NovelToon NovelToon
Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Teen / Beda Usia / Tamat
Popularitas:154.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Asni J Kasim

Info!!!! Ini lanjutan dari Novel Istri Nakal Dokter Aziz.

🍁Fadila & Farhan🍁👫

Fadila Annisa Zakri, di hari ulang tahunnya yang ke 18 tahun, dia mendapatkan kado istimewa. Fadila tiba-tiba di lamar oleh pria yang bernama Farhan Aqmora Ahman. Farhan adalah Dosen sekaligus asisten di Laboratorium tempat di mana Fadila kuliah.

Farhan sudah cukup umur, tapi umurnya tidak menjamin kedewasaannya. Pria itu menjadi tegas setelah mendapatkan nasehat dari orang terdekatnya.


Apakah Farhan bisa terus tegas? Atau dia akan kembali menjadi pria yang dibimbing oleh istrinya.

Mari simak kisah romantis mereka 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asni J Kasim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

"Nggak boleh gitu" tegur Farhan saat Fadila menertawakan Nikollas. Farhan tahu bagaimana sikap kedua orang tua Nikollas. Bahkan para tetangga yang lain pun tahu itu, namun mereka bisa apa. Berulang kali para tetangga memberi saran pada Nikollas untuk pergi meninggalkan Ibunya tapi pria itu berkata:

"Ibuku hanya memiliki satu anak, dan anak itu adalah aku. Bagaimana jika Ibuku sakit? Siapa yang akan merawatnya"

Itulah kalimat yang selalu Nikollas ucapkan saat para Ibu-Ibu memberinya saran untuk ke luar dari rumah. Karena Nikollas tidak mau mendengar, maka Ibu-Ibu tetangga mulai mengabaikan Nikollas.

"Om, apa Kak Niko nggak disukai Ibu dan Papanya?" tanya Fadila berbisik.

"Iya" jawab Farhan singkat.

Nikollas kembali menyeka air matanya. Pria itu masih merasakan sakit yang mendalam. Dia tahu dia seorang pria, dan seorang pria tidak boleh cengeng. Namun, kasih sayangnya yang besar membuatnya menjadi pria yang penyayang walau sering kali dia dihujani cacian dan makian dari Ibu kandung dan Papa tirinya.

"Apa anak sepertiku, yang lahir tanpa pertanggung jawaban seorang Ayah, nggak pantas mendapatkan kasih sayang? Kenapa Ibu memperlakukanku dengan begitu tidak adil. Bukankah aku tidak meminta untuk dilahirkan dari rahim mereka. Bukankah ini kesalahan Ibu dan Papa kandungku. Lalu kenapa harus aku yang menanggung derita ini? Kenapa harus orang tuaku yang membenciku" ungkap Nikollas. Matanya kembali berkaca-kaca.

Fadila yang tadinya merasa lucu melihat Nikollas menangis, wanita itu tiba-tiba meneteskan air mata. Rasa empati membuatnya tak dapat menahan bulir bening yang menumpuk. Sementara Farhan hanya diam dan tak tahu harus jawab apa.

"Niko, kamu tunggu disini sebentar ya" kata Farhan. Lalu menarik tangan istrinya. "By, ikut aku sebentar" pintanya. Farhan dan Fadila masuk ke dalam kamar. Fadila terus terisak, satu hal yang baru ia tahu, Nikollas pria baik-baik yang ingin berbakti pada Ibu dan Papa tirinya.

Sesampainya di kamar, Farhan memegang kedua pundak istrinya. Menatap mata istrinya yang terus menerus mengeluarkan bulir bening. "By, bagaimana kalau kita memberi tumpangan pada Nikollas. Apa kau setuju?" tanya Farhan.

Fadila mengangguk tanda setuju. "Nggak apa-apa, Om. Aku nggak keberatan bila Kak Niko tinggal sama kita" balas Fadila.

"Sekarang kamu jangan menangis lagi. Aku cemburu melihat istriku menangis karena pria lain" kata Farhan sambil menyeka air mata istrinya.

"Cie cie... Ada yang cemburu ni..!!" Fadila masih sempat-sempatnya meledek suaminya. Boleh di kata wanita itu belum lama bersedih dan sekarang dia kembali menjadi wanita periang dan jahil.

Farhan mengulas senyum. Belum saatnya pria itu meladeni ledekan istrinya. "Ayo kita temui Nikollas" kata Farhan menggandeng tangan istrinya lalu keluar dari kamar.

Nikollas bersandar di sofa sambil memijat pelipisnya yang tidak terasa sakit. Pria itu bingung mau tidur di mana sementara ini sudah mau masuk waktu magrib. Haruskah dia bermalam di rumah temannya, atau mencari indekos.

"Niko" panggil Farhan setelah mendudukkan bokongnya di sofa. Begitu juga Fadila, wanita itu duduk di samping suaminya.

Nikollas membuka mata dan memicingkan keningnya menatap wajah serius pria yang selalu ia panggil Om. "Ada apa, Om?" tanyanya.

"Aku dan Fadila akan memberimu tumpangan. Namun ada syaratnya. Ini bukan apa-apa sih, hanya saja untuk mencegah pandangan orang lain. Kamu boleh tinggal dengan kami di rumah ini, tapi nggak boleh berduaan dengan Fadila. Pamali, bukan muhrim" jelas Farhan.

"Bukan muhrim atau memang karena Om cemburu aku berduaan dengan temanku?" tanya Nikollas sekedar bergurau.

Farhan terkekeh. "Dua-duanya" balanya.

"Kakak ya, tadi menangis dan sekarang masih sempat-sempatnya bercanda" ujar Fadila tersenyum.

Adzan magrib berkumandang di masjid. Farhan, Fadila dan Nikollas mengakhiri pembicaraan mereka. Farhan ke kamar dan bersiap-siap ke masjid. Sementara Fadila memilih pergi ke dapur untuk menggoreng ikan dan memasak sayur kangkung. Sedangkan Nikollas, pria itu pergi menyelinap di rumahnya dan mengambil pakaiannya.

Setelah mengambil pakaiannya, Nikollas kembali ke rumah Farhan. Dan mendapati Farhan di depan pintu dan hendak ke masjid. "Tunggu aku, Om" pinta Nikollas.

"Jangan lama" kata Farhan.

Nikollas sudah tahu di mana kamar yang akan ia tempati, karena pria itu pernah diusir dari rumah dan Farhan yang juga menampugnya. Dengan cepat Nikollas masuk ke dalam kamar. Beberapa menit kemudian, ia keluar dengan mengenakakan baju kokoh warna abu-abu.

...----...

Pukul 20:01 PM

Farhan dan Nikollas tiba di rumah. Mereka shalat magrib dan isya di masjid bersama jamaah yang lain. Farhan masuk ke kamarnya, begitu juga Nikollas. Di dalam kamarnya, Nikollas merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.

"Aku nggak boleh tinggal lama-lama di sini. Om Farhan bukan pria bujangan lagi, aku harus mengerti mereka" gumam Nikollas.

Tok tok tok...

"Niko, mari kita makan, Dek" ajak Farhan sambil mengetuk pintu kamar Niko.

"Iya, Om" sahut Nikollas dari dalam seraya bangkit dari tempat pembaringan.

Farhan menghampiri Fadila di meja makan. Lalu menggeser kursi yang ada di samping Fadila. "Setelah makan kerjakan tugas-tugas mu" kata Farhan mengingatkan.

"Iya, Om" balas Fadila.

Nikollas datang dan duduk di depan Farhan. Pria itu mulai terlihat ceria. "Sepertinya ini enak" gumam Nikollas.

Setelah makan malam, Nikollas dan Farhan duduk di ruang tengah sementara Fadila masuk ke kamar mengerjakan tugas-tugasnya.

Cek--lek... (Pintu terbuka lebar)

Farhan menghampiri istrinya yang sedang sibuk mengerjakan tugas-tugasnya. "Masih banyak?" tanya Farhan.

"Iya, Om" balas Fadila.

"By, beritahu temanmu besok jam satu kita asistensi umum" kata Farhan mengambil tempat di tepi ranjang. Menatap istrinya yang masih fokus menulis.

Fadila menghentikan kegiatannya, wanita itu menoleh menatap suaminya. "Apa itu artinya Praktikum akan dimulai?" tanyanya serius.

"Iya. Beritahu saja temanmu kalau besok asistensi umum. Ingat! teman angkatan bukan teman kelas" kata Farhan mengingatkan.

"Iya, Om" balas Fadila lalu mengambil ponselnya dan mengirim pesan di group angkatannya. Berdasarkan tanggapan yang dibaca oleh Fadila, banyak temannya yang mulai takut. Mereka takut berhadapan dengan asisten Laboratorium yang katanya galak-galak.

Drt drt drt...

Ponsel Farhan berdering. Tertera nama Fitri di layar ponsel. Farhan menjawab panggilan dari Fitri karena sebelum Fitri menelepon, wanita itu sudah lebih dulu mengirim pesan. "Boleh saya telepon, Pak. Mau bahas soal asisten besok" itulah pesan dari Fitri.

"Assalamualaikum, Kak. Bagaimana dengan asisten baru yang terpilih. Apa mereka juga diminta untuk datang di asistensi besok?" tanya Fitri.

"Waalaikumsalam. Iya, minta mereka semua untuk datang. Dan usahakan jam sebelas para asisten sudah di kampus. Dan saya minta kamu buat group Anatomi Fisiologi Manusia, dan masukkan semua asisten yang sudah lulus seleksi" titah Farhan.

Ponsel Fadila terdengar berdering, terlihat panggilan video call dari Rahmat. Fadila tersenyum kemudian menjawab panggilan video call dari sahabatnya. "Kamu di mana?" tanya Fadila menatap wajah Rahmat di layar ponsel.

"Aku di Losari. Aku kangen kamu dan---"

"Berani sekali kamu merindukan istriku!" kata Farhan menatap tajam sahabat istrinya. Pria itu langsung memotong kalimat Rahmat, boleh di kata dia belum mendengar lanjutan kalimat yang akan di sebut sahabat istrinya itu.

1
Redmi Lima
suka ceritanya lucu
Charisya Amelia Adhinata
sangat bagus benget semoga author sehat selalu ya bisa bikin novel yang sangat menarik
Rosmi Yanti Yanti
lanjut
Sery
kapok lu surlin
Sery
Mpok netizen+62
Elisabeth Ratna Susanti
like plus 🌹
Be___Mei
sesal kemudian tiada berguna surlin 🥲🥲🥲🥲 sering-seringlah berkirim doa agar hima tenang di alam sana
Be___Mei
😭😭😭😭 kau menaruh bawang di sini kak asni!!
Be___Mei
😭😭😭 ya Allah niko, yang sabar ya,

Farhan oh Farhan,kau suami idaman.kalo suamiku......jangankan masak, rebus air aja bisa di hitung dengan jari lima 🤣
Satriya Bagus
buat surlin dan aini hidup dalam penyesalan yang mendalam thorrr
dan buatlah niko tuk tinggal bersama dengan pak asiana thorr 🙏✌
faridah ida
sediih yaa kalo percintaan seperti pak Surlin...
semoga Niko dan Ummu tidak seperti ke dua orang tua nya ...
semangaatt Niko ....💪💪💪
Satriya Bagus: lebih kasian niko karna keegoisan surlin dan juga aini
total 1 replies
faridah ida
sabar yaa Niko .. apa yang kamu alami Fadila juga , beda nya Niko lebih beruntung bisa merasakan ada nya seorang ibu ,..
kalo Fadilah dari bayi ,ibu Amrita sudah tidak ada ...
Satriya Bagus
kasian niko thorrr
berharap surlin segra tau kebenarannya tentang isi hatinya ibunya niko 🙏✌
Asni J Kasim
5 episode baru aku baca 😆😆. Mau tunggu Adila tobat 😂😂
Be___Mei
beruntungnya fadila, dia punya suami yang sangat baik seperti farhan, dan satu lagi keberuntungan fadila, saat hamil selera makannya begitu bagus 🥰🥰🥰 tidak seperti aku 🤣 saat hamil cerewetnya sampe mau di tendang ke planet Pluto 😅😅
Be___Mei: kwkwkwk di tabung ada dulu bab jena nya kak 😂😂😂 mungkin 2/3 bab lagi akan ada jalan untuk jena bertemu pria pujaanya.entah itu dewa, rio atau agam 🤭
total 6 replies
Be___Mei
cintanya di charger dong 🤣🤣🤣 kalo sudah 100% kalian mau ngapain???? 🤭🤭🤭
Be___Mei: jan lupa undangan buat jena yak 🤣🤣
total 2 replies
Be___Mei
idih!!! cowok kok mau kasar sama cewek 😖😖😖😖
faridah ida
duuuhh jarang jarang ini suami seperti Farhan di suruh beli apa aja sama istri mauu... suami idaman ..👍👍🤗🤭
faridah ida: 😄😄😄 bisa aja athorr ini ...😁😁
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
like 👍👍👍👍👍
Elisabeth Ratna Susanti
hadir 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!