NovelToon NovelToon
LOVE AT THE OZ INN

LOVE AT THE OZ INN

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: zarin.violetta

Memilih hidup berpetualang karena ingin melupakan cinta masa lalunya yang kelam, justru membuat Grey Stone Robert menemukan cinta baru di sebuah penginapan yang bernama 'OZ INN' ketika dirinya ingin mendaki bersama teman temannya.

Bagaimana kisah cinta Grey Stone Robert dan seorang gadis bernama Ozira Olsen -- yang tak lain adalah pemilik penginapan OZ itu?

Yuuk simak ceritanya ...

FOLLOW INSTAGRAM @zarin.violetta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Ozinn 16

"Bibi Bianca mengatakan padaku bahwa ini hari kematian kakeknmu." ucap Grey.

Ozira mengangguk dan mengambil botol wine kembali dari Grey.

"Apakah kalian sangat dekat?" tanya Grey.

Ozira menggeleng lalu menenggak wine nya kembali.

"Jadi kau sedih karena tak dekat dengan kakekmu?" tanya Grey.

Ozira mengangguk saja dan hanya terdiam tak mengatakan apa pun. Lalu hanya ada keheningan di ruang gelap itu. Serpihan cahaya lampu dari luar masuk melalui jendela dan membuat Grey masih bisa melihat wajah sendu Ozira.

Tak lama kemudian, Grey memegang tangan kanannya dan Ozira menyandarkan kepalanya di bahu grey.

"Aku jarang bertemu kakek karena aku tinggal di kota besar. Ayah dan ibuku juga jarang mengajakku kemari dan setelah aku bekerja, aku pun jarang kemari untuk menemui kakek yang hanya tinggal bersama para pegawainya. Ayahku adalah anak tunggal, begitu juga denganku. Itulah tak enaknya menjadi anak tunggal, kita akan sendirian jika orang tua kita sudah tak ada. Kau tahu, Grey? Aku ingin memiliki banyak anak agar aku tak tinggal sendirian seperti ayah dan kakekku," ucap Ozira mulai bercerita.

"Aku tak memiliki terlalu banyak kenangan dengan kakek dan itulah yang kusesali sampai saat ini. Kakek meninggalkan begitu banyak hartanya untukku yang bahkan tak pernah kuterima dari orang tuaku," lanjut Ozira.

Grey hanya diam karena ia tahu bahwa Ozira hanya ingin didengarkan saja tanpa ia harus menjawab apa pun. Grey kemudian merangkul bahu Ozira dan mengusap bahunya.

Dan setelah itu, Ozira hanya bercerita tentang dirinya sebelum datang ke penginapan itu. Ozira meninggalkan semuanya di kota, bahkan pria yang dulu pernah disukainya harus ia tinggalkan karena ia memilih untuk mengelola penginapan sang kakek yang terletak di daerah terpencil ini.

*

*

Jam sudah menunjukkan pukul dua belas malam dan Grey tampak menggendong Ozira menuju ke kamar wanita itu.

Ozira sudah mabuk dan tertidur di pangkuan Grey hingga akhirnya Grey harus menggendongnya tadi.

Grey merebahkan tubuh Ozira di atas ranjang dan menutup tubuh Ozira dengan selimut. Ozira sudah terliaht sangat pulas dan Grey pun keluar dari kamar.

*

*

Menjelang pagi, Grey dan yang lainnya sudah bersiap akan mendaki. Ozira belum terlihat sama sekali dan sepertinya masih tertidur pulas akibat mabuk semalam.

Grey tak ingin mengganggu Ozira tidur, dan akhirnya berpamitan pada Bibi Bianca setelah dirinya dan teman temannya yang lain makan pagi. Grey bergabung mendaki dengan kelompok Bernard dan Alan jadi pendakian kali ini cukup ramai karena mereka akan mencoba rute yang berbeda dan lebih menantang.

*

Ozira mengerjapkan matanya karena kepalanya terasa pusing. Wanita itu kemudian beranjak dari ranjangnya dan menuju ke kamar mandi. Lalu Ozira berendam di bathtub nya agar tubuhnya merasa rileks setelah kemarin malam mabuk.

Satu jam kemudian, Ozira sudah terlihat segar dan keluar dari kamarnya untuk menikmati sarapan paginya yang sudah terlambat.

"Morning, Bibi," sapa Ozira dengan senyuman manisnya.

"Ini sudah siang, Gadis malas," sahut Bianca.

Ozira tertawa dan duduk di meja makan. Lalu Bianca menyiapkan makanan untuk Nona cantiknya itu.

"Apa mereka sudah berangkat?" tanya Ozira menanyakan para pendaki termasuk Grey.

"Ya, tadi pagi. Dan Tuan Grey tak membangunkanmu tadi untuk pamit karena tak mau mengganggu tidur nyenyakmu," sahut Bianca.

Ozira mengangguk dan tak lama kemudian masuk seorang pria ke area ruang makan dan Bianca melihat ke arah pria muda itu.

"Hai, Ozira. Semoga tak mengganggumu," ucap pria itu dan Ozira mendongak ke arahnya dan menghentikan makannya sementara.

"Bukankah kau Ricky. asisten sekaligus anak Tuan Sheldan?" tanya Ozira.

"Ya, aku kemari untuk menemuimu," sahut pria itu.

"Apakah ada dokumen yang tertinggal?" tanya Ozira.

"Tidak, aku kemari karena ingin mengenalmu lebih jauh," jawab Ricky to the point.

Ozira dan Bianca mengerutkan keningnya mendengar ucapan Ricky yang jujur dan apa adanya.

1
Sri Ariyanti
oh so sweet. mengharukan
Muhimatun Aliyah
/Cry/
Muhimatun Aliyah
baca lagi KA zarin
Tutik Karlos
jadi perawat lansia
Kim Marda Moon
ditunggu versi anak ceweknya blue dan honey bersama Sehun .🤭
Susanti Susanti
Luar biasa
Karo Karo
👍👍👍👍👍👍👍👍
ceremonya
baru kali ini baca crta yg sama2 bar bar.duka bilang suka,tidak bilang tidak...aku suka semuaaaaa crita mu thor..tp sayang aku gk urutan bacanya😁😁
Heni Setianingsih
Luar biasa
Lelah Rindu
bagusss 👍🔥🔥
Virgo Icha
aku udah baca ulang thor dan ngga pernah bosan"🤭
mardiana sari
oziranya bodoh ud dr awal ud penjarain semua saudara2nya yg jahat jgn agap enteng aj.akhirnya terbuktikan?
Jessica
Luar biasa
Jessica
Lumayan
marini
ceritamu bagus semua thor aku suka 😍😍😍🥰🥰🥰
marini
😭😭😭😭
marini
Aku menangis 😭😭😭
marini
visual author gak prnh gagal 😍😍😍😋😋😋
ren_iren
selalu bagus ceritanya...
ren_iren
selalu, manisnya gk nanggung2 dirimu kak..., 🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!