NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti CEO Arogan

Pengantin Pengganti CEO Arogan

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:29M
Nilai: 4.8
Nama Author: Asri Faris

Kusuma Pawening, gadis remaja yang masih duduk di bangku SMA itu tiba-tiba harus menjadi seorang istri pria dewasa yang dingin dan arogan. Seno Ardiguna.

Semua itu terjadi lantaran harus menggantikan kakanya yang gagal menikah akibat sudah berbadan dua.

"Om, yakin tidak tertarik padaku?"

"Jangan coba-coba menggodaku, dasar bocah!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asri Faris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Kedua pasutri beda generasi itu masih terlihat sengit saling diam di meja makan. Entah apa yang ada dalam benak keduanya, yang jelas Wening mendadak mode diam seribu bahasa.

"Ma, besok rencananya aku mau pindahan ke rumah Seno, mohon doa restu supaya diberikan kelancaran."

"Kenapa nggak coba seminggu dua minggu lagi, Sen, Mama malah seneng kalian di sini," timpal Bu Yasmin kurang setuju.

Eh, tunggu-tunggu kok kalian? Pindah?

Wening menerka-nerka dalam hati, nampaknya ia tidak minat untuk mengikuti acara pindahan suaminya.

"Menantu Mama yang cantik itu sudah nggak betah Ma pengen tinggal berdua aja sama aku. Katanya biar sekolahnya lebih dekat."

Seketika Wening yang nampak galau itu menyorot tajam suaminya. Apa-apaan ingin tinggal berdua saja, yang ada bisa bahaya! Mengganggu ketentraman jiwa dan raga.

"Bohong Ma, Wening betah kok tinggal di sini, malah nggak mau pindah, kalau Mas Seno mau pindah ya ... nggak pa-pa tapi Wening mau tinggal di sini saja. Deket sama Mama itu pelipur lara aku kalau lagi kangen sama ibu," jawab gadis itu jujur.

Sialan! Bocah, nggak ada jaim-jaimnya blas. Kamu kata itu mamamu apa? Care banget!

"Owh ya nggak pa-pa, senyamannya kamu aja, Sayang. Kamu boleh tetap tinggal di sini," jawab Bu Yasmin bijak.

"Loh ya nggak bisa begitu dong Mah, mana ada suami istri tinggal terpisah. Mama nggak asyik banget, kaya nggak pernah muda aja," protes Seno tak terima.

"Bukan gitu Sen, orang anaknya nggak mau masak dipaksa. Lagian kan tinggalnya di rumah Mama, nggak ke mana-mana. Ribet kamu mah," timpal Bu Yasmin mengambil jalan tengah.

Nampak pria itu menghela napas sepenuh dada. Balada punya istri bocil, selain nyusahin, cukup menjengkelkan dan membuat pria itu emosi karena tekanan darah mulai tak stabil.

"Ning sayang ... kemarin kita udah sepakat loh, kenapa jadi mentah lagi. Katanya butuh privasi berdua, pingin mandiri, ya kita harus berumah tangga tanpa bayang-bayang orang tua," kata Seno manis dan lembut. Mengusap mahkota indah istrinya dengan sayang.

Sayang, sayang, dasar! Arogan modus!

"Jangan macam-macam, atau kamu akan menerima hukuman yang lebih dari tadi," bisik pria itu terlihat manis sembari terus mengelus rambutnya.

"Apaan sih!" kesal gadis itu mengibaskan tangan Seno yang manjakan rambutnya dengan kesal. Perempuan itu tahu benar, suaminya itu pasti akan berbuat sesuka hati bila tidak ada orang dewasa lainnya. Sesungguhnya hati kecil gadis belia itu merasa terancam dan terbesit rasa takut.

"Aku nggak ada ngomong gitu, aku mau tinggal di sini aja, Ma, Mas Seno kan pulang kantor suka malam, Wening takut sendirian," ujar gadis itu akhirnya menemukan alasan yang paling masuk akal.

"Nanti lama-lama terbiasa kok, kan ada pembantu, ada satpam, ada tukang kebun, di rumah nggak sendiri, ada aku juga," ujar Seno menyeringai tipis. Sengaja menginjak kaki istrinya agar tidak membantah lagi.

"Aww ....!" desis gadis itu mengaduh.

"Sialan, sakit kali," batin gadis itu mengumpat. Karena kesal balas mencubit paha suaminya dengan jengkel.

"Adoh ... pedes, eh sakit!" jerit pria itu kaget dan merasa panas kaki bagian atasnya. Mengusap perlahan dengan tatapan tajam menghunus istrinya.

"Ya sudah, terserah kalian saja, baiknya bagaimana. Sekarang lanjutin makannya," ujar Pak Adi menimpali. Sementara Arka sangat adik ipar sedari tadi hanya diam menikmati isi piringnya.

Usai makan malam semua membubarkan diri. Seno langsung menuju kamarnya, menanti istrinya yang mendadak lama. Rupanya gadis itu belum beranjak, masih asyik menikmati pekatnya malam sembari duduk di pool deck kolam renang. Setelah sebelumnya terlebih dahulu membuat kopi susu untuk menemani.

"Kalau nggak mau pindah, nggak usah pindah, ribet amad!" celetuk Arka tiba-tiba. Pria yang biasanya diam itu mendadak membuka suaranya.

Wening sampai celingukan untuk memastikan pria itu berbicara dengannya atau tidak.

"Ngomong sama aku?" tanya gadis itu memastikan.

"Emang ada orang selain kamu?"

Gadis itu terdiam, terdiam mengamati pria dingin sebelas dua belas dengan suaminya, yang mengambil duduk tepat di sampingnya.

"Gimana sekolah kamu?" tanya pria itu lagi. "Betah di tempat baru?"

"Aman, masih adaptasi dengan lingkungan baru."

"Tumben belum tidur, Kak Seno nungguin loh," ujar Arka sok tahu.

"Belum ngantuk," jawab gadis itu datar.

"Sebenarnya aku pingin kaget, kenapa kamu yang jadi istri Kak Seno. Maksudku masih sekolah," papar pria itu sedikit lebih care.

"Mungkin ini yang namanya takdir, pacaran ama siapa nikahnya sama siapa?"

"Iya sih bener, kelihatannya kak Seno juga langsung sayang sama kamu," ujar pria itu berdasarkan pengamatannya.

Seno memang kadang terlihat manis, tapi itu di depan keluarganya saja. Sungguh acting yang mumpuni, besok layak mendapatkan penghargaan.

"Ghem!"

"Asyik banget ya, dari tadi ditungguin di kamar malah sibuk berdua di sini!" tegur Seno mendapati istrinya tengah ngobrol santai bersama adiknya.

1
Herlina Anggana
kepikiran orang kalo udah skit kritis gitu drop naik turun kalo keluarganya religius dan penyayang pas waktu sholat pasti di tuntun sholat kan ya... Rara sudah menebus kesalahannya dengan sakit berbulan2 pasca melahirkan smoga gak lagi menjalani siksaan di alam kubur... aku kok baper mikirnya jauh bgt
Herlina Anggana
Halah ngomong apaan sih gak jelas... panjang lebar asli gak jlas laki2 labil emang gak tegas
Herlina Anggana
dah males denger gombalan kuno.. prettt
Herlina Anggana
terlalu rindu gimana waktu di rumah senggang ja di cuwekin malah mikirin omongan Afnan emang knapa KLO Rara masih cinta sama kamu sen,... yg jadi istri kamu kan Wening bukan Rara
Herlina Anggana
gamon ya sen
Herlina Anggana
interaksi mereka tu lucu
Herlina Anggana
dapet daun muda bucin akut
Heryta Herman
klo sdh di tinggal begini baru terasa kau seno..makanya jadi laki" jngn suka seenaknya..semua hal yg kamu buat harus memaksa..klo masih terpaku pada masa lalu,jngn coba"untuk memulai hubungan yg baru...kasihan wening..
Anonymous
Ceritanya muter2 di tempat, rara hamil gk mau jasih tau siapa, seni sama istrinya gk bs akur capek bacanya, maaf ya thour gk di lanjuti bacanya🙏🏼
Eny Lestari
Aamiin....
Nuryati Yati
luar biasa👍👍
Atze Atze
periksa ke dokter kandungan si Wening...seno
Atze Atze
biar modar saja itu si Wening...
Atze Atze
dasar begoooo goblok... orang kampung...elo itu minuman nya di kasih obat perangsang... anjing elo Wening goblok
Herlina Anggana: bukan perangsang emang minuman beralkohol mkanya mabuk,pusing dan muntah
total 1 replies
Atze Atze
Wening kamu itu sudah punya suami.jangan bandel... apalagi sudah mahasiswa..tapi otak nya geser..
Atze Atze
heh.. Wening..kamu itu sudah nikah.. jangan seenaknya..main sana..sini...jaga harga diri kamu dan suami kamu..main juga ada batasannya...
Mazree Gati
masih sekolah nikah,,,unsub..
Atze Atze
sumpah gue pengen nyekek ..si Wening goblok bego tolol...otak kamu di dengkul ya.. cewek goblok..
Herlina Anggana: dia anak belasan tahun yaelah wajar anaknya labil ribet
total 1 replies
Atze Atze
makanya jadi cewek itu jangan begooo.. jangan mudah percaya sama orang..apalagi dari kampung.. cewek kota saja pada goblok kelakuannya...belah ilmu beladiri..kuat.. jangan lengah
Atze Atze
si Wening tidak punya akhlak...nurut kek sama suami...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!