Ziva Putri Willson, putri bungsu keluarga Willson, adalah perpaduan sempurna antara kecantikan, kecerdasan, dan kepercayaan diri setinggi langit. Di usianya yang masih muda, dia telah menjadi desainer ternama yg namanya menggema hingga ke mancanegara.
Damian Alexander, CEO muda yang dikenal kejam dan dingin. Baginya, hidup hanyalah deretan angka dan nilai saham. Dia sangat anti pada wanita karena menganggap mereka makhluk paling merepotkan di dunia.
"Dengar, Tuan CEO, kamu mungkin bisa membeli saham dunia, tapi kamu tidak bisa membeli hak untuk mengatur kapan aku harus bernapas. Jadi, simpan wajah sok kuasamu itu untuk rapat, bukan untukku." -Ziva.
"Aku sudah menghadapi ribuan musuh bisnis yang licin, tapi menghadapi satu wanita bermulut tajam seperti dia jauh lebih menguras energi daripada akuisisi perusahaan. Tapi justru itu yang membuatnya berbeda." — Damian.
Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Si Tuan Dingin yang mulai kehilangan akal sehatnya, atau Nona cerewet berwajah manis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RENCANA DUO WILSON
"Romeo tadi melapor padaku, dia mendengar langsung dari asisten Damian, dan Damian tidak hanya mengirim kainnya, dia hampir membeli perusahaannya karena Ziva sedih. Apakah pria tanpa hati akan melakukan itu?" tanya Tuan Justin, tersenyum miring.
Kenzo terdiam sejenak, namun gengsinya masih setinggi langit.
"Itu cuma soal uang, Dad, semua orang dengan Alexander Group di belakang namanya bisa melakukan itu. Tapi bagaimana dengan perasaannya? Apa dia bisa mencintai Ziva? Atau dia cuma melihat Ziva sebagai aset untuk memperkuat merger kedua keluarga?" tanya Kenzo, beruntun.
"Damian sendiri yang meminta izin padaku untuk mempercepat prosesnya," jawab Tuan Justin tegas.
"Jika dia tidak tertarik, dia akan membiarkan perjodohan ini berjalan lambat seperti siput. Tapi kalian lihat sendiri? Dia datang menjemput Ziva tepat waktu, dia membawa Ziva makan siang dengan orang tuanya, dan dia menandatangani perjanjian denda tas Paris yang konyol itu," lanjut Tuan Justin, terkekeh dengan sifat nakal Putri nya.
"Denda apa? Tas Paris?" tanya Arkan mengerutkan keningnya.
"Adik kalian itu benar-benar berbakat membuat Damian pusing, asal kalian tahu, Ziva memaksa Damian menandatangani kontrak tambahan yang isinya melarang Damian bekerja lewat jam 8 malam atau dia harus beli tas bermerek, dan Damian menandatanganinya tanpa protes," jawab Taun Justin, menggeleng-gelengkan kepalanya.
Kenzo dan Arkan saling pandang, mereka tahu betul betapa keras kepalanya seorang Damian Alexander, pria itu tidak pernah mau didikte oleh siapapun, apalagi soal jam kerja.
"Tetap saja, Dad," ucap Kenzo kembali bersuara, suaranya lebih tenang namun tetap tegas.
"Kami tidak akan merestui ini begitu saja. Besok malam di acara Gala, aku akan bicara langsung dengannya. Jika dia tidak bisa memberikan alasan yang masuk akal selain soal bisnis, kenapa dia menginginkan Ziva, maka aku sendiri yang akan membatalkan perjodohan mereka," ucap Kenzo, masih tidak terima.
"Aku ikut," timpal Arkan.
"Aku akan pastikan besok malam dia merasa sedang diuji oleh dua penguji paling kejam di dunia. Kalau dia mau jadi suami Ziva, dia harus melewati kami dulu," lanjut Arkan, tersenyum miring.
Tuan Justin hanya menggelengkan kepala melihat tingkah kedua putranya. Dia tahu Damian adalah pria yang tangguh, tapi menghadapi Kenzo yang sedingin es dan Arkan yang se licik kancil dalam waktu bersamaan? Itu akan menjadi ujian yang sangat menarik.
"Terserah kalian," ucap Tuan Justin sambil berdiri.
"Tapi saran Daddy, siapkan mental kalian. Damian Alexander bukan pria yang mudah diintimidasi," ucap Tuan Justin, menggeleng kan kepala nya.
"Dan kamu Kenzo, jangan sampai kamu memukul wajahnya besok. Ingat, dia itu calon adik iparmu, kasihan kalau foto pernikahannya nanti lebam-lebam," lanjut Tuan Justin, sebelum akhirnya pergi ke kamar nya, bersama Nyonya Mauren.
"Kita lihat saja nanti, Dad," gumam Kenzo dengan senyum misterius.
Setelah kepergian Daddy dan Mommy ke lantai atas, suasana ruang tamu masih terasa tegang namun penuh dengan aura konspirasi.
Arkan menghempaskan tubuhnya ke sofa, kakinya disilangkan dengan gaya angkuh, sementara Kenzo masih menatap lurus ke arah pintu masuk mansion seolah-olah sedang membayangkan Damian berdiri di sana.
"Kain kargo dikirim pakai pesawat tercepat? Beli perusahaan vendor? Ck, gaya lama," cibir Arkan sambil memutar-mutar ponsel di tangannya.
"Damian pikir dia bisa membeli restu kita dengan uang? Cih! Jangan harap," gumam Arkan, berdecih sinis.
"Uang bukan masalah bagi kita, Arkan, yang jadi masalah adalah ego pria itu," ucap Kenzo dingin.
"Aku sudah riset soal dia di Negara J. Dia itu cukup berpengaruh, koneksinya juga luas, brutal dalam negosiasi, dan tidak punya sejarah dekat dengan wanita manapun. Dia menganggap emosi sebagai kelemahan. Lalu sekarang tiba-tiba dia mau menikahi Ziva?" lanjut Kenzo.
"Mungkin dia butuh boneka cantik untuk citra perusahaannya?" tebak Arkan dengan nada sarkas.
Mendengar kata boneka rahang Kenzo mengeras.
"Kalau itu niatnya, dia salah pilih keluarga. Ziva bukan boneka porselen yang bisa dia pajang di lemari kaca," ucap Kenzo, mengepal kan tangan nya kuat.
Tiba-tiba Arkan bangkit dan berjalan menuju meja bar di sudut ruangan, dia menuangkan air mineral ke gelas, lalu berbalik menatap kakaknya dengan seringai jahil yang mulai muncul kembali.
"Bang, gimana kalau kita kasih sambutan sedikit lewat pesan malam ini? Biar dia nggak bisa tidur nyenyak seperti perintahnya ke Ziva tadi," usul Arkan, tersenyum miring.
Kenzo terdiam sejenak, lalu sudut bibirnya ikut sedikit terangkat.
"Ambilkan ponsel Ziva," ucap Kenzo, setuju.
"Nggak perlu, aku punya nomor kantornya dari relasiku di Negara L. Tapi lebih seru kalau kita pakai ponsel Ziva, kan?" jawab Arkan, tersenyum licik.
"Ziva sudah mengunci diri di kamar, jangan diganggu, dia pasti sedang senyum-senyum sendiri menatap pesan kutub utara itu, sangat menyebalkan!" cegah Kenzo, mendengus kesal.
"Kita main cantik besok malam saja, aku mau lihat seberapa kuat mentalnya saat kita sapa di depan umum," ucap Kenzo, tersenyum miring.
Sementara itu, di lantai atas, Ziva tidak bisa diam, dia baru saja mengeluarkan gaun sutra berwarna hitam dengan potongan backless yang sangat elegan namun berani, gaun itu adalah rancangannya sendiri yang belum pernah dipublikasikan.
"Damian mau pamer calon istri, kan? Oke, akan aku kasih pameran yang nggak akan pernah dia lupakan," gumam Ziva sambil mencocokkan gaun itu di depan cermin besar.
Ziva membayangkan ekspresi kaku Damian saat melihatnya besok, apalagi ditambah dengan kehadiran Kenzo dan Arkan.
"Duh, tapi beneran deh, kalau Abang Kenzo sampai berantem sama Damian, yang ada saham perusahaan Daddy bisa anjlok karena berita keributan," gumam Ziva mendesah, mendadak merasa pening.
Dia mengambil ponselnya lagi, jarinya ragu-ragu di atas layar, dia ingin mengirim pesan peringatan pada Damian agar lebih bersabar menghadapi kakak-kakaknya, tapi egonya melarang.
"Ngapain juga aku peduli sama dia? Biar saja si Robot itu kena batunya. Selama ini kan dia selalu menang dalam segala hal, sekali-kali biar dia ngerasain diintimidasi sama dua singa Willson," ucap Ziva sambil terkekeh jahat.
Ziva kemudian melirik kantong jas hitam yang tadi dia siapkan untuk Damian, Jas itu punya detail kecil di bagian manset dan kerah yang hanya bisa dilihat dari jarak dekat, sebuah sentuhan personal yang menunjukkan bahwa pria yang memakainya adalah milik sang desainer.
"Mesin atau bukan, besok kamu harus terlihat seperti manusia paling tampan di dunia, Damian Alexander. Supaya Abang-abangku setidaknya nggak terlalu malu punya ipar kayak kamu," bisik Ziva pada jas itu.
Di ruang tamu, Kenzo dan Arkan rupanya belum beranjak, mereka berdua malah membuka laptop dan mulai membedah jadwal acara Gala Dinner besok malam.
pgn bgt jd ziva,d cntai tlus sm dami..plus cnta dr kluarganya jg...
playboy udh saatnya tobat..biar dia tau gmna rsanya brjuang mngejar prmpuan yg ga mmpan sm psonanya...smnggttt......😘😘😘
OMG bisa nahan rasa selama itu....
its true love ❤️❤️❤️
OMG bisa nahan rasa selama itu....
its true love ❤️❤️❤️
biasanya kn bnyk drama,trs acuh....
Laahh....ni mlah mkin hri mkin bucin....
tar kl ziva hmil,psti anknya jd rival....🤣🤣🤣
sweet banget sih.....
curiga nih... keknya kak oThor orangnya jg romantis nih..... cieeeee
maniss bgt loh, sll bikin baper🥰🥰🥰