NovelToon NovelToon
SEXY SECRETARY

SEXY SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Penyesalan Suami / Menikah dengan Kerabat Mantan
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Apa jadinya jika yang menjadi sekretaris di perusahaan adalah istri sendiri? jangankan bisa menggoda karyawan wanitanya bahkan untuk sekedar lirik sana-sini pun tidak akan bisa dilakukan.

Sementara itu, dibalik sikap ceria sang istri ternyata dia harus bertahan menghadapi keluarga suami yang sering menyindirnya karena belum dikaruniai anak. Akankah rumah tangga mereka bisa kuat ataukah harus hancur hanya gara-gara sang istri belum juga dikaruniai keturunan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16 Hamil

1 bulan kemudian.... 

Nathalie saat ini sedang melakukan pemotretan di sebuah rumah produksi. Tapi tiba-tiba perutnya terasa sangat mual, dia segera berlari ke kamar mandi dan muntah-muntah. Manager sampai kru merasa khawatir dengan keadaan Nathalie. 

"Nat, kamu tidak apa-apa 'kan?" tanya Risma sembari menggedor pintu kamar mandi. 

Tidak ada jawaban sama sekali, beberapa saat kemudian Nathalie pun keluar dengan wajah pucatnya. Risma sampai panik melihat kondisi Nathalie seperti itu. 

"Kamu sakit Nat? Wajah kamu pucat sekali," tanya Risma khawatir. 

"Kepala aku pusing dan perut aku rasanya mual sekali," sahut Nathalie lemas. 

"Ya, sudah lebih baik sekarang aku antar kamu ke rumah sakit, kamu harus segera diperiksa," ucap Risma. 

Nathalie hanya bisa menganggukkan kepalanya lemah. Risma yang merupakan Managernya Nathalie itu meminta izin untuk pulang duluan karena Nathalie harus segera diperiksa. Selama dalam perjalanan, Nathalie merasakan perutnya sangat mual. 

"Astaga, aku kenapa sih? Padahal aku tidak makan yang pedas-pedas," batin Nathalie. 

Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya Nathalie pun sampai di rumah sakit. Nathalie langsung diarahkan ke dokter kandungan karena ciri-ciri yang dia rasakan saat ini mengarahkan seperti wanita yang sedang ngidam. Awalnya Nathalie dan Risma kaget, tapi Nathalie pun bersikap tenang. 

"Bagaimana dok? Aku sakit apa?" tanya Nathalie pada saat dokter selesai memeriksanya. 

"Saat ini Mbak sedang hamil, dan usia kandungan Mbak baru saja menginjak 2 mingguan," sahut Dr.Hani.

"Apa, hamil!" Nathalie dan Risma menjawab secara bersamaan membuat dokter kaget. 

"Kenapa Mbak?" tanya Dr.Hani.

"Ah, tidak apa-apa hanya kaget saja," sahut Nathalie gugup. 

"Untuk sementara, Mbak jangan terlalu banyak melakukan aktivitas terlebih dahulu apalagi aktivitas yang berat-berat soalnya usia kandungannya masih sangat muda dan rawan sekali. Ini saya berikan obat penambah darah, vitamin sama penguat kandungan, semoga ibu dan anaknya sehat," ucap Dr.Hani dengan senyumannya. 

"Terima kasih, dok. Kalau begitu kita pamit dulu," ucap Nathalie. 

Tatapan Risma sangat tajam, dia sama sekali tidak tahu masalah pernikahan siri yang dilakukan oleh Nathalie. Dia pun menarik tangan Nathalie dan terlihat sangat marah kepadanya. 

"Kamu hamil anak siapa? Bisa-bisanya kamu melakukan itu tanpa memikirkan karir kamu sendiri," kesal Risma. 

Nathalie menutup mulut Risma dengan tangannya. "Jangan keras-keras nanti ada yang dengar. Kita bicara di dalam mobil saja, aku bakalan ceritakan semuanya kepadamu," ucap Nathalie. 

Nathalie menarik tangan Risma dan membawanya masuk ke dalam mobil. "Cepat, ceritanya yang sebenarnya," ucap Risma tidak sabar. 

"Sebenarnya sebulan yang lalu, aku sudah menikah siri dengan Rio," sahut Nathalie. 

"Rio, siapa?" tanya Risma semakin kesal.

"Rio Barata, pemilik perusahaan xxx," sahut Nathalie. 

Seketika Risma membelalakkan matanya. "Kamu gila, Nathalie. Bukanya Rio Barata sudah menikah? Kamu jadi pelakor?" Risma semakin kesal kepada Nathalie. 

"Aku sangat mencintai Rio, makanya aku rela menikah siri dengannya supaya aku bisa memilikinya," sahut Nathalie. 

Risma mengusap wajahnya kasar. "Ya, ampun bisa-bisanya kamu melakukan itu tanpa memberitahuku terlebih dahulu? Kamu sadar gak dengan posisi kamu sekarang? Kontrak kerja kamu masih banyak dengan berbagai perusahaan fashion, kalau semua orang tahu kamu hamil anak Rio Barata, tamat karir kamu," geram Risma. 

"Ya, mau bagaimana lagi semuanya sudah terlanjur," lirih Nathalie. 

"Bagaimana ini, kontrak kerja kamu sampai akhir tahun ini. Kalau sampai mereka tahu kamu hamil dan mereka menuntut kamu untuk bayar finalti bagaimana? Uang finalti itu tidak sedikit, kenapa kamu tidak berpikir panjang jika ingin melakukan sesuatu!" bentak Risma. 

Nathalie menundukkan kepalanya, dia memang sudah salah akibat cinta yang berlebihan membuat dirinya bodoh. "Kamu tidak usah khawatir, jika mereka minta ganti uang finalti, nanti aku bisa minta kepada Rio, dia 'kan pengusaha kaya raya," sahut Nathalie. 

Risma pun mengantarkan Nathalie pulang ke apartemennya. Sesampainya di apartemen, dia langsung menghubungi Rio untuk memberitahukan mengenai kehamilannya. 

"Rio pasti akan sangat bahagia jika mendengar aku hamil dan aku yakin Rio akan semakin bucin kepadaku dan sedikit demi sedikit dia akan mencampakan Ashika," batin Nathalie dengan senyumannya. 

Nathalie merasa kesal saat teleponnya tidak Rio angkat. Sementara itu, Rio sedang sangat sibuk dengan pekerjaannya. Dia memang menyembunyikan ponsel yang satunya lagi di dalam laci karena takut tiba-tiba Ashika datang ke kantor. 

"Ah, akhirnya selesai juga," gumam Rio sembari merentangkan kedua tangannya. 

Dia membuka laci dan melihat ponsel itu, ternyata ada beberapa panggilan dari Nathalie dan sebuah pesan. Rio pun segera membuka pesan itu. 

"Aku ingin kamu datang ke apartemen Aku sekarang juga karena ada sesuatu yang harus aku bicarakan denganmu dan ini sangat penting."

Itulah isi pesan dari Nathalie. "Ada apa lagi dia? Padahal tadi malam aku sudah menginap di apartemennya," gumam Rio.  

Rio pun dengan cepat membalas pesan Nathalie dan menolak perintah Nathalie karena saat ini dia sedang sibuk. Mendapat jawaban yang menyebalkan, Nathalie pun mengirim foto USG kepada Rio. Seketika Rio membelalakkan matanya dan cepat-cepat menghubungi Nathalie. 

"Apa maksud dari foto ini?" tanya Rio. 

"Sayang, aku hamil," sahut Nathalie. 

Rio sangat terkejut dengan ucapan Nathalie. Entah apa yang saat ini Rio rasakan, antara bahagia dan sedih juga. Bahagia, karena akhirnya dia akan menjadi seorang Ayah tapi sedih karena anak itu bukan dari rahim Ashika. 

"Sayang, pokoknya sekarang juga kamu cepat datang ke sini, perut aku mual dan kepala aku pusing," ucap Nathalie dengan manjanya. 

"Baiklah, aku akan segera datang," sahut Rio.

Rio buru-buru keluar dari kantor tanpa memberitahu terlebih dahulu kepada Ikbal. Selama satu bulan ini Rio memang lebih banyak menghabiskan waktu bersama Nathalie, ancaman Nathalie ampuh membuat Rio menuruti semua keinginan Nathalie. Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya Rio pun sampai di apartemen Nathalie dan Nathalie langsung menyambutnya dengan pelukan hangat. 

"Sayang, aku lemas sekali perut aku mual-mual terus," rengek Nathalie. 

"Apa kamu sudah makan?" tanya Rio. 

Nathalie menggelengkan kepalanya. "Ini, aku bawakan kamu buah-buahan biar segar," ucap Rio. 

"Terima kasih, sayang," sahut Nathalie. 

Rio menemani Nathalie, hingga tiba-tiba ponselnya berdering dan tertera nama Ashika di sana. "Astaga, ini Ashika," gumam Rio panik. 

"Apaan sih mengganggu saja," ketus Nathalie. 

"Sebentar, aku angkat teleponnya dulu," ucap Rio sembari bangkit dari duduknya dan pergi ke balkon. 

"Halo, sayang! Ada apa?" tanya Rio sedikit gugup. 

"Mas, ingat gak ini hari apa?" tanya Ashika di ujung telepon sana. 

"Hari selasa," sahut Rio dengan polosnya. 

"Ih, Mas lupa ya? Ini hari jadi pernikahan kita, masa Mas lupa sih? Pantas saja tadi malam Mas tidak mengucapkan happy anniversary kepada aku," kesal Ashika. 

"Ya, ampun Mas lupa sayang, maafkan Mas ya," ucap Rio penuh penyesalan. 

"Ya, sudah aku maafin Mas. Tapi nanti sore pulang cepat, nanti malam aku ingin dinner sama Mas," ucap Ashika. 

"Tentu saja, Mas akan pulang cepat," sahut Rio dengan senyumannya. 

Ashika pun memutuskan sambungan teleponnya, Rio merasa sangat kaget karena bisa-bisanya dia lupa dengan hari penting itu. Sementara itu, Nathalie yang dari tadi menguping pembicaraan Rio dan Ashika merasa sangat kesal. 

"Lihat saja, apa saat ini Rio masih menomor satukan kamu, Ashika," batin Nathalie dengan senyuman jahatnya. 

1
ꪶꫝNOVI HI
mending cerita dari awal kisah lili deh yud ke mommy dan daddy
Naysila mom's arga
tenang aja li emak nya sama bpk nya Yudi bukan seperti mertua mu 🤣🤣🤣
ꪶꫝNOVI HI
wah Jadi sekretaris yudi si lili good job lili
Cindy
lanjut
Riasusi
lanjut lgi
Sri Yatun
tunggu saja kehancuran dan kebusukan mu terbongkar dan hancur boy, bakal menyesal dan mungkin gila🤭🤭🤭
ꪶꫝNOVI HI
lili kamu harus kuat mulai sekarang, minta tolong yudi buat balas dendam ke keluarga boy 😁😁
Naysila mom's arga
semoga lili bisa bangkit dan gx menye2 lagi
Riasusi
lanjut lgi kk
Cindy
lanjut
ꪶꫝNOVI HI
jangan marah marah yuda 😁
Sri Yatun
apa lili jodohnya Yuda...?kasihan lili keguguran dasar boy bakal menyesal kamu boy dan g bakal bertahan lama kalo nikah sifat dan kelakuannya bgtu, ceweknya bakal menyesal d plorotin mertuanya dan suaminya apalg tempramen apa apa benernya sendiri
Patrick Khan
kasian anaknya lili😖😖😖boy gila
.lili kyk nya kecintaan sm boy deh..
.ayo lili sadar lah . tunjukan km kuat.. jg nangisan
ꪶꫝNOVI HI
jangan bego bego amat lah li
ꪶꫝNOVI HI
lili pun bodoh bin bego kabur daei sana mau aja jadi samsak boy
ꪶꫝNOVI HI
keluarga laknat
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
duh lili, minta pisah aja
Patrick Khan
lili lembek bgt jd cwe.. 😖😖😖😒
Naysila mom's arga
lili bucin amat sih sama suaminya mana nurut lagi gx kabur aja gemes bgt sama tokoh lili lembek
Patrick Khan
lili ya gitu kabor aja lah.. malah setia disitu2 aja.. greget jg 😖😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!