NovelToon NovelToon
JALAN MENUJU KEABADIAN

JALAN MENUJU KEABADIAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Spiritual / Fantasi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa / Mengubah Takdir
Popularitas:34.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Shen Yu hanyalah seorang anak petani fana dari Desa Qinghe. Hidupnya sederhana membantu di ladang, membaca buku-buku tua, dan memendam mimpi yang dianggap mustahil: menjadi kultivator, manusia yang menentang langit dan mencapai keabadian.
Ketika ia bertanya polos tentang kultivator, ayahnya hanya menegur jalan itu bukan untuk orang seperti mereka.
Namun takdir tidak pernah meminta izin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH.32

Rawa Kabut.

Tempat ini sunyi, namun bukan jenis sunyi yang damai. Ini adalah kesunyian predator yang menahan napas. Kabut putih susu menggantung tebal di atas permukaan air rawa yang hitam, membatasi jarak pandang hanya sejauh tiga langkah.

Shen Yu berjalan di depan, kakinya terbenam dalam lumpur setinggi mata kaki. Lengan kirinya yang buntung tersembunyi di balik jubah longgar.

"Ada tiga orang di depan," bisik Su Ling tiba-tiba. Tangannya mencengkeram erat bahu kanan Shen Yu. "Jantung mereka berdetak cepat. Berniat buruk."

Shen Yu berhenti. Ia menyipitkan mata menembus kabut.

Benar saja, dari balik pepohonan bakau yang bengkok, muncul tiga sosok bayangan.

Mereka mengenakan rompi kulit binatang dengan lambang Sekte Serigala Hitam sekelompok pemburu bayaran terkenal di Air Hitam yang tidak segan membunuh rekan sendiri demi harta.

Pemimpinnya adalah pria botak dengan luka parut menyilang di wajah, memegang golok besar. Auranya kuat dan menekan Pemurnian Qi Tahap 5. Dua anak buahnya berada di Tahap 4.

Jauh di atas Shen Yu yang hanya Tahap 2 Puncak.

"Hah, lihat apa yang dibawa tikus ke sini," si Pemimpin menyeringai, memperlihatkan gigi kuningnya. "Seorang cacat buntung dan gadis buta. Pasangan serasi untuk mati di rawa."

"Kami hanya lewat," kata Shen Yu datar, berusaha memutar arah.

"Berhenti!" Salah satu anak buahnya melompat, menghalangi jalan mundur Shen Yu. "Siapa bilang kau boleh pergi? Kami sedang berburu Laba-laba Punggung Besi. Tapi makhluk sialan itu tidak mau keluar dari sarangnya."

Si Pemimpin berjalan mendekat, matanya menelanjangi Su Ling dengan tatapan menjijikkan.

"Laba-laba itu suka daging segar yang lembut," katanya sambil terkekeh. "Gadis buta ini sepertinya umpan yang sempurna. Dia pasti akan menjerit nyaring saat kakinya digigit putus."

Wajah Su Ling memucat. Ia bersembunyi di punggung Shen Yu.

"Tinggalkan gadis itu, dan kau boleh pergi merangkak pulang, Si Buntung," perintah si Pemimpin, mengayunkan goloknya ke leher Shen Yu.

Shen Yu diam. Ia menghitung peluang.

Tiga lawan satu. Ranah musuh jauh di atasnya. Bertarung secara jujur adalah bunuh diri. Giok Retak tidak bisa memberinya kekuatan instan lagi tanpa bayaran mahal.

Hanya ada satu cara. Cara iblis.

"Baiklah," kata Shen Yu tiba-tiba.

Su Ling tersentak. "Shen Yu?"

Shen Yu menunduk, bahunya terlihat lemas tanda menyerah. "Aku tidak mau mati. Ambil saja dia. Dia hanya beban bagiku."

Para pemburu itu tertawa terbahak-bahak.

"Pilihan pintar!" Si Pemimpin menurunkan goloknya, kewaspadaannya hilang total karena menganggap Shen Yu hanyalah sampah Tahap 2 yang pengecut. "Hei, Liu, ambil gadis itu. Ikat dia di pohon depan sarang."

Anak buah bernama Liu maju sambil menyeringai, menyimpan pedangnya untuk meraih tangan Su Ling.

Saat tangan Liu berjarak satu jengkal dari Su Ling...

Mata Shen Yu yang menunduk berkilat dingin.

Sret!

Tangan kanan Shen Yu bergerak. Bukan memukul, tapi melempar segenggam pasir rawa bercampur bubuk (sisa dari Hutan Kabut) tepat ke mata Liu.

"ARGH! MATAKU!"

Di detik yang sama, Shen Yu menerjang maju. Ia tidak menggunakan Qi untuk menyerang karena Qi-nya terlalu lemah untuk menembus pertahanan Tahap 4.

Sebaliknya, ia menggunakan Sarung Tangan Sutra Bayangan untuk mencabut belati kecil di pinggang Liu sendiri.

JLEB!

Shen Yu tidak menusuk jantung. Ia menusuk paha bagian dalam Liu.

Darah segar menyembur deras seperti air mancur.

"BEDEBAH!" Si Pemimpin meraung marah. Ia mengayunkan goloknya dengan kekuatan penuh ke punggung Shen Yu.

Shen Yu tidak menghindar. Ia membiarkan punggungnya ditebas demi mempertahankan posisinya.

CRAS!

Golok itu merobek punggung Shen Yu dalam-dalam, menampakkan tulang putih.

Orang normal akan jatuh pingsan karena syok rasa sakit. Tapi Shen Yu, yang telah kehilangan rasa sakit, hanya terdorong sedikit ke depan. Wajahnya tetap datar tanpa ekspresi, seolah hanya ditepuk nyamuk.

Keanehan ini membuat si Pemimpin tertegun sepersekian detik. "Apa?! Kenapa dia tidak berteriak?!"

Memanfaatkan kebingungan itu, Shen Yu menendang lutut Liu yang sedang menjerit, lalu melempar tubuh Liu yang memancarkan darah ke arah gua gelap di depan mereka.

"Makan malam datang!" teriak Shen Yu dingin.

Bau darah segar yang anyir seketika memenuhi udara lembap.

Dari dalam kegelapan gua, terdengar suara desisan yang membuat bulu kuduk berdiri. Delapan mata merah menyala di kegelapan.

KIIIIEEEK!

Sesosok makhluk hitam raksasa setinggi kerbau melesat keluar. Kakinya tajam seperti tombak, punggungnya berkilau seperti baja hitam.

Laba-laba Punggung Besi (Tingkat 3).

Monster itu langsung menyambar tubuh Liu yang sedang pendarahan hebat. Rahangnya mengatup, memutus tubuh Liu menjadi dua bagian. Darah dan organ dalam berhamburan.

"LIU!" teriak si Pemimpin horor.

Laba-laba itu, yang belum puas dengan satu mangsa, menoleh ke arah sumber Qi terbesar di sana: Si Pemimpin (Tahap 5).

"Kau yang menginginkan umpan, bukan?" bisik Shen Yu.

Ia menyambar Su Ling dengan tangan kanannya dan melompat mundur ke dalam rimbunan semak berduri, mengaktifkan Teknik Pernapasan Penyu hingga batas maksimal.

Si Pemimpin dan satu anak buahnya yang tersisa kini berhadapan langsung dengan monster yang marah.

"SIALAN KAU, BOCAH CACAT! AKU AKAN MEMBUNUHMU!" teriak si Pemimpin sambil menangkis kaki laba-laba yang sekeras baja.

TANG!

Goloknya retak. Kekuatan fisik monster Tingkat 3 setara dengan Pemurnian Qi Tahap 9. Si Pemimpin muntah darah.

"Lari! Lari!"

Tapi laba-laba itu menembakkan jaring putih lengket, menjerat kaki anak buah kedua. Ia ditarik dan dilahap hidup-hidup.

Pertarungan itu brutal dan singkat. Si Pemimpin bertarung mati-matian, meledakkan seluruh Qi-nya, berhasil melukai satu mata laba-laba itu, tapi akhirnya kepalanya ditembus oleh kaki monster tersebut.

Hening kembali turun di Rawa Kabut.

Hanya ada suara krak-krak dari laba-laba yang sedang menikmati makanannya di tengah tumpukan mayat.

Di balik semak, Shen Yu menekan luka menganga di punggungnya dengan kain agar baunya tidak menyebar. Wajahnya pucat karena kehilangan banyak darah, tapi matanya tajam mengamati monster itu.

"Dia kenyang," bisik Shen Yu pada Su Ling. "Dan mata kirinya buta karena serangan orang tadi. Perut bawahnya terluka."

"Kau gila," bisik Su Ling, air mata menggenang di mata butanya. Ia bisa mencium bau darah Shen Yu yang sangat kuat. "Kau menjadikan dirimu umpan juga..."

"Manusia lebih berbahaya dari monster, Su Ling," jawab Shen Yu tanpa emosi. "Aku hanya meminjam tangan monster untuk membunuh manusia. Sekarang, giliran kita."

Shen Yu bangkit berdiri. Laba-laba itu sedang lamban karena kekenyangan. Ini adalah satu-satunya kesempatan bagi seorang Tahap 2 untuk membunuh monster Tingkat 3.

Shen Yu mengambil pedang milik si Pemimpin mayat yang tergeletak di dekat semak.

"Tuntun aku, Su Ling. Di mana jantungnya berdetak?"

Su Ling menghapus air matanya, memusatkan pendengarannya pada monster di depan sana.

"Tiga langkah ke kiri dari perutnya. Ada celah di antara nya. Bunyinya deg... deg... pelan."

"Bagus."

Shen Yu melangkah keluar dari bayangan, berjalan menuju monster raksasa itu seperti hantu pencabut nyawa yang tidak takut mati.

1
༄⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor
Salsa Cuy
👍🏻🙏🏻
MyOne
Ⓜ️🔜🆙🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👍🏻👍🏻👍🏻Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️5️⃣5️⃣5️⃣Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🆗🆗🆗Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🙎🏻🙎🏻🙎🏻Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👀👀👀Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😈👿😈Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🤜🏻💥🤛🏻Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😡🤬😡Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👻👻👻Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👿😈👿Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😯😯😯Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🔜🔜🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🙎‍♂️🙎‍♂️🙎‍♂️Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😁😁😁Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👣👣👣Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🙄🙄🙄Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🥹🥹🥹Ⓜ️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!