Kisah antara Deven dengan keluarganya yang telah membuang dirinya membuat dirinya berada di tengah tengah keluarga George dan Xeyla yang dipenuhi dengan musuh musuh
Selain kisah Deven disini juga ada kisah Clarine dan kedua saudara kembarnya yang terpisah dengan kedua orang tuanya karena salah satu musuh terbesar kedua orang tua nya yang iri akan usaha kedua orang tua nya yang sangat maju
Banyak pengorbanan dan air mata yang harus di lalui oleh Clarine untuk menyingkirkan satu persatu musuh musuh nya untuk mencapai kebahagiaan nya
Sedangkan Deven harus berjuang untuk menyingkirkan amarah dan kecewa di dalam hatinya untuk memaafkan keluarga nya yang telah membuang dirinya
Bukan hanya hal itu saja Deven harus menghadapi saudara kembarnya yang membencinya karena kehadirannya membuat perhatian keluarganya teralih
Bagaimana kah perjuangan satu keluarga untuk menggapai kebahagiaan?
Pastinya akan membutuhkan banyak pengorbanan untuk hal itu
Apakah mereka bisa menghadapi hal ini sampai selesai?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kacau
Dua minggu kemudian
Kini keluarga besar Viraxel berada di Amerika Serikat untuk menghadiri acara Clarine dan juga Helin
Tentunya dengan pengawasan ketat dari pengawal Clarine dan juga Helin yang berjaga dan juga mengawal keluarga itu dengan persenjataan lengkap
Anggota Mafia Gabriel pun tak tertinggal mereka berjaga di luar ruangan
Kini semua pengusaha, dokter, pengacara ternama dari berbagai dunia telah hadir
"Apa tujuanmu membawa satu keluarga kesini" tanya Gabriel pada Clarine yang sedang menjauh dari keluarga mereka
"Kini musuhku mulai memasuki kehidupanku dan pasti mereka mencari tahu tentang semua keluargaku" jelas Clarine
"Lalu di Indonesia aku masih bisa menjaga satu keluarga" ucap Gabriel
"Ya aku tahu tapi jika hanya mengandalkan anggota mu maka aku tak akan percaya" ucap Clarine
"Whatt kau meremehkanku" seru Gabriel tak terima
"Aku tidak meremehkan dirimu tapi kita juga tidak boleh meremehkan kekuatan musuh mereka pasti bekerja sama dengan yang lainnya" ucap Clarine sambil memegangi kepala nya yang terasa pusing
"Ok terus" tanya Gabriel
"Disini aku sudah mempersiapkan mansion untuk tempat tinggal kita" jawab Clarine
"Hah!! apa kau tidak mempersiapkan sistem keamanan yang kuat" tanya Gabriel lagi
"Tentu saja aku tidak sebodoh itu" ucap Clarine
"Aku sudah bekerja sama dengan beberapa pihak dan aku memerintahkan mereka untuk membuat sistem keamanan yang tidak bisa di tembus dari segi manapun baik itu dari udara maupun darat dan disana juga aku membuat perairan kecil dengan sebuah kapal pesiar untuk memudahkan kita berpergian dengan menggunakan jalur air tanpa harus ke pelabuhan" jelas Clarine panjang lebar pada kakaknya
Kini mereka berdua berada di sebuah ruangan kedap suara jadi pembicaraan ini tidak akan ada yang bisa mendengarkan
"Whatt!!!" pekik Gabriel
"Bisa tidak jangan teriak teriak aku di depanmu masih bisa mendengarkan ucapanmu tanpa harus teriak" gerutu Clarine
"Kau membuat mansion apa negara ada pelabuhan mini gak sekalian tuh bandara mini hhhh" ucap Gabriel sambil terkekeh
"Aku juga melengkapi dengan itu dan..." ucap Clarine terpotong dengan suara Gabriel yang berteriak
"Hah!! kau.... "
"Bisakah kau diam dulu dengarkan penjelasanku dulu jangan main potong potong aja" kesal Clarine
"Disana ada kapal pesawat dan juga helikopter tapi setiap keluar masuk semuanya menggunakan ijin dariku " ucap Clarine namun tak dimengerti oleh Gabriel
"Hah maksudnya " tanya Gabriel
"Huh!! percuma aku bicara panjang lebar" gumam Clarine
Dengan cepat Clarine menyambar tasnya dan mengambil handphone miliknya
Setelah mengetikkan sandi yang begitu rumit kini terpapang sebuah vidio yang akan menjelaskan kebingungan Gabriel
"Mmm"
"Paham " tanya Clarine memastikan
"Kau hebat mempersiapkan segalanya dengan baik dan nanti Dio akan memperkuat sistem keamanan nya" ucap Gabriel sambil menepuk bahu adiknya
"Aww sakit tau" gerutu Clarine
"Kau menghabiskan berapa dolar" tanya Gabriel penasaran
"Apa itu penting" tanya Clarine kemudian pergi dari ruangan itu
Saat keluar Clarine terkejut karena suasana yang awalnya tenang menjadi ricuh
Suara tembakan menggema dimana mana bahkan saat ini banyak tubuh yang tergeletak
"Keluargaku " gumam Clarine
"Ada a... " ucap Gabriel saat keluar dari ruangan itu
Dengan cepat keduanya kompak berlarian ke arah lantai dua dimana semua keluarganya berkumpul
...----------------...
"Dimana Clarine" bentak seseorang dengan menodongkan senjata ke arah keluarga Viraxel
"Dia gak ada disini" lantang dari Vina
"Heh bagaimana mungkin ini acaranya tapi dia gak ada disini " ucap sinis dari seseorang tersebut
"Paksa dia sampai buka mulut" perintah seseorang yang sedang menghisap cerutunya
"Siap tuan" ucap pengawal itu tunduk
Atau otak ku yg cetek ya
Tp semangat buat author dah nulis
sekedar komen ya Thor
Thor, Sd apaan ya ☝️☝️☝️
dan Ray....hendaknya menepi, kalau memang ingin mengambil hp itu