, tidak ada bantahan!."

"Sudahlah tak perlu." Potong Ben.

Monica menatap lekat wajah putranya. "Apa kau beneran gay Ben!?."

"No!!.." Tegas Ben.

"Ya jelaskan kenapa tak perlu! apa kau mau sampai nanti seperti ini terus?." Sewot Monica menceramahi putra satu-satunya itu.

"Aku sudah menemukan wanita itu." To the point Bentley karena tak mau ibunya kepikiran terus-terusan.

Monica terkejut ia bahkan menutup mulutnya. "Siapa? katakan pada mama!."

Bentley menggaruk kepala tak gatal. "Nanti saja akan ku beri tahu setelah berhasil mendapatkannya, aku takut jika diberitahu sekarang tak dapat."

"Tak dapat bagaimana? namanya jodoh Ben sejauh apapun dia berlari pasti akan tetap menjadi milikmu." Timpal Monica.

Ben membenarkan ucapan sang mama namun tetap saja Ben tidak akan memberitahukan dulu, ia akan berjuang sendirian tanpa bantuan sang mama.

Bentley ingin Selena mencintainya mengalir tanpa ada paksaan apalagi dijodohkan seperti kemarin.

"Oke kalau tidak mau memberitahu dulu tak apa, setidaknya mama sekarang tenang karena kau sudah menemukan wanita itu." Lirih Monica memahami putranya.

Bentley tersenyum sekilas. "Iya ma minta do'anya saja semoga hatinya cepat luluh dan menerima duda tampan sepertiku."

"Siapa sih mama penasaran Ben spill sedikit saja.." Bujuk Monica.

"Ah ibu-ibu suka riweuh tak apa nanti saja, mama juga sudah tahu kok." Ujar Bentley seraya berdiri duduk pindah di kursi kerjanya.

Monica mengerutkan kening. "Mama sudah tahu? siapa Ben banyak anak gadis yang berinteraksi sama mama?."

"Sudah nanti saja.."

Wanita paruh baya yang masih cantik itu menghela nafas panjang, anaknya jika sudah seperti ini pasti tidak akan bisa dibujuk lagi. "Ya sudah sambil nunggu kamu mama juga cari tahu."

"Hmmm." Balas singkat Bentley.

"Oke karena kamu juga sibuk mama pamit dulu, ini ada makanan sehat kesukaan kamu di makan."

"Thanks mom."

"Iya sayang."

Anak dan ibu itu berpelukan, setelahnya Monica berlalu pergi.

Bentley yang sedang mengotak-ngatik komputer terdiam tak melanjutkan, tatapannya tampak begitu menyimpan amarah.

"Fredrick..." Gumam Bentley dengan tangan mengepal, ia tahu bagaimana kehidupan ayahnya sekarang papanya itu memiliki keluarga baru di London tampak bahagia sekali setelah mencampakkan mamanya.

Namun karena Bentley putranya, tak jarang Fredrick memberikan email ingin mengetahui kabar anaknya itu, apalagi kini Ben sudah tumbuh dengan baik dan sukses.

.

.

Universitas

Teman-teman Selena riuh memberikan ucapan selamat atas lulusnya Selena dari sidang skripsi, banyak yang memberikan bunga-bunga bahkan tak sedikit dari teman prianya.

"Selamat ya Sel.." Melinda datang.

"Iya."

Keduanya berpelukan dan mengabadikan momen itu dengan foto-foto.

Martin dan Ricky mengirimkan bunga untuk Selena, bahkan wanita cantik itu saat hendak pulang hampir kebingungan karena mobilnya dipenuhi oleh bunga-bunga. "Bagaimana ini?."

Selena memesan kendaraan online untuk membantu barang-barangnya itu hingga sampai rumah.

Sesampainya di mansion..

Mama Bella menyambut. "Selamat sayang!."

"Iya ma."

"Ini bunga dari teman-teman?."

"Iya."

"Ya ampun kebanyakan."

Selena hanya bisa tersenyum.

Mereka merayakan hingga tak terasa malam pun tiba..

Selena yang sudah membersihkan diri mengenakan baju santai merebahkan tubuhnya di atas kasur.

Wanita cantik itu meraih handphonenya, melihat WhatsApp menatap lama kontak Bentley. Tidak ada pesan sama sekali setelah perdebatan terjadi dengan Ricky dua hari yang lalu.

Pikiran Selena menerawang kemana-mana, ia menghela nafas berat. "Ini tidak mengenakan pasti tak baik-baik saja."

"Salahmu sendiri Sel!.." Lirihnya menutup wajah.

Dalam waktu bersamaan..

Drrrt! Drrrt!

Selena langsung melihat handphone saat panggilan masuk.

"Om Ben??."

Dengan hati-hati Selena menerima panggilan. "Hallo om?."

"Akhiri saja kesepakatan diantara kita dan mari lupakan." Lirih Bentley, setelah itu panggilan diakhiri tanpa menunggu Selena menjawab.

"H-hallo???."

.

TBC

Ayo tinggalkan jejaknya sebagai dukungan jangan lupa ya!🤗😉

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Weeehh sudah Tamat tah, Padahal belum puas Thor bacanya.🤣🤣🤣
tapi Aku suka ceritanya menarik dan konfliknya jiga ringan ga bikin Darting.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkgkk Calon Daddy idaman mau ngalah demi ngidam.. 🤣🤣🤣
Apa anaknya perempuan ya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Syukurlah Fred anda bisa sadar.... Mending Cerai sih dari pada terap dengan Darah tapi hubungan Toxic dan mending sendiri kalau itu lebih baik.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
E R L A M B A T... Pak nyeselnya... emang sih kalau duluan namanya kan PENDAFTARAN.
Pake membual segala lagi, bilang ga hidup bahagia denga ulat bulu... terus kalau ga bahagia kenapa sampe bertahan puluhan tahun dan terus datang buat ganggu anakmu yang sudah bahagia tanpa Anda Pak... bahkan sampe anda selalu belain Istrimu dan nurutin semua keinginan Dia demi buat kenyamanan kalian.😤😤😤

Huusss jauh jauh sana, jangan ganggu kebahagiaan Ben lagi dengan ibu dan istrinya apa lagi kayaknya Junior sudah hadir.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ampuuunn deehhh, Frederick ga kasihan apa sama Monica masih saja ganggu... pengen Karungin terus buang ke danau bUaya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ya elah Pak kenapa baru sadar sekian menit setelah ribuan menit anda nyakitin dengan kedatangan anda pada Ben dan Monica dengan tujuan ga ngotak .. 😤😤😤
sekuat² dan setegar²nya Ben juga seorang Anak biarpun laki² tapi Dia juga rapuh dan berjuang karna keadaan yang dulu anda sebabkan... eehh sekarang giliran Dia sudah sukses anda minta bantuan dengan dalih Anak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sarah Saraahh sudah murah ga tau malu lagi pake ngeledek mantan istri Sah suami mu... bener² ga ada harga dirinya sama sekali.. sekarang Anda dan Suami anda mau minta kenyaman lagi dengan kekuasaan Ben, Banguun Buk, Pak jangan mimpi tar jatuh Gedubraakkk jadinya sakiit plus maluunya ga ada Obat.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Berbakti E N D A muu... walaupun andah bapaknya Ben tapi anda sendiri yang sudah meninggalkan Isyri dan Anakmu dulu demi memilih Ulat bulu jadi salah besar kalau anda menuntut ini itu sekarang pak.😤😤😤
Pohon saja sebelum tumbuh berbuah perlu di urus, di pupuk dan di siram biar bisa panen... laaahh anda ga ada konstribusi apa² maen minta enak doang ma anak, dasar bapak Sutres.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hadeuuhhh Sel seakrab²nya dengan sahabat ga harus juga kali ngomongin urusan ranjang karna itu ranah pribadi yang seharusnya ga kamu umbar.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Eh pak Dirga nama papahnya Tyla, Aku sempet typo salah sebut nama jadi David karna lupa.... maaf ya Thor 🙏😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Maklum Sel sudah lama puasa jadinya Bablas tuh si Ben apa lagi sudah halal.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Diuihh siluman Sarah PEDE banget ya ngarep Ben tunduk pada kalian berdua.... yang ada anda dan Frederick yang akan kalah dan bangkrut... siap² saja anda masuk Rsj Sarah.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bisa² sebulan tuh Udah jadi baby tar.😁🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
BukPuasanya jangan brutal Ben, pelan² saja.🫣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Awas Lho Thor kalau sampe rencana Frederick berhasil, Aku bakal demo Kamu.🤣🤣🤣🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Duuhh Gemeesss banget sama si pak Tu Frederick dan antek²nya pengen di Bom tuh orang ngerasa paling bener padahal dia bapak durhana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gercep tangani tuh si Frederock, Ben biar ga semakin jauh mengganggu mu dan Selena.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkkk kehalang Iklan Ben, harus sabar lagi.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Untung pak David baik kalau Ngga sudah di babat abis tuh kami sama Ben, Tyla.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kalau siluman Sarah dan Bapakmu serta Hama Tyla berulah lagi mending di racun saja deh Ben dari pada ganggu.🤣🤣🤣🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!