NovelToon NovelToon
ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Malamfeaver

___Folow Ig:gaabriiellaaa12

"Vanya Gabriella" memiliki kelainan saat menginjak usia 18 tahun,dimana dia sudah mengeluarkan as* padahal dia tidak hamil.
dan disekolah barunya dia bertemu dengan ketua OSIS, "Aiden Raditya", dan mereka adalah jodoh.

"lo ngelawan sama gua? "
bentak Aiden marah

"nggak kak...maaf"
jawab vanya sambil menunduk ketakutan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malamfeaver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 7 keributan

Suasana kantin yang tadinya riuh mendadak sunyi senyap, hanya menyisakan deru napas memburu dari cewek yang berdiri di depan meja Vanya. Namanya Deby.

 Kakak kelas tingkat akhir yang selama ini dikenal sangat terobsesi pada Aiden. Dia merasa memiliki hak paten atas sang Ketua OSIS, meskipun Aiden tidak pernah menganggapnya ada.

​Vanya menatap noda merah kuah bakso di seragamnya dengan mata berkaca-kaca. Bukan cuma karena bajunya kotor, tapi rasa sesak di dadanya semakin menjadi-jadi akibat guncangan saat meja digebrak.

​"Lo tuli?! Gue tanya, lo siapa berani-beraninya makan bareng Aiden?!" bentak Deby lagi, suaranya melengking memenuhi seisi kantin.

​Vanya melirik Aiden yang duduk di hadapannya. Berharap cowok itu akan berdiri dan membelanya.

Tapi kenyataannya? Aiden justru terlihat sangat santai. Cowok itu seolah sedang menonton pertunjukan komedi sambil menyuap mie ayamnya dengan tenang. Tidak ada kata-kata, tidak ada pembelaan. Dingin sedingin es di kutub utara.

​Melihat Aiden yang diam saja, nyali Vanya yang dasarnya memang gadis barbar pun terpancing. Ia berdiri, mengabaikan rasa perih di dadanya, dan menatap Deby tajam.

​"Mau gue siapa, itu bukan urusan lo! Emang lo siapa? Satpam sekolah?" balas Vanya pedas.

​"Gue pacarnya Aiden! Puas lo?!" teriak Deby lantang, membuat satu kantin heboh.

​Vanya kembali melirik Aiden. Pacar? Aiden tetap diam, bahkan tidak melirik sedikit pun. Sialan, bener-bener minta digebuk ini cowok! batin Vanya geram.

​"Oh, pacar? Kok pacarnya lagi makan sama cewek lain lo malah teriak-teriak kayak orang kesurupan? Kasihan banget ya, nggak dianggap,"

ejek Vanya dengan nada manja yang dibuat-buat, sengaja memancing emosi.

​SRET..!

​Bukan tamparan, tapi Deby justru menjambak rambut panjang Vanya dengan brutal. "Dasar jalang kecil! Berani lo ngeledek gue?!"

​"Lepasin! Sakit tahu!" Vanya mencoba melawan, tangannya mencakar lengan Deby.

​Elsa yang sejak tadi sudah gatal ingin ikut campur langsung berdiri dan menarik tangan Deby. "Woy, Kak! Inget umur! Malu-maluin banget jambak adek kelas di depan umum!"

​Deby yang sudah kalag langsung melepaskan jambakannya dari Vanya dan beralih menampar Elsa hingga gadis itu tersungkur. "Jangan ikut campur lo, cebol!"

​Melihat sahabatnya disakiti, Vanya meledak. Ia tidak peduli lagi dengan citra gadis manja. Vanya maju dan mendaratkan tamparan keras di pipi Deby. "Jangan sentuh Elsa!"

​PLAK!

​Elsa yang tidak terima ditampar pun bangkit dan ikut membalas. Kantin berubah menjadi arena gulat. Jambak-jambakan, aksi saling tampar, dan teriakan histeris memenuhi ruangan.

Di pojok meja, Aiden akhirnya berhenti makan. Ia melirik kekacauan itu dengan senyum tipis, seolah sedang menikmati seberapa jauh Vanya bisa berjuang sendirian.

​"BERHENTI! KE RUANG KEPALA SEKOLAH SEKARANG!"

​Suara menggelegar Pak Broto, guru kesiswaan, menghentikan keributan itu. Saat itu, Vanya dan Deby masih dalam posisi saling serang, sementara Elsa sudah berhasil menjauh karena ditarik oleh siswa lain. Alhasil, hanya Vanya dan Deby yang diseret menuju ruang Kepala Sekolah.

​Di dalam ruangan yang beraroma kayu cendana itu, suasana masih memanas. Deby mulai menjalankan aksinya. Ia menangis tersedu-sedu, menutupi wajahnya seolah dialah korban paling menderita.

​"Pak, dia yang mulai duluan! Dia godain pacar saya, terus pas saya tanya baik-baik, dia malah nyiram saya pakai kuah bakso dan nampar saya duluan!" ucap Deby dengan nada playing victim yang sangat sempurna.

​Vanya melotot, nyaris melompat dari kursinya. "Bohong! Bapak jangan percaya! Dia yang gebrak meja sampe baju saya kotor! Dia juga yang jambak saya duluan!"

​"Halah, nggak usah ngeles! Lo itu anak baru yang nggak tahu tata krama!" bentak Deby di depan Kepsek.

​"Cukup!" Pak Kepsek memijat pelipisnya. "Vanya, kamu punya bukti?"

​"Ada CCTV di kantin, Pak! Cek aja! Saya nggak akan takut karena saya benar!" tantang Vanya berani.

​Deby sempat terlihat panik mendengar kata CCTV, tapi ia segera menutupi ekspresinya. Debat panjang terus berlanjut.

Vanya yang biasanya manja kini berubah menjadi singa betina yang mempertahankan harga dirinya. Namun, karena keributan ini sudah melibatkan kontak fisik yang cukup parah dan mengganggu ketertiban sekolah, Pak Kepsek mengambil keputusan final.

​"Saya tidak mau tahu siapa yang mulai duluan. Kalian berdua sudah melanggar aturan berat tentang perkelahian,"

Pak Kepsek menarik dua lembar kertas dari laci mejanya.

"Ini surat panggilan untuk orang tua kalian. Besok pagi, orang tua kalian harus hadir di ruangan ini."

​Vanya tertegun. Surat panggilan ortu? Mampus gue! Kalau Papa tahu gue berantem di sekolah ini, bisa-bisa fasilitas gue dicabut!

​Vanya melirik ke arah jendela ruang Kepsek. Di sana, di kejauhan, ia melihat Aiden sedang berdiri di koridor sambil bersedekap, menatap ke arah ruangan dengan tatapan yang sulit diartikan.

Cowok itu benar-benar membiarkannya masuk ke dalam lubang masalah tanpa bantuan sedikit pun.

​Awas lo, Aiden! Liat aja pembalasan gweh nanti malam di apartemen! gumam Vanya dalam hati sambil meremas surat panggilan itu dengan penuh amarah.

1
Bunda Silvia
sukurin impas itu cuman 1 laki2 lah lo 2 cewek sekaligus nempel2 di biarin aja
Bunda Silvia
bego giliran ketahuan sama istri baru marah meluap2 tadi ngapain aja diem di pepet 2 perempuan emang ngga peka lo jadi laki2 aiden
Bunda Silvia
bidoh aiden emang keterlaluan egois kemauan dia maunya di turutin tapi dia ngga peka anter jemput istri sekolah selagi libur apa salahnya
Haryati Atik Atik
masa anak sma gak bisa bedain gula manja boleh bodoh jgn
Haryati Atik Atik
benci dgn sifat nya Aiden yg gak jujur kan biar sekli masuk penjara
Bunda Silvia
bukanya else dateng ke pernikahan vanya ko dia ngga tau kan ijut sama bagas juga
Qaisaa Nazarudin
Makanya tau masih kecil udah main JANJI2 aja sampe2 sengaja beliin CINCIN BERLIAN pula,bukan EMAS biasa yah..
Qaisaa Nazarudin
Waahh baru SMP aja udah di kasih CINCIN BERLIAN,bukan kaleng2 gaya pacaran nya anak SULTAN,aku dulu main kawin kawinan di kasih CINCIN dari daun singkong yg disimpul gitu lho, Apa kabar ya SUAMI masa KECIL ku sekarang yah?? 🤔🤔🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Udah kayak Baby aja ya punya insting saat ibunya ada..😄
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bener situasi seperti ini selalu berhasil meluluhkan si wanitanya..
Qaisaa Nazarudin
Biasanya situasi kek gini yang dijadiin Alesan biar si Wanitanya LULUH, biasanya kan gitu..
Qaisaa Nazarudin
Salah kalian para ORTU juga sih,Tau Anak2 masih pada Labil malah di Nikahkan hanya dengan ALASAN karena Anak kalian Butuh ASI demi MENYAMBUNG hidupnya ckk Egois banget.
Qaisaa Nazarudin
Tujuan awal NIKAH aja udah SALAH,Hanya untuk kesehatan dirinya demi asupan untuk menyambung hidupnya doang..
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Seolah Aiden Nikahin Vanya hanya untuk manpaatin Vanya demi kesejatannya doang..
Qaisaa Nazarudin
Waah LICIK Aiden dia tau Vanya Marah ke dia,Dan pasti gak mau ketemu sama dia,Makanya dia bawak adeknya biar Vanya busa luluh..
Qaisaa Nazarudin
Kan bukan salah kamu,Munta aja utk diliat CCTV nya..kamu kan cuman membela diri..Aiden juga maunya kamu bersikap TEGAS dan jangan Manja..
Qaisaa Nazarudin
Karena Aiden pengen luat sampai dimana Vanya mau ditindas..
Qaisaa Nazarudin
Woowww niat banget Aiden mau nina ninu ,udah persiapan aja,emangnya Vanya mau? 🤣🤣🤭🤭
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir Aiden itu tulus, ternyata ada udang di balik bakwan,Makanya aku sempat heran,Baru aja ketemu tapi sikapnya udah kayak orang udah pacaran lama aja kan..😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!