NovelToon NovelToon
Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:89.2k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.

Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.

Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..

Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya

"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selalu Berlaku Untukmu

"Ell.. Aku yakin, Papa kamu gak sejahat yang Mama kamu kira selama ini. Mungkin aja Papa kamu juga bingung cari kamu, Cuma dia pasti bingung mau cari kemana. Secara Papa kamu kerjanya jauh kan? Tapi kalo soal menghidupi kamu, Aku yakin seratus persen kalau semua itu pasti ada sangkut pautnya sama Ayah tiri kamu. Kalau enggak mana mungkin dia ngecek ke kantor segala.. " Apa yang di katakan Wulan ada benarnya. Untuk apa Ayahnya pergi ke kantor keuangan kalau memang tak ada hubungannya dengan Papa kandungnya.

Sekarang Ella jadi berpikir, Apa jangan-jangan selama ini Papanya selalu mengirimkan uang padanya, Namun semua itu di sembunyikan oleh Ayah tirinya. Bukankah setelah menikah, Kartu ATM Mamanya di pegang pria itu. Hendra juga mengatakan kalau ATM tersebut mati atau kadaluarsa karena tak ada keluar masuknya transaksi.

Akan tetapi kalau memang kartu tersebut sudah tak dapat di gunakan, Kenapa pria yang merupakan ayah tirinya itu datang ke kantor pusat keuangan hanya ingin tahu kalau pemilik rekening yang bernama Amran Syahid mentransfer uang atau tidak bulan ini.

"Aku cuma punya kamu Lan.. Tolong benar-benar cari tahu ya.." Wulan mengangguk. Wanita itu mengenal Ella sudah sejak lama, Dulu Wulan selalu bermain ke rumah Ella begitupun dengan sebaliknya.

Dan tak lama setelah itu, Hendra melarang Ella bermain lagi dengan Wulan. Alasannya adalah Wulan akan menjadi pengaruh buruk untuk Ella. Padahal sebenarnya tidak, Orang tua Wulan juga baik.

"Aku bisa bantu kamu buat cari tahu kebenarannya.." Ella dan Wulan menoleh ke arah sumber suara. Davin duduk di kursi yang kosong itu. Matanya tak lepas menatap wajah cantik dengan mata sembabnya.

"Tuan..

"Sepertinya kalian butuh waktu berdua.. Kalau begitu aku Permisi dulu.." Wulan akhirnya pamit. Wanita yang seumuran dengan Ella itu memilih untuk pergi saja.

Dia tahu tentang hubungan Ella dan Davin karena Ella telah bercerita kalau Davin selalu mengejarnya. Sayangnya Ella mengabaikan pria itu karena dia sudah punya tunangan.

"Lan.. Kamu mau kemana? Aku..

"Biarkan dia pergi.. Dia tahu kalau kita butuh waktu berdua.." Davin meraih tangan Ella lalu menggenggamnya dengan lembut. Sebuah genggaman yang tak pernah Ella dapatkan dari siapapun.

"Tuan..

"Maaf,, Sebenarnya tadi aku tidak ada niat untuk ikut campur. Hanya saja aku penasaran sekali dengan apa yang kamu dan temanmu bicarakan. Aku terpaksa menguping, Dan setelah itu akhirnya aku tahu apa yang kalian bicarakan.." Ella memalingkan wajahnya, Dia tak menjawab apapun. Bibirnya hanya diam dan terkunci.

Betapa malunya dia punya kehidupan yang seperti ini. Di saat yang lain punya orang tua yang sayang dan memanjakannya tapi tidak dengan Ella. Bahkan ibu kandung nya sendiri pun tak peduli.

"Kenapa diam?" Ella kembali menatap wajah tampan yang berada di hadapannya ini.

"Saya memang butuh bantuan Tuan.. Saya ingin bertemu dengan Papa kandung saya.." Davin tersenyum, Sebuah senyum manis terbit dari bibir pria itu.

"Kamu jangan khawatir.. Setelah ini kamu akan segera ketemu dengan Papa kamu.. Aku akan memerintahkan anak buahku untuk mencari tahu secepatnya.." Mata Ella kembali mengembun. Tak pernah ia sangka, Setelah temannya Ella masih ada orang lain yang peduli padanya.

"Tuan.. Saya, Saya mengucapkan terimakasih banyak.." Air mata itu kembali meluncur. Davin mengangkat sebelah tangannya. Ibu jari kakak dari Davina itu mengusap air mata itu.

"Jangan menangis.. Ini sudah malam, Lebih baik kamu pulang. Biar aku yang antar.." Ella menggelengkan kepalanya. " Kenapa?"

"Untuk malam ini, Saya tidak mau pulang ke rumah.. Saya tidak ingin bertemu dengan mereka.." Davin menghela nafas panjang. Ia tahu, Menjadi seorang Cinderella bukan hal yang mudah.

Jika di negeri dongeng Cinderella di jahat oleh ibu dan sodara tirinya. Cinderella yang berada di hadapan Davin inj di jahat oleh Ayah tiri, Sodara dan tunangannya. Dan yang tak pernah di sangka sama sekali ialah, Ibunya juga jahat padanya, Bukan ibu tiri melainkan ibu kandungnya sendiri.

"Kamu mau pulang kemana? Biar aku antar...

"Saya.. Saya gak tahu.." Jawab Ella, Dia bingung harus pulang kemana. Ke rumah Wulan, Sepertinya itu bukan rencana yang baik. Yang ada nanti Wulan dan orang tuanya yang akan di salahkan kalau Hendra tahu dia ada di sana.

"Ya sudah, Kamu ikut aku saja ya.." Ella terpaksa mengangguk. Dia menurut saja hendak di bawa kemana ia oleh Davin Ella sudah tak peduli.

Wanita itu beranjak dari tempat duduknya, Baru satu langkah..

"Aaawws..

"Kamu kenapa?" Ella menggelengkan kepalanya, Namun sudah terlambat. Davin menunduk melihat bahwa ada luka di kaki Ella.

"Kaki kamu luka? Kenapa tadi kamu gak bilang? Pantas saja kamu tadi jalannya agak pincang..

"E.. Tuan ini cuma luka kecil kok.." Tanpa mengatakan apapun lagi, Davin kembali menggendong Ella ala bridal style. Membawa wanita yang dia cintai itu masuk ke dalam mobil.

"Ke rumah sakit sekarang!

"Baik Tuan..

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Bagaimana dok? Luka di kakinya parah tidak? " Tanya Davin dengan nada panik. Melihat kaki Ella yang terluka Davin benar membawanya ke rumah sakit agar luka di kaki Ella segera di obati.

"Lukanya tidak terlalu parah kok Tuan muda Nalendra.. Hanya terkena serpihan kaca, Mungkin sedikit sakit dan perih.." Setelah mendengar penjelasan dokter kepercayaannya, Davin masuk ke dalam. Di sana Ella tengah duduk dan tersenyum tipis melihat kedatangannya.

"Dia bisa boleh pulang kan?

"Sudah Tuan.." Davin mengangguk, Pria itu bersiap hendak menggendong Ella kembali namun wanita itu menolak.

"Tidak perlu Tuan.. Saya bisa jalan sendiri.." Untuk kali ini Davin menurut. Tidak menggendong Ella bukan berarti pria itu lepas tangan. Davin menuntun Ella hingga mereka sampai di parkiran.

Malam ini Ella benar-benar tidak ingin pulang. Dia masih butuh sendiri untuk menata rasa sakit hatinya. Belum lagi ucapan Araka yang akan menikahi Lentera setelah pria itu menikahinya.

"Aku akan di madu?

Ucapan itu sungguh membuat Ella sakit hati. Araka menikahinya hanya karena agar mendapatkan warisan dari neneknya. Dan sepertinya sebelum hari itu tiba, Ella lebih baik membatalkan pernikahannya dengan pria itu.

"Kita sudah sampai.." Ella sadar dari lamunannya. Seperti tadi, Davin dengan tulus menuntun Ella karena kakinya masih terasa sakit.

Davin mengajak Ella masuk ke dalam apartemen miliknya.

"Ini dimana Tuan?

"Ini adalah apartemen ku.. Kamu tidak apa-apa kan disini sementara dulu. Tapi maaf aku harus pulang.. Kau kan tahu kalau kita tak punya ikatan apapun.." Ella mengangguk, Davin mendudukan tubuh ramping itu di atas sofa.

"Kalau mau tidur pastikan pintunya di kunci ya?" Ella kembali mengangguk.

"Iya, Terimakasih Tuan Davin.." Davin tersenyum.

"Baiklah, Kalau begitu aku pamit pulang dulu.." Pria itu berbalik badan akan tetapi Ella menahan pergelangan tangan pria itu.

Davin tersentak, Dia melihat tangan Ella yang menggenggam erat pergelangan tangannya.

"Tuan.. Lamaran Tuan Davin terhadap saya apakah masih berlaku.."

Deg!

Davin tertegun, Ia memutar tubuhnya kemudian berjongkok di hadapan wanita yang telah ia cintai sejak lama itu.

"Cinderella..

"Bagaimana? Apakah masih berlaku?" Davin mengangguk senang..

"Lamaran itu masih berlaku.. Selalu berlaku untukmu sampai kapanpun..

TBC

1
Ummi Sulastri Berliana Tobing
ah.. lentera g sadar2 jg dari kesalahan ny
Risma Hye Chan
smgat up nya smga up yang bnyak🤭
Risma Hye Chan
sudah aku vote yaa kak
Mama Bila😘❤️: Makasih kk🍁🥰
total 1 replies
Ri_♡
Lentera.....lentera kena karmakan lu,mkanya nggk usah nuduh2 Ella murahan kalau kenyataannya lu yg murahan😂😂😂😂syukurin😂😂😆😆😆
Sumar Sutinah
kamu lentera, kmu yg salah dih nyalahin Ella dasar gebleg, otaknya dah miring
Lusi Hariyani
lentera itu sdh gila org situ yg slh mlh nyalahin orglain bnr2 stres....nenek2 jg emak2 jd ya gitu klo ngomel sepanjang rel kereta api
Dila Dilabeladila
bagussssssss👍👍👍👍👍
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
memang nenek Cahya betul koq 😁😁😁
Evi alvian
Yach aku gak jadi ngomel..nenek Cahya udah terwakilkan🤭😁
Les Tary
mana keangkuhanmu Bina🤣🤣🤣
Teh Euis Tea
rasain kalian abis di maki2 sm nrnek cahya, hajar aj nek sekaluan tuh sm si bina yg benci bgt sm ella
Dew666
🍎🍭
Masha 235
hallo.....Bu Dewi!!!lupa,amnesiakh?!atau kurang ngaca....kalo malu ank kesayangan hamil diluar nikah....ap kbrmu yg dulu....selingkuh,&hamil ank selingkuhan ...
Putrii Marfuah
udah Salah kenapa gak sadar diri malah nyalahin orang lain. introspeksilah
Masha 235
bner yg dibilang nnk Cahya,lntera nama cantik,kelakuannya kebalik(kebalikn nmanya)😄😄
sri susanti
rasain kamu lentera,, puas rasa hatiku
Nayi Siti
good nenek,
Ariany Sudjana
ini lagi lentera, kamu yang jadi pelacur murahan, kamu yang hamil, ga tahu siapa lakinya, tapi kamu salahkan Ella. hey kamu masih waras? semua itu kesalahan kamu, jangan semua ditimpakan ke Ella, kan kamu yang jadi pelacur 🤭🤭 beda dengan Ella, Ella bisa menjaga martabatnya, dan punya suami juga konglomerat. sudah kamu masuk RSJ saja, biar otak kamu kembali normal
Masha 235: kn dia sama kyak araka KK,otak udang,kotornya ada dikepla,😄😄
total 1 replies
Nice1808
biasa nenek2 klo ngomel kyk kereta api🤣semua isi perut kluar semua tp bener yg di bilang nek cahya, nikahi tuh lentera yg di blg araka cinta ma tera, jaga ank yg ada di kandungan tera🤣🤣mana nmungkin berani kluarlah dr KK dan hak waris nek cahya
Ariany Sudjana
Dewi Dewi, makan tuh cinta, kamu membela Hendra sampai segitunya, dan kamu percaya semua perkataannya, kalau Amran ga pernah kirim uang, ternyata uang yang dikirim banyak, dan ga pernah sampai ke Ella, malah dipakai buat si jalang itu foya-foya
Masha 235: krna dah disumpelin kata manis&rayuanya Hendra kk,jadi taik rasa coklat....
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!