NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:705
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14

Mata keduanya saling menatap cukup lama, entah setan dari mana yang sudah menghasut pikiran suga dan Gea, tanpa sadar bibi*r mereka saling menempel dan suga memberikan lumayan kecil hingga memberikan gigitan kecil di bibir Gea agar Gea membuka mulut nya, tak lama suga sudah sukses menjelajah seluruh bibir Gea hingga mereka berdua kehabisan nafas.

"Aahhhh" Cerutu Gea sambil mengambil nafas dengan terburu buru.

Suga yang melihat Gea terengah-engah mengambil oksigen sebanyak-banyaknya malah membuatnya gemas dan ingin mendekatkan dirinya lagi ke tubuh Gea.

"kenapa ..." Ucap Gea yang terkejut dengan tingkah suga yang mendekat dengan pipinya yang semakin memerah seperti kepiting rebus.

"Tidak.....hanya saja kau terlihat cantik" Ucap suga dengan tatapan satu ke arah Gea.

"Cepat pakai bajumu, aku sudah lapar" Jawab gea yang langsung berlari ke arah meja makan.

Suga hanya tertawa kecil, jujur saja ia juga terkejud dengan sikap nya sendiri yang brutal dari biasanya.

Batin suga "ada apa denganku hari ini, tahan suga jangan sampai Gea berpikir kau hanya pria mesum yang menginginkan keuntungan darinya"

Ia mengutuk dirinya jika ia seperti itu lagi jika tak ada ijin dari Gea.

Setelahnya berganti pakaian ia segera menuju ruang makan yang berada di dalam kamar mereka.

"Sudah ku siapkan semua nya, mari kita makan bersama, aku lapar sekali, karena menangis tadi aku kehabisan tenaga" Cerutu Gea yang terus mengeluh.

"Buka mulutmu" Ucap suga dengan mengarahkan kan sesendok makanan ke arah mulut Gea.

"Aemmmm" Gea terdiam tersipu malu, kenapa suga jadi seperti ini, sungguh hatinya saat ini tak dapat di kondisi kan.

"Makanlah yang banyak, badanmu kurus sekali, kau terlihat cantik jika menambah berat badanmu" Ucap suga dingin sambil melahap makanannya.

"Jika aku gemuk nanti tak ada yang menyukai ku" Jawab Gea lirih.

"Aku yang menyukaimu" Ucap suga dengan spontan.

"kenapa....!!! coba katakan sekali lagi, aku tak mendengar nya" Ucap Gea dengan memaksa tapi memang ia tak fokus jadi tak terdengar dengan sempurna.

Suga hanya terdiam dan segera menghabiskan makanannya.

"Aaiissss orang ini, tak bisakah bersikap lembut selalu bersikap dingin bak kulkas 20 pintu" Cerutu Gea sambil menghabiskan makanannya dan segera membereskan makanan yng tersisa di meja.

Piring- piring juga sudah Gea cuci, saat akan menaruh celemek di dekat kulkas, Tiba-tiba suga datang.

"Mau minum bersama, udara cukup dingin, mungkin bisa menghangatkan mu" Ajak suga sambil mengambil 1 botol wine di meja.

Batin Gea "tak apalah lagian ini masih jam 7 malam, minum sedikit tak masalah kan"

"Kalau kau tak mau, aku bisa menyimpan nya kembali" Kata suga.

"Aahh aku mau" Jawab Gea.

Mereka menikmati wine sambil menonton drama Korea dengan beberapa camilan sebagai pendamping.

Cukup 4 gelas sloki sudah membuat Gea mabuk.

Ketika ingin meminun 1 gelas lagi, tangan Gea di hentikan oleh suga.

"Kau sudah mabuk, hentikan!! Lebih baik kau tidur" Perintah suga.

"Aku ingin minum, kau tau min sugaa aku menginginkan mu tapi kenapa kau begitu jahat kepada ku, hati ini..."

"Hatii inii sakit ketika melihat mu bersama orang terkutuk itu "

"Ingin sekali aku membunuhnya ha ha ha, tapi aku sadar aku bukan siapa-siapa mu, kita tak punya hubungan apapun min suga, kau dengar itu" Ucap Gea dengan berbicara khas orang mabuk.

Suga hanya terdiam mendengarkan celetukan Gea yang makin kesana kemari.

"AKU MASIH MENCINTAIMU MIN SUGAAAAA" Teriak Gea dengan lantang.

Cupp!!

Gea dengan sangat berani menarik kerah baju suga dan mencium nya.

Lama kelamaan Gea melumat bibi*r suga dengan kasar.

"Berhenti Gea, kau sedang mabuk lebih baik kau istirahat" Kata suga sambil melepas pagutan mereka.

"Apa kau tak menyukaiku min suga, apa dokter itu lebih cantik dariku, benar!!! dia lebih pintar dari ku," Gerutu Gea.

"Aku sangat mencintaimu min suga, aku sangat menyukai mu hingga saat kita bertemu lagi hatiku rasanya ingin meledak karena aku bersusah payah ingin melupakan mu tapi kau dengan seenaknya muncul kembali di hadapanku, kau sungguh jahat suga,kau harus di penjara karena telah menyakiti ku" Ucap Gea dengan nada mabuknya.

Suga bingung harus berbuat apa hingga ia memutuskan untuk menggendong Gea ke arah kamar.

Ketika suga menaruh Gea di atas kasur, Lagi-lagi Gea menarik kerah baju suga dan melumat bibi*rnya untuk kesekian kali.

Namun kali ini suga menyerah ia tak bisa menahan apa yang sudah Menggodanya dari tadi.

Batin suga "jangan salahkan aku Gea, aku pun juga sangat menginginkan mu"

Dengan segera suga membalas lumayan ciuma*n Gea, libid*onya semakin naik ketika Gea membuka kancing bajunya.

"Aku tak ingin melanjutkan nya jika tak ada ijin darimu Gea" Kata suga yang menghentikan ciuman mereka.

"Aku menginginkan kan lebih suga, aku mencintaimu " Kata Gea.

"Baiklah, aku juga mencintaimu Gea" Jawab suga dan langsung melumat brutal bibir ceri Gea.

Satu persatu baju dan celana mereka terlepas satu persatu hingga tak tersisa.

Suga menciu*mi ceruk leher Gea dan berlanjut ke kedua gunung kembarnya yang begitu kenyal dan menantang.

"Aaahhhhh" Desaha*n Gea yang merasakan kenikmatan yang tak pernah ia rasakan.

Gunung kembar Gea akan menjadi benda kenyal favorit nya, karna membuat suga candu.

Malam semakin larut suga menggempur Gea berkali-kali. Hingga mereka kelelahan dan tertidur pulas hingga pagi.

**********

Tepat pukul 04.30 pagi mama hana mulai tersadar dari kritisnya.

Ia membuka mata perlahan dan melihat sekeliling untuk mencari suami dan anaknya.

Tuan Gerald yang setia menemani hana tak sadar jika istrinya sudah tersadarkan diri karna ia masih tertidur di samping ranjang hana.

"sayang... " Ucap hana dengan lemah namun tuan gerald langsung bangun.

"Sayang kamu sudah sadar, aku akan memanggil dokter jaga" Ucap tuan gerald dengan penuh suka cita.

Selang beberapa menit dokter dan dua perawat datang untuk mengecek kondisi hana.

"Bagaimana istri saya dok? " Tanya tuan gerald.

"Istri bapak sudah cukup baik, tinggal mengikuti perawatan lanjutkan hingga ia sembuh, kalau begitu saya permisi" Jawab dokter yang berlalu meninggalkan ruangan hana.

"Apa kau ingin makan biar ku ambilkan" Kata tuan gerald.

" Tak perlu sayang, aku belum lapar!! Dimana Gea? " Tanya hana.

"Ia pulang sedari kemarin sore bersama suga dan teman-temannya, biar nanti ku hubungi, pasti dia bahagia sekali jika melihat mu sudah sadar sayang karna selama di rawat dia selalu berada di sisimu, dia melarang ku untuk ikut menjagaku demi kesehatan ku"  Ucap tuan gerald.

********

Cahaya matahari memaksa masuk lewat celah-celah horden kamar hotel.

Gea mulai terbangun dari tidur nya karna terusik cahaya matahari yang mengenai wajahnya.

Ketika ingin merenggangkan badan ia tersadar jika ada tangan kekar yang memeluk nya dari belakang.

Ia segera membalikkan badan dan langsung bertatap dengan wajah suga yang masih tertidur.

Spontan ia kaget dan berteriak.

"AAAARRRRGGGGGGHHHHHHHHHHH"

.

.

.

.

.

.

.

. BERSAMBUNG

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!