NovelToon NovelToon
PERUBAHAN GADIS BURUK RUPA

PERUBAHAN GADIS BURUK RUPA

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:239.8k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Chun Yi Seorang Dokter jenius sekaligus pembunuh bayaran yang tiada tandingannya. Akhirnya Dia harus mati mengenaskan di tangan keluarga pasien yang salah duga. Teman dekatnya yang sama-sama menjadi Dokter melakukan operasi jantung pada seorang pasien . Namun entah mengapa, malah membuat Si pasien meninggal Dunia, keluarga pasien tak Terima, dia mencari sang Dokter, tapi malah bertemu dengan Chun Yi Dan menusuk dadanya. Hingga mengenai jantung yang membuat Dia mati muda . Dan saat Dia terbangun lagi , Dia berada di tubuh seorang gadis yang terkenal buruk rupa serta bodoh . Yang memiliki nama hampir sana yaitu Song Chun Yi (lagu musim semi) . Dia di benci semua orang Karena Dia tidak memiliki bakat Dan tidak bisa berkultivasi. Dia berwajah buruk karena di wajahnya terdapat tanda lahir hitam besar di pipinya. Semua itu membuat dia di benci dan di kucilkan oleh keluarga maupun masyarakat . Bagaimana kisa selanjutnya si gadis Chun Yi ,Kita baca sam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGOBATI PAMAN KE DUA

Dalam diam, Chun Yi berbicara dengan Xiao Cai yang berada di Istana Biku, tapi semua orang yang ada di ruangan itu, hanya melihat Chun Yi yang sedang terdiam sambil memejamkan matanya dan menempelkan dua jari di pergelangan tangan Tuan Yun Zhikin.

"Benar sekali Tuan. dan kita bisa mengetahui racun apa itu, dan obat apa yang bisa menetralkan racun itu, setelah kita tahu jenis racun apa yang menyerang Paman Tuanku...." ucap Xiao Cai.

"Memang benar apa yang kau katakan Cai'er... untuk membuktikannya Hanya ada satu cara, yaitu aku harus mengambil simpel darah Paman kedua. Dengan cara itu aku bisa mengetahui jenis racun apa yang menyerang Paman Kedua . Dan dengan cara meneliti darah Paman kedua, kita bari tahu racun apa yang menyerang Paman kedua, dan kita baru bisa menentukan obat atau ramuan apa yang bisa menyembuhkan beliau... " ucap Chun Yi.

"Tapi Cai'er... Kenapa aku merasa kalau paman kedua terkena racun yang cukup langka...Sebab tidak ada satu tabib pun yang menyadari adanya racun di dalam tubuh Paman kedua . .." Ucap Chun Yi pada Xiao Cai yang ada di ruang Istana Biku.

 " Benar apa yang anda katakan Tuan... sepertinya racun yang ada di tubuh Paman anda, merupakan racun langka yang sulit di sadari oleh banyak tabib . Tapi kenapa di alam ini ada racun langka, Biasanya di alam Dunia tingkat bawa ini, racun langka seperti ini sangat sulit di temukan ...kalau memang benar ini racun langkah, lalu siapa yang membawanya...."Ucap Xiao Cai. Chun Yi terdiam. Dan tak lama Dia membuka matanya dan berkata pada sang Kakek

" Kek... Apa yang di katakan tabib saat memeriksa keadaan Paman. Apa penyakit yang di derita paman ...? " Tanya Chun Yi

 "Kata mereka, Pamanmu mengalami syok berat dan gangguan kesadaran, semua itu karena serangan dari Hewan buas Dan juga luka dalam yang dia derita. .. " Ucap Kakek Yun .

 "Apakah mereka tidak mengatakan apa- apa lagi Kek. ? " Tanya Chun Yi penasaran.

"Tidak nak... " jawab sang Kakek.

"Dan apakah semua tabib berkata sama. ? " tanya Chun Yi dengan wajah terlihat heran.

"Benar sekali nak...semua tabib yang kami undang berkata seperti itu. ...memangnya ada apa dengan pamanmu nak.. apa ada yang salah dengan ucapan mereka...?." Tanya Kakek Yun dengan wajah terlihat sedikit cemas .

"Sepertinya Paman kedua terkena racun langka Kek...tapi Chun Yi harus memeriksa kembali darah Paman. dari darah paman itulah nantinya akan menjawab semua dugaan Chun Yi bisa di lihat. apakah benar Paman terkena racun, atau tidak. semoga saja Tidak Kek. " ucap Chun Yi. mendengar ucapan Chun Yi, tentu saja semua orang kaget bukan main.

"Racun...?" seru mereka hampir bersamaan.

"Jangan takut dulu Kek , Bi... Chun Yi akan memeriksa darah paman terlebih dahulu apakah benar Panan terkena Racun, atau tidak. semoga saja tidak Dan sekarang ijinkan Chun Yi mengambil sedikit darah paman...Apakah boleh Chun Yi mengambil darah paman Kek.. ?" Tanya Chun Yi pada sang Kakek. tentu saja permintaan Chun Yi membuat mereka kaget . Namun demi kesembuhan Sang Putra Kakek menatap Kearah Menantunya yang berdiri di sebelah ranjang. Dan beliau berkata .

"Nak...apakah boleh Putrimu mengambil sedikit darah Suami mu. !" Tanya Kakek pada Bibi Nilam. Terlihat Bibi Nilam terdiam mendengar pertanyaan sang Ayah mertua. Namun tak lama terdengar suaranya

"Kalau itu demi kesembuhan Suami saya, saya tidak masalah Yah " ucap Bibi Nilam dengan nada lembut.

"Nah...kau mendengar ucapan Bibimu kan, silahkan kau ambil darah Pamanmu..." ucap Kakek Yun .

"Trimakasih Kek, Bi...." ucap Chun Yi .

Dengan melukai sedikit jari sang paman, Chun Yi mengambil darah tuan Kedua. untuk masuk kedalam ruang Istana Biku, Chun Yi tidak bisa melakukan di depan mereka semua. akhirnya Dia meminta mereka keluar sebentar

"Kek..Chun Yi membutuhkan ketenangan dalam meneliti racun Ini, bisakah Kalian semua meninggalkan Chun Yi di sini sendiri, atau apakah ada kamar lain yang bisa Chun Yi gunakan maaf Chun Yi meminta ini agar Chun Yi bisa bekerja dengan tenang" ucap Chun Yi.

"Tentu saja ada Nak... Nilam...bawa Keponakanmu ke kamar yang lain. " ucap Tuan Yun Tua pada Menantunya

"Baik Yah.. ayo sayang, Bibi Tunjukkan tempat itu untukmu... " ucap sang Bibi.

Mereka berdua berjalan menuju keluar ruangan Paman ke dua . dan ternyata kamar yang di pilihkan oleh Bibi Nilam adalah kamar yang ada di sebelah ruang perawatan sang Paman.

"Ini sayang... ruangan yang kau butuhkan... " ucap Bibi Nilam lembut .

"Trimakasih Bi. Chun Yi masuk dulu ya... " ucap Chun Yi.

"Masuklah. nanti kalau ada yang kau butuhkan, Kau panggil saja Bibi. Bibi ada di kamar Paman mu.. kalau begitu Bibi tinggal dulu...." ucap Bibi kedua.

"Trimakasih Bi... "Terlihat Nyonya Nilam meninggalkan Chun Yi. sedangkan Chun Yi segera masuk kedalam kamar itu. setelah Mengunci pintu, Chun Yi langsung masuk kedalam ruang Istana Biku. setelah berada di dalam Istana Biku, Chun Yi dan Xiao Cai mulai meneliti darah yang telah Chun Yi ambil dari paman keduanya. setelah hampir dua jam meneliti akhirnya mereka tahu racun apa yang ada di dalam tubuh sang paman.

"Racun Tangliang .. kenapa racun ini ada di Dunia bawah..." ucap Xiao Cai dengan wajah heran.

"Racun Tangliang...racun apa itu ..?" Tanya Chun Yi.

"Racun ini terbuat dari percampuran antara bunga iblis dengan bunga lili hitam dan juga tulang Dan darah Hewan iblis. Racun ini sangat jahat . yang paling menakutkan, Racun ini tidak berbentuk, tidak berbau namun jahatnya sangat jahat sekali. Gila,.. kenapa racun ini ada di Alam bawah. ..!" seru Xiao Cai dengan wajah kaget.

"Memangnya racun ini berasal dari mana. ! " Tanya Chun Yi.

"Dari Duni atas...hanya penghuni Dunia atas yang bisa membuatnya. Dan itu tidak sembarang tabib bisa membuatnya .. hanya para ahli racun yang usa membuatnya. Lalu siapa yang telah berani membawa Racun ini turun ke alam bawa ... " ucap Xiao Cai.

"Dunia atas.. ? memangnya Dunia ini ada berapa tahapan atau tingkatan... " Tanya Chun Yi heran. Bukankah di Dunia modern, Chun Yi hanya tahu kalau Dua itu ya cuma ada satu, yaitu Dunia yang di huni semua mahluk hidup. termasuk manusia. la kok di sini ada lagi Dunia atas.

"Alam ini terbagi dalam tuju tingkatan. dan kita ini berada di tingkat dasar. " ucap Xiao Cai.

"Begitu Ya... lalu Dari mana mereka mendapatkan racun ini, kalau katamu racun ini hanya ada di dunia atas... " ucap Chun Yi

"Karena itulah , Cai kaget tuanku. " ucap Xiao Cai dengan wajah lucunya.

"Ya sudah lebih baik kita cari cara menawarkan racun ini. " ucap Chun Yi.

Chun Yi lalu duduk lotus, dan Dia mulai mencari di perpustakaan yang ada di otaknya. satu persatu dia membuka buku pengobatan. dan akhirnya dia menemukan Buku tebal tentang racun dan penawarnya. dengan segera Dia mulai mempelajari racun dan penawarnya. karena otak jenius Chun Yi , dengan sekali membaca Dia segera mengerti semua isi buku tersebut. dan akhirnya Dia tahu apa yang harus Dia lakukan untuk menyembuhkan sang Paman. setelah itu Dia segera membuka matanya dan keluar dari ruang Istana Biku. Dan saat Dia keluar dari dalam kamar yang ada di samping kamar perawatan sang Paman, , Dia bertemu dengan Bibi Mai .

"Kau sudah selesai sayang...? " tanya Bibi kedua .

"Sudah Bi... apakah Kakek masih ada di dalam kamar Paman...? " tanya Chun Yi.

"Masih... kakekmu menunggu kabar darimu... " ucap Bibi kedua.

Dan saat sang Kakek melihat Chun Yi telah masuk kembali ke dalam kamar , Wajah Kakek Yun terlihat kaget dan penasaran juga Cemas terlihat di wajah tua itu.

"Kau sudah kembali Nak.. apakah kau sudah tahu Racun apa yang menyerang Pamanmu...? " tanya sang Kakek dengan wajah penasaran .

"Sudah Kek... itu Racun Tangliang... " lalu Chun Yi memberitahukan soal racun tersebut. tentu saja Kakek Yun sangat kaget sekaligus marah .

"Bedebah... siapa yang telah memberi racun itu pada Putraku. Sial..Bagaimana bisa racun itu bisa berada di Alam bawah ini ... " ucap kakek Yun dengan sangat marah.

"Sepertinya ada yang ingin membuat keluarga kakek hancur Kek.. apakah kakek memiliki musuh...? " tanya Chun Yi.

'Kakek merasa tidak punya, tapi entahlah. mungkin ada yang iri akan kekuatan keluarga Yun. Tapi nak.. apakah Pamanmu bisa di sembuhkan...! " tanya sang Kakek.

"Akan Chun Yi usahakan Kek...hanya saja bahan penawar racun ini sangat langka dan sulit. Tapi Chun Yi akan berusaha mencarinya. sebagian Chun Yi punya, tapi sebagian lagi Chun Yi harus mencarinya. maafkan Chun Yi Kek...Chun Yi tidak bisa menyembuhkan paman sekarang, karena kekuatan Chun Yi belum mampu membuat penawaran maupun mengeluarkan racun itu dari tubuh Paman kedua. Tunggu sampai Chun Yi bisa membuka Segel di meridian Chun Yi.. Dan untuk sementara ini, Chun Yi hanya bisa mencegah Racun menjalar ke seluruh tubuh paman . " ucap Chun Yi.

"Jadi kau sudah tahu cara menyembuhkan Pamanmu ...baik, Kakek percaya padaku. apapun yang kau lakukan, Kakek akan selalu mendukungmu..." ucap tuan Tua Yun.

"Trimakasih Kek... Chun Yi Janji akan membuat Paman sadar. dan juga bisa sembuh seperti semula..tapi sekarang Chun Yi akan mencoba dulu membangunkan Paman . " Janji Chun Yi pada sang Kakek.

 "Apaa... Kau bisa membuat Paman mu sadar.. !" Tanya Kakek Yun tak percaya .

"Benar Kek.. Chun Yi akan mencoba menyadarkan Paman, tapi sabar dulu ya kek....Chun Yi akan mencari bahannya dulu.. Chun Yi memiliki Batu Giok penguat Jiwa tapi ada satu bahan yang harus Chun Yi cari terlebih dahulu.. " Ucap Chun Yi.

 "Bagus - bagus... Kalau Pamanmu bisa sadar, kakek sangat berterimakasih padamu sayang.. apapun yang kau minta, Kakek akan berusaha mengabulkannya . " Ucap sang kakek gembira.

"Jangan berkata seperti itu Kek... kalian adalah keluargaku. dan aku wajib melindungi Kalian semua. ini sudah kewajiban Chun Yi sebagai Cucu kakek dan Keponakan Paman kedua... sekarang Chun Yi akan melakukan akupuntur untuk mencegah racun semakin menyebar..." ucap Chun Yi dengan lembut.

"Anak baik...kalau begitu ayo kau lakukan saja apa yang mesti kau lakukan, Kakek akan melihat Kau melakukan akupuntur pada Pamanmu, anggap saja kakek tidak ada.. " ucap Tuan Tua Yun dengan antusias

"Baik Kek... "Lalu Chun Yi segera mengeluarkan jarum perak akupuntur miliknya. dan ada empat jarum emas di sela jarum perak yang ada di kotak jarum akupuntur nya.

Sedangkan kakek Yun hanya bisa melihat sikap Chun Yi yang mulai memeriksa Sang Paman . Kakek Yun kaget melihat ketenangan Chun Yi saat melakukan pengobatan pada Putra keduanya. Sampai- sampai sang kakek tidak percaya. Benarkah ini Cucu yang di katakan oleh orang yang di suruh menyelidiki Chun Yi Dan ibunya. Orang itu berkata kalau Sang Cucu merupakan seorang gadis Bodoh, Pengecut, penakut Dan berwajah Jelek.. ? Lalu kenapa semuanya salah.. Bagaimana bisa gadis secerdas ini di katakan Bodoh dan penakut. Bagaimana bisa Gadis secantik ini di katakan gadis Jelek.

"Dasar manusia- manusia jahat...bagaimana bisa mereka menyebar rumor yang tak benar.. " ucap Tuan Yun dalam hati dengan marah dan kesal. Maklumlah kabar yang Dia Terima tentang kebodohan dan wajah Chun Yi pernah melekat di dalam pikirannya. membuat Dia yakin akan kebodohan sang Cucu yang belum dia ketahui.

Terlihat Chun Yi mulai melakukan terapi akupuntur di tubuh sang Paman agar racun tak menyebar. Gerakan gadis itu dalam menusukkan jarum kedalam tubuh Putra Kedua, terlihat cepat dan akurat, seolah Dia sudah terbiasa melakukannya . tak berapa lama, terlihat sekujur tubuh Putra Kedua penuh dengan jarum. Dia bagai landak yang siap menyerang seseorang. dan hampir Dua jam kemudian, terlihat Chun Yi mencabuti jarum akupuntur nya yang telah berubah berwarna hitam. setelah selesai Chun Yi memberikan air Jiwa pada sang Bibi , agar beliau bisa meminumkan air tersebut pada Paman kedua, tiga kali sehari. untuk memperkuat kekuatan jiwa sang Paman . Dan Juga sedikit mengikis kekuatan racun di dalam tubuh sang Paman . Tak lupa Chun Yi menyelipkan baru Giok Jiwa yang pernah dia beli, di tubuh Sang Paman. Setelah itu Mereka kembali ke rumah utama. Apalagi terlihat hari sudah semakin siang.

Dalam perjalanan menuju rumah utama, Mereka berdua berbincang. Dan Kakek Yun semakin kaget, bingung Dan bangga. karena Sang Cucu ternyata memiliki pengetahuan yang tinggi . Semua pertanyaan sang Kakek, dia jawab dengan tenang . Membuat Tuan Yun tua sangat bangga pada Chun Yi. Ketika sampai di rumah utama, Nenek yang tadi kembali terlebih dahulu, kini terlihat menyambut kedatangan mereka. Dia bertanya keadaan Paman kedua. Dan dengan wajah gembira Kakek berkata , kalau Putra Kedua sudah agak mendingan . Mendengar itu, Nenek sangat gembira. . Wajah tua itu terlihat berseri- seri. Lalu Dia segera membawa mereka ke ruang makan. Dan saat berada di ruang makan, Chun Yi bisa melihat beraneka macam makanan sudah berada di atas meja besar Dan panjang yang ada di dalam ruangan itu. Meja tersebut bisa memuat bermacam makanan untuk makan bersama banyak orang .

Setelah makan bersama, Chun Yi di bawa ke rumah tinggal yang sudah mereka siapkan. Dan Chun Yi mendapat berita dari pelayan, Kata Pelayan, rumah kediaman ini mulanya adalah rumah tinggal Nyonya Yun Luyi. Yaitu anak yang tertukar dengan sang Ibu saat bayi dulu. Rumah tinggal itu terlihat sangat mewah Dan cukup besar. Dan di dalam rumah itu, Chun Yi bisa melihat kalau perabotannya sangat mewah Dan juga indah. Kamar terlihat di tata dengan indah.

"Kamar ini dulunya milik nyonya Yun...! " kata pelayanan pada Chun Yi dengan sikap terlihat sangat sopan .

"Tapi tuan tua telah banyak merubahnya. Beliau mengawasi sendiri saat para pekerja melakukan perombakan.. Seolah Beliau takut kalau Penataan ruangan ini tidak sesuai dengan selera Nona..." Ucap sang Pelayan. Mendengar kata- kata pelayanl itu, membuat perasaan Chun Yi menghangat.

"Inikah rasanya di perhatikan keluarga... " Walau pun saat Dia hidup di jaman Modern, kasih sayang Sang papa angkat membuat Dia hidup bahagia. Namun Di jaman itu, Dia tidak memiliki kerabat lain selain sang Papa angkat .

Dan saat hidup di jaman kuno ini, Dia malah mendapatkan kerabat yang cukup banyak.

Setelah puas melihat keadaan rumah tinggal mereka, , Chun Yi segera mandi. Bibi Mai dengan setia tetap di sampingnya. Dan Chun Yi sudah tahu kalau Bibi Mai memang seorang pendekar wanita. Dia menjadi Pelayan setia Chun Yi atas permintaan sang Ibu yang sudah menolong Dia. Kenyataan kalau Bibi Mai sudah berada di tahap Tianwu level puncak. Membuat Chun Yi seperti memiliki pengawal . Ilmu beladiri di Dunia Kuno yang sekarang Chun Yi tempati , memiliki beberapa tahapan, tepatnya delapan tahapan. Yaitu Yuanwu atau juga bisa di sebut tahap dasar kultivasi. lalu Tianwu * Wujun, * Wuwang, * Wuhuang * *Wudi * *Wuzu dan terakhir adalah sang penguasa. . Pada tahapan ini jarang manusia bisa sampai pada tahap ini. Karena tahap Penguasa bisa juga di sebut tahan dasar Dewa. Hanya manusia terpilih yang bisa sampai pada tahan Penguasa..

sedangkan Bibi Mai kini sudah berada di tahap tianwu level puncak. Kekuatan seperti ini sudah merupakan tahapan tinggi bagi praktisi bela diri. Di Kerajaan Baiyun ini, seorang Guru Bela diri, paling tinggi berada di tahap wuwang . Dan hanya ada dua praktisi beladiri yang memiliki kekuatan lebih tinggi dari yang lain, yaitu Guru Mo Lu Rai yang ada di tahap puncak. dan Biksu Tong Yo Sun yang ada di tahap Wudi .

Mereka berdua berdua merupakan pemimpin utama Perguruan kerajaan atau Perguruan Jisangyun. sedangkan Biksu Tong Yo Sun adalah pemimpin Vihara Tianyun dan Juga pemimpin perguruan Tongyan . Walaupun begitu, keduanya jarang terlihat. Sedangkan Kakek Chun Yi sendiri, beliau masih berada di tahap wujun puncak .

Bibi Mai Menemui Chun Yi sambil membawa buah yang sudah di potong kecil.

"Non... Buahnya.. " Ucap Bibi Mai.

"Taruh di meja saja Bi nanti aku makan... " Jawab Chun Yi.

"Kalau begitu Bibi keluar Non... " Kata Bibi Mai sambil berbalik ingin keluar dari ruang kamar Chun Yi.

" Tunggu Bi...! " Seru Chun Yi perlahan.

"Ada apa Non... " Ucap Bibi Mai sambil berbalik menghadap Chun Yi kembali.

"Bukankah Bibi sekarang sudah berada di tahap Tianwu Puncak, kenapa tidak berlanjut.. Apakah ada masalah, atau tidak ada kesempatan untuk berlatih ? *" Tanya Chun Yi.

"Maafkan Bibi Non bukannya Bibi malas berlatih, tapi karena Bibi mengalami kemacetan dalam. Meningkat kan kekuatan. Ini sudah terjadi beberapa tahun lalu. " Ucap Bibi Mai.

"Oo. Mengalami kemacetan. Aku fikir Bibi malas berlatih karena melihat kebodohanku... "Ucap Chun Yi menggoda

" Itu tidak mungkin Non.. Mana mungkin Bibi melakukan sikap malas karena Nona . Bibi tidak bisa menaikkan Level karena kemacetan di tingkat Tianwu puncak. Jadi Bibi hanya bisa berlatih memperkuat diri saja. " Jawab Bibi Mai. Mendengar ucapan Bibi Mai Chun Yi tersenyum.

"Kalau begitu minumlah ini... Dan aku punya buku untuk memperlancar Kultivasi Bibi dan mungkin Cocok pada Bibi... " Ucap Chun Yi sambil menyerahkan sebutir pil untuk membuka Kemacetan di tubuh Bibi Mai dan satu Buku kecil dan tipis yang berisi tentang sebuah kekuatan yang cocok untuk Bibi Mai yang dia ambil dari perpustakaan Istana Buku miliknya.

" I.. Ini pil Kultivasi tingkat empat... " Seru Bibi Mai sambil menatap pil dan buku di tangannya dengan wajah gembira.

Udahan dulu ya aku lanjut pada episode selanjutnya.

Bersambung.

1
Etty Rohaeti
lanjut
Erna Fkpg
wah diberi racun aja yiyi biar klau mati GK ada yg tau biar mayatnya dimakan harwan buas
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Mommy Ayu
waaah ..... ada rencana kejahatan apa lagi nih yang di rencanakan keluarga sang dan wan serta putra mahkota. jangan jangan mau menggulingkan tahta kaisar.
ayo lanjut up lagi Thor.... semangat ya
hani chaq
hukum smua keluarga yg terlibat.termasuk keluarga mentri2 yg berkomplot.termasuk putra mahkota dan selir.ngomong2 yg jadi putra mahkota kok bisa anak selir tu gmn ceritanya
hani chaq
ada batu perekam ga ya,biar mudah mengungkapkan.klo ga ada ya pil kejujuran aja.tapi gmn mau ngungkapnya ya.kecuali ada bukti tertulis
Vivi❄️❄️
wah ini nama nya mau berkomplot nih untuk memberontak ckkkk putra mahkota ingin merebut kursi naga tak semudah itunkrn ada yiyi
Nurhayati Sobana
Bagus thor, ungkap semua kejahatan keluarga Sang dan keluarga Wan, biar kaisar tahu semua kejahatan mereka, kemudian musnahkan semua keluarga Sang dan keluarga Wan termasuk Putra Mahkota dan Selir Sang, musnahkan sampai ke akar2nya
miss blue 💙💙💙
kayaknya mereka mau melakukan pemberontakan 🤔🤔🤔
hera Amanda
next Thor
Shai'er
👍👍👍👍👍
Mommy Ayu
Chun Yi memang baik hati, harta curian dari walikota di bagian pada rakyat miskin dan terlantar.
akhirnya karma putri walikota di bayar tunai, dengan kematiannya membuat rakyat senang.
ayo lanjut up lagi Thor..... masih banyak typo ya Thor.... semangat berkarya....
Lala Kusumah
Yiyi ku emang baik hati dan tidak sombong hebaaaaaatt n kereeeeeennn, ba bowuuuuuu 😍😍😍
zylla
Ternyata ini yg dilakuin Chun Yi 👏
zylla
Lah, Chun Yi ini anaknya Kaisar. Cuman belum mau maafin ayahnya aja.
Vivi❄️❄️
lanjutan 💪💪💪
@Mita🥰
wah ....senang nya mereka yang dapat Rizki 😍😍😍
MelodyStar
lagi😭
hani chaq
harta rakyat akhirnya kembali ke rakyat.....emg seorang penguasa yg dholim suka menimbun pundi2 uang dan emasnya drpd mikir kesejahteraan rakyatnya.mikir perutnya sendiri.yg penting banyak hartanya.rakyat mah biarkan saja gitu ya.ngomong2 kok walkot ga kacau ya secara harta dan makanan dah dirampas habis
hani chaq
ga sabar nunggu keluarga sang hancur.....kira2 gmn caranya ya...hanya author yg tau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!