NovelToon NovelToon
Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Apa jadinya jika seorang Scientist Gila mendapatkan Sistem Pertanian?

Elena adalah seorang ilmuwan kimia gila yang mati dalam ledakan laboratorium dan terbangun di tubuh gadis desa yang tertindas. Berbekal "Sistem Petani Legendaris", ia tidak lagi bermain dengan cairan asam, melainkan dengan cangkul dan benih ajaib. Di tangan seorang jenius gila, ladang pertanian bukan sekadar tempat menanam padi, melainkan laboratorium maut yang bisa mengguncang kekaisaran!

Ingin mencuri hasil panennya? Bersiaplah menghadapi tanaman karnivora dan ledakan reaksi kimia di ladangnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

telulas (13)

Matahari tepat berada di atas kepala, menciptakan fatamorgana panas di atas tanah hitam. Han Jia berdiri di depan tungku batu barunya dengan ekspresi seserius seorang jenderal yang sedang menyusun strategi perang. Di tangannya terdapat botol-botol porselen yang sudah disterilkan dengan air mendidih.

"Shura! Naikkan suhu apinya! Aku butuh aliran energi panas yang konstan agar proses penguapan ah! maksudku, agar air di dalam kuali itu cepat naik ke atas!" teriak Han Jia sambil memantau pipa bambu.

Feng Shura, yang kini sudah menyerah pada martabatnya, duduk bersila di depan lubang api sambil terus mengipasi bara. Wajah tampannya kini coret-moret oleh abu hitam.

"Han Jia, ini sudah sangat panas! Kalau kutambah lagi, kualinya bisa retak!"

"Jangan membantah insting... emmm... insting memasakku!" Han Jia menggerutu. Ia menatap ke arah kuali besar yang berisi tumpukan daun Sawi Roh kristal yang sudah dicacah.

Dalam otaknya, Han Jia sedang menghitung: 'Titik didih senyawa aktif Sawi Roh ini seharusnya berada di sekitar 95 derajat Celcius. Jika tekanan uap di dalam bambu tidak stabil, ikatan molekulnya akan pecah dan aku hanya akan mendapatkan air selokan yang mahal!'

"Hera! Laporkan tekanan uap di dalam pipa!" bisik Han Jia.

Hera muncul, kali ini mengenakan topi proyek berwarna kuning transparan. "Tekanan stabil pada 1.2 atmosfer, Profesor. Namun, pipa bambu menunjukkan gejala kebocoran gas... ah, maksud saya, asapnya keluar dari sela-sela sambungan tanah liat."

"Sial!" Han Jia segera mengambil segumpal tanah liat basah. "Shura! Berhenti mengipas! Cepat bantu aku menyumbat kebocoran di sambungan ini! Jika uapnya hilang, kita akan kehilangan... emmm... sari pati paling berharganya!"

Shura segera melompat berdiri. "Yang mana? Yang ini?"

"Iya! Tekan dengan kuat! Jangan sampai ada udara yang keluar!" Han Jia bekerja dengan cekatan, jemarinya yang mungil menempelkan tanah liat dengan presisi yang gila. "Kita butuh proses kondensasi... arggh! Maksudku, kita butuh uapnya kedinginan di dalam sini agar dia berubah jadi tetesan minyak!"

"Kenapa kau selalu kesulitan menyebut kata-kata sederhana?" tanya Shura sambil menekan tanah liat. "Kedinginan? Maksudmu uapnya kedinginan lalu menangis jadi air?"

Han Jia berhenti sejenak, menatap Shura dengan tatapan ingin membunuh. "Shura, jika kau bicara sekali lagi, aku akan melakukan dekomposisi... maksudku, aku akan mengurai tubuhmu menjadi pupuk organik! Diam dan tekan!"

Shura langsung mengatupkan bibirnya rapat-rapat.

Detik-detik berikutnya terasa sangat tegang. Han Jia terus mengalirkan air sungai dingin ke bagian luar pipa bambu menggunakan bumbung kecil. Matanya tidak lepas dari ujung pipa yang mengarah ke botol porselen.

Tetes... tetes...

Cairan berwarna hijau keemasan yang sangat kental mulai jatuh ke dalam botol. Aromanya mendadak meledak di udara begitu wangi, begitu murni, sampai-sampai rumput liar di sekitar tungku yang tadinya layu mendadak berdiri tegak dan menghijau kembali.

"Lihat! Reaksi bio-stimulannya bekerja!" seru Han Jia girang. Ia hampir saja melompat. "Hera! Lihat laju ekstraksinya!"

"Sangat mengesankan, Profesor. Kita sudah mendapatkan 50ml minyak esensial dengan tingkat kemurnian yang bisa membuat tabib di dunia ini pensiun massal," sahut Hera sambil bertepuk tangan tanpa suara.

[Ding! Misi Ekstraksi Pertama: 80% Selesai!]

[Peringatan: Suhu terlalu tinggi! Risiko degradasi termal!]

"Shura! Kecilkan apinya! Tarik kayu bakarnya sekarang!" teriak Han Jia panik. "Zat aktifnya akan rusak kalau terlalu panas! Cepat!"

Shura dengan sigap menarik kayu-kayu besar yang menyala dari bawah kuali. Ia menggunakan tangan kosongnya yang dilapisi energi Qi untuk membuang bara api ke tanah.

"Sudah! Sudah kutarik!"

Han Jia segera mengambil botol porselen itu dengan kain tebal. Ia mengangkatnya ke arah cahaya matahari. Cairan di dalamnya berkilau seperti permata cair.

"Berhasil..." bisik Han Jia. "Ekstraksi minyak atsiri... maksudku, sari minyak sawi paling murni telah selesai. Dengan ini, aku bisa membuat ramuan yang bisa memperbaiki struktur... emmm... memperbaiki daging dan tulangmu secara permanen, Shura."

[Ding! Misi Selesai!]

[Hadiah Dikirim: Benih 'Padi Baja' & Modul 'Pagar Listrik Qi' telah ditambahkan ke inventaris.]

Han Jia tersenyum lebar. Ia merasa IQ-nya yang sempat turun karena harus bicara "normal" mendadak naik lagi setelah melihat hasil kerjanya.

"Shura, kau lihat ini?" Han Jia mengacungkan botol itu ke depan hidung Shura yang cemong. "Ini adalah masa depan. Dengan cairan ini, kita tidak hanya akan membangun pagar, kita akan membangun benteng yang tidak bisa ditembus oleh pedang tumpulmu itu."

Shura menghirup aroma dari botol itu dan merasakan seluruh meridian di tubuhnya bergetar hebat. "Hanya dari daun sawi? Kau benar-benar penyihir yang sangat... emmm... ahli memasak, Han Jia."

"Iya, iya, aku ahli memasak yang jenius," gerutu Han Jia sambil menyeka keringat. "Hera, tolong ingatkan Othor di bab depan, kalau dia masih menyuruhku sensor bahasa, aku akan mogok kerja dan membiarkan Shura jatuh cinta pada pohon pisang beneran!"

"Dicatat, Profesor. Tapi untuk sekarang, mari kita pasang 'Pagar Listrik Qi' itu. Saya sudah tidak sabar melihat warga desa tersetrum... ah, maksud saya, terkejut," sahut Hera dengan nada nakal.

(Hais... lihatlah betapa teganya mereka padaku dan pada shura, hatiku merasa tercabik cabik menjadi 10 bagian. Huhuhuhuhu.... Bagimana ini Han Jia mulai banyak protes dan mengancam mogok kerja! Ahhh!! Bingungnya diriku ini)

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ahhhh ga tega lihat Han Jia sama Shura mau jadi jamur 🍄🍄🍄😒kirain bisa lolos melarikan diri dari tetua Mo /Left Bah!//Right Bah!/
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
sabar intan sabar ngga boleh maki aki2 nya kita maki author nya aja
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: teganyaaa
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Dihh kirain koit tu tua bangka🙄 lantas apa lagi selanjutnya/Scream/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: sabar sabarrr
total 1 replies
ηαηα
Gak sekalian menghembuskan nafas terakhirnya aki2 itu? /Proud//Proud/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ide bagus
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Thor kita gelut yuk/Curse/ gak disini, gak disana, ada aja ulahmu thor/Right Bah!/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Dih mentang²🙄
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
yaaaaak masa kalah sama aki aki /Left Bah!//Right Bah!//Cleaver//Cleaver//Cleaver/Author jadi sasaran kekesalan reader 🤭🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: enda jia kan kuat masa kalah🫣🫣🫣🤣
total 3 replies
ηαηα
Ih jangan dong... masa seorang Jia kalah begitu saja/Right Bah!/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: nha itu diaaa/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
SENJA
waaaah ini biangnya 😶
SENJA
pada ngerti ngga ph extreme ? 🤣
SENJA
laaah gembel tuan rumah malah si paling ngumpet 🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Shura dan Han Jia sudah klop dah hempaskan itu tetua Mo biar tau rasa
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
otak dagang Elena itu yang bicara bukan Han Jia 🤣🤣🤭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: nah betull. itu🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
nah kalian sudah lihat sendiri kan bagaimana gadis desa Han Jia dan asistennya menghadapi serangan dan mengalahkan semua mahluk mayat hidup itu
ηαηα
Dia adalah malaikat pencabut nyawa, heiii🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ayo kita gelutt/Determined//Determined/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Sepertinya kamu mulai ketularan gila/Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Kaburrr takut ikutan gila 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 4 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wah akhirnya sudah menemukan solusinya Han Jia ternyata hanya dengan bumbu dapur cuka garam dkknya untuk jadi boom
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
dasar pengecut tetua Mo luu malah kabur padahal itu hasil eksperimen dia sendiri yang gagal huuuuu ayo Han Jia tunjukkan kau bisa mengendalikan situasinya
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
keren banget Han Jia minum teh racun sampe habis itu tetua Mo sama bangsawan Liu shock melihatnya karena apa Nona Han baik baik saja🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
show time Nona Han dan pengawal pribadinya mau ke pesta teh undangan dari bangsawan Liu makin seru nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!