NovelToon NovelToon
Surat Cerai Yang Ku Layangkan

Surat Cerai Yang Ku Layangkan

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dwi cahya rahma R

Mempunyai suami kaya, tampan, dan juga setia, itu tentu menjadi dambaan oleh semua wanita. Riri Anastasya, ia begitu sangat beruntung di nikahi oleh seorang lelaki yang begitu sempurna, dari segi fisik maupun finansial.

Namun di dalam pernikahannya, Riri merasa bahwa suaminya menyembunyikan sesuatu darinya. Pernikahan yang awalnya berjalan mulus, damai, dan harmonis, menjadi porak-poranda, seketika berubah menjadi kata PERCERAIN, karena Samuel Malio Edwin suami Riri berselingkuh dengan salah satu sahabat istrinya sendiri.

Akankah Samuel memilih Riri, atau malah sebaliknya memilih sahabat istrinya tersebut.
Simak sama-sama yuk cerita mereka.

Jangan lupa tinggalkan jejak, seperti like, comment dan Vote, terimakasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi cahya rahma R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Queen

"Bagaimana dok dengan kandungan saya?." tanya Riri kepada dokter kandungan bernama dokter Riska.

"Alhamdulilah buk, kandungan ibuk tidak apa-apa, ibu hanya kelelahan dan setres saja, jadi membuat perut ibu menjadi keram, tapi lebih baiknya ibu mengurangi aktifitas ya, dan lebih banyak istirahat dan jangan sering bergadang, dan juga jangan terlalu memikirkan sesuatu terlalu berlebihan, karena ibu hamil itu tidak boleh setres, itu akan berbahaya untuk janin, ibu hamil itu harus selalu happy dan enjoy, selalu berfikir positif tingkhing." jelas dokter Riska kepada Riri.

"Ahh syukur lah kalau tidak kenapa-kenapa dokter, saya sangat panik, karena usia kandungan saya masih begitu muda." Riri yang menghembuskan nafasnya karena merasa lega.

"Iya buk, maka dari itu ibu tidak boleh kecapean dan setres, itu akan berbahaya untuk janin ibuk."

"Baik dok, saya akan mengurangi aktifitas saya, dan saya akan lebih banyak istirahat." jawab Riri seakan paham dengan ucapan dokter kepercayaannya.

"Baiklah, pemeriksaan sudah selesai ya buk, , saya akan memberikan beberapa vitamin untuk ibu, dan obat penambah darah, karena tekanan darah ibu cukup rendah."

"Baik dok."

Setelah selesai di periksa oleh dokter dan ternyata kandungan Riri baik-baik saja, Riri pun sudah keluar dari ruang dokter kandungan bersama Mita yang selalu mendampingi nya. Bahkan Mita juga sangat lega mendengar bosnya baik-baik saja, tidak ada masalah apapun. Namun saat Riri dan Mita keluar dari ruangan ia mendengar Alex sedang berbincang dengan seseorang di telefon.

"Apa kamu tidak pecus memberi tahu selingkuhanmu itu, bukankah aku sudah memperingatkan mu dan juga Adel agar tidak menemui Riri lagi, tapi lihat Adel masih menemui Riri, bahkan Adel ingin mencelakai Riri." ucap Alex yang tidak mengetahui bahwa Riri dan Mita sudah di belakangnya.

"Apa maksut kamu, yang aku tahu Adel di rumah, dan tidak kemana-mana." Suara Samuel di telefon, Riri dan Mita bisa mendengar karena volume ponsel Alex cukup kencang.

"Ehh lo tau, selingkuhan lo itu kaya ular berbisa, tadi pagi dia datang ke kantor Riri, dan mendorong tubuh Riri hingga Riri terjatuh padahal tau sendiri Riri sedang mengandung, dan akhirnya Riri di bawa ke rumah sakit karena itu ulah Mak Lampir."

"Apa! Adel mendorong Riri, lalu bagaimana keadaan Riri sekarang, apa dia baik-baik saja, bagaimana ke adaan janinnya, di rumah sakit mana dia, kasih tau gue, gue akan ke sana sekarang, cepat."

"Buat apa lo kesini, lo itu hanya membuat Riri semakin terpuruk dan sedih."

"Sudah beritahu saja rumah sakit mana Riri di rawat." Samuel yang terus bersikeras ingin tahu ke adaan Riri.

"Lo tidak perlu kesini, mending lo bilangin tu mak Lampir peyot lo, biar gak semena-mena sama orang, lo tau sendiri kan akibatnya jika Riri kenapa-kenapa, lo tidak akan bisa melihat dunia ini lagi, cam kan itu!." Alex yang mematikan telfon begitu saja.

Setelah telfon terputus, Riri pun mencoba mendekat ke arah Alex. "Seharusnya kamu tidak perlu menelfon Samuel, Lex." ucap Riri.

Alex yang mendengar suara Riri pun seketika langsung membalikkan tubuhnya. "Riri.... kamu gak kenapa-kenapa kan, apa ada yang luka, mana yang luka, dan bagaimana kandungan mu?." Alex yang terus menyusuri bagian tubuh Riri.

Riri yang mendengar perhatian plus melihat wajah cemas Alex pun menjadi tersenyum. "Aku tidak apa-apa Lex, kandungan ku juga sehat, aku hanya kecapean saja dan terlalu memikirkan hal yang seharusnya tidak perlu aku fikirkan, kata dokter aku harus banyak-banyak istirahat."

Mita yang melihat Alex dan Riri saling berbincang pun meminta izin untuk balik ke kantor, karena Mita masih ada pekerjaan yang harus di kerjakan, apa lagi dia akan ada meeting peting untuk menggantikan posisi Riri di kantor, walaupun tidak bisa menemani Riri, Mita sudah tidak khawatir karena sudah ada Alex yang akan menjaganya dan mengantarkan bosnya itu dengan selamat sampai rumah.

"Sini duduk dulu," perintah Alex agar Riri duduk di sampingnya.

"Ini sudah jam berapa Lex, aku harus kembali ke kantor, karena ada meeting penting." Riri yang menolak untuk duduk di samping Alex.

"Astaga Riri, kamu baru saja keluar dari ruangan dokter kandungan, apa kamu harus masuk lagi agar lebih jelas akan ucapan dokter barusan, bahwa kamu itu kecapean bekerja, kamu itu sedang hamil, dan dokter memberi tahu mu agar kamu banyak istirahat, lagi pula ada Mita yang bisa meng handle pekerjaanmu, Mita juga cukup bertalenta tidak bodoh kamu tidak perlu khawatir soal itu."

"Tapi kan Lex...?." Riri yang belum selesai berbicara namun sudah di ssahut lagioleh Alex.

"Sutsssss... istirahat lah di rumah, kekayaanmu itu tujuh turunan juga tidak akan habis, jadi jangan terlalu di paksakan untuk bekerja, jika Mita tidak bisa mengerjakannya, aku akan membantunya, di jamin akan beres, fokus saja dengan janin mu, dia sekarang adalah prioritasmu, dia harus sehat di dalam perutmu, dan jika ada masalah cerita ke aku, jangan di pendam sendiri, itu tidak baik, semua masalah itu pasti ada jalan keluarnya, semua menjadi rumit karena fikiran mu sendiri yang tidak bisa berfikir positif, kamu tidak sendiri, banyak yang menyayangimu, dan ada orang-orang baik yang mengelilingimu, jangan takut kehilangan satu orang yang membuat kehidupanmu hancur, tapi takutlah jika kamu hidup dan bersama dengan orang yang salah." tutur Samuel.

Riri yang mendengar ucapan-ucapan Alex seketika menitihkan air matanya, Riri tidak menyangka Alex begitu perduli kepadanya, baru pertama kali Riri mendengar ucapan laki-laki yang bisa membuat hati nya tenang.

"Why, kenapa kamu menangis, sudahi air mata mu, mata mu terlalu cantik untuk terus menitihkan air mata, kamu berhak bahagia Queen." Alex yang mengusap air mata Riri yang sedang duduk di sampingnya,.

Riri yang mendengar ucapan Alex semakin menangis. "Thank you Alex, thank you...?." Riri yang seketika memeluk tubuh Alex begitu saja tanpa ada rasa canggung.

.

.

.

Janji yang baca jangan baper😂 happy reading orang-orang baik❤

1
MAYZATUN 🥰🥰🥰al rizal
😘😘😘
Amilawati
mals cerita kataya Ririn keturunan bangsawan,mana ad orang kaya di perlakukan seperti itu,,,ndk sesuai baget ceritanya,bikin muak bacahya
Reni Setia
makasih untuk karya novelnya
Ani Alum
memang tiada bahagia buat mereka yang meruntuhkan masjid orang lain
Ellis Singerita
kereen
Mamah Dini11
kayak orang bego jdinya c alex, dan si riri cepet sekali cemburunya, bicara baik2 doong kalian itu bkn anak kecil lgi, baru sama si anya udh segitu cemburunya, coba klau banyak lgi anya2 yg lain, bisa brabe ni....
Mamah Dini11
cantik orang baru lahiran berapa hari gitu, udh lari lari di pantai🤭
Mamah Dini11
naaah itu kmu udh memanen nya del hasil kelakuanmu sendiri, maka nya jdi perempuan itu jgn jdi racun buat orang lain, pergilah ke panti adel disitu kmu bisa lahiran dgn tenang dn bisa nitip anakmu, biar kmu bisa kerja setelah lahiran,, eh eh lupa Thor kok riri duluan yg lahiran harusnya adel dulu kan gk salah ni.... apa authornya kelupaan ya... h,
Mamah Dini11
apa kmu lupa ri waktu selesai sidang yg Samuel minta mengusap perutmu dia kan bicara sm janin itu, kmu dengarkan, walau bagaimana sejahat apapun si sam adalah ayahnya, dan sebaik apapun alex tetap ayah sambung ,si sam juga gk sebrengsek dulu kayaknya, ayolah ri memang kmu msh sakit hati tpiii lihat samuel sekarang dia ingin lbh baik,
Mamah Dini11
riri udh 8 bln lalu adel udh lahiran, ikan adel sm riri rada jauhan perbedaan hamilnya, waktu itu adel 7 bln riri baru hamil 3 minggu, yg benar aja thor
Mamah Dini11
karna buat kalian udh datang, bertobatlah sam adel dn hiduplah dgn Damai dn menerima takdir dari Tuhan itu lbh baik.
Mamah Dini11
ke bohonganmu udh menggunung del del, rasakan nanti kalau kmu ke tahuan, habis kmu de del
Mamah Dini11
horeeeeee akhirnya datang juga si restu, gasssken lex
Mamah Dini11
blm merestui juga mana nya alex, mungkin usaha papanya alex gagal untuk meyakinkan nyonya jini, ayo tuan lbh keras lgi ngebajak ny biar riri gk sakit hati di kemudian hari, kasian riri udh banyak di sakiti masa mau di sakiti lgi sm carmer
Mamah Dini11
duuuh ini si kudel gitu bingit ya kelakuan nya, coba sam cek HP si kudel pasti kmu tau jawaban nya , ayo Thor buat terbuka lgi mata si sam, selingkuhan ny itu seperti apa
Mamah Dini11
alex udh bucin ni...
Mamah Dini11
yg di takutin riri akhirnya jdi kenyataan , iya dia janda yg lgi hamil tpiii anakmu cinta mati kayaknya, mam restui aja ya sampai riri lahiran
Mamah Dini11
alex udh gak sabaran kayaknya, tuan alex riri blm lahiran msh lama kok, kecuali di percepat sm authornya 😄😄😄😄😄
Mamah Dini11
bkn nya si adel udh 7 bln ya thor kok 5 bln sih yg bener yg mana
Mamah Dini11
aduuuhh jgn Terima dulu ri kmu itu baru aja bercerai, apa kata orang2 di luar sana dn apa kata kluarga samuel.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!