NovelToon NovelToon
Dikhianati Saat Buta, Dicintai Musuh Lama

Dikhianati Saat Buta, Dicintai Musuh Lama

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Menikah dengan Musuhku / Orang Disabilitas
Popularitas:32.7k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Sttt...dia tidak akan tahu, dia kan buta..." Suara bisikan seorang wanita.

"Kamu begitu agresif..." Suara seorang pria juga turut terdengar.

Stefanie Triatmaja memang buta, tapi tidak tuli. Dirinya yang kehilangan arah saat persiapan pesta pernikahannya, mendengar dengan mata kepalanya sendiri, calon suaminya Danu berselingkuh.

Air matanya mengalir, dirinya tahu tapi pura-pura tidak tahu. Menunggu saat yang tepat, mencari cara untuk membatalkan pernikahan ini.

Hingga, saat di altar, dirinya mengucapkan kalimat yang membuat pernikahannya dapat dibatalkan dengan mudah.

"Aku tidak bisa menikah denganmu. Aku hamil anak Derrel Virgo Chandradinata." Wanita yang mengatakan terus terang tentang perselingkuhan palsunya.

Semua mata tertuju pada Chandra."Aku tidak menghamilinya---"

Tapi Chandra, pemuda yang merupakan musuh Stefani pada masa SMU itu, entah kenapa perlahan tersenyum penuh obsesi dan kegilaan."Benar! Aku kemari untuk mencuri pengantin."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ibu Mertua VVIP

“Apa maksudmu dengan dipermalukan di depan umum?” Victor yang kini bertanya kepadanya. 

“Sastra Ananta, bosku sudah mengetahui tentang pernikahan antara putraku tercinta dengan pewaris tunggal keluarga Triatmaja. Dia sungguh antusias dan mendukung semua ini. Sehingga dia menyuruhku untuk segera pindah ke rumah menantuku. Ini seperti pernikahan bisnis, hanya saja putraku saling mencintai dengan istrinya. Dapat dikatakan Ini adalah sebuah pernikahan bisnis yang tidak terencana. Jika bosku mengetahui, bahwa orang yang sudah hampir dianggap sebagai anak sendiri olehnya, dalam hal ini Chandra-ku tercinta. Tidak menemukan rasa hormat layaknya suami seorang pewaris tunggal Triatmaja Group. Apa kalian bisa menentang kekuasaan Ananta Group? Bukankah setelah kematian mendiang kedua orang tua Stefanie perusahaan tidak sekuat dulu?” Pertanyaan yang dilontarkan oleh Melani. Nada bicaranya begitu ceria, tapi entah kenapa auranya suram. Kalimat demi kalimat yang diucapkan olehnya mendesak lawan bicaranya. 

“Di mana kepala pelayan di tempat ini!” Suara teriakan dari Melani. 

Yahya segera maju.”Saya adalah butler di kediaman ini.”

“Pelayanan di tempat ini tidak memuaskan sama sekali. Chandra sayang, besok Ibu akan merekrutkan Butler baru untukmu. Maksudku butler yang khusus untuk melayanimu dan istrimu.” Benar-benar seorang ibu mertua idaman, tidak dapat menjaga menantunya. Tapi menempatkan orang kepercayaannya di rumah ini. Bagaikan menempatkan pion di papan catur. 

“Baik ibu…” Dihadapan ibunya, Chandra benar-benar menjadi anak penurut. Membuat semua orang tidak dapat berkata-kata, melihat bagaimana pria ini tersenyum. 

“Kalian ingin putraku dan menantuku pindah bukan? Perintahkan semua pelayan untuk memindahkan semua barang kami keluar dari rumah ini. Masukkan saja semua barang ke mobilku. Kami masih mempunyai apartemen untuk tempat tinggal. Masalah rumah ini biar dijual saja, untuk apa memiliki rumah tapi tidak bisa menempati kamar utama. Nanti uangnya biar aku investasikan. Ya…menantuku yang cantik?” Melani menggenggam jemari tangan Stefanie. Wanita buta yang mengerutkan keningnya kemudian mengangguk polos.

Victor mengepalkan tangannya. Apa wanita ini bukan pindah untuk dirinya? Benar-benar pindah hanya untuk putranya? 

“Kalian tidak bisa berbuat seperti itu!” Pada akhirnya Victor menunjukkan tampang sangarnya. 

“Kenapa kami tidak bisa? Kalian dengan tega mengusirku. Padahal aku berniat tinggal di rumah ini selama beberapa bulan. Menjalin hubungan baik, dengan semua penghuni rumah. Ketika aku mengetahui Tuan Victor merupakan salah satu dari paman menantuku, saat itulah aku menyadari tempat inilah yang paling aman dan nyaman untuk putraku. Karena itulah aku pindah. Karena percaya pada ketegasan dan kebaikan hati Tuan Victor. Tapi sampai di sini benar-benar mengecewakan…” benar-benar wanita penggoda kelas kakap.

Stefanie yang masih duduk di sana pun tidak bisa berkata-kata. Wanita ini mengucapkannya dengan kalimat manja, bagaikan teh hijau? Teratai putih? Entah apa istilah yang cocok untuknya. Yang pasti, sama sekali tidak ada indikasi kata rayuan, atau kalimat perjanjian akan berselingkuh. 

Tapi tentu saja, membuat isi otak Victor bimbang. Pria itu kebingungan mengartikan maksud dari Melani. Apa Melani pindah karena dirinya? Apa Melani pindah karena percaya padanya? Apa dirinya selama ini salah menilai Melani? Segalanya campur aduk menjadi satu. 

Dari tutur katanya saja, yang didengar oleh Stefanie, dirinya berasumsi wanita ini bahkan lebih profesional daripada Gina sekalipun. 

Bagi Chandra yang melihat segalanya. Raut wajah ibunya yang begitu tertunduk layu, begitu penuh kekecewaan, siapa pria yang tidak akan tertipu olehnya. Tapi itulah kekuatan terbesar ibunya. Aura teratai putih yang menyengat, bagaikan seseorang yang tidak berdosa, seseorang yang telah banyak berkorban, seseorang yang harus dilindungi oleh ksatria bernama Victor. 

Ini sungguh lelucon, Tapi sayangnya Chandra tidak dapat tertawa saat ini. 

“Melani bukan seperti itu maksudku…” Victor terlihat gugup saat ini. Pria paruh baya yang masih bimbang akan segalanya. 

“Tuan Victor, tapi dari sikapmu aku dengan jelas dapat mengerti maksudmu. Sudahlah! Lebih baik pindah saja, kami masih memiliki beberapa aset dan apartemen walaupun tidak banyak. Lagi pula rumah ini jika dijual juga lumayan…” Melani segera bangkit, kemudian menggandeng Stefanie, menantunya tersayang. 

“Tunggu! Kalian sama sekali tidak boleh pergi!” Victor tiba-tiba saja merentangkan tangan menghalangi jalan mereka. 

“Kenapa tidak boleh pergi?” Melani menghempaskan rambutnya, sama sekali tidak tersenyum. Raut wajahnya terlihat menggambarkan kekecewaan yang begitu berat. 

“Ini hanya kesalahpahaman. Aku tidak bermaksud seperti itu. Kalian boleh tinggal di sini.” Kali ini Victor melunak bagaikan jelly nata de coco. Pria yang biasanya terlihat begitu sangar dan kasar. Bahkan tidak segan-segan mencambuk Stefanie, jika wanita itu tidak menurut atau ada masalah pribadi di perusahaan. 

Stefanie mengangkat sebelah alisnya. Ibu mertuanya benar-benar luar biasa. 

“Victor! Itu hanya sebuah getakan, biarkan saja mereka pergi. Lebih baik mereka pindah. Merusak pemandangan saja.” Kalimat yang diucapkan oleh Erin, Entah kenapa dirinya tidak menyukai wanita ini. 

Apa karena lebih cantik darinya? Atau karena karirnya yang terlalu cemerlang? Atau bisa saja dirinya mulai curiga pada gelagat suaminya, yang biasanya sangar bagaikan Hulk, Tapi kini bertingkah bagaikan Romeo. 

“Kamu sama sekali tidak mengerti! Jika mereka pergi dan menjual rumah ini, maka kita akan tinggal di mana! Lebih baik berikan saja kamar utama pada mereka!” Suara bentakan dari Victor, sembari menepis jemari tangan istrinya yang memegang pergelangan tangannya. 

“Apa maksudmu mengalah membiarkan mereka tinggal di kamar utama!?” Erin membulatkan matanya. 

“Tidak bisakah kamu sedikit mengalah? Kamu tidak tahu bagaimana Melani menjalani hidupnya. Dia itu single parent yang membesarkan seorang anak sendiri. Seumur hidupnya tidak pernah mendapatkan kemewahan. Hanya kali ini memberikannya kamar utama. Kamu seharusnya merasa simpati padanya bahkan mencontohnya yang bisa hidup mandiri!” Untuk pertama kalinya Victor bersikap seperti ini. 

“Sudahlah, ikuti saja keinginan istrimu.” Melani kemudian kembali melangkah, melangkah sekitar 3 langkah. Diikuti oleh menantu dan putranya. 

“3…”

“2…”

“1…” 

Melani berhitung dengan suara kecil, suara yang dapat didengar oleh Stefanie yang berada di dekatnya. Mungkin yang ada dalam benak Stefanie saat ini, entah mengapa sang ibu mertua menghitung mundur. 

Dan benar saja, saat hitungan mundur berakhir…

“Erin! Minta maaf padanya!” Suara teriakan Victor terdengar. 

“Tapi aku tidak bersalah. Aku bahkan tidak melakukan apapun.” Erin menatap tidak percaya kepada suaminya. 

“Kalian tidak menginginkan keberadaan kami. Padahal aku sudah memiliki niatan baik. Sudahlah Tuan Victor, istrimu memang benar, di tempat ini akulah yang bersalah. Sebaiknya memang aku dan putraku yang pergi, kami akan tinggal bersama dengan menantuku di apartemen kecil. Maafkan Tuan Victor aku tidak bisa tinggal di tempat ini…” Melani menghapus air matanya yang sama sekali tidak keluar, kemudian hendak melangkah pergi. 

“Sudah biarkan saja! Dia tidak akan menjual rumah ini. Bagaimanapun rumah ini rumah bernilai tinggi, tidak akan dapat laku dengan waktu yang cepat. Lagi pula wanita murahan itu dan anak haramnya—” 

Plak! 

1
Indar
drama sakit perut akan segera dimulai siapa kah yg akan merasakannya 🤔🤔 Tini tahu yg terbaik utk Stefanie
Nur Wahyuni
blm tau aja mereka siapa Tini, gaby dan juli.. trio kwek2 sih dilawan..
Nur Wahyuni
asik putus dari danu.. inget danu balikin semua barang Stefani sebelum kamu dilaporin ke polisi
yesi yuniar
apapun ide tini tapi semua itu demi stefanie
mimief
bukan cuman benalu mm tapi mereka Kya lintah yg ngisep darah inang nya sampe kering.
dan ga bakalan ngelepas sampe kita mati kering 😒
Indar
denger tuh ubur2 benyek Danu putus sudah berakhir tdk ada kata kembali lg 😏
mimief
ayo...kita mulai berhitung gaes
siap" ya
mimief
stan aj sungkem sama mereka tin😱
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
kok Chandra
N@t@ D€ ©o©o: kurang Aqua
total 1 replies
Biyan Narendra
Di prank ga tuh ma Tini
🤣🤣🤣
Yana Phung
pasti teh nya ditukar
dg alasan apapun semoga jd ide utk derrel menendang danu dan lisa dari stefanie
Ufiyyyy
pati tehnya dtuker,gina yg kguguran🤣🤣🤣
mimief
ayo Tini balikin lagi raaa percaya diri stefy
😍
Miss Typo
si ubur-ubur benyek gak sadar² ya, dia benar² cemburu 🤣
Miss Typo
betul betul betul
Yana Phung
ternyata spesies ubur-ubur benyek mokondo 🤣🤣🤣
udah pake mobil stefanie... ehh... masih nambah black card stefanie juga
Yana Phung
ngakak aku bacanya pas bagian rambut derrel dilumuri byk pome,, halus spt helm 🤣🤣🤣
stefanie begitu kamu sudah bisa melihat,, kamu akan terpesona dg kegantengan derrel 😄😄😄
Ufiyyyy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣klo ada gaby tmbh rame nih adu mulutnya
Miss Typo
gimana gimana gimana reaksi Lisa Danu Gina mendengar kata² Stefanie, ayo kembalikan semua barang milik Stefanie 🤣
yesi yuniar
udah denger kan dan ???? stefanie minta putus.🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!