NovelToon NovelToon
Menikahi Sistem Ajaib

Menikahi Sistem Ajaib

Status: tamat
Genre:Mafia / Time Travel / Sistem / Tamat
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Caramel Willem, cucu mafia terbesar di dunia mengalami transmigrasi ke dalam buku novel.

Ding!

"Selamat datang di dunia paralel, saya sistem 014 akan menemani perjalanan anda."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Efek kupu-kupu

Berbeda dengan Erlangga yang terlihat bangga, Kevin justru merasa penasaran dengan sosok Arga. Sepertinya latar belakang dari Ayah temannya ini tidak sederhana, Kevin harus mencaritahu lebih lanjut.

"Papa." Erlangga menyambut Arga senyum cerah, se cerah matahari pagi.

"Pergi ajak teman mu istirahat, supir dari keluarga Leonard akan datang menjemput setelah makan malam." Ucap Arga, mengusap rambut Erlangga.

"Eh.. Papa kenal dengan keluarga Leonard?." Kaget Erlangga.

"Tentu saja, Leonard itu keluarga terkaya nomor dua global. Siapa yang tidak kenal?." Arga tersenyum lucu.

"Woaahh jadi lo kaya raya banget ya? pantesan udah kenal tempat judi sejak SMP." Erlangga memuji sambil sarkas.

"Diem ngga." Kevin merasa malu.

Erlangga mengajak Kevin ke kamarnya untuk istirahat dan menonton film. Arga langsung mendekat pada Caramel, dia harus membicarakan hal serius mengenai efek kupu-kupu, yang memberikan dampak negatif cukup besar.

Keduanya berbicara di dalam kamar, Caramel mendengarkan tanpa menyela. Dia dulu nya cucu dari mafia terkuat di dunia, tentu saja dia tahu semua sisi gelap dunia bisnis. Mereka bahkan bisa membuat virus demi keuntungan pribadi.

"Jadi, apa lagi yang kamu temukan di sana?." Tanya Caramel.

"Semua tentang RUDE. Aku berpikir anak-anak yang sudah menjadi pecandu narkoba mungkin berada satu sekolah dengan Erlan, mungkin para karakter utama akan berada dalam bahaya dan menghadapi masalah dari variabel tidak terduga. Meskipun tidak akan terlibat langsung, tapi organisasi ini bisa membahayakan Erlan." Ucap Arga.

"Tentu saja, mungkin setelah kegagalan penculikan kali ini RUDE akan mendapatkan kerugian besar dan komplen dari klien. Pasti Kevin akan terus di incar dan Erlan akan terus terseret gelombang arus ini, kita harus menutup sumber nya sebelum bercabang kemana-mana dan membahayakan Erlan." Ucap Caramel.

"Mungkin ini misi kita, karena tidak mungkin anak-anak yang akan berurusan langsung dengan RUDE. Aku akan mencoba masuk dan berhubungan langsung dengan organisasi ini, lalu aku akan membubarkan mereka." Ucap Arga.

"Tidak semudah itu, RUDE pasti memiliki backingan kuat untuk bisa melawan. Pendukung nya tidak mungkin hanya satu, jadi kita harus ekstra hati-hati dalam bertindak." Ucap Caramel.

"Lalu bagaimana? apa akan kita biarkan saja?." Ujar Arga.

"Bukan di biarkan, tapi menunggu waktu yang tepat agar mereka yang bereaksi pada kita bukan sebaliknya. Karena kisah ini berporos pada karakter utama, pasti masalah akan mengelilingi mereka. Tugas kita hanya memantau dan melindungi dari jauh, entah kenapa aku berpikir salah satu karakter dalam buku itu impostor." Ucap Caramel, mengungkapkan pendapat nya.

"Impostor?." Kaget Arga.

"Iya, aku yakin ada salah satu dari mereka yang berhubungan dengan RUDE. Aku dengar dari Erlangga jika Kevin sudah bermain di tempat itu sejak SMP, dia tidak mungkin datang sendiri dan pasti ada yang mengajaknya. Pasti ada rahasia besar yang tidak di tulis dalam cerita." Ucap Caramel.

"Aku juga berpikir demikian. Baiklah, kita gunakan rencana mu saja. Selagi kita memantau pasti Erlan akan baik-baik saja, lengah itu pasti ada tapi setidaknya kita sudah waspada." Ucap Arga.

"Ya, seperti itu saja." Caramel mengangguk.

Efek kupu-kupu atau memang plot asli yang tidak tertulis. Caramel menduga mungkin ini adalah kisah masalalu kelam dari Kevin yang di tutupi, sebagai pemeran utama tentu saja dia di tulis dengan masalalu yang bersih. Tapi siapa tau jika dia aslinya pernah berurusan dengan organisasi mafia.

Setelah makan malam jemputan Kevin sudah datang, Kevin meminta maaf dan berterimakasih atas pertolongan dari Arga. Dia juga meminta maaf pada Erlangga karena sudah menyeretnya ke dalam situasi berbahaya.

Semuanya berakhir dengan cukup baik, tidak ada yang terluka. Tapi tetap saja kejadian kali ini pasti memberikan sedikit pengaruh mental pada Erlangga, dia sejak dulu memang sudah bertemu banyak orang jahat. Erlangga bahkan pernah membunuh orang karena terdesak, tapi berurusan dengan organisasi kriminal tingkat atas seperti ini tetap saja sebuah hal baru.

"Ini salah Papa karena tidak memberikan alat pelacak di tubuhmu. Kamu sudah melakukan hal hebat dan membanggakan, berhati-hati lah lain kali." Ucap Arga.

"Ya, terimakasih Pa." Erlangga mengangguk.

Arga dan Caramel tidak mengulur waktu, makan hari setelah Erlan tertidur mereka memasang alat pelacak di dalam tubuh Erlangga. Lalu memakai kan kalung yang terhubung langsung dengan Arga, kalung itu tidak bisa di lepas dan di jamin aman.

"Apa cukup dengan memberikan ini?." Bisik Caramel.

"Ya, jika dia terhubung padaku aku bisa menyelamatkan nya dengan cepat." Bisik Arga.

"Tapi bagaimana jika kau sendiri sedang menghadapi masalah?." Ujar Caramel.

"Jika itu terjadi maka alarm akan tersambung ke cincin milikmu." Jawab Arga.

"Setidaknya kita sudah memberikan yang terbaik sebisa kita." Bisik Caramel, mengelus rambut Erlangga dengan sayang.

"Apa kau tulus menerimanya?." Arga tersenyum menatap Caramel.

"Ya, aku sangat bersyukur memilikinya di kehidupan ini. Memiliki mu juga anugrah terbesar dalam hidupku, kalian adalah keluarga ku yang berharga." Ucap Caramel.

Arga tersenyum tulus, dia merangkul Caramel dengan hangat, sebagai sistem yang hidup seperti robot tentu saja ini pertama kali dia merasakan kehangatan keluarga. Meskipun dia sudah menjadi manusia, tetap saja dia ini sistem.

Sementara di tempat Kevin, saat ini sedang berada dalam ketegangan. Kevin terlihat menunduk di hadapan Ayahnya, di sana juga ada Ibu nya yang menatap sendu ke arah Kevin.

"Jadi siapa orang yang menyelamatkan mu?." Ujar Ayah Kevin.

"Temanku, nama nya Erlangga Willem." Jawab Kevin.

"Willem? aku baru pertama kali mendengar nama itu. Lalu kau bilang Ayah dari anak itu juga yang membersihkan sarang judi itu?." Ayah Kevin mengintrogasi.

"Meskipun mereka terlihat sederhana, entah kenapa aku berpikir mereka memiliki latar belakang yang tidak sesederhana itu. Aku harap Ayah mau mencari tau lebih dalam." Ucap Kevin.

"Baiklah. Berkat mu Ayah tidak mendapatkan kerugian besar, kau sudah menjadi anak yang berbakti." Ayah Kevin bicara setelah termenung sejenak.

Kevin hanya mengangguk, tidak ada rasa bahagia dengan pujian itu. Karena sejak awal Ayahnya hanya takut rugi, dia tidak takut anaknya dalam bahaya atau mati sekalipun.

Ayah Kevin mencaritahu tentang keluarga Willem, namun sayangnya semua informasi mengenai keluarga itu di kunci rapat. Tidak bisa tertembus dan justru bisa menyadap balik, Ayah Kevin merasakan bahaya yang mengancam dari keluarga misterius yang muncul tiba-tiba ini.

"Apa dia baru saja masuk ke dalam dunia bisnis? atau ini nama samaran dari mafia kelas kakap?." Gumam Ayah Kevin waspada.

"Jika Kevin bisa berteman dengan anak keluarga hebat seperti ini, mungkin dia bisa menjadi investasi yang bagus." Ayah Kevin tersenyum senang, di otaknya hanya ada bisnis.

Bahkan setelah kejadian hari ini Kevin merasa iri dengan Erlangga yang memiliki keluarga normal. Bukan hanya mendapatkan kasih sayang Ibu, tapi dia juga mendapat kan kasih sayang Ayah. Jujur saja Kevin sangat iri melihatnya, padahal selama ini dia berpikir menjadi anak yang paling beruntung karena lahir dari keluarga kaya tapi ternyata itu semua salah besar.

1
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
harus mereka yang menang dong pastinya
Mellisa Gottardo: wkwkwk
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
masih penuh dengan teka teki ini
Mellisa Gottardo: aww aww aww
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
mereka sangat menyayangimu Erlan
Mellisa Gottardo: hiks🥹🤟🏻
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
dengan kemampuan sistem, apapun bisa jadi kenyataan
Mellisa Gottardo: andai di dunia nyata ada😭
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
mau nebak takut nya salah, jadi ngikutin alur aja deh 🤣
Mellisa Gottardo: tebakkk ajaaa gass🔥
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Ridwani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
zhuyan 🙊🙊
lanjut season 2
Mellisa Gottardo: udah di buku baru, gas baca
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
semangat erlan
Mellisa Gottardo: 🤟🏻🤟🏻🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
gas sesi 2 thor
Mellisa Gottardo: udah up, gas mampir di buku baru
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hahahah emang keluarga gila
Mellisa Gottardo: hahahha
total 1 replies
Evi Marena
wkwkwkwwkwk mereke emang keluarga gila super,yohan😂
Mellisa Gottardo: 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Evi Marena
kirain othorrrr Budiman GK bakal up lagi....thanks thorrr sudah lanjut up😘😘 lanjut y thorrr....moga othornya sehat selalu😘
Mellisa Gottardo: haiiii makasih yaaaa🥰
total 1 replies
vianty
terima kasih KK sdh up LG...
Mellisa Gottardo: hehehe makasih udah sty🥹
total 1 replies
falea sezi
lanjutt
falea sezi
bner q punya anak cowok SMP umur 14 tahun neehh gengsi. nya setinggi langit/Drowsy/
falea sezi
q kira mirip YOLA sky gk sih hehehehe
Ridwani
👍👍👍👍
aria
lanjut
Evi Marena
hmmmm berarti masih banyak kejutan kedepannya ya thorrr...ok lanjut thorrr😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!