{ Lanjutan dari cerita SAHABAT KU AYAH PUTRI KU tapi ini tentang Kanz dan Ana }
Kanz Altaf Siagian, seorang ketua OSIS di sebuah sekolah,ia memiliki wajah yang sangat tampan dan banyak di idolakan oleh kaum hawa .
Melihat dari latar belakang nama nya Kanz bukan orang sembarangan namun pria itu memilih untuk menutupi dan hidup seperti orang lain ,hidup yang damai itu tiba-tiba kacau setelah kehadiran wanita bar-bar .
Ariana Gauri Aleena nama wanita itu ,yang selalu membuat Kanz habis kesabaran nya namun siapa sangka berjalannya waktu keduanya semakin dekat.
Hingga terjadi sesuatu di antara keduanya saat acara puncak sekolah keduanya terpaksa harus hidup bersama !
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16
" Ana " Ana dan teman-teman nya langsung menatap ke arah pintu begitu juga wanita yang masuk menemui Ana tadi dengan tangan mereka berada di kepala .
" Abang "
" Kanz " Gumam Ana dan wanita teman sekelas Kanz bersamaan.
" Apa yang kamu lakukan Kiara " Kanz langsung menarik wanita yang bernama Kiara itu dengan kasar hingga tangannya terlepas dari rambut Ana .
" Kiara " Pekik ketiga temannya kaget .
" Kamu tidak papa sayang " Kanz menatap Ana dari atas sampai bawah lalu menatap kedua sahabat Ana ,keadaan mereka tidak bisa di bilang baik-baik saja .
" Kanz, wanita itu yang duluan " Ujar Kiara berdiri di bantu ketiga temannya .
Mendengar ucapan Kiara ,Kanz langsung membalikkan badannya menatapnya dingin dan tajam .
" Maksud mu Ana yang duluan ? " Dengan cepat Kiara dan teman-teman nya menggaguk " Iya dia duluan " Kanz menghirup udara sebanyak mungkin dadanya terasa sesak karena emosi " Orang bodoh pun tahu siapa yang duluan sialan " Bentak Kanz memenuhi ruangan itu " Ini ruangan Ana bukan ruangan kelas kita jika kamu lupa ? Di sini kamu yang menghampiri kekasih ku " Lanjut nya berteriak di depan Kiara dan teman-teman nya .
" Dia lebih dulu menamparku Kanz " Seperti nya Kiara tidak mau kalah begitu saja terlebih kini mereka sudah menjadi tontonan para siswa .
" Kamu pantas di tampar " Sambar Tasya " Apa hakmu melarang Ana berdekatan dengan Kanz mereka sepasang kekasih " Lanjut nya sinis menatap Kiara .
" Itu karena wanita itu kegatalan " Kanz langsung menatap Kiara datar dengan langkah pelan dia mendekati nya .
" Abang " Ana mencoba menahan Kanz namun Hanum dan Tasya menahan nya " Biarkan saja Na " Ujar kedua nya .
" Lepas Num,Sya " Ana mencoba lepas dari kedua sahabatnya tapi genggaman keduanya begitu erat .
" Abang ....kita ..." Ucapan Ana terhenti saat tamparan keras itu mendarat di pipi Kiara .
Plak
" Kiara " Pekik teman-teman nya .
" Mampus " Ujar Hanum dan Tasya bersamaan setelah itu mereka melepaskan tangan mereka di lengan Ana .
" Perlu aku ingatkan,aku yang lebih dulu mendekati Ana " Ujar Kanz rendah namun tegas .
" Kamu akan menyesal Kanz karena melakukan ini pada ku " Ujar Kiara memegang pipinya sambil menahan tangisannya.
" Kita lihat siapa yang akan menyesal aku atau kamu " Tantang Kanz tersenyum miring .
" Abang sudah " Ana menarik Kanz menjauh dari Kiara " Kita pulang " Ajak Kanz sambil mengambil tas Ana yang ada di atas meja .
Hanum dan Tasya pun ikut ke luar tapi sebelum itu kedua nya menjulurkan lidahnya ke arah Kiara dan teman-teman nya .
Sesampainya di luar Kanz menghentikan langkahnya menatap para siswa dan siswi yang sejak tadi berdiri di depan jendela ruangan Ana .
" Jika di antara kalian ingin bernasib sama seperti wanita di ruangan itu , pikirkan kembali " Ujar Kanz datar .
" Mba " Felan menghampiri Ana dengan wajah panik dan khawatir .
" Mba tidak papa kan ? Mana yang sakit ? Kita ke rumah sakit ayo " Felan memutar tubuh Ana sambil mencari luka yang ada di tubuh kakak nya itu .
"Dia baik-baik saja " Felan mengentikan gerakan nya lalu menatap Kanz " Aku cuma khawatir saja " Cicitnya pelan .
Kanz menepuk pundak Felan dengan pelan " Kakak mu bukan orang yang lemah ,kamu tahu itu kan ? " Felan mengaguk tersenyum .
" Ayo kita pulang " Ajak Kanz kembali melanjutkan langkahnya di ikuti Felan dan kedua sahabat Ana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Kanz dan Ana menjadi novel favorit kalian 😘 😘 😘 😘
Like
Koment
vote
Jangan lupa hadiah bunga dan juga ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐
jawaban nya hanya Author yg tau 🤣🤣
lanjut thor 🙏🙏💪💪
melahirkan tidak di dampingi suaminya rasanya sedih banget 😭😭