NovelToon NovelToon
RAHASIA SANG SEKRETARIS

RAHASIA SANG SEKRETARIS

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Office Romance / Tamat
Popularitas:7.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: HANA ADACHI

🥈🏆 Juara 2 YAAW 2025 Periode 1 Kategori II🏆
Dewasa🌶🌶🌶
"Temukan wanita yang semalam tidur denganku, dia harus bertanggungjawab karena telah mengambil keperjakaanku!"
—Bhaskara Wijatmoko—

"Gawat! Aku harus menyembunyikan semuanya. Kalau tidak, aku bisa dipecat!"
—Alicia Stefi Darmawan—
----
Bhaskara Wijatmoko dikenal sebagai CEO dingin yang tak pernah peduli pada wanita. Alasan dia memilih Alicia Stefi Darmawan sebagai salah satu sekretarisnya adalah karena sikap profesionalismenya yang luar biasa.

Namun, segalanya kacau setelah sebuah pesta topeng. Alicia tanpa sengaja menghabiskan malam dengan pria misterius yang ternyata adalah Bhaskara! Panik dan takut dipecat, Alicia pun kabur sebelum Bhaskara bangun.

Sialnya saat di kantor, Bhaskara malah memerintahkan semua sekretarisnya untuk menemukan wanita yang sudah bermalam dengannya. Alicia harus menyembunyikan rahasianya, tapi apa yang terjadi jika Bhaskara akhirnya tahu kebenarannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HANA ADACHI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. CCTV

Alicia merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil menatap langit-langit kamar. Mulutnya memang diam, tapi pikirannya sibuk memutar ulang kejadian tadi.

Bhaskara.

Nama itu kini memenuhi kepalanya, bersama bayangan pria itu yang bersimpuh di lantai, menggenggam kakinya dengan lembut. Alicia menggigit bibir, wajahnya terasa panas meski udara malam ini dingin. Ia menggerakkan tangannya, menyentuh bagian betisnya yang tadi disentuh Bhaskara. Kulitnya masih terasa seperti berdenyut, seolah sentuhan pria itu belum benar-benar hilang.

Jari-jari Alicia perlahan mengelus bagian yang tadi disentuh Bhaskara, dan hatinya mencelos. Ia bisa merasakan kembali tekstur jari-jari pria itu yang terasa hangat. Alicia menutup mata, tapi bayangan Bhaskara malah semakin jelas di otaknya.

"Saya cuma ingin memastikan di atas tidak ada luka lagi," suara Bhaskara terdengar kembali di benaknya. Alicia mengingat bagaimana jari pria itu perlahan-lahan naik ke atas, membuka roknya.

Alicia meremas sprei, tubuhnya menegang meski hanya membayangkannya saja.

"Gila," Alicia mendesah sambil menutup mukanya dengan kedua tangan. "Gue mikirin apa, sih?"

Alicia meraih selimut dan menutupi seluruh tubuhnya, lalu berusaha memejamkan mata.

Esok paginya, Alicia datang ke kantor dengan lingkaran hitam di matanya. Gara-gara memikirkan Bhaskara, ia sampai tak bisa tidur semalaman.

"Kamu kemarin lembur sampai jam berapa, Lis? Kok kantong mata kamu besar banget?" Tanya Niko sambil memperhatikan wajah Alicia dengan seksama.

Alicia mendengus. "Nggak usah tanya-tanya deh Mas. Kemarin aja kamu udah khianatin aku,"

"Hehe, ya maaf ya Lis. Soalnya kucingku beneran lagi sakit. Ntar kapan-kapan aku gantiin lembur deh,"

"Bener ya Mas? Janji ya?"

"Hehe, nggak janji sih," Niko terkekeh sambil menggaruk tengkuknya. Alicia kesal, melempar seniornya itu dengan tisu.

"Kesini aja Pak," Rendy muncul bersama dua orang berseragam. Alicia dan Niko saling pandang. Siapa mereka?

"Mereka teknisi CCTV," ujar Rendy seolah mengerti kebingungan mereka berdua. "Pak Bhaskara yang nyuruh pasang di sini setelah data flashdisk ku hilang kemarin,"

Alicia menelan ludah. Tiba-tiba saja ia merasa gugup. Aksinya kemarin tidak ketahuan, kan?

...----------------...

"Lis!" Niko mencolek bahu Alicia saat jam istirahat. "Mau ikut makan siang, nggak?"

"Nggak deh Mas," Alicia menggeleng. "Ngantuk. Pengen tidur aja,"

"Mau titip beliin makan, nggak?"

"Hmm, nggak usah deh Mas. Aku belum terlalu laper soalnya,"

"Oke," Niko menjawab singkat sebelum melangkah pergi keluar.

Sepeninggal Niko, Alicia menundukkan kepala bersandar pada meja dan mulai memejamkan mata. Untunglah hari ini jadwal Bhaskara banyak yang di luar bersama Rendy, jadi ia tak perlu bertemu lelaki itu.

Angin sepoi-sepoi dari AC ruangan membuat mata Alicia terasa berat. Akhirnya ia pun tertidur pulas.

Sementara itu, Bhaskara sedang dalam perjalanan pulang ke kantor dari pertemuan rapat. Iseng-iseng, pria itu membuka tablet yang terhubung pada CCTV. Tujuan pertamanya adalah ruangan sekretaris.

Hm? Kening Bhaskara berkerut saat melihat sosok wanita sedang tertidur di sana. Kenapa Alicia tidur di situ? Apa semalem dia nggak bisa tidur?

Jari Bhaskara perlahan membesarkan layar yang menampilkan wajah Alicia. Tanpa sadar bibirnya tersenyum saat melihat wajah tidur gadis itu.

"Lucu," gumam Bhaskara pelan, tapi ternyata Rendy yang duduk di depan bisa mendengarnya.

"Apa, Pak?" Rendy menoleh. Bhaskara terkejut, tak menyangka Rendy mendengar gumamannya.

"Ah, nggak apa-apa," jawab Bhaskara, berusaha terlihat cool.

"Apa Pak Bhaskara mau mampir makan siang?"

"Hm..." Bhaskara berpikir sejenak. Sebenarnya ia belum terlalu lapar, tapi ia teringat dengan Alicia yang tertidur di ruangannya.

Dia pasti belum makan siang, batinnya.

"Boleh, kita mampir dulu ke restoran sushi," katanya pada Rendy.

"Baik Pak," Rendy mengangguk dan melajukan mobil menuju restoran sushi.

...----------------...

Alicia terbangun saat hidungnya mencium bau sushi. Gadis itu mengerjapkan mata, berusaha mengumpulkan kesadaran. Setelah beberapa saat, ia terkejut melihat ada kotak sushi di mejanya.

"Eh, Tuan Putri akhirnya bangun juga" goda Rendy saat ia melihat Alicia. "Udah ngimpi sampe mana aja Neng?"

"Hehehe," Alicia tertawa malu, lalu ia menunjuk ke arah makanan di depannya. "Ini kamu yang beliin, Mas?"

"Bukanlah, emangnya kamu pikir duitku sebanyak itu apa?" Rendy terkekeh. "Itu dari Pak Bos. Tadi kita mampir makan siang, terus Pak Bos minta dibungkus untuk kita bertiga." lanjutnya menjelaskan.

Alicia tampak heran. "Tumben Pak Bos baik, Mas?"

"Nggak tau, lagi kesambet kali," Rendy mengangkat bahu, lalu tertawa. "Udah, cepetan dimakan deh, kapan lagi kan kita bisa makan sushi mahal dibayarin Pak Bos," Katanya kemudian.

"Iya Lis, nanti keburu basi loh," sahut Niko dengan mulut sibuk mengunyah sushi.

Alicia mengernyitkan dahi. "Bukannya Mas Niko tadi udah pamit buat makan, ya?"

"Hehe, sayang soalnya kalau dianggurin Lis," Niko tertawa. Alicia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala.

Tatapan Alicia lalu tertuju pada bungkus sushi di depannya. Kebetulan perutnya mulai terasa lapar. Alicia membuka kotak sushi dengan hati-hati, aroma segar dari ikan salmon dan tuna langsung tercium. Ia menutup matanya sejenak, menikmati harum yang menggugah selera. Ia mengambil sepotong sushi dengan hati-hati, merasakannya perlahan di dalam mulut.

"Enak banget," gumam Alicia pelan. "Makanan mahal memang beda ya,"

"Kalau mau makan enak terus, sering-sering lah ngerayu Pak Bhaskara Lis. Kan Lo sekretaris kesayangan beliau," goda Niko.

"Ih, apa sih Mas? Sekretaris kesayangan apaan coba? Nggak usah aneh-aneh deh,"

"Yah, kamu tuh Lis. Padahal mukamu tu cantik loh. Coba kamu pepet sedikit lah Pak Bhaskara, yakin deh dia langsung klepek-klepek," Niko tertawa.

"Ya Tuhan, Mas. Kalau aku godain Pak Bhaskara, yang ada bukannya Pak Bhaskara klepek-klepek, malah akunya dipecat. Mas Niko tau nggak apa kata Pak Bhaskara waktu aku ngelamar kerja dulu? Katanya kalau aku mau kerja lebih lama di sini, jangan coba-coba merayu dia,"

"Oh ya? Sampai ada perjanjiannya juga? Wah, gila juga ya," Rendy menggeleng-gelengkan kepala.

"Nah itu Mas. Aku jadi sedikit curiga. Kayanya Pak Bhaskara nggak suka cewek deh," Alicia terkekeh. "Makanya hati-hati Mas, jangan-jangan ternyata Pak Bhaskara sukanya sama kalian,"

"Heh, ngawur kamu! Aku sudah menikah, ya!" tukas Rendy, lalu ia menoleh pada Niko. "Hati-hati kamu, Nik!"

"Astaga, ngeri banget! Kalau memang bener begitu, lebih baik aku resign dari sini aja lah!"

Alicia tertawa terbahak-bahak. Hahaha, rasain Pak Bhaskara! Salah sendiri kemarin ngerjain Gue mulu! Biar gue sebar hoax ke seluruh kantor kalau Lo gay!

Di sisi lain, Bhaskara sedang duduk di ruangannya sambil menatap layar ponsel. Bibirnya tersungging senyuman. Yang tidak Alicia tau, sebenarnya CCTV yang ada di ruangan sekretaris memiliki kualitas suara, sehingga obrolan mereka bisa terdengar oleh Bhaskara.

"Kurang ajar ya Alicia," Bhaskara mengetuk-ngetuk wajah Alicia pada layar. "Bisa-bisanya Lo bilang gue gay, padahal kita udah tidur bareng? Hm...gue harus kasih hukuman apa ya?"

1
Moch Suharto
duuh .. hukuman melulu siih..
kapan sayangnya, pak booz..
Moch Suharto
gak usah dikasih tahu PK bos
sudah paham, dari ujung rambut sampe kaki....
jgn jgn Alicia cm dijadikan mainan
kerena... pak bos.. punya kelainan
Ima Kristina
Author memang keren....
Ima Kristina
Yach kok udah tamat sich
Ima Kristina
Ingat Bhaskara Alicia lagi hamil loh jangan sering sering ninaninu
Ima Kristina
Bhaskara sudah kembali pada setelan awal 😄😄
Ima Kristina
Masak naik pesawat bawa sayur lodeh Bu asih
Ima Kristina
Astaga apes banget Niko perjaka dapat bekas 🤭🤭
Ima Kristina
Niko jatuh cinta sama Karin pada pandang pertama cucok sih sama sama kocak
Ima Kristina
Alicia gimana sich sudah tahu suaminya cemburuan malah aksi mau dipeluk Julian hadehhh
Ima Kristina
Loh Julian masih disitu masih hidup dia
Ima Kristina
Bhaskara kembali pada stelan awal hehehe
Ima Kristina
Mungkinkah Oma sudah tahu soal kebusukan Sabri dan diam diam Oma menyelidiki Bhaskara yang mencari Alicia
Dinatha: permisi Mbak 🙏
Yuk.. berkenan baca karya saya ya😊🥰
Judul : "Ayah Anakku Teman Kuliahku"

Sinopsis :
Apa Jadinya jika sepasang mahasiswa yang terjebak dalam gaya hidup bebas terpaksa berpisah demi tuntutan realita dan kembali ke kampung halaman masing-masing. Bertahun-tahun kemudian, sebuah perjalanan bisnis mempertemukan sang pria dengan seorang anak perempuan cantik, Gembul dan cadel yang mewarisi mata dan senyum manisnya.
Apakah Fakta akan terungkap dan mereka bisa bersatu karena status ekonomi yang berbeda?

Simak juga keseruan dan kelakuan ajaib sepasang bocah gembul yang masih cadel..
total 1 replies
Ima Kristina
Makanya jadi orang jangan angkuh asal usul gak jelas saja belagu
Dinatha: permisi Mbak 🙏
Yuk.. berkenan baca karya saya ya😊🥰
Judul : "Ayah Anakku Teman Kuliahku"

Sinopsis :
Apa Jadinya jika sepasang mahasiswa yang terjebak dalam gaya hidup bebas terpaksa berpisah demi tuntutan realita dan kembali ke kampung halaman masing-masing. Bertahun-tahun kemudian, sebuah perjalanan bisnis mempertemukan sang pria dengan seorang anak perempuan cantik, Gembul dan cadel yang mewarisi mata dan senyum manisnya.
Apakah Fakta akan terungkap dan mereka bisa bersatu karena status ekonomi yang berbeda?

Simak juga keseruan dan kelakuan ajaib sepasang bocah gembul yang masih cadel..
total 1 replies
Ima Kristina
Waduh Mak Lampir berulah muga Alicia dan debay baik' saja
Ima Kristina
Horeeee akhirnya mama Yunita merestui hubungan Bhaskara dan Alicia
Ima Kristina
Penasaran dengan reaksi keluarga besar Bhaskara dengan kehadiran Alicia
Ima Kristina
Loh kok Oma meninggal kan belum menerima Alicia
Ima Kristina
Gilaaa masak sehari 7x apa gak remuk badan Alicia
Ima Kristina
Pasti Alicia Hamidun tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!