NovelToon NovelToon
Mengandung Benih Mafia

Mengandung Benih Mafia

Status: tamat
Genre:Beda Usia / One Night Stand / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Mafia / Tamat
Popularitas:8.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Clarissa icha

Entah sebuah kesialan atau keberuntungan karna Audrey mengandung anak dari seorang mafia besar dan pebisnis paling berpengaruh di Kanada. Sosok Lucas tidak tersentuh, bahkan tak seorangpun bisa mencampuri bisnis gelapnya. Dia pria yang memiliki wajah sempurna, namun tak sesempurna hatinya.

Kehidupan Audrey mungkin tak akan baik-baik saja jika berkaitan dengan Lucas. Lalu bagaimana Audrey akan menyembunyikan keturunan Lucas? Agar hidupnya tak bersinggungan dengan pria itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa icha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Kedatangan Lucas membuat Audrey tidak bisa berfikir dengan jernih. Terlebih fakta bahwa putra yang selama ini dibicarakan Russel adalah Lucas. Pria yang beberapa hari lalu merenggut paksa kesuciannya. Kejadian malam itu memang bukan sepenuhnya kesalahan Lucas. Bahkan jika Audrey memilih mengabaikan perintah Teresa dengan pergi dari hotel, kejadian memilukan itu tak akan pernah terjadi dalam hidup Audrey. Kini hanya penyesalan dan trauma yang tertinggal. Dengan melihat Lucas saja, Audrey sudah gemetar ketakutan.

Malam itu Lucas membabi buta, tanpa kata ampun dan belas kasihan pada Audrey. Selain melakukannya dengan kasar, Lucas juga meninggalkan bebas memar di beberapa tubuh Audrey. Bagi Audrey yang baru pertama kali melakukannya, jelas meninggalkan kesan menyeramkan. Lucas benar-benar terlihat seperti jelmaan iblis yang sedang menghancurkan masa depan gadis asing.

"Audrey, apa kau baik-baik saja?" Russel menyentuh sebelah wajah Audrey karna ingin memastikan suhu tubuhnya lantaran wajah Audrey terlihat pucat.

Tanpa mengeluarkan suara, Audrey hanya menggeleng kecil. Dia susah payah melawan rasa takut dan trauma yang tiba-tiba muncul setelah melihat Lucas. Di mata Audrey, Lucas tidak lebih baik dari iblis yang mengerikan.

"Mom, kita harus pulang sekarang. Aku tidak punya banyak waktu disini." Tegas Lucas. Nada bicaranya terdengar tidak ingin dibantah. Dia terlihat tidak peduli pada kondisi Audrey. Padahal Audrey jelas-jelas menunjukkan jika dia sedang ketakutan. Seharusnya Lucas sadar bahwa dialah yang menyebabkan Audrey seperti itu.

"Luke, kamu yang keras kepala karna tetap datang kesini. Mommy menyuruhmu agar datang satu minggu lagi, tapi baru 3 jam kamu sudah tiba di Amerika." Omel Russel. Jika tau Lucas akan datang menjemputnya secepat ini, Russel pasti tidak akan menghubungi Lucas sore tadi. Russel belum rela berpisah dengan Audrey.

"Yang aku lakukan demi keselamatan Mommy. Dan jangan lupakan Daddy yang setiap hari membuatku sakit kepala karna mencarimu." Ujar Lucas jengah.

Russel menatap Audrey dengan sendu. Jika malam ini dia kembali ke Canada, apakah Audrey akan baik-baik saja sendirian dirumah ini? Russel benar-benar mencemaskan kehidupan Audrey jika tanpanya.

"Luke, apa Mommy boleh membawa Audrey bersama kita? Dia,,"

"Jangan pernah membawa orang asing ke rumah kita!" Tegas Lucas memotong ucapan Russel.

Audrey mencengkram ujung dressnya. Dia tidak sanggup jika harus berurusan dengan Lucas. Baru beberapa menit berhadapan dengan Lucas saja membuat Audrey tidak berkutik.

"Bibi, segeralah pulang ke Canada. Aku baik-baik saja disini, Bibi jangan khawatir." Audrey berucap pelan, namun dengan nada memohon.

Daripada harus berurusan lagi dengan Lucas, lebih baik melepaskan Russel pulang malam ini meski sebenarnya berat bagi Audrey.

Lagipula Lucas tidak datang sendiri. Diluar rumah, ada sekitar 5 mobil yang terparkir dengan belasan bodyguard. Orang-orang itu menunggu di luar, berdiri disekitar rumah untuk melak6 penjagaan. Audrey tidak tega membiarkan orang-orang itu kedinginan terlalu lama di luar rumah.

"Tidak Audrey, kamu sudah menyelamatkan nyawaku. Mana mungkin Bibi tega meninggalkan kamu tinggal sendirian di rumah ini. Elie tidak bisa datang berkunjung setiap minggu. Siapa yang akan memastikan kamu baik-baik saja disini?" R6 mengabaikan larangan Lucas. Dia sedang berusaha membujuk Audrey agar ikut ke Canada bersamanya.

Melihat Russel yang bersikeras ingin mengajak Audrey, Lucas memilih bertindak cepat. Dia beranjak dari duduknya dan menghampiri Russel. Secara tiba6, Lucas mendaratkan pukulan dibelakang kepala Russel hingga wanita paruh baya itu tidak sadarkan diri.

"Aaargh,,!! Apa yang kamu lakukan pada Bibi Russel?!" Teriak Audrey ketakutan.

"Jack!!!" Seru Lucas. Suaranya yang berat terdengar mengerikan. Dalam hitungan detik, seorang pria muda masuk ke dalam rumah.

"Bawa Ibuku ke mobil!" Titahnya.

"Baik Tuan." Jack langsung sigap menggendong Russel dan membawanya keluar.

Audrey memberingsut ketakutan. Dia mencoba berdiri dengan kaki yang gemetar. Melihat Lucas yang nekat membuat Russel tidak sadarkan diri, semakin membuka mata Audrey bahwa Lucas memang mengerikan. Lucas bisa bertindak ekstrim tanpa berfikir lebih dulu. Dia tidak segan-segan membuat Ibunya pingsan.

"Pergi! Aku bilang pergi dari sini!" Pekik Audrey gemetar.

Lucas tersenyum miring. "Kau bersikap seolah aku adalah hantu, padahal malam itu kau sendiri yang data6 padaku! Jangan pikir kau bisa lolos begitu saja! Meski pelaku yang mencampurkan obat perang sang sudah mendapat hukumannya, tapi aku juga tau jika malam itu kau berusaha melakukan hal yang serupa padaku!" Geram Lucas. Dia mencengkram dagu Audrey hingga Audrey kesulitan membuka mulutnya.

"Membuang barang bukti di tempat sampah, kamu pikir bisa bebas dari hukuman?! Dengarkan aku baik-baik!" Lucas memperkuat cengkramannya. "Kali ini aku akan mengampunimu karna Ibu, tapi jika kau melakukan kesalahan lagi padaku, akan aku pastikan kau sendiri yang memohon kematian mu!!" Sentaknya sembari melepaskan kasar dagu Audrey.

Tubuh Audrey terhuyung ke belakang. dia hampir tersungkur jika tidak ada dinding. Audrey hanya menangis, dia kehilangan keberanian didepan Lucas. Pria itu benar-benar melebihi monster.

Tanpa berterimakasih pada orang yang telah menolong Ibunya, Lucas pergi meninggalkan rumah itu di susul oleh semua bodyguard yang mengawalnya.

"Jack, kirim orang untuk mengawasi rumah ini dari jauh, pastikan gadis itu tidak melakukan aktivitas yang mencurigakan!" Titah Lucas. Sorot matanya cukup tajam memandangi rumah kayu sederhana yang ditempati oleh Audrey.

"Baik Tuan. Jose dan Joseph yang akan bertugas." Jawab Jack yang langsung menyambungkan telfonnya pada Jose dan memerintahkan keduanya mencari tempat tinggal di sekitar rumah Audrey.

...*****...

"Dia benar-benar bukan manusia. Elie, apa aku pantas diperlakukan seperti itu?! Aku sudah menyelamatkan Ibunya, membiarkannya tinggal disini bersamaku dengan nyaman dan aman. Tapi putranya tidak tahu terimakasih!" Audrey meluapkan amarah dan kekecewaannya terhadap Lucas melalui sambungan telfon dengan Elie.

Audrey sudah menceritakan dengan detail, mulai dari saat Lucas yang tiba-tiba datang, memaksa Bibi Russel pulang, sampai tragedi pemukulan yang membuat Bibi Russel tidak sadarkan diri. Dan ancaman Lucas padanya yang di sertai perlakuan kasar.

"Entahlah Audrey, aku sampai tidak bisa berkata-kata lagi. Dari banyaknya seorang Ibu di dunia ini, kenapa harus Ibunya Lucas yang kamu selamatkan? Kebetulan macam apa ini. Kamu dipertemukan kembali dengan Lucas." Elie sampai geleng-geleng kepala diseberang sana.

"Aku merasa sangat sial dipertemukan lagi dengan Lucas. Elie, aku benar-benar sangat takut padanya. Melihat wajahnya saja membuatku trauma. Dia lebih menyeramkan dari monster." Sampai detik ini tubuh Audrey masih gemetar, padahal kepergian Lucas sudah 1 jam yang lalu.

"Tunggu Audrey, kenapa tiba-tiba aku memiliki bayangan seandainya kamu mengandung anak Lucas. Kau bilang malam itu Lucas tidak memakai pengaman kan?!" Seru Elie. Pikiran itu terlintas begitu saja dalam benak Elie. Sebab pertemuan Audrey dan Lucas tampak tidak sederhana.

"Jangan menakut-nakuti ku, Elie! Aku tidak sudi jika harus mengandung anaknya. Sudahlah, percuma saja aku bercerita padamu. Kamu malah membuat ku semakin takut! Aku tutup dulu telfonnya."

Audrey mengakhiri sambungan telfonnya dan memilih menggulung dirinya didalam selimut.

"Tidak, itu tidak akan pernah terjadi. Tolong jangan tumbuh didalam perutku." Gumam Audrey cemas.

1
ayu cantik
suka
mifta
nanti setelah Ray pergi baru Luke ngejarkan baru merasa kehilangan
mifta
is....jangkelny aku dg Luke nih terlalu egois 😡😡
mifta
nanti ujung2ny pasti jadi istri kan
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖𝙞𝙣 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙇𝙪𝙘𝙖𝙨 𝘼𝙪𝙙𝙧𝙮 𝙠𝙧𝙣 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙜𝙪𝙨 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙚𝙩 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙤𝙝 𝙥𝙖𝙠 𝙙𝙤𝙨𝙚𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙃𝙚𝙣𝙧𝙮 𝙩𝙤𝙝, 𝙨𝙚𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙖𝙟𝙖 𝙜𝙖 𝙣𝙞𝙖𝙩 𝙗𝙖𝙡𝙖𝙨 𝙙𝙚𝙣𝙙𝙖𝙢 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙀𝙢𝙞𝙡𝙮 𝙠𝙧𝙣 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙥𝙖𝙝𝙖𝙢 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙩𝙞𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙅𝙪𝙨𝙩𝙞𝙣.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙪𝙝 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙟𝙤𝙙𝙤𝙝𝙣𝙮𝙖 𝘿𝙖𝙞𝙨𝙮 𝙖𝙥𝙖 𝙀𝙢𝙞𝙡𝙮.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙡𝙚𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙣𝙜-𝙢𝙖𝙨𝙞𝙣𝙜 𝙙𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧 𝙗𝙖𝙝𝙖𝙜𝙞𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙤𝙠 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙞𝙨𝙖𝙝 𝘿𝙖𝙫𝙞𝙙 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙀𝙡𝙚𝙣𝙖, 𝙀𝙢𝙞𝙡𝙡𝙮 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙃𝙚𝙣𝙧𝙮 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝘿𝙖𝙞𝙨𝙮 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙡𝙞𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙝𝙞𝙡𝙖𝙡𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙉𝙤𝙖𝙝 𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙗𝙚𝙣𝙚𝙧𝙖𝙣 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙜𝙜𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙩𝙮𝙥𝙤𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙚𝙧𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙠𝙖𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙩𝙪𝙠𝙚𝙧 𝙩𝙧𝙨 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙅𝙪𝙨𝙩𝙞𝙣 𝙞𝙩𝙪 𝙃𝙖𝙣𝙧𝙮 𝙖𝙥𝙖 𝙃𝙚𝙣𝙙𝙧𝙮? 𝙠𝙧𝙣 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙙𝙞𝙥𝙚𝙢𝙖𝙠𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙜𝙖 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙣𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙃𝙚𝙣𝙧𝙮 𝙩𝙧𝙨 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙟𝙙 𝙃𝙚𝙙𝙧𝙮 𝙥𝙖𝙨 𝘿𝙖𝙫𝙞𝙙 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙉𝙤𝙖𝙝 𝙣𝙮𝙚𝙡𝙞𝙙𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙘𝙘𝙩𝙫.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙝𝙢𝙢𝙢𝙢... 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙖𝙙𝙚𝙢2𝙣𝙮𝙖 𝙤𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙥𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙙𝙚𝙜 𝙙𝙚𝙜'𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙜𝙞, 𝙢𝙪𝙡𝙖𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙥𝙚𝙩𝙪𝙖𝙡𝙖𝙣𝙜.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝘿𝙖𝙞𝙨𝙮 𝙠𝙤𝙣𝙮𝙤𝙡.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝘿𝙖𝙣𝙞𝙚𝙡 𝙨𝙞 𝙩𝙚𝙣𝙜𝙞𝙡 𝙣𝙪𝙧𝙪𝙣 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙪𝙝, 𝙥𝙖𝙠𝙚𝙩 𝙠𝙤𝙢𝙥𝙡𝙞𝙩 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙇𝙪𝙘𝙖𝙨 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝘼𝙪𝙙𝙧𝙮... 𝘿𝙖𝙞𝙨𝙮 𝙮𝙜 𝙘𝙚𝙧𝙚𝙬𝙚𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙜𝙖𝙡𝙖𝙠, 𝘿𝙖𝙫𝙞𝙙 𝙮𝙜 𝙠𝙖𝙠𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙣𝙨𝙞𝙩𝙞𝙛 𝙩𝙥 𝙜𝙚𝙣𝙜𝙨𝙞𝙖𝙣, 𝙩𝙧𝙨 𝘿𝙖𝙣𝙞𝙚𝙡 𝙮𝙜 𝙝𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙩𝙚𝙣𝙜𝙞𝙡.👍🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙚𝙢 𝙖𝙮𝙚𝙢 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙇𝙪𝙘𝙖𝙨 𝘼𝙪𝙙𝙧𝙮 𝙨𝙚𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙙𝙧𝙖𝙢𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙣𝙜𝙞𝙨 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙗𝙬𝙧𝙗𝙪𝙖𝙝 𝙢𝙖𝙣𝙞𝙨.🙂👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝘿𝙖𝙫𝙞𝙙 𝙥𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙞𝙝, 𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙪𝙠𝙖𝙞 𝙀𝙡𝙚𝙣𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙩𝙖𝙪𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝘿𝙖𝙞𝙨𝙮? 🤔
𝙝𝙢𝙢... 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙤𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙮𝙜 𝙩𝙖𝙪.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙠𝙖𝙠 𝙢𝙖𝙩 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙢𝙞𝙣𝙜𝙠𝙚𝙢.... 𝙣𝙞𝙖𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙟𝙚𝙠 𝙉𝙞𝙘𝙠 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙠𝙚𝙣𝙖 𝙇𝙪𝙘, 𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙙𝙖𝙧 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙥𝙚𝙧𝙡𝙖𝙠𝙪𝙠𝙖𝙣 𝘼𝙪𝙙𝙧𝙮 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙩𝙪𝙠.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙡𝙪𝙩𝙩𝙘𝙪𝙪𝙪𝙪𝙣𝙮𝙖 𝘿𝙖𝙫𝙞𝙙 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝘿𝙖𝙞𝙨𝙮 𝙨𝙞𝙛𝙖𝙩 𝙡𝙚𝙢𝙗𝙪𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙠𝙖 𝘿𝙖𝙫𝙞𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙧𝙪 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙈𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙞𝙛𝙖𝙩 𝙘𝙤𝙤𝙡𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙞𝙧𝙪 𝙥𝙖𝙥𝙖𝙝𝙣𝙮𝙖.
𝙨𝙚𝙙𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣 𝘿𝙖𝙞𝙨𝙮 𝙨𝙞𝙛𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙣𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙪𝙧𝙪𝙣 𝙙𝙤𝙢𝙞𝙣𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙥𝙖𝙥𝙖𝙝𝙣𝙮𝙖 𝙇𝙪𝙘𝙖𝙨 𝙨𝙚𝙙𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣 𝙖𝙞𝙛𝙖𝙩 𝙡𝙚𝙢𝙗𝙪𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙪 𝙢𝙚𝙣𝙤𝙡𝙤𝙣𝙜 𝙣𝙞𝙧𝙪 𝙙𝙧 𝙢𝙖𝙢𝙖𝙝𝙣𝙮𝙖 𝘼𝙪𝙙𝙧𝙮.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙠𝙬𝙠𝙬𝙠𝙠 𝙨𝙚𝙣𝙟𝙖𝙩𝙖 𝙢𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙩𝙪𝙖𝙣, 𝙢𝙖𝙠𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙇𝙪𝙘 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙞𝙣2 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙬𝙖𝙣𝙞𝙩𝙖 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙡𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙞𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙩𝙖𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙗𝙖𝙡𝙞𝙠 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙮𝙜 𝙧𝙚𝙥𝙤𝙩.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙚𝙬𝙚𝙧 𝙖𝙟𝙖 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙢𝙤𝙢 𝙍𝙪𝙨𝙨𝙚𝙡 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙇𝙪𝙘𝙖𝙨 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙣𝙜𝙚𝙣𝙩𝙚𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙢𝙖𝙝.🤣🤣
𝙉𝙞𝙘𝙠 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙧𝙪 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙣𝙮𝙚𝙨𝙚𝙡 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙝𝙖𝙡 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙮𝙜 𝙣𝙜𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙥 𝘼𝙣𝙖 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙥𝙚𝙢𝙪𝙖𝙨 𝙣𝙖𝙛𝙨𝙪𝙢𝙪 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙣𝙞𝙖𝙩 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝𝙞-𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙨𝙪𝙖𝙞 𝙟𝙖𝙣𝙟𝙞𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙨𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙠𝙚𝙝𝙤𝙧𝙢𝙖𝙩𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙥𝙪𝙣𝙮𝙖𝙗𝙤𝙩𝙖𝙠 𝙣𝙜𝙚𝙧𝙖𝙮𝙪 𝘼𝙣𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙖𝙬𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙟𝙖𝙣𝙟𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜𝙗𝙨𝙚 𝙚𝙣𝙖𝙠 𝙪𝙙𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙜𝙞𝙩𝙪 𝙉𝙞𝙘𝙠.. 𝙘𝙚𝙢𝙚𝙣.👎👎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!